Jauh di dalam sana salah satu miliknya berada. Sesuatu yang begitu berharga bagi dirinya. Walaupun dirinya terpisah dengan benda tersebut namun sesuatu yang sudah berada bersama dirinya sejak dia lahir pasti akan kembali. Dan dirinya dapat merasakan keberadaanya. Walaupun jauh dirinya tahu bahwa benda itu memanggil dirinya.
oOo oOo
Fallen Angel 12 – Kembalinya Sang Malaikat (END)
Kuroko no Basuke Fujimaki Tadatoshi
Pairing : AkaKuro
Rating : T
Genre : Drama, Romance, Friendship, Fantasy
Warning : Typo dimana-dimana XD
oOo oOo
Seseorang sedang berdiri memandang lautan dengan pandangan yang sulit untuk di terjemahkan. Memandang jauh ujung lautan yang ada di hadapannya saat ini. Tanpa sadar kaki itu melangkah dengan pelan memasuki lautan. Entah kemana kaki tersebut akan membawanya namun dirinya merasa bahwa dia harus pergi ke tempat itu segera. Namun sebelum dirinya memasuki laut semakin dalam sebuah tangan menahan dirinya.
"Hentikan Tetsuya! Apa yang kau lakukan!" ucapnya dengan suara yang begitu panik.
Tetapi dirinya tidak mendengarkan dan tetap memaksa untuk memasuki laut lebih dalam lagi.
"Cukup Tetsuya! Hentikan!" pintanya.
Namun, bukannya mendapatkan apa yang di inginkan, dirinya malah terlempar karena air yang tiba- tiba menyerangnya. Siapa sangka orang yang sejak tadi dia coba hentikan menyerangnya dengan air yang ada di sekitarnya.
"Seijuuroucchi!" teriak Ryouta yang melihat Seijuurou yang terlempar.
"Jangan ….. ganggu …. Aku…." ucapnya dan kembali menyerang Seijuurou dengan air yang membetuk bola besar. Namun serangan tersebut segera di tahan dengan udara yang membentuk sebuah perisai di hadapan Seijuurou.
"Seijuuroucchi! Kau baik – baik saja!" ucap Ryouta dengan suara kerasnya.
"Aku baik – baik saja, hanya ….." balas Seijuurou sambil memperhatikan sosok yang ada di hadapannya.
Sosok itu berdiri dengan air yang mengelilingi tubuhnya, mata yang biasanya memancarkan sinar cerah, sekarang memancarkan sebuah amarah yang begitu terlihat. Entah apa yang terjadi pada sosok di hadapannya. Tetapi, satu yang Seijuurou tau bahwa sosok yang ada di hadapannya sedang marah. Namun belum sempat mengucapkan sesuatu, bola air kembali di layangkan kepada mereka berdua.
"Jangan ….. menganggu….." ucapnya dengan suara penuh amarah dan terus menyerang Seijuurou dan Ryouta yang ada di hadapannya.
"Hentikan Tetsuya!" pinta Seijuurou yang masih berlindungi dengan prisai udara Ryouta.
Namun, seketika serangan tersebut berhenti tergantikan dengan sebuah cahaya yang datang dari dalam laut dan seketika melapisi tubuh Tetsuya.
Merasa tidak asing dengan cahaya tersebut, Seijuurou hanya bisa berdiam agar semua yang terjadi berjalan dengan baik, berharap semuanya akan baik – baik saja.
"Se…..Seijuuroucchi! Kenapa hanya diam saja?!" panik Ryouta saat melihat Seijuurou yang hanya terdiam,
Shintarou, Atsushi, Daiki dan Kagami yang sejak tadi berada di dalam Istana Kaijou segera keluar saat melihat cahaya tersebut, dan mendapati Seijuurou dan Ryouta yang berada di dalam laut hampir bersebelahan dengan cahaya tersebut.
Perlahan dan perlahan cahaya tersebut menghilang dan menyisakan Tetsuya yang berada di dalam bola air.
Kejadian yang sama seperti saat Seijuurou melakukan pensucian pada Tetsuya waktu itu. Dan tanpa membuag waktu lagi Seijuurou segera berlari menuju Tetsuyanya.
"Tetsuya?" panggil Seijuurou.
Namun tidak ada respon dari sosok yang begitu dia cintai tersebut, tetapi air di sekiar dirinya terlihat seperti menari – nari. Dan Seijuurou paham maksud dari apa yang dirinya lihat.
"Terima Kasih ….."
Setidaknya begitu bagi Seijuurou tidak bagi mereka ber empat yang sedang ketakutan karena melihat air yang berada di sekiat Seijuurou seperti sedang mengamuk.
"Seijuurou!" panggil Shintarou yang melihat Seijuurou berjalan menghampiri mereka dengan menggendong Tetsuya di tangannya.
"Tetsuyacchi?! Apa yang terjadi padanya?!" panik Ryouta melihat Tetsuya yang tidak sadarkan diri.
"TEME! Apa yang kau lakukan pada Pangeran Tetsuya hah!" teriak Kagami tidak terima.
"Dia baik – baik saja, hanya sedang tertidur" ucap Seijuurou dengan tenang.
"Lalu? Cahaya apa tadi?" tanya Daiki yang penasaran.
"Akan ku jelaskan nanti, dan sebaiknya kita segera bersiap menuju Shuutoku" ucapnya yang langsung memasuki Istana Kaijo
"Eh? Kenapa terburu – buru ssu?" binggung Ryouta
"Karena waktu kita sudah tidak banyak lagi, Ryouta"
Mereka yang bukan bagian dari Surga dan dunianya tidak akan bisa bertahan lama disana jika bukan karena kekuatan dari para malaikat pilihan
oOo oOo
Perjalan menuju Shuutoku tidak memakan waktu karena jarak yang tidak terlalu jauh. Setelah mereka bersiap, dengan segera mereka terbang menuju Shuutoku. Waktu yang Kisedai miliki tidaklah banyak, jika tidak segera mereka selesaikan maka kekuatan mereka akan menghilang dan tubuh yang mereka gunakan tidak akan bisa bertahan lama pada dunia mereka.
Setelah sampai pada Kerjaan Shuutoku mereka segera pergi menuju hutan yang berada di belakang Istana. Setelah sampai disana mereka membaringkan tubuh Tetsuya yang masih tertidur dengan nyenyak itu, membiarkan pecahan dari Batu Kristal Abadi mendatangi Tetsuya dengan sendirinya.
Dan sama seperti saat mereka berada di Kaijo, sebuah sinar tiba – tiba muncul di tengah – tengah hutan yang seketika cahaya tersebut menghampiri tubuh Tetsuya dan langsung menyelimutinya. Tidak lama setelah itu cahaya itu menghilang dan memperlihatkan satu sosok yang sedang terduduk disana.
"Tetsuya" panggil Seijuurou dengan suara pelan.
Mendengar ada sebuah suara yang memanggil dirinya soso tersebut berbalik, melihat kearah asal suara tersebut.
"Seijuurou …. Kun?" ucapnya dengan pelan. Namun seketika sebuah air mata lolos dari matanya. "Shintarou-kun, Atsushi-kun, Daiki-kun, Ryouta-kun ….. Kagami-kun" lanjutnya.
Dan seketika, Seijuurou berlari menghampiri Tetsuya, memeluknya dengan erat.
"Syukurlah Tetsuya, syukurlah…." ucapnya dengan menahan tangis karena senang dan bahagia.
Kebahagiaan yang mereka dapatkan saat itu adalah kebahagiaan sementara, karena kenyataan yang ada pada diri mereka adalah sesuatu yang tidak bisa mereka hindari
oOo oOo
Jika di Kerjaan Shuutoku adalah hutan hijau yang dipenuhi dengan tumbuhan herbal, maka Yosen adalah hutan dengan kumpulan kupu – kupu ungu yang begitu indah. Sama seperti sebelumnya mereka membiarkan Tetsuya sendirian dengan kupu – kupu yang menghitarinya. Memberikan sesuatu yang seharusnya ada pada dirinya.
Jika saat di Kaijo adalah kekuatan sihirnya, dan di Shuutoku adalah ingatannya, maka di Yosen adalah kekuatannya. Dapat kembali merasakan tubuhnya seperti dahulu membuat Tetsuya merasa senang.
Seijuurou, Kisedai dan Kagami masih bersamanya, dan mencoba menolongnya. Namun walau begtiu satu hal yang begitu penting pada dirinya akan hilang jika dia sudah mendapatkan semuanya. Dirinya tahu bahwa Seijuurou tunangannya sudah tiada. Dan yang ada di hadapannya adalah manusia yang kebetulan mempunyai wajah dan nama yang sama. Juga sifat mereka yang tidak jauh berbeda.
Tetsuya akan merindukan itu semua. Namun dirinya tidak bisa menyengkal apa yang sudah terjadi, dan Tetsuya harus merelakan itu semua.
Dan kebahagiaan itu hanya akan bertahan sampai pada akhir perjalanan mereka
oOo oOo
Malam hari itu terlihat begitu indah, dan sesuatu yang bersinar itu adalah hal yang mereka cari. Selama ini mereka menganggap bahwa Touo adalah Kerjaan yang begitu menyeramkan. Namun saat melihat apa yang ada di hadapan mereka. Hamparan bintang yang begitu bersinar terang tersaji dengan indah.
Bintang – bintang yang sejak tadi berada di langit, berjatuhan dan mulai mengelilingi tubuh Tetsuya. Mengembalikan hal terpenting yang merupakan bagian dari dirinya. Dan begitu sinar itu hilang satu sosok yang begitu indah terlihat jelas di hadapan mereka.
Sayap biru yang merupakan ciri khas dari seorang Tetsuya berubah menjadi sayap putih yang begitu indah. Sayap yang melambangkan malaikat abadi itu terbentang dengan indah. Dan semua orang yang berada disana terpana melihat bagaimana indahnya sayap putih milik Tetsuya
"Syukurlah kau sudah kembali seperti semula Tetsuya" satu suara yang begitu lembut terdegar masuk ke pendengarannya.
"Seijuurou-kun" ucapnya dengan lirih, dan seketika memeluk sang belahan jiwa yang begitu dia cintai.
"Selamat tinggal, Tetsuya"
"Seijuurou-kun?" binggung Tetsuya dengan perkataan yang tiba – tiba itu.
"Aku tidak bisa berada di sini lebih lama lagi" ucapnya dengan senyuman sedih.
Dan pelukan hangat di terima oleh Seijuurou
"Terima kasih….." ucap Tetsuya di sela – sela tangisnya.
"Tetsuyacchi! Sampai bertemu lagi!"
"Tetsu! Baik – baik dengan Kagami!"
"Tetsu-chin! Jangan lupa makan yang banyak ya!"
"Jaga dirimu baik – baik Tetsuya"
"Aku mencintaimu Tetsuya, selamat tinggal"
Dan seketika mereka semua memeluk erat Tetsuya yang sedang memeluk Seijuurou. Sinar putih muncul menggelilingi tubuh mereka yang kemudia berubah menjadi sepihan cahaya yang indah.
"Aku juga mencintai mu, Sei-kun…."
END
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Sosok itu, satu sosok yang sedang berdiri di antara anak – anak yang begitu menggemaskan itu, sosok yang begitu dia cintai tersenyum manis kearahnya. Senyuman yang membuatnya jatuh pada sebuah perasaan yang begtiu dalam.
Sosok itu adalah istrinya tercinta.
"Tetsuya…."
終
YAAAAAAAAAAAA! Setelah setaun lebih akhirnya FF ini TAMAT!
Terima kasih untuk yang sudah membaca dan memberi review!
本当にありがとうございました!!!!!
SEKIAN DARI SAYA! TERIMA KASIH!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mereka adalah Detektif terkenal di Tokyo, segala Kasus dapat mereka pecahkan dengan mudah. Namun siapa sangka, salah satu anggota baru mereka adalah kunci dari kasus yang sampai sekarang tidak dapat di pecahkan oleh siapapun. Tetapi sayangnya anggota baru mereka hilang ingatan setelah kejadian yang telah merenggut keluarganya.
Dapatkah mereka memecahkan kasus tersebut, dan bagaimana hari - hari mereka?
NEW FANFIC!
Detective of Miracle
Pair : AkaKuro
Genre : Mistery, Drama, Romance
