Naruto: gold saint in highschool dxd
Naruto hanya milik masashi kishimoto dan highschool dxd milik ichie ishibumi
Crossover: narutoxhighschool dxdxsaint seiya
Pair: NarutoxTsubakixAkenox...
IsseixMomox...
Ailoiax...
"Blablablabla...": ucapan langsung
"Blablabla...": inner
Blabla...: jurus
Fbo: flashback on
Fbe: flashback end
Summary: setelah pertarungan di dunia bawah antara 12 gold saint athena yang tewas karena membakar cosmo mereka yang melebihi batas untuk menghancurkan tembok harapan yang Hades ciptakan, Naruto sang gold saint athena pemilik cloth "ARIES" di utus oleh saori kido/athena sanctuary hidup kembali di dunia di mana terdapat iblis, malaikat hitam dan malaikat untuk membawa kedamaian dan ketentraman di dunia tersebut. Namun apa jadinya jika Naruto sang "proffesor sanctuary" murid dari Mu sang Gold saint "ARIES" sebelumnya yang tidak memiliki perasaan cinta juga sifatnya yang polos dan selalu tunduk kepada Athena di cintai bahkan di perebutkan oleh 4 gadis Akuma yaitu Rias, Akeno, Sona dan Tsubaki. Bagaimana perjalanan Naruto untuk mendamaikan dunia barunya? Saksikan ceritanya dan baca juga ya...
Warning: penulisan tak sesuai EYD, all power saint seiya, sedikit ooc, AU, banyak cerita yang sedikit membosankan, lemon (pikir-pikir dulu) semi!cannon, typo banyak bertebaran, gaya tulisan yang berbeda.
Genre: fantasy, advanture, kisah cinta bercabang, little comedy.
Moshi-moshi bertemu lagi dengan narator sekaligus penulis Uchiha Hirata, saya ucapkan minta maaf karena tidak mengupdate cukup lama karena saya bekerja dan menyita waktu dan kerjaan saya di kantor.
Seperti biasa sebelum saya memulai cerita ini, saya akan membalas review dari minna-san:
Naruto akan di bangkitkan kembali, namun caranya berbeda dengan apa yang sebelumnya
Oh soal itu, pedang excalibur itu efeknya bisa menangkis jurus Aiolia sama seperti Shura yang menggunakan tangannya. Naruto memang sudah bisa membuka Arayashiki (indra ke 8) seperti Virgo No Shaka dan untuk Ailolia baru sampai indra ke 7.
Michael dan Gabriel itu memang di sini tidak mengetahui perang abadi Hades dan Athena karena itu sangat di rahasiakan Zeus.
Rias juga akan di jadikan Pair tapi dengan cara saya sendiri
Sifat Naruto tidak akan berubah sama seperti pertama saya ceritakan pertama.
Yang kecewa dengan fanfiction ini, mohon untuk tidak di baca, saya tidak akan memaksakan.
Bukan dengan Evil Pieces Rias karena kekuatan Naruto 100x lipat lebih besar dari Rias.
ya itulah sedikit Review yang bisa saya utarakan, memang ada sedikit perubahan dari sifat Naruto yang mencintai Rias juga Akeno, tapi itu hanya sedikit selipan dari cerita saya.
Ya inilah cerita saya selamat membaca:
Chapter 7 Naruto: gold saint in highschool dxd (terlahirnya kekuatan dewa yang sebenarnya)
AT GEDUNG ORC PAGI HARI
Suasana di pagi hari yang cerah, burung-burung bernyanyi dengan riang, matahari yang bersinar sampai ke permukaan tanah tidak secerah suasana di gedung lama Kuoh Academy. Peerage Rias pun tertekuk lusuh karena mereka selesai memakamkan Naruto sang Gold Saint Aries yang tewas dalam peperangan suci, begitupun juga dengan Aiolia. Meskipun Ailolia berusaha tegar dan tidak menangis namun kehilangan sahabat sekaligus rekan sesama Gold Saint memukul nuraninya, tapi meskipun Naruto di makamkan namun kotak emas berisi Gold Cloth Aries tergelekan di sebelah meja tempat Rias berdiskusi dengan peerage nya.
"ini memang menyakitkan Rias, Akeno minna. Inilah perang yang sesungguhnya, Naruto yang murid dari Mu pun bisa tewas di tangan Mu sendiri. Tapi Gold Cloth Aries yang tergeletak di sebelah meja itu menunjukan rasa peduli Naruto meskipun ia sudah meninggal." Ucap Aiolia memulai pembicaraan, tak seperti Aiolia. Rias, Akeno dan Issei adik tiri Naruto mereka tetap tertunduk lesu tak bisa berbicara apa-apa.
"Nii-san, kenapa Naruto-san bisa di kalahkan dengan gurunya sendiri? Sebenarnya apa yang terjadi?" ucap Asia yang sama sekali tak paham kenapa Naruto yang ia temui saat menyelamatkan dirinya bisa tewas.
"orewa Imouto Asia, tingkat kadar cosmo berbeda-beda dari semua Gold Saint. Mungkin Naruto adalah Gold Saint yang memiliki kadar cosmo yang tinggi bahkan melebihiku dari psikis mentahnya, tapi Mu juga memiiki cosmo yang tinggi dan ialah yang mengajari Naruto ketika ia masih balita hingga sekarang ini." Ujar Aiolia dengan sedikit mengenang ilmu yang ia pelajari di sanctuary, dan hal itu juga membuat Rias menatap Aiolia.
"phisikis mentah? Apa maksudmu Aiolia?"
"Naruto bahkan bisa teleportasi, telepati bahkan mempunyai indra sampai tingkat tertinggi 8 yang menyamai kekuatan Budha sama seperti Shaka Gold Saint Virgo." Ucap Aiolia dengan mantap.
"i-indra ke 8? Bukankah kekuatan indra manusia hanya sampai ke 6 yaitu insting Aiolia-kun?" ucap Akeno yang kaget, pasalnya yang ia ketahui hanya indra ke 6 saja batas kemampuan manusia. "tidak begitu Akeno, aku sudah mencapai titik indra ke 7 yaitu kemurnian cosmo tapi yang bisa mencapai titik indra ke 8 yaitu Arayashiki hanya Naruto, Mu dan Shaka sendiri, titik indra ke 8 menjaga jiwanya tetap abadi meskipun ia berada di mekai sekalipun." Ucap Aiolia, hal itu juga membuat semua di sana melotot dan tak percaya.
"A-APA?!"
"Ja-Jadi Naruto Nii-san masih hidup Aiolia-san?"
"apa benar Naruto-kun ada di mekai?"
"jadi jiwa Naru masih ada meskipun tubuhnya sudah tidak ada?"
"hei-hei tenang dulu, memang setiap orang yang bisa mencapai titik indra ke 8 takkan mati dengan semudah itu. Tapi yang aku bisa simpulkan hanya Shaka lah yang bisa menggunakannya." Ucap Aiolia mengatakan hal yang ia ketahui, dan itu membuat Kiba penasaran.
"Aiolia-san, sebenarnya siapa Shaka yang kau sebut-sebut itu?"
"Shaka juga sama sepertiku, ia adalah Gold Saint dengan rasi bintang "Virgo". Konon yang aku dengar dari Mu Sensei dari Naruto, Shaka di sebut sebagai 'laki-laki yang mempunyai kekuatan mendekati seorang dewa' membuatnya bisa berbicara dengan Budha bahkan ia bisa mengunjungi Underworld meskipun ia sedang bersemedi di Kuil Virgo. Intinya Shaka adalah Saint terkuat dengan kemampuan yang sangat luar biasa mampu mencapai Arayashiki."
"be-berbicara dengan Budha-"
Ctarrr...
"ittaii..." rintih Issei karena ia tidak sadar bahwa dirinya sudah menjadi iblis, otomatis menyebut tuhan agama budha kepala Issei akan seperti tersetrum listik tegangan tinggi.
"kau seharusnya sadar statusmu sebagai Akuma Issei-senpai." Ucap Koneko dengan nada datarnya menusuk hati Issei.
"jadi intinya Aiolia-kun, Naruto-kun itu memang sudah meninggal karena perang di gereja atau menggunakan Arayashiki nya untuk membuatnya abadi?" ucap Akeno bertanya cemas dengan kadaan calon suaminya, Akeno berharap kekasihnya masih hidup agar dirinya di nikahkan oleh Naruto meskipun itu kecil.
"kita bisa memastikannya-"
Deg...
"co-cosmo ini jangan-jangan..." ucap Aiolia terbata-bata karena ia merasakan hawa cosmo yang aneh, dan lebih mengejutkannya lagi cosmo ini milik salah satu Gold Saint, setelah itu Aiolia pun melompat dari Jendela membawa Gold Cloth Leo miliknya pergi ke suatu tempat melompati gedung, rumah dll.
"ke-kemana Aiolia-san perginya? Cepat sekali." Ucap Issei yang kaget dengan tingkah Aiolia yang cepat sekali perginya.
"Akeno tolong amati Aiolia kemana ia akan pergi, setelah kau menemukan lokasinya tolong konfirmasikan kepadaku." Titah Rias memerintahkan Ratunya untuk mengikuti kemana Aiolia pergi. "jokaista Bucho, aku pergi." Ucap Akeno yang kemudian menghilang dengan lingkaran sihir Gremory, sementara itu Rias pun terduduk karena ia lelah atau memang ia punya pikiran lainnya.
"bucho kau tidak apa-apa kan? Sepertinya kau tampak lelah sekali, sepertinya kau harus istirahat di kamarmu Bucho." Ucap Kiba yang mengkhawatirkan ketua dari pewaris tahta Gremory tersebut, namun Rias hanya mengkode dengan menggoyangkan tangan kanannya.
"tidak apa-apa Kiba, aku hanya masih Shock karena aku mengira Naruto yang aku lhat sudah meninggal akibat melawan gurunya itu bisa hidup lagi. Aku sangat lelah memikirkannya, terlebih lagi Aiolia mengatakan bisa saja ia ada di Underwold, itu bisa membuat aku di curigai Onii-sama." Ucap Rias dengan Nada lelah tak bersemangat.
"Bucho kenapa kau tidak memastikannya di Underwold saja dan menanyai kepada Maou Lucifer-sama?" ucap Koneko menambah kepusingan Rias, Rias pun berpindah dari kursi empuknya ke kamar yang letaknya di dalam ruangan ORC tempat ia berdiskusi dengan peerage nya.
"ke Underwold heh? Yang ada aku justru akan cepat-cepat di nikahkan sama PhoenixOROKANA TEME itu oleh Sirzhec Onii-sama." Inner Rias.
At Akeno.
Kita beralih ke cerita selanjutnya, Akeno yang sedang di tugaskan Rias untuk mengikuti Aiolia pergi ke suatu tempat di mana Aiolia ke tempat itu rupanya ia tersesat sendiri ke suatu hutan yang jauh dari kota Kuoh, Akeno yang menjelajah hutan itu kesana-kemari bingung sendiri.
"ya ampun di mana aku ini? Ku kira cosmo emas Aiolia-kun melewati wilayah ini, namun ternyata jejaknya hilang tanpa bekas dan aku tersesat entah ini di mana. Ara-ara~..." keluh Akeno karena ia merasa sangat tidak senang berada di hutan yang ia tidak kenal ini, namun dirinya merasakan cosmo yang sama seperti Aiolia di suatu gua yang gelap di tngah hutan itu.
"cosmo ini? Kenapa muncul di tengah gua itu? Mungkin Aiolia-kun ada di sana, aku harus memastikan sendiri." Ucapnya lagi, kemudian Akeno melanjutkan perjalanannya ke arah gua itu, gua itu begitu gelap dan tidak ada pencahayaan, namun tiba-tiba ia melihat sesosok laki-laki berpakaian seperti Sari yang di pakai masyarakat india sedang bermeditasi dan matanya tertutup sempurna, wajahnya cerah bersinar dan surainya memanjang sampai pahanya dengan warna emas sama seperti Naruto dan sebuah kotak emas besar berlambang perempuan ada di atas batu di atas kepalanya.
"ada orang di tempat sunyi sepi seperti ini? Dan pakaiannya seperti orang india yang aku baca, kenapa ia ada di sini?" inner Akeno.
"mau apa kau datang ke hadapanku wahai perempuan ½ iblis dan malaikat Hitam?" ucap laki-laki itu yang tak lain adalah Gold Saint Virgo No Shaka yang bersemedi di gua menghindari pertarungan apapun tanpa alasan yang jelas, sontak Akeno pun kaget karena meskipun aura nya di turunkan sampai habis sekalipun, ia justru di ketahui masuk ke gua itu bahkan tentang identitas pribadinya pun di ketahui dengan mudah.
"ka-kau kenapa bisa mengetahui aku adalah ½ akuma dan Da-tenshin? Kau kan tidak melihat bahkan tidak melakukan apa-apa."
"meskipun kau menyembunyikan kekuatanmu sampai ke titik nol sekalipun kau tidak akan bisa menyembunykan di hadapanku, ku tanya sekali lagi untuk apa kau ada di tempat ini?"
"aku sebenarnya tersasar karena aku mengikuti kemana Aiolia-kun pergi, itu tugas dari Bucho untuk aku mengetahui apa yang ia lakukan, namun saat aku merasakan cosmo emas Aiolia, aku justru tersasar sampai ke sini karena aku merasakan cosmo emas yang sama dan aku tak tau di mana ini." Ucap Akeno dengan jujur tanpa menyembunyikan kebohongan satupun kepada pemuda yang ia lihat itu, namun Shaka mengeryit heran.
"Aiolia? Kau mengenal Gold Saint Leo Aiolia?"
"hai' pemuda-kun, aku mengenalnya saat aku bertemu dengannya bersama dengan Naruto Gold Saint emas Aries kekasihku, namun..." tiba-tiba mimik wajah Akeno menunduk sedih karena peristiwa yang melibatkan Naruto dan Mu.
"ia tewas saat melindungiku dari perang suci antara kekasihku dan gurunya Mu yang sesama Saint Aries di gereja di kota Kuoh, aku..."
"aku mengetahui pertarungan dahsyat itu di gereja yang tidak jauh dari sini, itu terletak di gereja itu, namun aku tidak menyangka Mu yang membunuh muridnya sendiri." Ujar Shaka yang memotong omongan dari Akeno dan itu membuat Akeno terperanjat kaget.
"ka-kau mengetahui itu? Tapi kenapa kau tidak ada di gereja kota kuoh Pemuda-kun? Sebenarnya siapa kau sebenarnya?"
"hai' aku adalah Athena Gold Saint Virgo no Shaka, aku sama sekali tidak akan ikut bertarung tanpa alasan yang jelas dan izin dari Athena untuk apa aku bertarung."
"ja-jadi ka-kau Virgo No Shaka? Shaka-kun, aku mau tau apa Naruto-kun mempunyai Arayashiki sepertimu? Apa Naru-kun masih hidup dan ada di Mekai?"
"untuk pertanyaan itu, Naruto mempunyai juga Arayashiki sama sepertiku. Namun aku tak merasakan cosmo Gold Saint di mekai, sepertinya Naruto telah benar-benar tewas. Maaf." Ucap Shaka dengan lugas dan tegas dan hal itu juga membuat Akeno tertunduk lesu.
"Naru, apakah sudah terlambat aku berharap kau berada di sisiku kembali, apakah sudah terlambat Naru?" inner Akeno.
"tapi, aku yakin Naruto tidak akan mati dengan begitu mudah di hadapan Mu. Naruto adalah anak spesial yang mempunyai kemampuan sejak ia lahir. Ku yakin ia sedang melihatmu saat ini Akeno." Tutur Shaka dengan lembutnya namun tegas, dan itu membuat akeno sedikit tersenyum.
"Arigatou Shaka-kun, aku percaya bahwa Naru-kun pasti akan kembali padaku suatu saat nanti meskipun itu hanya sekedar mimpiku. Arigatou Shaka-kun." Ucap Akeno yang langsung menghilang dengan lingkaran Sihir Gremory, sementara Shaka pun sedikit mengeryit tentang Naruto yang meninggal di tangan gurunya.
"Naruto mati? Tapi kenapa aku rasakan cosmonya naik ke langit tempat dewa olympus tinggal? Apa yang terjadi?" inner Shaka.
At Aiolia.
Kita beralih ke segmen selanjutnya, Aiolia pun sampai ke suatu tempat yang ia curigai mempunyai kekuatan cosmo yang sangat kuat. Dan betul saja, di hadapannya tepatnya di kuburan Naruto terjadi hal yang sangat Aneh. Kuburan yang saat Aiolia rapihkan untuk mengistirahatkan jenazah rekannya yaitu Naruto tiba-tiba terbuka, tanahnya pun terbuka dan berantakan kemana-mana serta peti mati yang menyelimuti jasad Naruto pun terbuka hal itu membuat Aiolia terbelalak kaget.
"ke-kenapa? Kenapa bisa?"
"padahal baru aku rapihkan kuburan dari Naruto, tapi kenapa bisa?"
"ho? Kau berada di gereja ini kah Gold Saint Leo Aiolia?" ucap seorang pria yang bersurai ungu dan jaket hitam dengan setelan jeans hitam dan perawakan tegap berotot, Aiolia melihat kebelakang dan terbelalak karena melihat seseorang yang sangat ia kenal.
"ka-kau? Mi-Milo? Scorpion Milo?"
"heh kau ternyata masih mengenalku dengan sangat baik Aiolia, sebenarnya kenapa kau datang ke daerah ini? Dan kuburan siapa yang berantakan itu? Ucap Milo sambil menujukan tangannya ke gundukan tanah berserakan itu.
"sebenarnya ini adalah kuburan dari Naruto Gold Saint Aries yang meninggal karena terbunuh oleh Mu gurunya sendiri dalam perang suci yang terjadi di dimensi ini, tapi aku tidak menyangka hal ini terjadi." Ucap Ailolia menjelaskan, Milo pun terkejut juga.
"Nani?! Naruto tewas oleh Mu? Kenapa bisa perang Suci di Sanctuary bisa terjadi di daerah ini? Sebenarnya apa yang sedang terjadi Aiolia?" ucap Milo.
"entahlah Milo akupun sendiri juga tidak mengerti mengapa bisa terjadi seperti ini, yang pasti perang suci masih berlanjut dan bukan hanya Seiya dan Bronze sainat lainnya yang sedang berjuang di mekai melawan Maou Hades. Namun kita di sini juga menghadapi perang yang tak kalah hebatnya." Ucap Aiolia dan itu membuat Milo berfikir dan ingin tahu.
"ternyata memang ada yang aneh di dunia ini, aku juga merasakan banyak cosmo iblis namun ada juga cosmo suci bercampur kegelapan yang kuat ada di dunia ini juga, sebenarnya apa itu Aiolia? Apakah kau tahu sesuatu tentang dunia ini?" ucap Milo.
"menurut yang Naruto katakan, ada semacam pertempuran hebat yang di sebut "Great Warr" di mana, Tensin, Da-Tenshin dan Akuma berperang di dunia ini selama ratusan tahun silam persis seperti leluhur kita yang berperang dengan Hades sampai sekarang ini. Tapi sekarang perang ini sedang mengalami resensi."
"Resensi? Dou yu kotowa?"
"pihak Da-Tenshin mengalami kekalahan jumlah pasukan lebih dari 50%, Akuma mengalami keterpurukan di mana Youndai Maou mereka mati dalam perang dan yang paling tragis Tuhan Tenshin ikut mati."
"NANI! I-Itu tidak mungkin, yang mengatur dunia ini adalah tuhan, kenapa bisa?"
"itulah yang membuatku bingun Milo, lebih baik kau ikut aku ke suatu tempat di mana mereka akan menjelaskan semua ini. Ayo."
"ku harap aku bisa mendapatkan sumber informasi di sana."
Dan kemudian Aiola dan juga Milo pergi ke tempat Rias meninggalkan kuburan Naruto yang mengalami kerusakan karena Jasadnya tiba-tiba menghilang
AT Naruto
Sekarang beralih ke sambungan kuburan Naruto, karena kuburan Naruto yang rusak dan jasadnya tiba-tiba menghilang karena itu perbuatan dari Dewa Zeus yang mengambil tubuhnya dan memberikan nyawa baru bagi Naruto untuk tetap Hidup, saat ini Naruto sedang tertidur tidak sadarkan diri di Gunung Olympus Yunani tempat para Dewa Yunani tinggal dan mengawasi Dunia di bawahnya.
Di saat Naruto Tidur, Hercules sang anak dewa Tertinggi Zeus menemaninya dalam tidur Naruto yang panjang namun tidak terlalu lama.
"dia adalah Athena no Gold Saint yang berjasa demi melindungi apa yang ia cintai, apa yang ia sayangi meskipun. Ia melindungi Akuma meski dia cantik ku rasa memang peraturan bisa di anulir begitu saja, terutama Otou-sama Zeus." Ucap Hercules, dan setelah Hercules mengatakan hal yang tidak jelas kepada siapa yang ia katakan, Naruto terbangun mengerjap matanya.
"eeemmm... eeeennnngghh... di-dimana A-aku?" ucap Naruto yang masih lemah dalam berdiri.
"kau berada di kamarku di Gunung Olympus, namaku Hercules anak dari dewa tertinggi Gunung Olympus yang berhubungan dengan Sanctuary Zeus-sama. Sepertinya efek dari Demon Rose telah mebuat hidupmu terjaga meskipun aku angkat tubuhmu, dan mengembalikan roh mu Gold Saint Aries." Ucap Hercules dengan tata Krama yang lembut, dan itu membuat Naruto melotot tak percaya ia masih hidup sampai sekarang ini, padahal ia ingat betul bahwa dirinya tewas di tangan Gurunya sendiri dan seharusnya ia sudah mencapai kematiannya di alam lain.
"He-Hercules? Ka-kau Hercules dewa perang yang bersama Athena-sama berperang melawan Hades sejak ribuan Tahun silam ka?" ucap Naruto seakan tidak percaya apa yang dia lihat adalah dewa sungguhan, bahkan perawakannya bukan seperti dewa seperti manusia Biasa.
Kriiieeett...
Tiba-tiba pintu terbuka lebar menampakan seorang manusia atau dewa lebih tepatnya, ia berotot sangat kuat, rambutnya putih berjenggot panjang dan memakai jubah ala pemimpin sanctuary. Dialah sang dewa petir atau dewa tertinggi gunung Olympus yaitu Zeus.
"kau sudah sadar Anakku Gold Saint?" ucap Zeus dengan titah ucapannya yang bersahaja namun penuh dengan ketegasan, Naruto yang seakan-akan tidak percaya kembali. Apa yang ada di hadpannya memanglah dewa tertinggi yunani atau Sanctuary tepatnya.
"ha-Ha'i Zeus No kami-sama, aku merasa sudah lebih baik." Ucap Naruto yang berusaha untuk menggerakan tubuhnya untuk duduk di kasur Hercules.
"lebih baik kau tak memaksakan diri dulu Anakku, kau kehilangan sebagian kekuatanmu karena menggunakan "GOD CLOTH' melawan Saint bayangan yang menjadi spectre Hades. Tapi riwayat hidupmu masih lebih baik karena aku menghidupkan kembali anakku dengan sebagian kekuatanku dan kuasaku, kau belum layak mati dan diadili di Mekai." Ucap Zeus menjelaskan situasi sekarang dan sebelumnya, tapi yang mengherankan adalah. Memanggilnya 'Anakku?' itu adalah sesuatu yang spesial untuk Naruto.
"tasykani tubuhku memang masih lemas dan cosmoku belum kembali seperti sedia kala, tapi kenapa anda memberiku kekuatan anda? Untuk apa?" ucap Naruto dengan rasa penasarannya, namun zeus hanya tersenyum begitupun Hercules.
"karena aku ingin kau menjadi penerus kekuatanku Naruto-kun, kau aku angkat sebagai sebagai anakku dewa tertinggi Sanctuary dan juga adik dari Hercules anakku juga. Kau layak untuk itu Naruto-kun, namun kau tidak harus meneruskan kehidupanku menjadi dewa dan juga Hercules. Kau tetaplah manusia dan hidup bebas dengan kehendakmu sendiri Naruto-kun." Ucap Zeus dan hal itu membuat Naruto melotot tak percaya, ia hanya manusia biasa Gold Saint di Sanctuary bisa di angkat sebagai anak dewa dengan sebagian kekuatan dewa ada di dalam tubuhnya.
"a-arigatou Zeus-sama eh maksudku Arigatou Otou-sama atas segala kehendak anda dan juga semua kuasa anda kepadaku, tapi bagaimana aku menggunakan kekuatan anda? Aku harus berlatih dengan siapa?" ucap naruto tergagap karena merasa senang sekaligus bangga.
"Hercules anakku, tunjukan tempat latihanmu biasa kau melatih kekuatan Otou-sama. Lathlah Otouto mu dan jadilah dia lebih kuat dari sebelumnya."
"Hai' Otou-sama, ne Naruto-kun ikut aku berlatih." Ucap Hercules mengeluarkan cosmonya berwarna putih menyelimuti tubuh Naruto kemudian menghilang menuju ke tempat latihan untuk mengasah kekuatan Naruto.
"capailah apa yang kau inginkan Naruto Gold Saint Athena, aku berharap kau tak meninggalkan 3 iblis itu dan jadilah manusia yang bijaksana." Ucap Zeus sebelum pergi ke tahtanya.
At pegunungan timur Yunani 09:00
Kita lanjutkan ceritanya, saat ini Naruto dan juga kakak angkatnya yaitu Hercules tiba di suatu dataran tinggi mirip seperti Sanctuary namun sangat sepi dari kehidupan manusia di daerah pegunungan tinggi Yunani sebelah timur, dataran di apit oleh gunung-gunung batu yang berjejer di wilayah Olympus.
"onii-sama kita berada di mana? Dan tempat apa ini?" ucap Naruto yang melihat tempat yang sangat asing dan tak pernah ia lihat sebelumnya, sangat sunyi dari kehidupan.
"kita berada di pegunungan sebelah timur Yunani tapi masih di daerah kekuasaan Otou-sama, di sini tempat aku melatih kekuatanku sendirian Naruto-kun. Dan di sini tempat aku akan menguji serta mengasah kekuatan dari Otou-sama yang di berikan dalam tubuhmu Naruto-kun." Ucap Hercules, dataran yang kering dengan cuaca yang sangat dingin serta tidak ada manusia di lokasi ini menjadikan tempat itu cocok untuk latihan mengasah kekuatan.
"kau latihan di sini Onii-sama? Ini sama seperti tempat latihanku ketika diasuh oleh Mu Nii-san dulu di jamir." Ucap Naruto yang menjelaskan sedikit masa lalunya.
"iya aku latihan di sini bersama senseiku dewa Pegasus, tapi setelah aku di nyatakan cukup kuat untuk berlatih sendiri aku pun berlatih sendirian di sini Naru. Oh ya karena cosmomu belum bisa mengalir dengan lancar, Maka aku akan melatih fisikmu dulu. Sekarang kita pemanasan." Ucap Hercules dan itu hanya di angukan Naruto karena memang ia butuh latihan untuk meningkatkan kekuatannya juga mengasah kekuatan Dewa-nya lebih baik lagi. Naruto pun mengalami hal yang sangat luar biasa, awal mula ia harus pemanasan otot tubuhnya mulai dari push-up 500x, keliling pegunungan 100x dan latihan lainnya sebanyak 500x. Sang kakak melatih ototnya supaya cosmo yang ada di dalam tubuhnya bisa keluar dengan sempurna.
At Rias dkk.
Kita kembali ke awal cerita di mana Rias dan peerage nya sedang duduk menanti Akeno yang tak kunjung datang ke ruangan Klub ORC, sementara Rias yang tertidur di meja nya, Kiba yang seperti biasa mengelap-elap pedang kesangannya, Koneko yang makan Kue manis khas kesukaannya dan Issei yang main Game di Hp nya. Sementara itu lingkaran Sihir berwarna biru berlambang Gremory muncul di lantai ruangan itu menampilkan Akeno yang baru tiba dari tugasnya mengejar Aiolia. Rias dan Peerage nya pun sontak berdiri dan melupakan sejenak kesibukan mereka sendiri.
"aku tiba dari Tugasku Bucho." Ucap Akeno yang muncul dari lingkaran sihir biru itu. "bagaimana hasilnya Akeno? Apa yang kau ketahui dari Aiolia-san?" ucap Rias bertanya tergesa-gesa karena ia ingin tahu informasi yang terkait dengan sang pacar, namun Akeno hanya menggeleng-geleng kepala.
"aku kehilangan jejak dari Aiolia-kun Bucho, namun aku menemukan sesuatu hal yang menarik perhatianku." Ucap Akeno dengan serius, hal itu membuat kelompok Rias menjadi berfikir. "hal yang menarik? Seperti apa itu Akeno-san?" ucap Issei yang bertanya karena keingintahuannya.
"saat aku tersesat karena kehilangan jejak Aiolia-kun, aku melihat sebuah gua yang gelap dan dingin sekali di dalamnya. Aku melihat seseorang yang mengenakan Sari pakaian masyarakat India bersemedi dengan mata tertutup entah berapa lama dia bersemedi, namun di atas kepalanya tepatnya di bebatuan belakangnya ada kotak besi emas yang sama seperti Aiolia dan Naru punya namun berbeda lambang. Dia Adalah Shaka Gold Saint Virgo." Ucap Akeno dengan sorot mata yang tajam mengingat betapa besar kekuatan yang ia rasakan saat bertemu Shaka yang membuat tubuhnya merinding dan itu membuat kelompok di sana melongo tak percaya.
"Sha-Shaka? Kau bertemu dengannya Akeno?" ucap Rias yang hanya mengetahui sedikit dari Aiolia tentang yang di temui Akeno juga merinding sendiri. "kau takkan percaya Rias, kekuatannya bahkan bisa menyaingi Maou Lucifer di tambah lagi dia bisa menebak siapa aku tanpa melihat alias dia buta." Tukas Akeno.
"Buta? Bagaimana bisa seseorang yang buta bisa menjadi Gold Saint?" kali ini Kiba yang makin penasaran dengan siapa sosok Shaka itu. "entahlah Kiba-kun, untuk soal itu aku pun bingung bahkan ia mengetahui pertempuran Naru dengan Gurunya sendiri di gereja tanpa melihat ke sana, sungguh aura nya membuatku merinding."
Namun tiba-tiba muncul lingkaran sihir putih berlambang Lucifer ada di depan mereka dan di depan mereka lalu muncul seorang perempuan cantik mengenakan pakaian Maid, rambut perak panjang di model kuncir 2 belakang dengan wajah datar, Rias yang melihat sosok perempuan itu tak asing lagi adalah kakak iparnya alias budak dari kakak nya yaitu Grayfia.
"maafkan aku jika aku mengganggu anda Ojou-sama." Ucap Grayfia memulai pembicaraan, Rias pun yang tahu akan situasi paling terburuk yang akan datang menghampirinya pun mendatarkan wajahnya.
"ada apa Grayfia Onee-sama? Apa kau datang untuk menjelasakan tentang hal itu? Bukankah sudah aku katakan dengan tegas kepada Otou-sama dan Onii-sama bahwa aku tidak setuju!" mata Rias melirik Grayfia dengan tajam tanda ada kemarahan yang muncul di matanya, Asia yang tak kuat merasakan kemarahan Rias memilih menjauh di ikuti Issei.
"sebenarnya..."
Pada saat yang sama Rias berbicara kembali muncul kembali lingkaran sihir yang lain warna kuning kemerahan berlambang burung yang Issei pun tak tahu itu apa.
"... Phoenix" ucap Kiba dengan pandangan tajam tanda ia tak suka denga lingkaran sihir itu.
SPARK
Muncul kobaran api yang cukup besar berada di dalam ruangan tersebut, api tersebut lalu menghilang dan muncul seorang Pria yang perawakannya seperti Mafia atau berandalan di jalanan.
"Fuu. Sudah lama aku tidak datang ke dunia manusia." Ucap orang tersebut yang tak lain adalah Raiser Phoenix, anak kedua dari keluarga Phoenix. Rias yang melihat sesuatu yang sangat di bencinya mulai naik emosinya.
"Rias sayangku. Aku datang untuk membawamu. " ucapnya lagi dengan nada yang santai khas playboy kelas kakap yang membuat seisi Ruangan kebingungan
"Lalu Rias. Mari kita pergi dan melihat ruang upacara. Tanggal upacara diputuskan sehingga kita perlu memeriksanya sebelum itu. " tutup Raiser lalu Raiser mendekati Rias dengan berjalan sombong menyambar tangan Rias dengan kasar namun Rias bereaksi menolaknya
"... Lepaskan aku, Raiser. Aku sudah punya Pacar yang akan menikahiku suatu saat nanti!" tegas Rias karena dalam hatinya meskipun seorang manusia, Naruto sangat ia harapkan menikahinya meskipun faktanya berbeda.
"hah? Pacar? Memangnya siapa yang akan menikah denganmu? Tidak ada kan hahaha..." ucap Raiser dengan sombongnya tertawa kemenangan dan itu menyulut emosi Issei karena secara tak langsung menghina kakak tirinya yang merupakan pacar tuannya.
"Oi temeyaro!. Jangan pernah bersikap kasar dengan Bucho, memangnya kau ini siapa Bucho hah?! " ucap Issei tak terima dengan kata-kata orang yang ada di depannya berlagak seperti bos.
"Hah? Siapa kau? " ucap Raiser dengan nada tidak senang terkesan merendahkan sampai rendah sekali, sontak Issei pun ingin segera menghajar orang ini namun ia harus tetap bersikap biasa saja "Aku budak iblis Rias Gremory-sama! Aku adalah "Pion", Hyoudou Issei. " ucap Issei dengan nada semangat, namun yang terjadi malah sebaliknya, Issei di acuhkan.
"Hmmmm... hanya itu? Oke." Ucap Raiser yang tidak memperdulikan Issei sama sekali, perduli apa? Author gak tahu.
"Maksudku, kau ini siapa hah ayam? Kau datang tiba-tiba dan meracau di sini, apalagi penampilanmu tampak seperti mafia jepang. Buruk sekali." Ucap Issei sejadi-jadinya ia marah dan melampiaskan emosinya.
"heh? Apa aku memang seperti itu? Rias-chan, apa kau belum mengenalkanku kepada budak Iblismu? Maksudku, apakah ada orang-orang yang tidak mengenalku? Seorang iblis Reankarnasi?" ucap Raiser yang meremehkan semua yang ada di sana termasuk Rias tua rumah di sana, tapi sekali lagi Rias tetap tidak perduli
"untuk apa aku memberitahu siapa kau? Toh aku tidak mencintaimu, karena di hatiku hanya di miliki satu orang dan itu bukan orang Brengsek dan tak punya sopan santun sepertimu." Ucap Rias menyindir Raiser secara halus, dan menegaskan hanya Naruto saja yang ia cintai di dalam hidupnya meskipun ia tak tahu sang kekasih ada di mana.
"aku berharap kau kembali padamu Naruto-kun, meskipun kau di mekai atau underworld aku berharap kau kembali padaku" inner Rias.
"well-well kau menyindirku heh? Aikawarasu ne, kau sangat keras hahaha..." ucap Raiser yang bukan marah justru tertawa sepuasnya. (author bingung ni orang kenapa ya? #lanjut)
Di tengah-tengah suasana yang panas, Grayfia Ratu dari Sirzhec Lucifer sekaligus kakak ipar Rias masuk untuk meluruskan suasana
"Hyoudou Issei-kun"
"Ya ... ya."
"laki-laki yang kau sindiri ini adalah Raiser Phoenix-sama. Dia darah iblis murni kelas tinggi, dan putra ketiga dari keluarga Phenex, dan dia adalah suami dari pewaris berikutnya dari keluarga Gremory tuanmu, dengan kata lain dia bertunangan dengan Rias ojou-sama." Ucap Grayfia secara Gamblangnya mengenai siapa Raiser dan apa hubungannya dengan Rias dan itu sukses membuat semua orang di sana terkejut ½ mati mengenai status itu.
"Appppppaaaaaaaaaaaaaaa! Orang seperti ini adalah Tunangan sekaligus Suami Buchooooooooooo!" ucap Issei menjerit sejadi-jadinya karena apa yang ia lihat sangat membuat ia terkejut, tapi di balik reaksi Issei Gold Cloth Aries milik Naruto bersinar sendiri seakan merasakan keberadaan tuannya dan memberi informasi kepada tuannya.
At Naruto
Di lain tempat, Naruto yang sedang berlatih sangat keras bersama kakak tirinya yaitu dewa perang Hercules di sebuah pegunungan yang luas di Timur Yunani, terlihat banyak sekali lubang-lubang kawah bekas pertempuran yang sangat dahsyat antara kakak dan adik ini, terlihat baik Hercules dan Naruto terengah-engah nafasnya meskipun ini latihan fisik namun ini seperti pertempuran hidup dan mati.
"haah...haah... Nii-san, kau ternyata sangat kuat sekali, tak heran Mu Nii-san menjulukimu 'jendral dewa perang terkuat' dan ternyata kekuatanku yang sudah di perbaharui zeus Otou-sama memang seimbang denganmu Nii-san." Ucap Naruto yang memuji sang kakak yang dari segi kekuatan memang sangatlah kuat.
"kau terlalu memujiku Otouto, kekuatanmu dan aku adalah seimbang, meskipun kau adalah Manusia yang terlahir kembali menjadi dewa aku akui kekuatanmu sangat kuat. Kau harus lebih mengasah kekuatan cosmomu Otouto." Ucap Hercules merendah dengan apa yang Naruto katakan.
Degg...
Tiba-tiba Naruto tercengang merasakan suatu kekuatan yang tidak asing baginya. Ya, Gold Cloth Aries memberitahunya tentang keadaan Rias dan informasi yang lain.
"jadi begitu ternyata, Rias akan menikah dengan orang itu? Aries lanjutkan informasimu aku menunggu kelanjutannya" inner Naruto yang telepati dengan Gold Cloth Aries.
"Ada apa Naruto-kun? Sepertinya kau merasakan hal yang buruk akan terjadi, apa yang kau rasakan?" ucap Hercules yang bertanya karena ia merasakan reaksi dari adiknya sedikit aneh dari biasanya.
"begini Nii-san, aku merasakan telepati informasi dari Gold Cloth yang aku tinggalkan saat aku sudah tewas di kota kuoh jepang, di saat itu Aries memberi informasi bahwa kekasihku Rias Gremory menghadapi hal yang sulit yaitu ia akan menikah dengan pewaris tahta Phoenix Raiser tampaknya Aries merasakan kegundahan kekasihku dan aku merasakannya juga." Ucap Naruto yang menjelaskan apa yang terjadi, dan itu membuat Hercules tersenyum namun ia mengingat ada satu hal yang lupa ia katakan kepada adiknya.
:"jadi seperti itu? Masalah cinta kau dengan keluarga Gremory dan kau mau merebut Rias dari pewaris Phoenix? Aku tidak tahu apa permasalahan cinta antara kau dengan Gadis iblis itu, tapi ada satu hal yang lupa aku katakan Naruto-kun, Otou-sama bilang bahwa kau bukanlah manusia lagi dan aku adalah dewa, kau juga punya sayap Naruto." Ucap Hercules dan itu membuat Naruto tercengang, Hercules pun menunjukan sayapnya yang berjumlah 12 dengan ukuran yang besar berwarna putih bersih.
"dengan kata lain aku juga setingkat dengan Onii-sama? Apa aku juga punya sayap seperti itu?" tanya Naruto yang masih tidak percaya dengan apa yang Nii-san tirinya katakan.
"tentu Naruto-kun, kau juga punya sayap sepertiku karena kekuatan Otou-sama telah di turunkan padamu sebagai pewaris kekuatan selanjutnya, coba kau alirkan cosmomu pada tingkat tertinggi dan kau padukan dengan kekuatan yang otou-sama berikan." Perintah Hercules, kemudian Naruto memfokuskan aliran cosmonya dan meningkatkan hingga titik tertinggi.
BASSSSTT...
Tiba-tiba di punggung Naruto muncul sayap berjumlah 6 pasang, namun karena cosmo emas yang Naruto kuasai, sayapnya tidak berwarna putih seperti malaikat biasa namun berwarna emas dan ukuran yang besar.
"ni..Nii-san i-ini kan..."
"kau sudah bukan manusia lagi Naruto-kun, kau adalah dewa sekarang ini dan akan hidup selamanya di Gunung olympus dan kau tak usah khawatir sayapmu akan berubah menjadi hitam seperti Da-Tenshin, Otou-sama menganggapmu adalah anak titisan kekuatannya yang baru dan Otou-sama tidak akan mengizinkanmu jatuh meskipun hal mesum merasuki pikiranmu ataunita jahatmu karena emosi yang tinggi. Aku adalah kau, dan satu lagi kau akan menjadi Pope Sanctuary selanjutnya menggantikan Saga.."
Sriingg...
Tiba-tiba kekai putih muncul di tangan Hercules memunculkan jubah panjang putih dengan kerah panjang di lipat dengan ujung tangan terlipat berwarna emas serta di belakang jubah Naruto bertuliskan 'cinta dan keadilan' dalam huruf kanji jepang. (author bayangkan seperti jubah Taisho Kizaru one piece)
"ini adalah jubahmu Naruto-kun, dalam jubah itu tersimpan kekuatan dan cinta Zeus-sama padamu. Simpanlah baik-baik Naruto." Ucap Hercules, sebelumnya Naruto menghilangkan sayap emasnya kemudian Naruto mengenakan jubah itu dengan posisi di gantung di pundaknya.
"onii-sama, Arigatou untuk semuannya juga dewa keadilan dan cinta di bumi Zeus-sama Arigatou, aku tak tau harus membalas semua kebaikan anda, kau terlalu baik untukku yang Cuma saint rendahan dengan anugerah cinta dan kekuatanmu. Arigatou yang maha agung." Ucap Naruto menghadap ke langit ucap syukurnya atas anugerah dan reinkarnasi yang di berikan.
"saa.. Naruto-kun, sekarang kita latihan kembali untuk asah kekuatanmu menjadi lebih-lebih dan lebih kuat setingkat dewa."
"haa... dengan senang hati Nii-san"
Kemudian mereka mulai bertarung kembali, banyak ledakan, kawah dan area pegunungan itu pun hancur lebur karena adu kekuatan dua dewa.
BALIK LAGI RIAS DKK...
"hmm... teh yang di buat oleh Ratu Rias memang sangat enak." Ucap Raiser memuji teh buatan Akeno
"Arigatou Ghozaimasu Raiser-sama." Ucap Akeno dengan nada biasanya, namun dalam hatinya ia rindu akan kekasihnya yang memuji teh nya dengan tulus bukan orang ini.
"aku rindu padamu Naru."
Sementara itu Rias sedang duduk di sofa bersama bajingan kelas kakap Raiser duduk sembarangan dan memegang bahunya namun Rias terus menyingkirkan tangannya, tapi Raiser terus menggoda Rias menyentuh rambutnya, tangan dan bahunya dan itu membuat Issei kesal bukan main namun ia justru malah berfikir erotis dengan membayangkan tubuh Rias itu padahal belum sekalipun ia lihat.
"aku tahu, tubuh bucho lebih daripada Momo-chan kekasihku. Tapi jika aku melihat Oppainya yang sebesar itu telanjang itu adalah kemenanganku hahaha..." inner Issei
"Ummm, Ise-san. Apa sesuatu yang baik terjadi?" ujar Asia yang mulai merasakan hal yang tak enak terjadi pada pemuda mesum di sampingnya itu, Issei pun gelagapan karena pikirannya kacau dan tak fokus akan apa yang ia pikirkan. .
"... Pemikiran mesum dilarang di sini" Sambar Koneko yang menyindir Issei dengan kata-kata setajam Pisau nya, hal itu juga membuat Issei pundung lagi.
"Ise-kun. Dalam hal apapun, Kau harus menghapus air liurmu juga pikiran mesummu terhadap Bucho." Ujar Kiba yang menyodorkan sapu tangan untuk menyeka Liur Issei
"damare Kiba!" ucap Issei yang kesal juga akan sindiran Kiba yang secara langsung ngena di pikirannya
"Hentikan sudah kekonyolan Ini Raiser!" ucap Rias yang mulai Naik darah tidak bisa mengontrol emosinya yang mulai menguasai pikirannya menatap Raiser seperti tatapan membunuh.
"Raiser! Aku tak perduli Otou-sama memutuskan apa terhadapku, tapi satu hal yang kau perlu tahu. Aku tak pernah mencintaimu karena aku sudah punya kekasih yang akan menikah denganku suatu saat nanti DAN AKU TAKKAN PERNAH MENIKAH DENGANMU SAMA SEKALI! " pungkasnya dengan amarah yang meledak-ledak mengeluarkan semua emosi yang terpendam di hatinya, betapa ia tak perduli lagi ambisinya menjadikan Naruto budaknya, justru cinta itu melekat dan mencair menjadi murni di hati Rias.
"Ya-ya kau selalu saja mengatakan hal yang membosankan. Memangnya apa yang membuatmu yakin dia datang dan menikah dengamu hah? Sementara, kau tahu kan kondisi yang terjadi justru terbalik di pihak kita? Aku pikir keluargamu terburu-buru untuk menghindari krisis." Ucap Raiser dengan entengnya menganggap segala sesuatu mudah di selesaikan, dan Rias pun menunjuk Kotak emas yang berlambang emas di sebelah mejanya.
"Itu kau lihat kan? Itu adalah titipan dari kekasihku, ia hanya pergi sementara dan akan kembali untuk menikah denganku dan soal Krisis, itu bukan urusanmu! Jika aku pewaris berikutnya dari keluarga Gremory, maka aku akan memilih dia untuk menjadikanku Istirnya, maka aku akan bebas kuliah di universitas manapun yang aku suka bersama suamiku KAU PAHAM ITU RAISER!" Ucap Rias masih dengan Nada amarah yang meledak-ledak, Issei dan Akeno yang melihat betapa Rias tulus mencintai Naruto terkejut dan terharu.
"Rias-su, betapa kau lupa akan ambisimu dan kau sudah buta akan cintamu kepada Naru, aku terharu mendengarnya." Inner Akeno.
"Nii-san dimanapun kau berada sekarang, kau bisa rasakan betapa Bucho tak perduli kau manusia yang terpenting kau harus jadi suaminya." Inner Issei
"hahaha... apa itu? Kau memungutnya dari museum? Kau ini memang suka sejarah yunani kuno ya hahaha... memang benar kau dapat pergi ke universitas dan kau dapat melakukan apapun yang kau suka dengan budak-budakmu ini. Tapi Otou-sama dan Sirzechs-sama mu khawatir. Mereka takut keluargamu akan punah. Kami kehilangan sejumlah besar iblis darah-murni dalam perang terakhir. Bahkan jika perang sudah selesai, rivalitas kami dengan malaikat jatuh dan Tuhan belum selesai. tidak jarang Iblis darah murni terbunuh, yang mengarah pada keluarga menjadi punah karena pertempuran berharga terhadap mereka. Jadi untuk iblis darah murni yang juga iblis kelas tinggi bersatu akan menjadi solusi terbaik untuk memperbaiki situasi ini. Seorang iblis darah murin kelas tinggi. Bahkan Kau tahu anak-anak ini akan menjadi penting mulai dari sekarang, kan?" ucap Raiser yang mulai mendongeng masalah Klan dan sejarah perang masa lalu, yang membuat Issei mati gaya dan bengong sendiri
"Iblis produksi. Yang seperti budakmu, iblis reinkarnasi, memperluas dalam hal kekuatan, tetapi itu akan membuat kita, yang iblis darah murni, kehilangan tempat. Ada iblis reinkarnasi bangsawan tua yang mendekat dengan kuat. Tapi itu baik-baik saja. Para iblis produksi penting untuk masa depan juga. Tapi kita tidak bisa membiarkan iblis darah-murni untuk punah? Kita dipilih untuk mencegah darah murni dari kepunah. Aku memiliki kakak laki-laki keluargaku, jadi keluargaku aman. Lalu kau, Rias, pewaris keluarga Gremory. Jika Kau mengambil suami yang bukan keturunan Iblis murni, keluarga Gremory akan punah oleh generasimu. Apa kau mencoba untuk menghancurkan keluarga yang telah ada dalam sejarah sejak zaman kuno? Karena perang masa lalu, tidak ada bahkan setengah jumlah iblis yang disebut sebagai '72 pilar'. Pernikahan disebut masa depan iblis." Pungkas Raiser yang tak kalah kolotnya berdebat dengan Rias hal itu membuat tensi antara Rias dan Raiser semakin tinggi
"Aku tidak akan menghancurkan keluargaku. Karena dia aku memilih menjadikannya suamiku, aku tak menyesal ia meninggalkanku dengan kotak emas yang di sebut Gold Cloth yang terpenting aku yakin ia akan kembali." Tegas Rias yang masih kekeuh mempertahankan cintanya pada Gold Saint,meski pada kenyataanya Naruto belum mati namun menjadi Dewa. Tetapi Raier hanya enteng-enteng saja dan tersenyum lebar
"Ahhh, itu saja Rias? Kau itu memang pandai bercerita, Kemudian mari kita ... "
"aku tetap tidak perduli meskipun kau menganggap ini candaan atau bualan semata Raiser. Aku tegaskan sekali lagi, Aku hanya akan menikah dengan yang memiliki Gold Cloth itu, aku hanya inginkan dia bersama denganku. Bahkan iblis yang mematuhi aturan lama memiliki hak untuk memilih." Ucap Rias mempertegas juga memotong ucapa Raiser yang seakan meremehkan kejujurannya.
Setelah itu keadaan pun semakin memanas, Raiser dan Rias menatap dengan pandangan kebencian yang menyala-nyala, Raiser tidak senang selalu saja di tolak mentah-mentah sementara Rias tak suka jika cintanya ternoda dengan pernikahan konyol dan tak jelas ini.
"apa kau sadar akan ucapanmu Rias? Aku juga iblis murni yang memegang nama Phoenix klan keabadian dipunggungku. Aku tidak bisa membiarkan nama itu tercoreng dengan sikapmu yang sekarang ini, Aku bahkan tidak ingin datang ke sebuah bangunan tua kecil seperti ini di dunia manusia. Sebenarnya aku tidak suka dunia manusia. Api dan angin di dunia ini tidak cocok denganku, Untuk iblis sepertiku yang melambangkan api keabadian, AKU TIDAK SUKA INI! "
FLAME!
Raiser pun mengeluarkan api kecil yang ada di sekitarnya, dan sekitar ruangan itu.
"tidak perduli siapa yang mempunyai benda bodoh yang ada di mejamu, Aku akan tetap membawamu kembali ke neraka, bahkan jika aku harus membakar semua budakmu."
Raiser pun mengeluarkan sayap Api dari punggungnya menandakan kemarahannya sudah mencapai puncaknya, Issei, Koneko, Kiba dan Akeno pun bergetar dan berkeringat bahkan Asia pun memeluk Issei karena ia takut akan situasi yang tidak menyenangkan seperti ini.
TRINGG...
Namun kotak Emas yang berada di meja Rias pun terbuka menampilkan Gold Cloth domba emas milik Naruto yang bergerak ke arah Raiser.
"jangan pernah menyakiti tubuh maupun hati dari Rias juga Adikku." Tiba-tiba Gold Cloth itu berbicara kepada Raiser, hal itu membuat Raiser terkejut bukan hanya Raiser tapi seisi Ruangan itu terkejut pula.
"be-benda apa ini? Sinarnya terang sekali, aku belum pernah melihat sinar yang seperti ini." Ucap Raiser.
"Naruto-kun, kau tetap melindungiku di saat kematianmu?" inner Rias.
"Nii-san, kau melindungi bucho meskipun kau telah tiada?" inner Issei.
Naru/Naruto-senpai." Inner Akeno, Kiba dan Koneko.
"sebenarnya sekuat apa Gold Cloth milik manusia itu? Terakhir aku melihat pemuda itu memakai Gold Clothnya dan sekarang ia melindungi Rias meski hanya Clothnya saja?" inner Grayfia.
Namun Gold Cloth Aries tersebut justru kembali lagi ke kotaknya seperti hanya menggertak Raiser untuk tidak menyentuh Rias, hal itu membuat Raiser sedikit takut karena tak biasanya ia melihat beda aneh dalam hidupnya bergerak dan bersuara seperti itu.
"Ojou-sama mohon anda tenang, dan juga Raiser-sama anda juga kendalikan emosi anda karena benda itu berekasi kepada Rias-sama untuk melindunginya, Jika Kalian berdua ingin melanjutkan, maka saya akan mencegahnya." Ucap Grayfia menengahkan Situasi yang sedang kacau itu, baik Raiser dan juga Rias pun akhirnya meredam emosinya, meskipun mereka semua di buat kaget dengan kejadian tak terduga.
"huft...diberitahu oleh 'Ratu Ultimate ', Sirzhec-sama, aku sama sekali takkan mau melawannya ...apalagi dari semua peerage Sirzhec-sama hanya Grayfia-sama lah yang kekuatannya melebihi monster, juga aku kaget benda yang sepertinya hanya pajangan museum itu tiba-tiba bergerak dan bersuara, bikin aku merinding saja." Ucap Raiser yang mengeluh akan situasai yang membuatnya takut, tapi tidak dengan Rias. Justru Rias terharu dengan Kotak emas milik Naruto yang tetap melindunginya
"Semua orang seperti master, Sirzechs-sama dan orang-orang dari keluarga Phoenix tahu itu akan menjadi seperti ini. Sejujurnya ini untuk pertemuan diskusi terakhir. Semua orang tahu bahwa hal itu tidak akan diselesaikan, sehingga mereka memutuskan untuk membuat pilihan terakhir. " ucap Grayfia yang menjelaskan apa yang tidak di ketahui oleh Rias juga peerage nya.
"Pilihan Terakhir? Apa maksudmu Grayfia?" ucap Rias yang terkejut, itu berarti Rias masih bisa mempertahankan cintanya dengan Naruto meskipun dengan titik darah penghabisan.
"Ojou-sama, jika kamu ingin mengemukakan pendapatmu ke depan Sirzhec-sama, maka bagaimana kalau kamu memutuskan hal itu dengan melakukan "Rating Game" dengan Raiser-sama? Ucap Grayfia yang menjelaskan pilihan terakhir, mulut Rias pun seakan terkunci, tubuhnya menegang berkeringat juga gemetar mendengar apa yang sebenarnya sangat ingin ia tak mau lakukan.
"mu-mustahil, rating game? Itu adalah hal tergila untuk merebutkan keperawanan juga cintaku? Apa maksudnya ini?" inner Rias
"Rating Game? Permainan apa itu?" justru Issei yang terlihat kebingungan di bandingkan Asia yang sudah mulai membaik dan tidak memeluk Issei
"Itu adalah permainan yang dimainkan oleh iblis dengan gelar bangsawan, dan mereka bersaing dengan membuat pelayan mereka bertempur." Ucap Kiba menjelaskannya pada Issei. .
"Seperti yang ojou-sama tahu, 'Ranting Game' hanya dapat dimainkan oleh iblis berusia matang dan mempunyai kekuatan yang cukup untuk bertarung. Tapi kalau itu merupakan pertandingan resmi, lalu bahkan iblis darah-murni yang belum mencapai usia dewasa tidak dapat berpartisipasi. Tapi dalam kasus ini ... "
"Ini biasanya melibatkan masalah keluarga dan rumah tangga, kan?Dengan kata lain Otou-sama dan yang lain memilih untuk membuat kita melakukan permainan sebagai pilihan terakhir ketika aku masih menolak, kan? Kenapa mereka selalu memnuat pilihan yang gila di saat aku hampir mencapai awal kedewasaanku? Apa hak mereka untuk terus mengendalikan hidupku! Mau sampai kapanpun takkan aku terima meskipun aku harus melakukan ini!" sebelum Grayfia melanjutkannya justru di potong oleh Rias dengan menghela nafas namun emosinya mulai meninggi, sepertinya mau tidak mau ia harus lakukan atau ia akan menderita selamanya dengan hal yang ia tak suka.
"Lalu Ojou-sama, Kamu mengatakan kamu juga akan menolak untuk berpartisipasi dalam permainan?" ucap Grayfia menyakinkan adik iparnya yang sepertinya tertekan namun Rias menatap Raiser dengan pandangan tajam.
"Tidak Ini adalah kesempatanku untuk merubah suatu proses yang bodoh ini, dan cintaku kepada kekasihku. Baiklah kalau begitu. Mari kita memutuskan ini Raiser, aku akan Rating Game aku tidak takut, "Aku akan. Aku akan membuatmu menghilang, Raiser!."
"hahaha... apa kau yakin? baiklah Jika kau menang, lakukan apa pun yang kau suka. Tapi kalau aku menang, Kau akan menikah segera, permainan ini di mulai! " ucap Raiser yang balik menantang Rias, tensi pun makin memanas baik Rias ataupun Raiser pun saling melotot dan menaikan kadar Aura mereka
"baiklah jika sudah di putuskan. Aku, Grayfia, telah memastikan kedua belah pihak sepakat. Aku akan bertanggung jawab dalam pertandingan antara kedua belah pihak. Apa itu baik-baik saja? "
"Ya."
"Ya."
Baik Rias dan Raiser mantap untuk bertarung meski Rias tidak yakin akan kemapuannya, tapi lebih baik mencoba meskipun gagal di bandingkan pasrah
"Oke. Aku akan menginformasikan kedua keluarga. " ucap Grayfia yang akan mengkonfirmasikan kepada Lucius juga Lord Phoenix.
"Hei, Rias. Apa orang-orang di sini budakmu?" Raiser pun mulai memprovokasi Rias kembali mengingat hanya 4 orang di pihak Rias, meski Issei adalah Naga tapi ia belum sepenuhnya membangkitkan Sekryuutei di dalam dirinya
"kau mau apa Raiser?" ucap Rias yang tersulut lagi emosinya mendengar kata-kata menyakitkan karena Raiser mulai meremehkannya lagi.
"hahaha... hanya itu?Maka pertandingan ini bahan tertawaan dan bualan saja. Hanya 'Ratu' mu, 'Pendeta halilintar' yang setara dengan budak-Ku." Ucap Raiser dengan pandangan merendahkan kemapuan Rias, Rias pun mengepalkan tangannya karena tak suka akan hal yang seperti ini meskipun ia tak menampik hal itu
Raiser pun memandang Rias dengan pandangan menajam, Rasier pun menjentikkan jarinya dan di belakang Raiser muncul lingkaran sihir
"Dan ini adalah hamba lucuku."
Di Belakang Raiser pun muncul 15 orang perempuan yang berbeda-beda jenisnya mulai dari kesatria ataupun anak-anak maupun satu orang dewasa yang bersurai ungu di depannya. Issei yang melihat itupun mulai berfikir mesum sendiri dan mengagumi apa yang di punyai oleh Raiser sebagai Raja Harem (padahal menurut Author dia itu payah lebih baik Aktor utama Author yang seorang Taisho #plak.. Author termakan one piece lanjut)
"apa-apaan itu? 16 perempuan itu, mereka...mereka... Bishoujo! Hidup DEWA EROOO...!" Inner issei yang mulai berfikir ero ero dan ero.
"hoi-hoi kenapa kau hah?! Hei Rias, Budakmu di sana menangis selagi menatapku." Ucap Raiser yang sepertinya agak panik melihat Issei dengan wajah mesumnya, Rias pun hanya memijit kepalanya yang khawatir akan sikap Issei yang mesum berbeda dengan Naruto yang pendiam dan tenang
"Mimpi anak laki-laki ini adalah memiliki harem. Aku pikir dia mulai bersemangat setelah melihat Budak-budakmu itu Raiser, menyebalkan sekali." Ucap Rias yang menggerutu karena merasa Risih dengan apa yang di tontonkan oleh Raiser dan melihat terus ke arah Gold Cloth emas peninggalan Naruto
"Bejad."
"Raiser-sama, orang ini membuatku takut!" itulah yang di katakan oleh budak-budak Raiser yang membuat Issei bertambah emosi dan marah di anggap sebelah mata.
"Jangan katakan itu, gadis-gadis manisku. Menengadah ke iblis kelas tinggi adalah apa yang makhluk rendahan tidak miliki. Mari kita menunjukkan kepada mereka seberapa dekat kita. " setelah itu Raiser mulai melakukan Aksi bejadnya dengan mencium bibir ratu nya yubelluna dengan mesra dan meremas payudaranya yang hampir sebanding dengan Rias dan Akeno, sementara itu Asia menutup matanya tak kuat dengan pandangan seronoh dan mesum itu, Akeno tak perduli begitupun dengan Rias
"Kau tidak akan pernah bisa melakukan ini." Ucap Raiser dengan pandangan merendahkan seperti tidak ada malu untuk menghina Issei, Issei pun terpancing emosinya tanpa sengaja di sekujur tubuh Issei mengeluarkan cahaya merah yang terang tanda cosmonya keluar karena tekatnya untuk melindungi Rias tuannya dan juga menjaga amanat kakaknya.
"beraninya kau menyajikan hal yang sangat tidak pantas di hadapan Rias Bucho, apalagi kau sekarang berstatus sebagai tunangan Rias bucho, Tidak akan, TIDAK AKAN AKU MAAFKAN!" ucap Issei dengan kemarahan yang memuncak, cosmo nya pun berubah dari merah menjadi emas seperti Naruto.
"a-apa yang terjadi dengan Issei? Kenapa tubuhnya mengeluarkan cosmo seperti itu? Itu mirip seperti Naruto-kun." Inner Rias.
"ini bukan fenomena biasa, sepertinya kekuatan Naru terwariskan oleh Issei-kun, apa bisa Issei-kun mengeluarkan cosmo sekuat Naru?" inner Akeno.
"Issei-kun/senpai/san" inner Kiba, koneko dan Asia.
"dia itu, meskipun mempunyai aura naga, apa bisa ia mengeluarkan cosmo sekuat pemuda bersurai emas itu?" inner Grayfia.
"iblis rendahan ini, kenapa bisa?" inner Raiser
SRIINNGGG...!
TRANGG...
TRANNGGG...
TRANGGG...
Namun tiba-tiba Gold Cloth Naruto keluar dari tempatnya, justru terpecah dan melekat dalam tubuh Issei lengkap dengan tanduk domba dan kain jubah putih yang melekat di punggungnya juga cosmonya yang keluar begitu kuat.
"a-apa yang terjadi? Kenapa bisa terjadi seperti ini, kalau begitu Mira maju dan hajar laki-laki itu."
"Ya, Raiser-sama."
Raiser pun memerintahkan salah satu budaknya untuk menghajar Issei, namun ia tak sadar bayangan yang ada di samping Issei yaitu muncul Naruto dengan Gold Clothnya.
"akan aku tunjukan tekad dan api cosmoku yang membara dan menyala-nya, terbakarlah cosmoku HAAAAA..."
"STARDUST REVOLUTION"
WUSSSHHHH...!
WUSSSHHHH...!
DHUARRR...!
"kyaaaaaa...!" tiba-tiba Issei mengeluarkan salah satu jurus Naruto, dan itu membuat Mira terlempar dan membentur tembok dengan sangat keras, Rias dan Raiser pun berkeringat dingin dengan kejadian itu apalagi Issei mengenakan Gold cloth Naruto.
"a-apa apaan ini? Di-dia mengalahkan Mira dengan satu jurus saja? Tidak mungkin-"
"Rias kami baru kembali dari-"
"Aiolia, cosmo apa itu?" namun Tiba-tiba Aiolia dan salah satu pemuda dengan gold cloth kalajengking yaitu Milo tiba dengan memanjat jendela ruang kerja Rias seperti tamu tidak di undang, dan yang lebih membuat mereka berdua tercengang cosmo emas yang di depan mereka baru pertama kali mereka liat.
"cosmo ini, tidak salah lagi ini adalah cosmo Naruto."
"cosmo Naruto-kun? Tapi kenapa bisa Issei memiliki cosmo sekuat ini?" ucap Rias yang tidak percaya dengan apa yang di katakan Aiolia, namun belum saja Aiolia lepas dari rasa penasarannya, Issei pun melirik Aiolia dengan pandangan tak biasa, Aiolia yang melihat pandangan pandangan Issei pun merasakan hal yang sangat aneh dengan sorot matanya begitupun juga Milo yang berada di samping Aiolia.
"tidak, tidak mungkin ini Naruto. Cosmo ini sangat kuat dan menunjukan kemarahan yang sangat besar. Apa jangan...jangan." inner Aiolia.
"tidak salah lagi, Mu pernah berkata padaku bahwa Naruto mempunyai cosmo yang gelap. Apa mungkin cosmo ini yang menyelimuti Issei?" inner milo.
"ada apa Raiser kau ketakutan? Apa kau masih merasakan kesombonganmu makin menurun? Ataukah kau merencanakan menyuruh ratumu untuk menyerangku? Aku akan membuat kau menyesal menyakiti Rias Gremory." Inner Issei yang seluruh tubuh dan jiwanya di kuasai oleh cosmo yang ada dalam gold Cloth Aries.
"CUKUP!"
Namun suara lantang menghentikan tensi cosmo Issei, tak lain adalah Grayfia yang mulai gerah dengan situasi yang mulai panas seperti ini. Baik kelompok Rias, Raiser ataupun 2 Gold Saint pun terdiam.
"ini sudak cukup, jangan ada keributan di wilayah ini. Ojou-sama, Raiser-sama dan juga Aiolia-kun serta temannya jangan ada lagi pertarungan di tempat ini, Lucifer-sama tidak mau sampai pecah perang di wilayah ini. Baiklah sudah di putuskan 2 minggu lagi Raiser-sama Akan melawan Ojou-sama dalam rating game, aku akan melaporkan ini untuk Lucifer-sama. Permisi." Ucap Grayfia yang menghentikan konflik itu selanjutnya ia menghilang dengan lingkaran sihir Gremory berwarna putih, sementara Mira yang pingsan karena efek serangan Issei di bopong oleh Yubelluna.
"Aku ingatkan Rias, dalam pertarungan kita belum usai sampai di sini. Budakmu sudah membuat budakku pingsan terkena serangannya, ini akan menjadi perhitungan yang akan aku balas 2 minggu nanti. Aku akan pastikan kau mendapatkan yang setimpal Rias. Tunggu saja." Ucap Raiser yang sangat marah karena kejadian ini kemudian menghilang dengan lingkaran sihir phoenix miliknya beserta 15 budaknya.
Setelah Raiser menghilang, Gold Cloth Aries yang melekat di tubuh Issei pun kembali ke kotaknya berubah menjadi bentuk domba.
"huh? Are? Apa yang terjadi? Mana Raiser ayam itu? Konoyaro! Dia melarikan diri." Ucap Issei yang sepertinya telah tersadar dari pengaruh cosmo yang menyilmuti dirinya, dan itu membuat semua di sana sweatdropp.
"sudahlah yang telah terjadi biarkan terjadi, ngomong-ngomong Aiolia kenapa kau ke sini? Dan siapa yang di sampingmu membawa Gold Cloth kalajengking itu?" ucap Rias yang heran dengan kedatangan sahabat Naruto itu.
"oh ini? Dia adalah salah satu Gold Saint sama sepertiku, Scorpio Milo. Aku tidak sengaja bertemu dengannya di pemakaman Naruto, aku menemukan hal yang ganjil bahwa makam Naruto sudah berantakan dan jasadnya telah hilang."
"Hi-hilang? Kenapa bisa Hilang?" ucap Akeno yang terkejut pertama kali sebelum Rias terkejut juga, dan juga semua yang di situ
"entahlah aku juga tidak tahu Akeno, ini seperti kami harus melawan 3 Gold Saint yang di bangkitkan oleh Hades tapi aku tidak merasakan cosmo apa-apa. Begitupun dengan Milo." Ucap Aiolia, sontak di gedung ORC brubah hening tidak ada suara satupun.
"oh ya Milo-kun, Aiolia-kun selagi aku mengejar cosmo kau Aiolia kun. Aku tersasar di suatu gua yang aku tidak tahu tempatnya di mana, dan aku menemukan seseorang yang mempunyai cosmo yang sangat kuat bahkan mendekati dewa. Namanya adalah Virgo No Shaka." Ucap Akeno yang mengutarakan apa yang ia temui sebelumnya.
"A-APA? VIRGO NO SHAKA?!"
"SHAKA KAU BILANG?!" Ucap Milo dan Aiolia yang sangat terkejut bahwa Akeno menemukan 1 rekannya yang lain.
"hu'um memangnya kenapa Aiolia-kun, Milo-kun?"
"Aolia, Shaka ternyata di hidupkan kembali. Apa mungkin terkait Naruto..."
"haa tidak salah lagi, hanya dia yang tahu tentang semua kejanggalan ini. Maaf Rias hal ini akan menjadi urusan kami berdua karena Naruto dan semua yang terjadi hingga sekarang ini hanya dia yang bisa menjawabnya. Tapi Issei-kun, aku mau tanya tentang apa yang terjadi denganmu tadi." Ucap Aiolia dengan pandangan wajah serius yang membuat Rias dan Akeno menjadi kecewa, sekaligus membuat Issei bertanya-tanya.
"oh silahkan jika kau mau bertanya apa aja." Ucap Issei dengan nada ramahnya.
"tadi aku merasakan cosmo yang setara dengan kami berdua yaitu cosmo milik Naruto yang ada di Gold Cloth Aries di sana, aku melihat kau tidak berada dalam kendali penuh tubuhmu alias kau hilang kesadaran. Sebenarnya apa yang kau rasakan? Apa Gold Cloth Aries itu merespon sesuatu dari dalam dirimu?" ucap Aiolia dengan raut wajah serius, sangat serius.
"sebenarnya apa yang Aiolia-kun bicarakan ya?" inner Akeno.
"aku bertanya-tanya, kenapa bisa jadi begini?" inner Rias.
"oh, waktu itu aku sangat marah dengan Ayam sialan itu karena mempertontonkan hal yang sangat memalukan bahkan menjijikan untuk Bucho dan aku sendiri sebagai mesumers sejati, karena kemarahan itu aku seperti mengeluarkan emosiku dan aku tidak tau apa yang terjadi, tapi yang aku rasakan seperti Nii-san ada di sisiku seperti memelukku dengan ekspresi menenangkanku dari emosiku itu saja Aiolia-san."
"jika memang kejujuran Issei mengatakan seperti itu, maka tidak salah lagi kekuatan Naruto masih tertinggal di Gold Cloth Aries, tapi kenapa aku merasakan cosmo emas yang berbeda bukan milik Naruto yang sebenarnya? Cosmo siapa yang ada di Gold Cloth itu?" inner Aiolia sambil menatap kotak emas Aries Naruto.
"Aiolia, dari kesaksian Issei-kun aku merasakan cosmo yang berbeda juga dari Naruto, apa mungkin ini seperti kasus Saga dan Kanon?" ucap Milo dengan dugaan yang berbeda dengan Rias dan Akeno.
"mungkin saja Milo, tapi untuk memastikannya kita harus tanya Athena-sama untuk lebih jelasnya." Ucap Aiolia menyakinkan jawaban Milo.
"Ano sumimmasen Aiolia-san, Milo-san. Aku menangkap kasus Naruto-senpai seperti Saga dan Kanon. Sebenarnya apa yang sama dengan 2 nama itu?" ucap Kiba yang bertanya di suasana yang penuh ketidak-pastian.
"untuk soal itu-"
"tidak Milo biar aku yang menjawabnya, aku pnya jawaban yang sebenarnya karena ini menyangkut peristiwa itu." Sebelum Milo menjawabnya, Aiolia keburu mencegah Milo dan mengatakan kejadian pengkhianatan 13 tahun yang lalu yang membuat Milo mengalah dan menyerahkan semuannya kepada Rekannya.
"dulu, saat masa kepemimpinan Aries Shion, 12 Gold Saint yang mengabdi kepada Athena kami mengabdi bedasarkan Rasi bintang kami masing-masing dan hal itu tercermin dari kekuatan kami. Namun untuk Gemini yang berada di kuil ketiga yang di sebut 'kuil labirin' salah satu penjaganya Gemini No Saga ternyata mempunyai saudara kembar yang sangat jahat dan ingin membunuh Athena karena keinginannya berkuasa Atas Sanctuary secara penuh dan membunuh Guru Mu dan Ayah dari Naruto yaitu Gemini No Kanon..." ucap Aiolia yang membuat semuanya tercengang.
"A-APA GEMINI NO KANON PEMBUNUH GURU MU...?" yang duluan tercengang buka Issei namun Rias yang merasa terkejut tak percaya.
"benar, meskipun kematian Shion tak bisa di cegah, namun hal itu di cegah tidak lebih meluas Oleh Saga kakak Kanon yang juga kembarannya, maka Kanon pun di kurung di penjara batu di lautan luas atas pengkhianatan dan dosa yang kejih terhadap Shion dan usaha pengkhianatan. Namun justru Kanon di bebaskan dari penjara oleh Poseidon dan menjadi salah satu prajurit penjaga 7 samudra dunia dengan nama 'Sea Dragon Kanon' penjaga samudra Atlantik Utara, sementara Saori-sama yang berjuang dengan Seiya memutihkan kekuasaan Athena dari tangan Saga yang ternyata terkena sifat Jahat Kanon menyudahi peristiwa Tragis pengkhianatan Saint Gemini dan mengubah Gemini menjadi lebih baik. Karena itu Gemini Saga dan Kanon adalah kembar seperti Rasi mereka Gemini namun hal ini terjadi lagi, Aku merasakan cosmo yang sangat berbeda dari Naruto sepertinya kembaran Naruto yang jahat terlahir kembali." Ucap Aiolia secara Jelas dan Gamblangnya, itu juga membuat khususnya Akeno dan Rias sedikit bingung.
"Naruto-kun ada dua? Lalu siapa yang keduannya?" ucap Akeno yang bertanya duluan karena ia ingin tau tentang kekasihnya itu, namun belum sempat Aiolia mengatakannya muncul lingkaran sihir biru menampilkan Sona Sitri beserta keluarga nya.
"Ada apa ini Rias? Aku merasakan cosmo yang sangat kuat bahkan sangat mengerikan terjadi di tempatmu seperti terjadi perang, sebenarnya apa yang terjadi Rias? Dan kau Aiolia-san, kau teman Naruto-san kenapa kau ada di sini?" ucap Sona dengan pertanyaan yang detil dan berbelit-belit panjang, Rias pun menghela nafas karena harus kerepotan menjelaskan semuannya.
"begini Sona, ini tentang pertunangan keluargaku dengan keluarga Phoenix namun ada insiden yang tak di duga tiba-tiba Gold Cloth Naruto-kun Melekat ke Issei bidakku kekuatan Naruto-kun berpindah ke Issei sementara dan hasilnya keributan kecil seperti ini, kalau Aiolia aku tak tau." Ucap Rias sejelas-jelasnya yang membuat Sona hanya manggut-manggut saja.
"aku ingin menjelaskan sekali lagi, kuburan Naruto telah di Acak-acak oleh orang tak di kenal begitupun jasadnya yang menghilang." Ucap Aiolia yang membuat Tsubaki perempuan yang sangat mencintai aktor protagonis author terkejut.
"HI-HILANG! Jasad su-suamiku hilang?"
BRUKK...
Tiba-tiba Tsubaki pun pingsan tak sadarkan diri karena tak kuat menahan sedih karena berita ini, hal itu juga membuat Milo bertanya-tanya.
"Aiolia, apa yang kau sembunyikan di tempat ini? Kenapa Naruto di sebut 'suami' oleh mereka?" ucap Milo yang mulai bertanya, namun Aiolia menghela Nafas tidak tahu harus menjelaskan apa.
"nanti aku jelaskan, sebelumnya minna dengarkan aku-"
Semua orang atau iblis di sana pun terarah ke arah Aiolia dengan serius.
"masalah ini akan aku diskusikan dengan Athena-sama untuk memberi penjelasan detail kenapa jasad Naruto bisa menghilang karena ini terkait dengan 108 bintang Hades yang bangkit kembali dan cosmonya yang masih aku rasakan sebentar lalu menghilang entah kemana, untuk sementara kalian tidak usah risaukan masalah Naruto karena ini menjadi masalah Sanctuary dan kami Para Gold Saint Athena, aku undur diri. Ayo Milo kita pergi." Ucap Aiolia yang memberi penjelasan yang membuat semuannya terdiam dan tak tau berbicara apa, dan membiarkan Aiolia dan Milo berlalu begitu saja. Sementara Rias mensiasati bidak-bidaknya untuk memulai latihan esok hari untuk fokus kepada pertarungan rating Game sementara Sona yang tak ada urusannya memilih pergi dengan membawa Tsubaki yang pingsan ke ruagan osis Basecamp nya di dunia manusia.
At apartemen Miya.
Hari pun telah berganti malam dan langit cerah pun berganti Gelap, sementara Aiolia sedang berjalan bersama Milo masuk ke Apartemen Miya sang Athena Sanctuary saat ini.
"Aiolia, apakah kau yakin kasus Naruto sama seperti Saga dan Kanon? Aku sendiri tidak menyangka ada hal yang mengejutkan seperti ini selain Rasi Gemini, apa benar seperti itu?" ucap Milo yang memulai pembicaraan serius.
"ku rasa begitu, cosmo yang aku rasakan memang cosmo Naruto, tapi Naruto tidak akan mempunyai Nafsu membunuh seperti itu, itu terlalu besar dan sangat kuat terasa tubuhku jadi kaku dan rasanya cosmo emas itu ingin membunuhku. Rasanya hal itu seperti Julian yang terasuki oleh cosmo dan Arwah Poseidon atau Hilda yang terpengaruh cincin limbergen Siren yang merasuki cosmo jahat ke tubuh Hilda, rasanya hal itu sama seperti Issei." Ucap Aiolia membuat perumpamaan yang sejelas-jelasnya kepada Milo, selagi mereka jalan ke Lantai 2 Apartemen Miya, tiba-tiba ada satu orang yang mengenakan Gold Cltoh Virgo dengan surai kuning cerah seperti Naruto Berdiri di samping Miya, sontak Milo dan Aiolia pun terkaget.
"KA-KAU... VIRGO NO SHAKA."
"sonotorida Aiolia, dan Milo. Aku kemari karena aku di panggil oleh Putri Athena karena ada sesuatu yang penting yang harus di bicarakan, dan Kalian dari mana tiba malam seperti ini?" ucap Shaka bertanya balik.
"kau pasti menyadari akan kejadian pagi tadi kan Shaka? Kau pasti punya Jawaban kenapa Jasad Naruto tiba-tiba lenyap tak bersisa dan Cosmo Gold Cloth Aries merasuki Issei bukan? Jawab sekarang Shaka." Ucap Aiolia yang merasa kesal karena Shaka yang notabena bersikap acuh namun kesetiaanya pada Athena tak dapat di ragukan lagi tiba-tiba saja muncul dan seperti orang polos tak tau apa-apa.
"untuk soal itu, aku punya pendapat yang menyakinkan kalian semua agar semuannya tidak menjadi bermusuhan seperti ini, dengarkan kalian bertiga." Ucap Miya yang mendinginkan situasi yang agak panas di antara Shaka dan Aiolia agar tidak terjadi perkelahian sesama Gold Saint di periode sebelumnya, baik Shaka dan Aiolia begitupun dengan Milo pun berada di depan Athena dengan posisi ½ berlutut karena posisi mereka di depan pimpinan tertinggi Sanctuary.
"sebenarnya, untuk kasus Naruto yang jasadnya menghilang setelah kematiannya kemudian di kubur di dekat Gereja tempat ini, Zeus-sama menghidupkan kembali Naruto sebagai putra Angkatnya juga seluruh kekuatan Dewa Zeus sebagian ada pada dirinya sehingga Naruto sekarang yang akan kalian lihat bukanlah manusia lagi. Dia adalah putra Dewa Olympus Naruto yang akan menjadi Kyoko selanjutnya untuk mengkahiri perang suci antara aku dan Hades selamanya." Ucap Miya kepada 3 Gold Saint di depannya itu, sontak ketiga gold Saint tersebut terkejut bahkan tidak percaya bahwa Naruto akan menjadi Kyoko penerus Saga dan Shion ditambah lagi statusnya yang bukan manusia memperkuat dugaan dari kejadian kuburan Naruto yang berantakan.
"tapi Athena-sama, jika itu telah membuktikan semua kejadian yang aku lihat siang tadi, lalu bagaimana kejadian yang baru terjadi ketika Gold Cloth Aries justru melekat di tubuh Akuma yaitu Issei namun cosmo nya mirip seperti Naruto?" ucap Aiolia yang makin penasaran dengan keadaan yang terjadi tadi sore.
"kau tidak perlu mengkhawatirkan hal itu Aiolia, memang cosmo yang kau rasakan itu cosmo Naruto yang di tinggalkan oleh Naruto sendiri untuk melindungi Issei-san dimanapun ia berada, jadi kasus Gemini tidak ada di Saint yang lain. Kita percaya saja dengan Naruto bahwa ia akan menjadi pemimpin yang mengakhiri semua peperangan ini, Milo, Aiolia dan juga Shaka lebih baik kalian menunggu sambil beradaptasi dengan dunia baru ini." Ucap Miya dan ketiga Gold Saint menunduk tanda mereka patuh terhadap Athena.
Skipp time 2 minggu kemudian at Gunung Olympus.
Kita beralih ke cerita selanjutnya setelah pertarungan Rating Game Antara Rias dan Raiser (Author samakan dengan anime nya Issei kalah dan babak belur) Naruto pun mengenakan setelan Jas hitam dengan rompi warna Emas seperti surai nya juga dengan mantel putih bertuliskan "cinta dan keadilan" yang menggantung di pundaknya, Naruto sang pope Sanctuary yang baru siap di lepas oleh ayahanda nya yaitu dewa Agung Zeus setelah pelatihannya dengan Hercules kakak Tiri Naruto sudah selesai.
"Naruto-kun Anakku, kau sudah menjalani serangkaian pelatihan bersama Hercules. Cosmo mu sekarang sudah pulih seluruhnya akibat luka-luka pertarungan dengan Gold Saint Aries itu, sekarang kau akan kemana Naruto-kun?" ucap Zeus di hadapan semua dewa-dewi bawahan Zeus dan Hercules.
"aku akan kembali ke Kota Kuoh untuk melindungi Athena dan mengakhiri semua perang suci ini, namun sebelum itu aku ingin menepati janjiku dengan perempuan Adik Maou Lucifer yaitu Rias Gremory sekaligus aku ingin meminta pertolongannya untuk mengizinkanku bertarung di Neraka Hades dengan semua rekanku yaitu Aiolia, Milo dan Shaka." Ucap Naruto dengan Mantap dan tegas membuat semua dewa di sana tersenyum akan ketegasan pemuda yang menjadi dewa juga karena di hidupkan oleh Zeus.
"tapi ingatlah Anakku, lawan yang akan kau Hadapi adalah Phoenix, lambang api keabadian sejati mereka hidup abadi di mekai dan menjadi salah satu yang terkuat di antara klan mekai. Kau siap untuk membuat sejarahmu sendiri Anakku?" ucap Zeus memantapkan Niat Naruto Anaknya yang akan langsung terjun ke medan perang cintanya dengan Rias serta cinta pertamanya yaitu Tsubaki ada di sana.
"aku takkan ragu sama sekali Otou-sama, aku akan mengakhiri takdir Rias, dan aku akan mengubah hidupnya dan kembali kepada perang suci ini. Aku pamit Otou-sama." Ucap Naruto yang pergi dengan lingkaran psycokinesis Biru yang ia kuasai sendiri, di iringi dengan senyuman Hercules kakak Angkatnya.
"Otou-sama yakin dengan kemampuan Naruto-kun bisa mengakhiri semua ini?"
"percayalah bahwa Naruto-kun akan mengubahnya Hercules."
Next at kediaman Lucifer malam harinya.
Kita beralih Segmen di mana pertunangan alias pernikahan antara adik Maou dan Raiser putra Phoenix, semua iblis kelas atas beserta budak-budaknya berkumpul di acara penting raja iblis Lucifer, mereka semua mengenakan gaun dan setelan Tuxedo alias Jas rapi beserta budak-budaknya, termasuk dengan budak Rias yaitu Kiba, Koneko, Akeno dan Issei khusus untuk Akeno yang mengenakan kimono Hitam jepang serta Sona dan keluarganya termasuk Tsubaki beserta budaknya di tambah dengan Budak Raiser juga Adiknya Ravel Phoenix bishop Raiser, hadir juga Youndai Maou Lucifer, Leviathan, Belzebub dan Asmodeus yaitu Sirzhec, Serafall, Ajuka dan Falbium. Tiba-tiba muncul Lingkaran sihir phoenix dengan Api kuningnya menampilkan Raiser dengan pakaian jas Putih tanpa Baju dalamnya dengan wajah maniaknya.
"Hadirin Iblis Kelas Atas, aku berterima Kasih atas kedatangan kalian memenuhi undangan pertunanganku dengan salah satu adik Maou Lucifer yaitu pewaris Klan Gremory yaitu Rias Gremory, kedatangan kalian adalah suatu kehormatan buatku karena kalian akan melihat pernikahan Iblis murni yang akan menyatukan semua tali keturunan Iblis murni yang terputus akibat Great warr yang menyakitkan untuk kita, maka itu tidak mau berlama-lama aku akan tampilkan calon Istriku yaitu Rias Gremory." Ucap Raiser yang di Lanjutkan dengan Munculnya Lingkaran Sihir Klan Gremory merah menampilkan Rias dengan Gaun pengantin putih berpadu dengan surainya yang merah Darah.
DHUARRR...
Pranggg...
Ost song: Marina del Ray- Megami no Senshi
"AKU TIDAK SETUJU!"
Tiba-tiba semua undangan yang ada di sana terkejut luar biasa, manakala pintu Ruangan yang di belakang mereka terlempar dari engselnya dan hancur berantakan di iringi dengan asap dan Debu menampilkan sosok pria putih Tinggi bersurai Emas panjang sampai pahanya serta setelan Jas dan mantel putih yang di kaitkan di Pundak, dialah aktor utama kita yang menghancurkan pintu itu dengan jari telunjuknya saja membuat semua di sana pun gempar termasuk budak Rias, Raiser dan Sona.
"hoi siapa kau yang mengacau di acaraku hah? Apa kau tau akibatnya dengan mengacaukan-"
"Na-Na-Naruto-kun... pa-pacarku..." Ucapan Kemarahan Raiser pun terputus seketika manakala Rias pun menyebut nama aktor kita sambil menangis karena bahagia pacarnya hidup kembali setelah perang dengan gurunya.
"aku takkan pernah melupakan Janjiku Rias, aku akan melindungimu dan akan selalu ada di sampingmu, selalu." Ucap Naruto yang tersenyum kepada Gadis yang mengisi hidupnya dengan cinta, namun Naruto pun di kepung oleh pasukan penjaga Iblis berjumlah 10 yang di perintahkan oleh Raiser.
"siapa kau? Beraninya kau mengacaukan tempat Lucifer-sama."
"kau tidak berhak untuk mengacau di sini."
"kau harus kami musnahkan."
"TANGKAP MEREKA...!"
"Tunggu dulu..." semua yang di sana pun terhenti manakala ucapan interupsi Sirzhec sang pemimpin yaitu Siirzhec Lucifer dengan jubah kebesaran raja iblisnya, Naruto merasa tidak Asing dengan sosok bersurai merah pendek itu.
"kau kan Maou Lucifer, Sirzhec Lucifer yang waktu itu melindungi Rias dari kekuatan athena exclamation tiga Silver Saint di gudang saat aku bertempur dengan mereka waktu itu kan?" ucap Naruto dengan ucapan yang lembut menerka sosok Maou tersebut.
"senang kau bisa hadir di hadapanku lagi Gold Saint Aries No Naruto, aku tidak menyangka kau yang di bicarakan oleh adikku Rias, namun sebuah keberanian kau bisa ada di sini untuk menjemput Rias. Apa kau akan merebut Rias dari Raiser?" ucap Sirzhec dengan nada bicara yang santun.
"aku datang ke sini untuk menepati janjiku kepada Rias sebelum pertarunganku dengan guruku sesama Gold Saint, aku hidup kembali dan mengambil Rias yang aku cintai. Aku siap jika harus bartarung dengan orang itu-"
Tiba-tiba cosmo emas Naruto memancar menyelimuti tubuhnya semakin lama semakin besar.
"tidak akan pernah aku maafkan Iblis yang hampir membunuh Adikku Issei di pertandingan Rating Game yaitu kau Raiser." Ucap Naruto yang cosmonya semakin kuat menyelimuti tubuhnya dengan diameter 1 meter membuat semua Iblis di sana pun merinding ketakutan.
"a-apa yang aku rasakan ini? Aura ini... lebih daripada aura Nii-san yang biasa." Inner Issei.
"kekuatan ini bahkan melebihiku sebagai Maou Lucifer, tidak di sangka Gold Saint mempunyai kekuatan setara Dewa." Inner Sirzhec.
"ke-kekuatan apa yang di miliki oleh kekasihku? Luar biasa." Inner Tsubaki.
"tidak mungkin Naru-kun punya kekuatan secara Maou Asli, ini sangat kuat dan membuatku berkeringat dingin." Inner Akeno.
"aku tidak perduli kau manusia ataupun Gold Saint, yang jelas Serang Dia!" titah Raiser dengan kemarahannya, penjaga pun mendekati Naruto dengan tombak Laser untuk membunuhnya, Namun Naruto hanya memejamkan matanya.
"orokana..."
"OM:TENMA KOFUKU"
Dhuarrr...
tiba-tiba penjaga yang ingin menyerang Naruto pun musnah semua karena jurus Naruto membuat semua yang di sana terpana kaget.
"ke-kekuatan itu, kalau tidak salah di gunakan untuk memusnahkan spectra Hades pada saat Naruto-senpai melawanku." Ucap Kiba yang sangat mengingat jurus itu dengan baik.
"ingatanmu sangat bagus Kiba-kun, saa Raiser sekarang apa yang akan kau lakukan? Mengorbankan mereka yang tidak tahu apa-apa?" ucap Naruto dengan tenang menggertak Raiser yang sukses membuat Raiser gigit Jari.
"baiklah aku tidak mau ikut campur dan mengorbankan lebih banyak penjaga dengan membuang Nyawa lagi, maka aku putuskan untuk pertarungan satu-"
"jangan satu lawan satu, aku ingin melawan Raiser beserta bidak-bidaknya. Aku ingin tau apakah dia pantas mencintai Rias dengan gayanya yang seperti psikopat atau tidak, aku ingin melawan mereka 1 vs 16 iblis Lucifer-sama." Sebelum Sirzhec memutuskan untuk bertarung, Naruto menginterupsi dengan berani menantang Raiser dengan semua budak-budaknya bertarung, otomatis Raiser memuncak Emosinya sampai api di punggungnya pun menyala, namun Sirzhec yang sebelumnya melihat kekuatan Naruto bukan manusia Biasa hanya memakluminya saja.
"semoga kau selamat Raiser-kun." Inner Grayfia.
"heh kau pikir bisa melawanku yang abadi ini? Kau akan aku pastikan terbakar menjadi debu."
Kraaakkkkk...
Tiba-tiba seluruh ruangan membeku bahkan menjadi Es Abadi, dan suhunya pun berubah menjadi dingin minus bahkan Raiser pun tak bisa mengeluarkan Api abadinya untuk saat ini, karena Naruto membekukan seluruh Ruangan dengan cosmonya, bahkan Issei pun sempat bersin-bersin tak kuat dingin.
"hachin... Ni..Nii-san kau berlebihan."
"apa kau yakin dengan Es ini kau bisa sombong lagi untuk kedua kalinya? Jika kau masih bermulut besar dan merasa Apimu bisa melelehkan seluruh ruangan ini, aku akan mengakuimu sebagai calon suami Rias." Ucap Naruto masih dengan mimik tenang meskipun membutuhhan cosmo yang besar Naruto pun tetap tak bergeming dari tempatnya.
"sebenarnya seperti apa kekuatannya? Bahkan ia bisa membuat ruangan ini menjadi es Abadi? Ini melebihi kekuatanku." Inner Serafall sang Maou Leviathan yang merasa Takjub dengan apa yang di lakukan pemuda itu.
"ki-KISAMAAAA...!"
"Baik-baik sudah cukup Naruto-kun kau membuat Rakyatku kedinginan dan hampir hipotermia, sekarang aku akan membawa kalian ke Arena terakhir untuk puncak pertarungan." Ucap Sirzhec dengan menghela Nafas karena dia seperti sudah capek dengan semua kejadian itu,
Gyuuutttt...
Namun sebelum memulai kembali pertarungan yang sebenarnya, Ratu Sona yaitu sang calon Istri Naruto yaitu Tsubaki pun memeluk sang pacar dengan erat-erat sampai payudara yang sangat naruto sukai menempel bahkan menekan dengan kuat di dada Naruto, Tsubaki pun menangis karena ia masih percaya bahwa Naruto masih hidup dan ia melihat sendiri bukan kematian seperti Aiolia katakan.
"A-Anata-kun, aku senang hikss... kau...masih..hiks...hidup..."
Cuppp...
Dengan Refleks Naruto pun memegang dagu Tsubaki mencium bibir sensualnya untuk meredakan tangisan Tsubaki yang sangat merindukan dirinya.
"aku kembali...kembali dan kembali lagi padamu Tsubaki-chan, kau yang telah memberiku arti memperjuangkan cinta yang sesungguhnya, Athena masih memberiku nyawa untuk tetap hidup, berjanjilah jangan kau mengotori make-up mu yang cantik ini dengan air matamu. Aku tak mau kau menangis lagi, berjanjilah padaku." Ucap Naruto dengan kelembutan sejati Gold Saint, Tsubaki pun menatap Naruto lekat-lekat, belum pernah Tsubaki merasakan kelembutan Naruto yang tulus seperti itu, namun tak ada raut wajah gombal hanya wajah putih tampan polos yang ia cintai apa adanya, Tsubaki pun mengangguk setuju saja hal itu membuat Rias dan Ratunya cemburu namun Rias tak menampik bahwa Naruto belum mengerti cara mencintainya karena yang memberi sentuhan cinta hanya Ratu temannya sementara dia sendiri hanya menginginkan kekuatan dari Naruto.
"tapi Anata, yang kau hadapi adalah salah satu Iblis terkuat dari klan Phoenix, dia yang telah mengalahkan Rias-sama dengan telak bahkan ia hampir membunuh adikmu Issei dengan membakarnya bagaimana kau menghadapinya dengan semua bidak-bidak Raiser? Terutama Ratu Raiser yaitu Yubelluna yang terkenal lebih kejam dari Akeno." Ucap Tsubaki yang sangat mengkhawatirkan sang pujaan hati takut terbunuh untuk kedua kalinya, namun Aktor utama Author yang notabena bukan manusia lagi dan telah menempuh ujian pelatihan dewa layaknya Neraka yang benar-benar nyata pun hanya tersenyum simpul saja.
"kau lihat saja, aku bukan seperti diriku lagi yang dulu. Aku telah melatih diriku lebih dan lebih keras untuk menyiapkan semua ini. Dan satu lagi keabadian pun bukan penghalang untukku merebut Rias dari tangan orang itu.." Ucap Naruto dengan senyumannya yang membuat setiap perempuan merona. Naruto pun melepaskan pelukan Tsubaki dengan lembut kemudian menatap Raiser dengan tatapan kebencian diiringi cosmo Emas Naruto yang menyelimuti tubuhnya.
"Aku siap bertarung dimanapun kau mau, dan aku tidak akan segan-segan bertarung dengan semua bidak-bidakmu meskipun mereka semua perempuan terutama Mira pion kau Raiser yang nyaris melukai Issei di ruangan Rias tapi Issei tetap aku lindungi karena cosmoku tetap ada di Gold Cloth yang aku tinggalkan. Jadi sekarang bersiaplah menghadapi NERAKA YANG SESUNGGUHNYA!" Ucap Naruto dengan cosmo emas yang semakin terbakar di seluruh tubuhnya, membuat Raiser berkeringat dingin karena baru kali ini ada manusia yang tak punya rasa takut seperti aktor utama kita.
Sriiiinnggg...
Namun tiba-tiba muncul cahaya emas lainnya tepat di depan Naruto bersinar terang sesaat lalu menghilang, dan yang membuat Rias, Akeno dan Tsubaki kaget adalah kemunculan Aries Gold Cloth di depan mata Naruto sendiri.
"i-itu kan? Aries Gold Cloth yang berada di ruanganku di dunia manusia? Ke-kenapa bisa muncul di sini? Ja-jangan-jangan..." ucap Rias, tanpa di sangka Naruto pun melepaskan jubah putihnya, kemudian jas dan kemeja beserta dasinya sehingga Naruto hanya telanjang dada, memperlihatkan Tubuh yang berotot kekar tegap dengan bekas luka di sekujur tubuh Naruto yang penuh luka baru, dan itu membuat Rias tak bisa berkata-kata hanya merona.
"A-apa yang Naruto lakukan selama kematiannya? Apa ia berlatih lebih keras dari sebelumnya? Tubuhnya sangat luar biasa, apalagi bekas lukanya." Inner Rias.
"Aries, apa kau datang karena ini adalah perintah Athena untuk kembali padaku bertarung bersama sekali lagi?" ucap Naruto kepada Gold Clothnya, dan Gold Cloth tersebut memancarkan sinar terangnya dan itu di mengerti oleh Naruto.
"Baiklah, ayo kita bertarung sekali lagi. ARIES!"
SRIINNGGG...!
TRANGG...
TRANNGGG...
TRANGGG...
Dan lengkaplah Naruto dengan jubah emasnya, tanduk domba di pundaknya serta kain putih di punggungnya terurai hampir 1cm menyentuh tanah.
"aku siap sekarang untuk bertarung kapanpun, Lucifer-sama aku siap bertarung kapanpun." Ucap Naruto, maka Sirzhec pun mengirim Naruto dan Raiser beserta bidaknya ke Arena Pertempuran.
"anata, apakah Raiser-kun akan baik-baik saja? Mengingat kekuatan Naruto lebih kuat dari sebelumnya ketika kita bertemu di dunia manusia." Ucap Grayfia yang merasa Khawatir dengan Nasib Raiser, kemungkinannya dia akan lumpuh atau mati.
"tenang saja, ini akan menjadi pukulan telak untuk Raiser-kun untuk menghentikan kesombongannya ke semua Iblis di Underworld, Lord Phoenix pun tidak keberatan asalkan Raiser tidak di bunuh Naruto-kun, kita lihat saja nanti." Ucap Sirzhec menenangkan Istri cantiknya.
At medan pertempuran.
Kita beralih di segmen Selanjutnya, Naruto dan Raiser beserta bidaknya di kirim oleh Sirzhec ke medang pertempuran yang sesungguhnya. Namun baik Naruto dan Raiser sangat terkejut karena medan pertempurannya adalah lapangan Luas dengan pilar-pilar batu dan di belakang Naruto adalah kuilnya yang selama ini dia jaga 'tidak ada yang bisa lewat' dengan nyawanya selama di sanctruary yaitu Kuil Aries atau kuil domba.
"i-ini kan? Sanctuary, kenapa latar belakangnya juga adalah Kuil Aries tempatku mengabdi kepada Athena?"
"aku sengaja mengirim kalian ke tempat pertempuran yang identik dengan kuil-kuil yang berada di yunani kuno, dan tempat itu adalah kuil Aries bukan Naruto-kun?"
"be-benar sekali, ini adalah tempatku sebelum perang suci di mulai. Tapi kenapa kau tahu bahwa aku penjaga Sanctuary Lucifer-sama?"
"mudah saja, aku mempelajari banyak buku di kediamanku dan kau adalah salah satu penjaga 12 kuil suci. Apa kau siap untuk pertarungan dengan Rias sebagai imbalannya Naruto-kun/tidak Gold Saint Aries Naruto-kun?"
"aku siap kapanpun anda mau Lucifer-sama." Ucap Naruto dengan mantap menatap Raiser dengan pandangan Kebencian yang mendalam.
"dia adalah salah satu klan iblis yang ahli dalam regenarasi yang sangat cepat, tapi dari regenerasi itu harus mengorbankan cosmonya sedikit demi sedikit akibatnya tenaganya semakin melemah setiap regenerasinya, aku harus menggunakan kekuatan Otou-sama untuk membuat regenerasinya berhenti." Inner Naruto yang menganalisa lawannya.
"heh kau terlalu sombong untuk mengalahkanku beserta semua budak manisku ini, aku tak tau kau dari mana dan kenapa bisa di cintai oleh tunanganku. Tapi kau akan mati kali ini!" inner Raiser menebar kata-kata perang kepada Naruto, namun Naruto tak gentar sama sekali bahkan raut wajahnya terlihat tenang meskipun tatapannya tajam ke Raiser.
"aku telah berjanji kepada Rias dan aku akan menepati janjiku juga aku akan buat perhitungan dengan kau karena menyakiti Adikku." Ucap Naruto dengan nada tenang juga membuat Raiser kesal baru kali ini ada yang tidak takut dengannya.
"baiklah pertarungan antara Gold Saint Athena Aries No Naruto melawan Raiser Phoenix beserta budaknya DIMULAI!"
At pertarungan Naruto dengan Raiser.
Tanda pertarungan antara Raiser dengan Naruto pun dimulai, Naruto pun mulai memfokuskan cosmo emasnya di sekujur tubuhnya untuk menyiapkan serangan yang ampuh untuk Raiser. Di lain pihak Raiser pun mulai mengamati cosmo yang ada di tubuh Naruto.
"dia tidak menyerang duluan? Kalau begitu aku akan memulainya." Inner Raiser.
"Mira, Burent maju serang Manusia itu. Jangan beri kesempatan dia untuk menyerangku. CEPAT!" ucap Raiser memerintah 2 pawn nya untuk maju menyerang Naruto, lalu Mira dan Burent pun maju dengan kecepatan yang sangat cepat.
"PROMOTION: QUEEN!"
"aku akan memulainya, Burent kau menjadi pelapisku untuk serangan selanjutnya."
"oke Mira-san"
Mira dan Burent pun membentuk formasi zig-zag dengan kecepatan dan kekuatan promotion untuk membingungkan Naruto. Mira pun melompat dengan tinggi mengayunkan tongkat kayunya secara Vertikal sementara Burent bergerak ke Kanan menyerang Naruto dengan Taijutsu andalannya.
"Matilah kau!"
Wussshhh...
Sringgg...
Namun alangkah terkejutnya mereka berdua, objek yang akan mereka serang justru menghilang entah kemana dengan sangat cepat bahkan tidak terlihat oleh mata mereka berdua.
"kemana Saint itu? Dia cepat sekali menghindarnya."
"benar Burent-san, aku sampai tak bisa membaca pergerakannya..."
Bruukkkk...
Kreekkk...
"Kyaaaaaa...!" namun tiba-tiba Mira mengerang kesakitan, tidak lain karena Naruto datang di belakangnya tanpa suara lalu menjatuhkan Mira dengan tangan kanan ke belakang mengunci pergerakan sang pawn tersebut.
"aku mengetahui semua gerakanmu dan juga Burent, jangan pernah meremehkanku." Ucap Naruto dengan yakin mengunci dan membuat Mira kesakitan, melihat Mira di jatuhkan dengan mudah burent pun menyerang Naruto lagi dengan kecepatan knight mengayunkan tinjunya.
"jangan lupakan aku brengsek hyaaaa...!"
Kraaaakkkkkkk...
"ke-kenapa ini? Badanku membeku?" sebelum burent menyerang Naruto, Naruto membekukan hampir separuh tubuh Burent hanya tinggal kepalanya saja, otomatis Burent pun terkunci tak bergerak seperti batu, dan bukan hanya itu Mira yang sebelumnya Naruto lumpuhkan juga sudah membeku seluruhnya dengan balok es Keabadian yang tebal dalam posisi berdiri.
"jangan Khawatir, aku takkan menyakiti perempuan lebih dari tuanmu menyakiti Rias. Jadi diamlah di sini." Ucap Naruto lalu membekukan Burent dengan balok Es Keabadian yang sama seperti mira.
"dua pawn Raiser phoenix gugur."
"sudah dua yang menjadi korban keegoisanmu Raiser, siapa lagi yang akan menjadi korban selanjutnya?" ucap Naruto dengan Nada yakin memancing Raiser untuk menyerangnya lagi, Raiser yang di komporin pun semakin panas karena merasa tak puas dengan apa yang terjadi.
"APA KATAMU MANUSIA RENDAHAN! Li, Ni, Lle dan Nel serang orang itu!"
"Hai Raiser Sama."
"PROMOTION: QUEEN"
Kemudian Li, Ni, Lle dan Nel pun maju dengan kekuatan Ratu hasil promotion dengan kecepatan yang sangat tinggi, Naruto pun bersiap dengan serangan selanjutnya memfokuskan Cosmonya ke seluruh tubuhnya.
"STARDUST REVOLUTION"
Wuuusssshhhh...
Wuuuussshhh...
Naruto pun mengeluarkan butiran debu-debu emas berbentuk laser mengarah ke 4 orang perempuan tersebut, namun Jurus Naruto sangat mudah di lewati oleh mereka berempat.
"kami tidak akan bisa di lumpuhkan oleh jurus itu."
"percuma saja kau menggunakan itu manusia."
"kekuatan kami berada di puncaknya karena promotion."
"MATILAH KAU!"
Li, Ni, Lle dan Nel pun menyerang di seluruh penjuru mata angin dengan taijutsu, Naruto pun memusatkan cosmonya lagi untuk serangan cadangan.
"apa hanya itu kemampuan kalian, baiklah akan aku akhiri perjuangan kalian..."
"GALAXY EKSPLOSION"
Dhuarrrr...
Bruk...
Brukkk...
Brukkk...
Brukk...
"4 pawn Raiser kalah"
Tanpa di sangka-sangka Naruto menggunakan jurus terkuat Saint Gemini yang membuat 4 pawn Raiser roboh terluka parah karena ledakan galaksi Naruto membuat mereka pun kalah dan menghilang dari pertarungan, Naruto pun sempat terengah-engah karena semua jurus-jurus yang ia gunakan harus menggunakan kekuatannya sendiri belum mencapai kekuatan dewa yang ia miliki dari Dewa zeus.
"haaah... haaahhh... saa siapa yang akan maju berikutnya Raiser? Aku siap untuk itu." Ucap Naruto yang sudah cukup kelelahan karena menghadapi kekuatan pawn Raiser yang menggunakan promotion, Raiser yang melihat itupun sedikit percaya diri karena melihat lawannya sudah cukup menurun kekuatannya.
"kau sudah mengalahkan 6 pawn ku tapi kau sudah seperti kehabisan nafas? Bagaimana dengan Ratuku hah?! Manusia lemah sepertimu tak pantas mendapatkan kasih sayang Rias, Karlamine habisi dia untuk selamanya." Ucap Raiser memerintah salah satu Knight nya untuk maju yaitu Karlamine dengan teknik berpedang yang sangat hebat menandingi Kiba knight Rias.
"suatu kehormatan bisa melawan salah satu Gold Saint Sanctuary yang terkenal itu, aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu." Ucap Karlamine lalu mengeluarkan pedang apinya, lalu meluncur dengan kecepatan tinggi kearah Naruto.
"MATILAH KAU!"
Wushhhh...
Trannnggg...
tanpa di duga Naruto menahannya dengan pergelangan tangan kanannya yang memang pedang excalibur yang berlapis Gold Cloth.
"apa kau bertindak bodoh dengan menahan pedangku dengan tangan kosong?" ucap Karlamine tak percaya teknik pedangnya terhalang dengan sangat mudah.
"wanita muda, ketahuilah bahwa tangan kangan dan kiriku memang pedang excalibur yang bisa menahan setiap serangan pedang jenis apapun, kau tentu tahu pedang excalibur yang di punyai oleh Saint Capricorn bukan?" ucap Naruto seraya menjelaskan dengan detail apa yang ia punya, hal itu membuat Karlamine mundur 2 langkah untuk menyiapkan jurusnya.
"jika itu memang excalibur yang terkenal, terimalah jurus pedangku hyaaaa!"
Wuussshhhh...
Karlamine pun mulai menebas pedang apinya membuat pisau Api yang mengarah ke Arah Naruto.
"DIAMOND DUST"
Kraaakkk...
Tanpa diduga bukan jurus excalibur yang di keluarkan justru Naruto mengeluarkan jurus es andalannya untuk membekukan serangan api Karlamine begitupun juga dengan pedangnya yang hancur akibat membeku.
"ki-kisama, kenapa kau curang tidak mengeluarkan jurus Excalibur andalanmu tapi mengeluarkan es lagi? Apa kau merasa aku perempuan makanya kau melembut?" ucap Karlamine yang merasa terhina karena lelaki di depannya tidak mengeluarkan jurus yang ia harapkan namun jurus biasa yang mengalahkan 6 pawn Raiser.
"ketahuilah Karlamine-san, aku sendiri juga tak tau apa-apa soal perempuan bahkan mengenalpun saja aku tidak punya trik untuk menghadapinya. Tapi aku melayani Dewi Athena yang merupakan perempuan sempurna dengan kekuatan yang tak terhingga, dan aku telah melihat rekaman pertarunganmu dengan kiba..."
Kraaaakkkk...
Kraaaakkkkk...
Kraaaakkkk...
Tanpa diduga Naruto pun telah menjebak Karlamine dengan membekukan setengah tubuhnya sehingga ia tak bergerak.
"kau hanya memikirkan bertarung-bertarung dan bertarung tanpa melihat situasi dimana kau bertarung, kau terlalu Naif Karlamine-san..." lalu Naruto pun berjalan mendekati Karlamine, sekarang Naruto berhadapan dengan Karlamine tepat berhadapan wajah dan itu membuat Karlamine tersipu malu karena ketampanan Naruto.
"lakukanlah Saint-kun, aku mengakui kekalahanku yang tak fokus dengan sekitarku."
"sesuai keinginanmu Karlamine-san"
"STARLIGHT EXCTINTION"
"kyaaaaaaa..."
"KNIGHT Raiser-sama gugur."
"mu-mustahil, ke-kenapa bisa di-dia mengalahkan Knight ku? Padahal dia hanya manusia lemah?" ucap Raiser yang tidak menyangka bahwa satu-persatu budaknya telah gugur, Naruto pun menatap Peerage Raiser dengan tatapan bosan bahwa hanya butuh ½ dari semua kekuatan yang ia punya untuk mengalahkan separuh peerage Raiser.
"saa, siapa selanjutnya yang akan melawanku? Kau Raiser atau kalian semua yang maju?" ucap Naruto menantang Raiser untuk maju, Riser pun mulai naik emosinya bahwa ia telah di remehkan oleh manusia lemah di hadapannya.
"a-apa katamu? Jangan senang dulu, aku masih punya banyak pilihan untuk membuatmu mati manusia, Xuelan, Isabella kalian lawan manusia itu." Titah Raiser kepada 2 Rook terkuat Raiser, Naruto pun mulai memfokuskan cosmonya untuk menghadapi 2 perempuan tersebut. Di sisi lain, Xuelan dan Isabella pun mulai berjalan mendekati ke arah Naruto.
"Isabella-san, kau maju duluan saja aku akan menjadi pendukung seranganmu karena kita Rook Raiser-sama unggul dalam hal kekuatan fisik kita."
"baiklah Xuelan, aku akan maju duluan. Kelihatannya dia lemah."
Isabella pun mulai berlari ke arah Naruto dan mengayunkan tinju kanannya untuk menghajar Naruto. "MATILAH KAU MANUSIA!"
Wusssshhhh….
Trik…..
Namun tidak di duga Naruto menghentikan pukulan tenaga penuh tenaga Isabella hanya dengan jari telunjuk kanannya saja tanpa kepalan tangan, hal itu membuat Isabella kaget di hentikan dengan jari telunjuk.
"mu-mustahil, seranganku hanya di hentikan dengan telunjuk? Kenapa bisa?" ucap Isabella yang merasa heran dengan kekuatan bidak bentengnya.
"apa hanya itu kekuatanmu? Jika iya, kau belum cukup untuk menyingkirkanku ataupun mengalahkaknku…"
Wuuuusssshhhhh…..
Dhuar…..
Isabella pun terpental membentur pilar yang ada di sampingkuil Aries karena Naruto menggunakan Psycokinesis, Isabella pun pingsan dengan benturan yang cukup keras di badannya. Namun tidak cukup sampai di sana, Xuellan pun bersiap dengan tendangan yang berselimut api.
"bukan hanya dia lawanmu, tapi jangan lupakan aku HYAAAAAA….!"
Kraaaakkkkk…
Kraaakkkk….
Sebelum mencapai wajah Naruto, kaki kanan Xuellan sudah membeku terselimuti es yang memadamkan api tersebut.
"ka-kakiku membeku? Si-siall…."
"STARLIGHT EXTENCION"
"kyaaaaaa…!"
"dua Rook Raiser Gugur."
Naruto pun tanpa susah payah Naruto pun mengalahkan 2 Rook Raiser tanpa menggunakan kekuatan berlebihan, sekarang bidak Raiser hanya 1 queen, 1 bishop, 1 Knight dan 2 pawn. Dan sekarang Raiser pun semakin tertekan dengan keadaan yang sangat tidak menyenangkan seperti ini, Naruto belum terluka sama sekali namun sedikit kelelahan karena Naruto harus menghemat energy untuk melawan Raiser di laga pamungkasnya.
"saa Rasier, siapa yang akan kau korbankan selanjutnya untuk melawanku? Ku hitung Peerage yang kau punya hanya 2 pion, 1 Knight, 1 Bishop dan 1 Queen. Sekarang apa yang akan kau lakukan? Mengorbankan orang yang kau punya atau langsung berhadapan denganku?" ucap Naruto yang memancing amarah Raiser, dan itu sukses membuat Raiser tertekan dan tidak punya cukup akal untuk mengalahkan Naruto.
"kalua begitu, Marion, Shuriya, Siris kalian maju selanjutnya untuk menghabisi Manusia tersebut-"
"Terlambat…."
"SCARLET NEEDLE"
Sriiiinnnggggg…
"aaaaakkkkkhhhhh…"
Tanpa di duga Naruto menggunakan jurus langka milik Saint Scorpio yaitu scarlet needle atau jarum merah beracun kepada Marion, shuriya, siris bahkan Mihae dan Yubelluna pun terkena jurus mematikan racun kalajengking yang sangat berbahaya menimbulkan bekas luka kecil namun sangat berbahaya, semua peerage Raiser pun tersujud karena menerima jurus berbahaya Naruto.
"ke-kenapa bisa Kau-"
"jurus yang aku gunakan adalah jurus yang mematikan yaitu scarlet needle, yaitu sengatan kalajengking yang hanya menimbulkan luka sengatan kecil yang tidak terasa, namun itu juga bisa membuat orang lain bahkan iblis seperti kalian merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa…"
Ceeepppp…
Ceeeppp…
Ceeeepppp…
Ceeeeppppp…
"KYAAAAAAA….!"
Naruto pun meneruskan jurusnya membuat 4 luka lagi di tubuh peerage Raiser yang membuat tubuh mereka mati Rasa dan tidak berdaya."
"jurus Scarlet Needle ini sangat mematikan dan hanya 2 kemungkinan yang dapat kalian terima, tubuh kalian yang mati atau pikiran kalian kalian yang mati….."
Ceeeeppp….
Ceeeeeeepppp…..
Ceeeppppp….
Naruto pun mulai memberikan 3 tusukan lagi ke sisa Peerage Raiser yang membuat mereka berkunang-kunang dan mulai pingsan tak berdaya.
"semua peerage Raiser yang tersisa gugur."
"tinggal kau sendiri Raiser, kita bisa bertarung satu lawan satu. Sebelum itu ada satu pertanyaan yang aku ingin tanyakan padamu Raiser."
"heh apa yang mau kau tanyakan manusia lemah."
"kenapa, kenapa kau hamper membunuh adikku Hyodou Issei di Rating Game hanya alasan 'kecelakaan'? Padahal dia sudah tak mampu berdiri bahkan sudah kehilangan kekuatannya karena power-up dari Sacret Gear nya sendiri. Kenapa kau masih saja menyiksannya Raiser?" ucap Naruto denganemosi yang meledak-ledak karena ia sendiri sangat sedih karena adiknya hampir meninggal karena kebringasan Raiser.
"kenapa katamu? Karena dia selalu ada di depan Rias seakan dia seperti pahlawan yang melindungi orang tak bersalah hal itu yang tidaka aku suka darinya, dia menghalangi jalanku untuk memiliki Rias." Ucap Raiser dengan nada Enteng saja tanpa merasa bersalah hal itu membuat Naruto kesal.
"kalau begitu kau harus mendapatkan ganjaran yang setimpal dari perbuatanmu."
"heh coba saja."
Dhuarrrr….
Baik Naruto dan Raiser mengadu tinju mereka masing-masing sehingga terjadi ledakan yang sangat kuat dari tinju mereka.
"aku tidak tahu dosa apa yang di lakukan oleh Issei, tapi kau layak aku bunuh di sini Raiser." Ucap Naruto di sela-sela tinjunya, baik Raiser dan Naruto sama-sama memfokuskan kekuatannya untuk mengalahkan lawan masing-masing
At Ruang aula Lucifer
Semua tamu yang ada di sana pun tercengang, bagaimana tidak? Semua peerage Raiser yang sangat kuat di kalangan klan iblis underworld pun bisa di kalahkan oleh seorang manusia lebih tepatnya Gold Saint Aktor utama kita, begitupun juga dengan pacar Naruto yaitu Tsubaki yang sangat kagum dengan perkembangan pacarnya yang pesat.
"anata kau sudah berkembang pesat melebihi apa yang aku perkirakan, aku bangga padamu." Inner Tsubaki
"wow… Nii-san mengalahkan semua Peerage ayam KFC itu dengan jurus pembekuannya, luar biasa. Nii-san pasti bisa mengalahkan Raiser dan mendapatkan Bucho kembali." Ucap Issei yang kagum dengan kekuatan kakaknya.
"ara..ara… itulah Naru-kun, dia kuat, tampan dan tidak punya rasa takut sedikitpun ufufufu….." ucap Akeno memuji dengan caranya sendiri.
Sementara Rias dan Sona yang melihat pertarungan tersebut agak merasa Aneh dengan pertarungan tersebut, karena melihat Naruto yang hanya mengeluarkan jurus yang sederhana seperti itu membuat mereka berdua penasaran.
"Rias, apa menurutmu Naruto sedikit aneh? Karena Naruto hanya mengeluarkan jurus sederhana di bandingkan dengan melawa Donhaasek ataupun pertarungan di gudang dunia manusia?" ucap Sona, hal itu juga di angguki oleh Rias.
"sebenarnya siapa sosokmu yang sebenarnya Naruto-kun? Kenapa kau seakan-akan menyembunyikan sesuatu dariku?"
Kembali ke pertarungan Raiser vs Naruto.
Pertarungan antara Naruto dan Raiser sangat-sangat ketat, mereka saling berbalas serangan Naruto dengan serangan Es nya sementara Raiser dengan serangan api phoenix nya, dan Naruto sama sekali tidak terluka karena Naruto mampu menghindari semua Serangan Raiser.
"haaahh… kenapa kau bisa menghindari setiap seranganku? Padahal kau hanya manusia yang tidak ada apa-apanya di bandingkan denganku yang abadi ini." Ucap Raiser yang mulai kelelahan akibat serangannya mampu di antisipasi terus oleh Naruto.
"perlu kau tahu Raiser, aku berbeda dengan adikku Hyodou Issei pion dari Rias Gremory, aku sudah terlatih dengan latihan yang sangat berat di Sanctuary selama bertahun-tahun dan pelatihanku terasa lebih berat dari neraka Hades, saa kau mau melanjutkannya atau kau menyerah sampai di sini?" ucap Naruto dengan nada datar untuk membuat Raiser semakin terpancing emosinya.
"jangan pernah bermimpi kau bisa menang NARUTO!"
Raiser pun terbang ke udara dengan sepasang sayap apinya melepaskan bola api yang sangat besar setara planet bumi untuk memusnahkan Naruto.
"MATILAH DAN MUSNAHLAH KAU NARUTO!"
Wuuuussshhhh…..
Booommmmmm…..
Raiser pun tersenyum kemenangan Karena mampu memusnahkan Naruto dengan satu kali serangan saja, namun Raiser hanya melotot saja karena yang terlihat Naruto tetap tidak terluka bahkan tidak tergores sedikitpun karena Naruto menggunakan psycokinesis untuk menghancurkan bola api Raiser sehingga tidak berefek ke Naruto secara Langsung.
"apa hanya itu Raiser yang kau punya? Atau kau masih ada jurus-jurus yang lain?" ucap Naruto sedikit meremehkan lawannya, dan itu membuat Raiser terbakar api kemarahannya sendiri.
"jangan sombong kau manusia, aku masih belum kalah." Ucap Raiser yang terbang rendah dengan cepat ke Arah Naruto dengan bola api di kedua tangannya.
Dhuarrrr…
Terjadi pergesekan kekuatan Antara Naruto dan Raiser, namun yang lebih mengejutkan Naruto hanya menghentikan bola api Raiser dengan telunjuk tangan kanannya tanpa menggunakan kedua tangannya.
"kau sangat menyedihkan Raiser, kau ingin menjadi yang terkuat dengan menindas Rias juga hamper membunuh Issei adikku namun kekuatanmu hanya ini? Kau tak pantas di sebut sebagai yang terkuat-"
"DIAMOND DUST."
Wuuussssshhhhhhh…..
Dhuarrr…
"aaaaakkkkkhhhhhh…"
Raiser pun terdorong dengan keras dan membentur pilar kuil Aries sampai menimbulkan Retakan yang sangat lebar, dan Raiser pun terjatuh ke lantai batu dengan keras juga.
"apa kau masih belum mengerti juga hah? Kau hanya iblis manja yang hanya mengumbar kemesuman dengan budakmu tanpa kau sadari kau LEMAH!" ucap Naruto dengan pandangan kebencian yang sangat kental, Raiser yang melihat Naruto memandangnya tanpa sadar melihat bayangan dewa Zeus di belakang punggung Naruto.
"se-sebenarnya siapa dia? Aura nya begitu kuat bahkan aku saja tidak bisa merasakan seberapa kuatnya dia, apa dia benar manusia biasa." Inner Raiser.
Ctaaarrrrr…..
Ctarrrr…
Ctaaarrr…
Ctaaaarrr…..
Tiba-tiba sekeliling arena berubah menjadi badai yang sangat hebat, petir bermunculan di arena pertarungan Raiser dan Naruto, hal itu di sebabkan Naruto mengeluarkan kekuatan dewanya yang ia punya dari warisan zeus sang ayah angkatnya.
"se-sebenarnya si-siapa ka-kau?" ucap Raiser dengan nada gemetar bahkan ketakutan melihat cosmo emas Naruto menyelimuti dirinya.
"aku adalah Naruto, dewa yang akan memberi hukuman bagimu karena kesombongan, keangkuhan dan sifat mesummu kepada Rias dan juga prilakumu yang hamper membunuh Issei adikku. Terimalah hukuman yang setimpal untukmu RAISER!"
"SEISTORM REVOLUTION"
Wuuussshhhhh…
Dhuaarrrrr…
"aaaaaakkkkkkkhhhhhhhh….."
Bruukkkkk…..
Naruto pun mengakhiri pertarungan dengan Petir suci milik dewa Zeus yang membuat Raiser pingsan terbakar dan sementara kekuatan Regenerasinya berhenti, Naruto yang melihat itu pun memejamkan mata dan melepaskan Gold Cloth nya ke kotak emasnya kemudian Naruto mengenakan setelan jas Tuxedo dan jubah putih Kyouko nya menandakan ia sebagai jendral tertinggi Gold Saint.
"dengan ini berakhir sudah, Grayfia-san bawa aku ke ruang aula sekarang."
"baiklah Naruto-kun, pertarungan Antara Gold Saint Naruto no Aries dengan Raiser phenex beserta bidak-bidaknya di menangkan Oleh Naruto dengan mutlak."
At ruang aula Lucifer.
Di ruang aula pernikahan yang berubah menjadi aula pernikahan antara aktor utama kita yaitu Naruto no Aries dengan Rias Gremory terdiam sejenak karena pertarungan yang mereka saksikan antara 16 vs 1 orang atau dewa berakhir dengan sangat mengejutkan, iblis dengan keabadian yang terkenal pun kalah oleh satu orang saja membuat mereka pun berbisik-bisik tidak percaya.
"aku tidak percaya Raiser Phoenix dengan budak terlengkap di kalangan iblis pewaris klan kalah oleh seorang manusia."
"kekuatan manusia itu bahkan bisa melumpuhkan 15 bidak Raiser Phoenix dengan mudahnya."
"orang tersebut benar-benar kuat bahkan dia adalah dewa."
"dengan kekuatan seperti itu, bisa memusnahkan kita bahkan Da-tenshin pun bisa musnah juga."
"hem kau benar." Itulah bisik-bisik tetangga yang beredar di kalangan undangan pernikahan di aula Lucifer.
"Grayfia-chan, sepertinya kita sudah menetapkan siapa yang akan menjadi calon suami Rias nantinya, Naruto-kun bukan hanya kuat tapi dia memberikan sesuatu yang berharga untuk Raiser-kun." Ucap Sirzhec yang merasa puas dengan pertarungan antara Naruto dan Raiser.
"hai' Sirzhec-kun, Naruto-kun telah membuktikan kepada kita bahwa jumlah bukan segalanya di bandingkan dengan kekuatan diri sendiri. Naruto-kun layak untuk Rias." Ucap Grayfia menyetujui ucapan dari suaminya.
Sementara itu Naruto pun muncul di hadapan semua undangan tak terkecuali kelompok Sona, Kelompok Rias dan Youndai Maou dengan setelan Jas hitam dan kemeja putih dengan jubah putih yang hanya di sangkutkan di pundaknya. (istilah kata seperti di anime Luffy)
Bruuukkk….
Tanpa di duga bukan Rias yang memeluk duluan, justru pacar Naruto yaitu Tsubaki yang memeluk Naruto dengan erat.
"yokatta….yokatta….yokatta….. Anata kau selamat tanpa luka sedikitpun melawan Phoenix itu." Ucap Tsubaki yang menangis karena bahagia bisa melihat pacarnya selamat, Naruto pun mengelus-elus surai Hitam Tsubaki yang sedari tadi mengkhawatirkannya.
"daijobu Tsubaki-chan, aku telah membuktikan bahwa aku dapat hidup melawan bidak-bidak Raiser seorang diri, maafkan aku karena aku tak memberitahumu bahwa aku masih hidup sejak kuburanku di bongkar oleh ayahku dan aku di hidupkan kembali-"
Cuuppp…
Sebelum Naruto melanjutkan kalimatnya, Tsubaki sudah mencium bibir Naruto untuk menenangkan hati sang pujaan cintanya
"daijobu anata, siapapun dirimu, seperti apapun rupamu kau tetaplah calon suamiku dan selamanya tidak akan berubah." Ucap Tsubaki menyakinkan hati Naruto yang itu membuat Naruto tersenyum.
"Nii-san, kau luar biasa bisa mengalahkan Ayam Kfc itu dan budaknya seorang diri tanpa terluka sedikitpun, kau luar biasa Nii-san." Ucap Issei dengan riangnya melihat kakaknya kembali lagi.
"hem, aku sudah melatih diriku Issei untuk lebih-lebih dan lebih kuat dari sebelumnya. Aku takkan kalah oleh Raiser. Bukankah aku sudah berjanji untuk melindungimu dengan meminta Gold Cloth Nii-san dari serangan Mira?" ucap Naruto sambil mengingat di mana Issei bersikap aneh dengan Gold Cloth di tubuh Issei, dan itu membuat Issei terkejut.
"hieeeee…? Jadi pada saat aku menghajar Mira itu ulah Nii-san?"
"sonotori Issei-kun."
"Naruto-senpai tapi itu sangat luar biasa, meskipun kau seorang diri kau bisa mengalahkan semua bidak Raiser Phoenix apalagi Karlamine dan Siris knight Raiser." Ucap Kiba yang membahas betapa mudahnya Naruto menipu salah satu knight Raiser.
"ah itu? Mudah saja, saat kau terfokus dengan lawanmu, kau akan lupa bahwa kau meninggalkan sebuah celah yang sangat besar, hal itu aku manfaatkan untuk melumpuhkan Karlamine dengan mudah." Ucap Naruto menjawab pertanyaan Kiba, Naruto pun melihat Koneko yang berada di samping Kiba lalu menunduk dan mengelus-elus kepala neko itu.
"gomen Koneko-chan, aku pergi terlalu lama tanpa pamit dan sekarang aku kembali padamu sebagai senpaimu di sekolah." Sambung Naruto dan itu membuat Koneko tersenyum tulus,
Gyuuttt….
"ara-ara kau melupakanku Naru-kun? Aku juga termasuk pacarmu sama dengan Tsubaki-san ufufu…." Tiba-tiba saja Akeno memeluk Naruto dari belakang, Akeno yang menggunakan Kimono Hitam dan obi hitam, Naruto yang merasakan sensasi Aneh pun melihat kebelakang dan tersenyum ke Akeno.
"aku takkan pernah melupakanmu juga Akeno-chan, semua teman-teman yang selalu ada di sisiku yang memberiku semangat dan motivasi padaku." Ucap Naruto yang membiarkan Akeno memeluknya dari belakang dan menempelkan 'aset' jumbonya ke punggungnya karena Naruto tidak terpengaruh oleh sifat Akeno yang masocis dan asetnya.
Sementara itu Rias pun mendekati Naruto dengan wajah yang sulit diartikan oleh Naruto, namun Naruto hanya tersenyum polos.
Duakh…
"BAKA! BAKA… NARUTO-KUN NO BAKA!" ucap Rias yang meninju perut Naruto dengan sekuat tenaga sambil menangis melihat begitu beratnya memperjuangkan dirinya dengan pertaruhan pertarungan yang tak seimbang namun pada akhirnya Naruto memenangkan pertandingan dengan mutlak.
Greeepppp….
Cuuuppp….
Meskipun Naruto di tinju sekuat tenaga sekalipun, Naruto tetap memeluk Rias dengan erat sambil mencium bibirnya dengan lembut, Rias di perlakukan mendadak seperti itupun tak mampu melawan kehangatan yang Naruto berikan kepadanya, baik Tsubaki maupun Akeno pun paham apa yang Naruto lakukan sehingga bai mereka berdua tak ada yang marah
"maafkan aku karena aku meninggalkanmu untuk sementara waktu sejak kejadian itu, sekarang aku telah di bangkitkan kembali sebagai sosok yang baru, aku sekarang sudah tak perduli dengan kontrak yang kita buat selama ini, aku akan selalu melindungimu dan melindungi orang-orang yang aku sayangi." Ucap Naruto yang masih memeluk Rias dengan erat, tak perduli Aset jumbo yang menekan dada Naruto yang membuatnya bisa bernafsu, Naruto yang tak tahu Nafsu apapun selain bertarung hanya ingin melindungi Rias dan yang lain.
"berjanjilah… berjanjilah kau ada di sisiku, dan jangan pernah meninggalkanku juga membuat hal-hal gila yang membuat nyawamu terancam lagi. Aku tak mau kau meninggalkanku." Ucap Rias dengan mata sembab karena menangis tak kuat menahan rasa bahagia bisa bertemu seseorang yang ia nantikan dan akhirnya bisa bertemu lagi dengan orang itu.
"aku berjanji, aku akan selalu ada di sisimu untuk melindungimu dan menjagamu, kau tidak usah Khawatir ya. Jangan menangis lagi, aku tak mau kau menangis lagi." Ucap Naruto sembari menghapus air mata Rias yang masih menetes, Rias pun berhenti menangis lagi dan Naruto melepaskan pelukannya dan berjalan menuju Sirzhec.
"Lucifer-sama aku membawakan sebuah misi dari Ayahanda yaitu dewa Zeus yang agung, aku adalah pengawal suci Athena sekaligus pemimpin Gold Saint meminta anda untuk membantuku untuk mengakhiri perang suci yang sekarang bergejolak di dunia manusia." Ucap Naruto dengan rasa hormat yang tinggi serta lantang dan tegas.
"apa yang harus aku lakukan untukmu Naruto-san?"
"aku meminta izin anak buahku yaitu Milo, Shaka dan Aiolia untuk memasuki underwold terbawah tempat kekuasaan 3 hakim neraka yaitu Rydamantis, Minos dan Aiacos setelah ada pertemuan antara 3 kubu, yaitu Akuma, Tenshin dan Da-tenshin serta Ashgard dan Poseidon karena lawan kami adalah Hades penguasa neraka, aku hanya meminta itu."
"jadi kau saat ini sedang berperang Naruto-san? Apa itu terkait dengan perang Suci 200 tahun sekali itu?"
"tepat sekali Lucifer-sama."
Sirzhec pun menyetujui apa yang Naruto pinta, Naruto tersenyum karena apa yang telah dia inginkan pun tercapai.
"tapi Naruto-san, karena kau telah mengalahkan Raiser-kun, sekarang apa yang akan kau lakukan? Menikahi Rias dan membuat bayi dengannya atau kau akan membiarkan Rias bersekolah?" ucap Sirzhec menyindir imouto nya dengan kata-kata vulgar dan itu sukses membuat Rias merona merah malu.
"aku akan memastikannya sekarang, pertama aku akan menikahi Tsubaki-chan karena ia sudah mencintaiku dan rela berkorban untukku dan selalu menungguku sampai saat ini setelah itu aku menikahi Rias juga Akeno."
"naruhodo, kau ingin membuat Harem? Apa kau siap untuk membuat Harem karena kau bukan dari kubu akuma seperti kami yang hidup abadi?"
"tentu saja aku sudah bukan manusia, aku akan hidup abadi karena ayahanda telah memberikan keabadian untukku." Ucap Naruto, kemudian berjalan ke arah Tsubaki kemudian menarik lengan Tsubaki kemudian menghilang dengan teleportasi psycokinesis.
Baik Rias dan Akeno juga Sona pun hanya bisa menghela nafas karena Naruto menarik salah satu Ratu Sona.
"Sona, ternyata memang ratumu sudah di pilih duluan oleh Naruto-kun sebagai istrinya, lalu bagaimana denganmu Sona? Kau akan memilih Ratu baru lagi?"
"mungkin seperti itu Rias, tapi sepertinya Tsubaki meskipun sudah menjadi istri Naruto-san, dia tetap ratuku dan akan tetap bersekolah di kuoh gakuen besok. Apa kau akan menyusul Naruto-san?"
"tidak, aku akan ke dunia manusia untuk beres-beres karena pernikahanku batal dan aku bebas dari segala ikatan. Yang paling terpenting aku tetap akan menikah dengan Naruto-kun dan akeno juga, aku akan menunggu saatnya nanti. Ayo Akeno, Minna-san kita pulang ke ruang ORC."
"hai' Bucho."
Dan pada akhirnya Rias beserta budaknya kembali ke ruang orc di dunia manusia sementara Sona juga kembali ke ruang osis bersama budak-budaknya.
"ne Sirzhec-tan, apa kau merasakan kekuatan yang tak biasa dari Gold Saint yang bernama Naruto itu?" ucap Serafall yang sedari tadi tak ngomong apa-apa.
"iya, aku juga merasakannya cosmonya dan jurus pembekuannya bahkan lebih kuat darimu Serafall, kau tertarik untuk menikah dengannya?"
"Naru-tan sangat menarik Sirzhec-tan, aku akan memastikannya sendiri."
At kamar Naruto di dunia manusia.
di kamar Naruto yang sepertinya sedikit berdebu karena tidak pernah di pakai karena Naruto menghilang beberapa minggu karena pelatihan dan incident pernikahan Rias muncul kekai Psycokinesis memunculkan Naruto dengan setelah tuxedo lengkap dan mantel putih yang hanya di sangkutkan di punggungnya dan kekasih Naruto atau istrinya yaitu Tsubaki yang mengenakan gaun hijau lengan pendek dan bawahan legging berwarna hitam sampai ke mata kakinya.
"sepertinya ini sudah tak di bersihkan sejak aku pergi baiklah aku bersihkan dulu, Tsubaki-chan apa kau mau menunggu dulu?" ucap Naruto selanjutnya melepaskan setelan tuxedo dan jubah putihnya ke kasur selanjutnya Naruto membersihkan kamarnya dengan cosmonya hingga bersih seketika, sementara Tsubaki yang melihat punggung Naruto yang kekar namun banyak bekas luka membuat Tsubaki sempat Khawatir.
"Anata kenapa kau banyak sekali bekas luka di punggungmu? Sebenarnya pelatihan macam apa yang kau terima selama kau menghilang beberapa minggu?"
"sangat-sangat berat Tsubaki-chan, aku ingin mengatakan sesuatu dan mengungkapkan jati diriku saat ini-"
Baaasssssttttt….
Muncul 8 pasang sayap emas besar yang berkilauan di punggung Naruto, Tsubaki sempat menganga tapi di tutupi dengan tangan kanannya untuk menutupi rasa kagetnya akan keadaan pemuda yang di cintainya.
"A-anata ke-kenapa kau punya sayap emas 8 pasang? A-apa kau sekarang menjadi malaikat?" ucap Tsubaki yang terkejut karena Naruto yang ia ketahui adalah seorang manusia biasa justru sama seperti tenshin, kemudian Naruto menghilangkan sayapnya dan duduk di depan Tsubaki.
"Tsubaki, aku mau bertanya tentang semua hal yang membuatku ragu akan jati diriku dan juga kenapa aku bisa ada di dunia ini. Pertama apa yang membuatmu mencintaiku hingga saat ini?" ucap Naruto dengan pandangan yang sangat serius, itu juga membuat Tsubaki sedikit takut namun Tsubaki harus jujur dengan semua perasaannya ke kekasihnya.
"aku, aku tak memandangmu kau adalah seorang Tenshin atau manusia biasa yang menjadi Gold Saint, tak ada hal spesial darimu yang membuatku terpesona untuk mencintaimu, aku melihat kau sebagai orang yang jujur, pengabdianmu yang luar biasa membuatku kagum dan aku jatuh cinta dengan dirimu yang apa adanya Naruto-kun."
"aku sudah mati Tsubaki-chan, dan suatu saat aku pasti menyerahkan nyawaku demi pengabdian dari generasi ke generasi selama one thousand years masih bergejolak dan aku di tunjuk sebagai jendral semua Saint, apa kau masih menginginkanku menjadi suamimu?"
Pertanyaan Naruto membuat hati Tsubaki bergetar, sangat-sangat kuat. Tsubaki merasa Naruto akan memutuskan ikatan cinta nya lagi namun Tsubaki tak merasa ragu menjawabnya.
"aku menunggumu menyelesaikan perang sucimu Naruto, aku menunggumu karena aku tahu pengabdiamu kepada athena lebih dari kau mencintaiku. Karena itu aku menunggumu menikah denganku." Ucap Tsubaki dengan senyum palsu yang di buat olehnya.
"ada apa ini? Kenapa hatiku menjadi bergetar? Bukan karena cinta, tapi kenapa?" inner Tsubaki
Bruukkkk...
Tiba-tiba Naruto bersujud ke Tsubaki tak berani menatap ke arah wajah cantik tersebut, Tsubaki pun kaget dengan prilaku Naruto yang seperti itu.
"Tsubaki-chan, aku-aku takut kau terluka saat perang suci nanti bergejolak lebih parah, aku orang yang sangat buruk untuk di cintai wanita sepertimu, wajah dan reaksiku kosong seperti tak punya rasa cinta, aku polos tak tau apa-apa, aku Cuma orang yang mengenal melindungi dewi Athena, aku-aku tak pantas Tsubaki, aku tak pantas." Ucap Naruto dengan keteguhan hatinya tak menatap Tsubaki hanya menunduk, Tsubaki pun terdiam hatinya seperti hancur berkeping-keping mendengar pernyataan yang menusuk hatinya.
"apa...apa itu maumu Naruto? Apa kau merasa aku lemah dan tak punya kekuatan untuk melindungi? Apa itu maumu?"
Naruto pun bangkit dari sujud dan menatap Tsubaki lagi dengan mata lurus ke arah mata Tsubaki, keduanya saling menatap dalam diam tanpa sepatah-katapun.
"percayalah, banyak laki-laki Normal yang lebih dariku. Aku benar-benar tak-"
Greeepppp...
Tanpa di sangka Tsubaki pun langsung memeluk Naruto dengan erat-erat bahkan wajah Naruto tenggelam di dada Tsubaki.
"Hentikan bualanmu Anata, hentikan!"
"Tsu-tsubaki-chan aku be-"
"berhenti bicara!"
"dengarkan aku Tsubaki-chan."
"aku tak mau dengar!"
"a-aku tak mau kau ma-"
"aku tak mau dengar ocehanmu lagi, tetaplah di dadaku jangan pernah berontak lagi!"
Tsubaki pun terus mempertahankan Naruto di pelukannya dengan berlinang air mata, hatinya sangat sakit karena Naruto terus ingin memutuskan ikatan dengannya, benar-benar sakit, Naruto pun ingin mengeluarkan cosmonya untuk berontak, namun Tsubaki juga mengeluarkan cosmonya lebih dari Naruto.
"AKU SUDAH BILANG JANGAN BERONTAK ANATA-KUN, JANGAN PERNAH KAU LEPAS DARIKU, SUDAH DIAAMMMM!" ucap Tsubaki mulai marah dengan sikap menjengkelkan Naruto yang ingin lepas dari dadanya, pada akhirnya Naruto menyerah melakukan perlawanan dan Tsubaki melepaskannya dari dadanya.
"apa aku salah mencintaimu? Apa aku melakukan sesuatu yang menyakitimu? Aku lelah Naruto-kun kau terus saja berontak dan berontak ingin putus denganku, apa kau lupa bahwa aku tidak perawan lagi? Aku rela Naruto-kun melepaskan perawanku karena AKU PERCAYA PADAMU!"
Deeegggggg...
Naruto tiba-tiba tercengang tak bergerak, mendengar kata 'percaya' membuat Naruto terdiam dan ia teringat oleh kalimat Mu kakaknya saat menjelang kematiannya.
FBO
13 tahun yang lalu di kuil Aries saat penyerangan god warrior Odin.
"Nii-chan, bertahanlah Nii-chan. Naru tidak mau Nii-chan mati sebelum Nii-chan membimbing Naru menjadi Saint." Ucap Naruto kecil melihat Mu Gold Saint Aries terbaring sekarat karena serangan God warior Hilda.
"Naru-chan, dengarkan Nii-chan. Nii-chan tidak mungkin bisa bersama selamanya dengan Naru karena Nii-chan Gold Saint yang harus siap mati demi Athena."
"tapi jangan seperti ini Nii-chan, Naru harus di latih Nii-chan supaya lebih kuat melindungi Athena, kumohon bertahanlah Nii-chan."
"Nii-chan tidak bisa bertahan lagi karena sudah waktunya Nii-chan pergi, Nii-chan percayakan tugas Gold Saint pada Naru, Nii-chan percaya padamu Naruto."
"Niiiiii-chaaaaaaannnnn...!"
FBE
Kembali ke awal.
"kau percaya padaku Tsubaki-chan? Kau benar-benar tak merasa takut aku meninggalkanmu? Apa benar begitu Tsubaki-chan?" ucap Naruto yang masih tercengang dengan apa yang di katakan Tsubaki seperti apa yang di katakan Nii-san nya, Tsubaki yang sangat jengkel karena kepolosan Naruto pun memegang pipi Naruto mendekati wajahnya.
"lihat mataku Naruto? LIHAT! Apa ada keraguan? Apakah aku bimbang dan tak percaya padamu? Aku tak takut hal itu terjadi padaku, karena aku tahu kau takkan begitu." Ucap Tsubaki dengan tegas dan menyakinkan Naruto.
"tidak ada keraguan darinya, otou-sama sudah memberiku cincin pernikahan seperti keinginanku tanpa upacara pernikahan. Baiklah sudah cukup aku menguji kesungguhan Tsubaki-chan padaku." Inner Naruto.
Naruto pun merogoh kantong jas yang berada di atas meja belajar yang sengaja ia taruh saat membersihkan kamarnya sendiri, muncul kotak hitam kecil yang akan di berikan Naruto untuk perempuan yang ia uji kesabaran dan keteguhan hatinya.
"aku sekarang paham keberanianmu mencintaimu seperti kau menghargai nyawamu Tsubaki-chan, aku saja tak akan seberani itu mencintai seseorang, maka itu aku berikan ini untukmu. Terimalah Tsubaki-chan, jadilah pendamping hidupku selamanya." Ucap Naruto yang memberikan kotak hitam kecil itu, tanpa menunggu Tsubaki pun membuka kotak itu dan keluar cincin berlian yang berkilauan berwarna putih.
"A-Anata-kun i-ini..."
"itu adalah cincin yang Otou-sama berikan alias Zeus-sama berikan padaku sebagai tanda bahwa kau resmi menjadi Istriku tanpa perlu upacara pernikahan, aku tadi hanya menguji keraguanmu tentang statusku sekarang ini yang bukan manusia lagi, tolong rahasiakan ini dari Akeno dan Rias bahwa aku adalah tititsan dewa Zeus. Aku percaya padamu Tsubaki-chan." Ucap Naruto dengan serius dan itu di anggukan oleh Tsubaki seraya memakai cincin pemberian suaminya, Naruto pun memakai jas tuxedo lengkap dengan mantel putih tanda ia adalah pemimpin semua Saint.
"Tsubaki-chan, aku mohon maaf tidak bisa bersamamu untuk sekarang ini karena aku harus melapor ke Athena bahwa aku telah kembali dan siap memimpin kembali sebagai Kyouko. Kau kembalilah ke Sona dan tetap menjadi ratu nya." Ucap Naruto sambil memeluk istrinya sebelum ia pergi ke apartemen tempat Miya berada, lalu Naruto menghilang dengan Psycokinesis.
"tentu suamiku, kau adalah pemimpin Sanctuary dan pemimpin hatiku."
Di lain tempat apartemen Miya.
Kita pindah tempat lagi di mana Shaka, Milo dan Aiolia menggunakan Gold Cloth masing-masing berdiri di belakang perempuan bergaun putih panjang dengan tongkat kekuasaan Sanctuary kemudian di belakang mereka berempat muncul lingkaran Psycokinesis menampilkan Aktor utama kita, sontak 3 Gold Saint yang melihat Naruto pun menunduk hormat kepada Kyouko yang baru.
"kau sudah kembali Naruto-kun." Ucap Miya menyapa aktor utama kita dan Naruto mengangguk saja.
"Otou-sama sudah memberiku titah memimpin Sanctuary bersama anda Athena-sama, Milo, Aiolia, Shaka."
"Hai' Kyouko-sama."
"kalian bertiga akan masuk ke kuoh gakuen dengan Rincian, aku dan Aiolia adalah murid Kuoh kelas 3 bersama Athena sementara Shaka akan menjadi guru kebudayaan sementara kau Milo akan menjadi guru sejarah, aku sudah meminta Maou Sirzhec-sama untuk keterlibatan kita dengan Rias dan Sona, besok kalian bersiaplah."
"Hai' Kyouko-sama."
"kita harus mengakhiri ONE THOUSAND WARR di dimensi ini mengalahkan Hades dan spectre nya!"
Continue...
Kebangkitan Naruto dari kematian pun menandakan perang suci telah di mulai, sementara itu Tsubaki sang istri harus menyimpan semua rahasia Naruto dari Rias dan Akeno. Di lain pihak kebencian Kiba semakin menjadi karena Excalibur muncul di hadapannya,
Mampukah Naruto menghentikan kebencian Kiba akan Excalibur?
Bagaimana kelanjutan perang suci yang akan di mulai di Kota kuoh.?
Mampukah Naruto menghentikan ambisi Hades dengan kebangkitannya sebagai dewa.
Naruto: Gold Saint in Highschool dxd eps 8: perang suci di mulai, excalibur dan masa depan Naruto.
Ya kembali lagi dengan Saya Uchiha Hirata, saya benar-benar minta maaf untuk update Fanfic ini membutuhkan waktu yang sangat lama di karenakan tugas saya sebagai ojek online serta menghadapi masa krisis ujian Skripsi yang tinggal 1 tahun lagi, jadi fanfic saya akan terbengkalai cukup lama dan untuk Naruto Phoenix akan saya bangun ulang karena skrip saya ilang semua bersama dengan laptop saya yang lama pun hilang.
Mohon komentarnya dan kritikan yang membangun
Arigatou ghozaimasu, Konichiwa.
