" Betrayal "

-=Sherry Dark Jewel Present=-

Disclaimer: "Harry Potter" milik J.K Rowling. Dan Tom milik Yuki Gak bisa diganggu gugat..#dihajar rame-rame

Author : Yuki

Rate : M (ganti Rate Yohoho..)

Pairing : TMR/HJP

Genre : Adventure/Romance (sebenarnya Yuki juga.. ni cerita sebenarnya genrenya apa..hehehe…#innocent#)

Warning : OOC, AU, OC, MaleXMale, Slash, Dumbledore Bashing.

Summary : Saat hati telah terjatuh ke dalam kegelapan. Dalam dan semakin dalam hati itu terjatuh. Cahaya tak pernah lagi baik untuknya. Iapun pergi menuju keyamanan di dalam Gelap.

"Bicara"

'berpikir' / 'telepati Harry dengan Tom '

.:: Parseltongue ::.

'telepati Tom / suara Tom dipikiran Harry'

.

Don't Like? Don't Read

.

Chapter 5

.

Brakkk

Pintu markas ordo terbanting keras saat ditendang oleh Severus. Digendongannya kini ada Harry yang tengah tak sadarkan diri. Tubuhnya penuh luka dan kulinnya pucat menyerupai mayat.

"HARRY.." teriakan Molly yang melihat Severus membawa Harry membuat semua orang disana berlari menuju mereka.

"Molly ada apa..?" Tanya Arthur "Astaga..Harry.."

"Cepat panggil Dumbledore dan Poppy.. Harry harus segera diobati"

"Astaga..HARRYY.." Harmione dan Ginny berteriak kaget saat melihat Harry.

Tanpa banyak bicara lagi, Severus langsung membawa tubuh Harry ke kamar terdekat dan membaringkannya. Harmione dan keluarga Weasley-minus si Kembar dan Bill-langsung mengelilingi Harry yang terbaring di atas ranjang.

"Astaga..Harry.." Ginny mulai menangis melihat tubuh Harry yang penuh luka.

"Tenang sayang" Molly memelok tubuh sang putri satu-satunya.

"Severus.." semuanya menenggok kearah pintu masuk. Dumbledore telah datang bersama Poppy. Poppy segera mengobati luka-luka Harry. "Semuanya ayo kita ke ruang makan, biarkan Poppy berkonsentrasi mengobati Harry" semuanya mengikuti Dumbledore.

.

.: Yuki Jeje :.

.

"Severus.. sebenarnya apa yang terjadi pada Harry." Tanya Molly. Wajahnya telah merah padam, bisa dilihat jika nyonya Weasley ini tengah marah besar, dan penyebabnya tentu saja Harry yang datang penuh luka. Semuanya memasang wajah ingin tahu, memandang Severus intens seperti mengatakan bahwa mereka benar-benar tak sabar ingin tahu apa yang terjadi pada Pahlawan Mereka.

Brakkkk

"Ibu..Ayah apa yang terjadi?" tanya si kembar pada orang tuanya. Si kembar tak perduli tatapan tajam lainnya yang menunggu jawaban severus tapi sebelum terjawab apa yang ingin mereka tahu. Suara pintu dan teriakan si kembar membuat mereka menunggu jawaban dari severus.

"Fred..George..Bill.. duduklah." Dumbledore menyapa ramah.

Mereka langsung mendudukkan diri di kursi yang kosong. "Apa yang terjadi?" tanya Bill dengan wajah cemas. "aku mendengar ada panggilan darurat jadi aku langsung cepat-cepat kemari"

"Harry telah ditemukan.." jawab Molly sambil tersenyum. "Severus membawanya kemari. Meski tubuhnya penuh luka" sekarang suaranya serat akan kesedihan.

"Harry ditemukan..? Benarkah.." tanya Fred. Dan dibalas anggukan serta senyuman dari semuanya.

"Syukurlah kalau begitu.." diikuti George yang menhelang nafas lega. "Lalu sekarang-"

"-dimana Harry-"

"-apa lukanya parah"

"Tenang saja Twins.. Harry sekarang masih dirawat oleh Poppy.." Dumbeldore menjawab pertanyaan si kembar. "Sekarang mari kita mendengar cerita Severus.." Semua menyimak antusias, menunggu cerita atau penjelasan Severus tentang apa yang terjadi.

"Aku menemukannya di salah satu ruangan tak terpakai di sekitar ruangan Voldemort. Tubuhnya penuh luka seperti itu saat aku temukan. Sepertinnya ia telah mengalami banyak penyiksaan sebelum aku bisa menemukannya." Jelas Severus singkat.

Ternyata Madam Pomfray juga mendengarkannya di dekat pintu. "itu benar.."

"Poppy.."

"Ucapan Severus benar. Harry telah mendapat penyiksaan. Tubuhnya penuh luka tapi aku telah menberinya ramuan. Mungkin dua hari lagi dia akan sadar." Jelas Poppy.

Semuanya menunduk sedih. Harry mereka.. benarkah..?

.

.: Yuki Jeje :.

.

"Remus..." panggil seorang gadis kecil, gadis itu berlari pada Remus dan langsung meloncat ke gendongan Remus. Remus hanya tertawa kecil melihat kelakuan gadis kecil itu.

"Fiore..ada apa hemmm.." gadis itu menyembunyikan wajahnya diceruk leher Remus. Dia mengeleng pelan. Remus mengerutkan dahinya. Ia mengetahui atau bisa dibilang baru mengetahui jika Fiore adala seorang Seer. Ia bisa melihat masa depan, karena bantuannya lah para warewolf di sini sangat menjaganya baik-baik. Ia juga terkejut jika salah satu warewolf disini adalah seorang Seer. Bahkan ke sembilan anak yang biasanya ia ajari membaca dan menulis adalah penyihir. Mereka bersembilan sangat senang karena tahu jika mereka bisa belajar ilmu sihir.

Remus jadi tertawa saat mengingat bagaimana girangnya mereka, dan bersemangatnya mereka memberitahu kawanan jika mereka bisa belajar ilmu sihir.

Sedang Fiore memiliki kelebihan sebagai Seer, dan ramalannya sering sekali benar. Lalu kenapa ia menemui Remus. Remus tak tahu, ia sempat berpikir Fiore memiliki pengelihatan tentangnya.

"Remus.." panggil Fiore lirih. Gadis kecil itu semakin mengeratkan pelukannya dileher Remus. Bahkan Remus merasa bahunya basah sekarang.

"Fiore mengapa menanggis?" tanya Remus panik.

"Remus.. Aku menyayangimu, semua menyayangimu. Aria, Lucy, Keyla, Dean, Andy, Mark. Mike dan Noa menyanyangimu. Paman Fenrir juga sangat menyayangimu."

Remus tersenyum mendengar ucpan Fiore. "Aku juga menyayangimu juga lainnya." Ucap Remus "Lalu mengapa kau menganggis Cub" tanya Remus kembali.

"Aku takut.. aku takut kau meninggalkan kami. Aku tak mau kau pergi dari sini" isakan Fiore mulai terdengar. Remus membeku, pergi..? jadi benar Fiore memiliki pengelihatan tentangnya. "Aku melihat kau akan pergi dari sini. Kau akan meninggalkan kami.. bahkan paman Fenrir menangis saat kau pergi. Aku melihat itu.. kau tak akan pergi kan Remus.?."

"Memangnya kenapa aku pergi? Aku suka disini... aku bisa mengajar ilmu sihir disini." Aku Remus. "Bukankah kau dan teman-temanmu ingin belajar Sihir"

"Jadi benar kau tak akan pergi kan Remus.?" Fiore memandang Remus setelah lama menangis dibahu Remus, kedua tangan mungilnya menghapus sisa air mata dipipinya.

Mata memancarkan kebahagiaan dan pengharapan. Remus mengangguk menangapi pertanyaan Fiore. "Aku akan disini.. Fiore.."

"Janji?"

Dia menunjukkan jadi kelingkingnya. Remus terkikik pelan. "Ya..Janji.." Remus menggaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Fiore. Lalu gadis itu memeluk Remus lagi dan bergumam terima kasih.

.

.: Yuki Jeje :.

.

Fenrir menyimak percakapan Remus dan Fiore. Dia tersenyum mendengar jika Remus tak akan pergi dari kawanan. Remus adalah Betanya, jadi Remus memang harus ada disisinya.

Selalu disisinya.

Fiore telah pergi, jadi Fenrir berani keluar menemui Remus.

Tap

Tap

"Fenrir" Remus terkejut melihat Fenrir.

"Remus.. Aku tak sengaja mendengar percakapanmu dengan Fiore." Ucap Fenrir, Remus terbelalak. "Aku harap kau menepati janjimu pada Fiore. Jangan menyakiti hati Fiore Remus" lanjut Fenrir.

Remus menunduk dia sadar Fenrir memang sangat menyayangi Fiore. Dan lagi Remus memang tak ingin mengingkari janjinya. Lalu Remus mengangguk "Ya.. aku tak akan mengingkari janjiku."

Lalu tangan kanan Fenrir menepuk bahu kanan Remus sambil berlalu. Remus masih bisa mendengar ucapan Fenrir.

"Kau betaku aku tak ingin kau pergi dari sisiku seperti dulu. Karena Kau.. Milikku.." Remus membeku mendengar ucapan Fenrir. Ia bahkan bisa merasa jika pipinya memanas.

"Aku.." Remus bergumam lirih. Memang selama ini dia bahagia bisa memiliki teman yang menerimanya apa adanya. Tapi dia baru merasakan seseorang yang mengklaimnya sebagai miliknya.

Ia.. Merasa.. Disayangi.. dan dilindungi.

Selama disini Remus tahu jika Fenrir selalu melindunginya, menjaganya dari jauh maupun dekat. Bahkan dia sangat posesif padanya.

Ia merasa Dimiliki..

"Yours.."

.

.: Yuki Jeje :.

.

Harry telah tersadar dari komanya. Dia tahu dimana dia sekarang, Kamarnya di Grimmauld Place rumah keluarga Black. 'hahhh.. aku merindukan Tom.' Batinnya. Harry mendudukkan dirinya di ranjang.

Harry langsung menggelengkan kepala 'Tidak..tidak.. aku tidak merindukannya..' sangkalmu dalam pikiran.

'Benarkah?' Harry menegang, 'Kau tak merindukanku' Harry bisa mendengar kikikan dikepalannya.

'T-Tom' Wajah Harry memanas.

'..:: Tentu sssssaajah My Little Sserpentt..::..' wajah Harry semakin memanas

"ungghh.." tanpa sadar Harry mendesah saat mendengar parseltongue. "Sepertinya aku benar-benar terangsang dengan Perseltongue" ucap Harry lirih.

'..:: Jadi kau terrangsssang Bratt..::..' Harry mengerang.

'Cu-kup Tom.. jangan mengangguku..' jeritmu dalam pikiran.

'Oke..oke..hahaha.. aku benar-benar ingin melihat bagaimana ekspresimu sekarang Brat. Pasti sangat menggoda..' Tom tertawa. Harry benci itu tanpa sadar ia mengembungkan pipinya.

'Dasar.. huhhhh.. aku..'

Ckrekkk

Pintu kamar terbuka dan masuklah Poppy ke dalam.

"Harry..kau sudah sadar" Harry diam memandang Madam Pomfrey.

'Tom..ada orang datang.. pergi sana. Aku tak ingin dilihat bertingkah aneh karena menanggapimu.'

'Baiklah Baiklah.. kau mengusirku hemmm.. nanti malam kau akan mendapat hukuman dariku hahahahahaha.. Bersiaplah'

Mata Harry membulat. Ia tahu Tom tak akan main-main dengan kata-katanya.

"Harry..kau tak apa? apa ada yang sakit.?" Tanya Poppy khawatir saat melihat Harry menegang dseperti ketakutan. Tapi Harry hanya mengelengkan kepala. Menormalkan detak jantungnya yang tadi sempat berdetak kencang karena ucapan Tom.

Poppy tersenyum "Syukurlah kalau begitu.. aku akan memberitahu jika kau sudah sadar pada semuanya." Lalu Madam Pomfrey pun keluar dari kamar Harry.

"Huhhhh Aku pasti pusing setelah ini.. Misi yang merepotkan.. aku ingin pulang.."

.

.

.

TBC

Yuki's Note :

So.. ini dia Chapter 5..

Gimana menurut kalian Chingu..?

Yuki harap kalian suka..Xixixixi...

Makasih buat para reviewer..

Thanks to : Axa Ganger, Euishifujoshi, yamada ayumu, uchiha hani namikaze, shawokey, EstrellaNamikaze, pencuriLumba-Lumba, Sivanya Anggarada, Queenymalf, hatakehanahungry (hana-chan), Yuu, Yuuu, AR Keynes (key-chan), drarry shipper, KinkInPark, akaisora hikari, dan Blueonyx Syiie

Jawab pertanyaan..

Q : Kapan ke Hogwarts?

A : 2 chapter lagi #smirk

Q : Kapan Lemon..?

A : maunya kapan.. yuki mah bisa buat kapan aja.. tapi sabar ya.. masih lum ada mood..hahaha

Q : Remus jadi ibunya 9 anak serigala kan?

A : ya.. dan ayahnya..khukhukhu.. Remus kan aku ancem harus jadi ibu mereka.. kalau gak mau, ntar dia gak ku bayar buat main disini..hahaha...

Q : Hana salah satu anaknya yah?

A : Boleh.. sesuai permintaan.. Hana masuk peran disini.. keluar perdana di chapter ini. Khukhukhu...

Q : Ada adegan Ncnya gak?

A : ada dong.. tapi.. tunggu lah sampai Yuki punya Mood buat buatnya.. hehehe..

Makasih yang udah ngasih semangat.. dan nunggu Fic ini. Dan tenang Rate bakal berubah sekarang..

Dan makasih banget buat pencuriLumba-Lumba yang mau ngeritik ni fic.. hehehe.. Yuki adalah penguna otar kanan. Jadi meski Typo(s), sering kagak ngelihat meski dah di edit. Soalnya meski tulisannya salah Yuki masih bisa baca.. jadi sering gak sadar.. maaf ya.. makanya Yuki mau cari Beta. Tapi kagak nemu-nemu sampai sekarang..

ADAKAH YANG MAU JADI BETA YUKI...#teriak pakek toa

*Re: Kagak ada yang mau

#pendung sambil makan ulat

Dan ADA KUIS SEKARANG.. #yuki lagi berbahagia soalnya# karena Hari ini ulta Yuki.. Kyaaaa.. 24 Mei... moga Yuki bisa lebih baik lagi ya... Amin...

JIKA ADA YANG BISA JAWAB.. TIGA HARI DARI UPDATENYA INI..YUKI BAKAL UPDATE CH 6.. Mungkin bakal ada -Lime- khukhukhu...TAPI KALAU GAK ADA YANG BENER JAWABANNYA SEMINGGU LAGI MUNGKIN..

PERTANYAANNYA..:

Kalau dikocok.. Tegang..

Kalau keluar.. Teriak..

Ayo apa..khukhukhu...

Oke Yuki pamit Minna..

Bye Bye

Ditunggu Reviewnya...