Fool
SamHwi
bxb
WARN! Mentioning product...
"SAMUEL! GUANLIN! ATAP!"
Daehwi langsung beranjak dari meja makan yang ada kantin saat mendengar teriakan seseorang yang ia kenal.
Bae Jinyoung.
Sahabatnya yang serba tahu kondisi sekarang. Daehwi langsung mendekati laki-laki tersebut dengan wajah yang tergesa-gesa.
"Jin-ah, mana mereka?" tanya Daehwi sambil mencengkram erat lengan atas Jinyoung.
"Atap." kata Jinyoung yang membuat Daehwi kesulitan bernafas sesaat, langsung berlari tanpa mempedulikan beberapa siswa yang menghalangi jalannya. Jinyoung tentu saja ikut dengan Daehwi.
Daehwi berhenti saat diatap sekolah. Nafasnya tersengal-sengal, hidungnya terus mengais oksigen sebanyak mungkin.
"Mereka disana. Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan, tapi, apapun itu kurasa itu tidak baik." kata Jinyoung yang berdiri beberapa langkah dibelakang lelaki manis itu.
"Aish... mereka merepotkan." kata Daehwi yang memasuki area atap sekolah dengan wajah kesal.
Benar saja... Disana, terdapat dua orang yang diributkan oleh mereka daritadi. Si berambut perak menatap tajam lelaki yang lebih tinggi darinya beberapa senti.
"Apa yang bisa kamu jelaskan?"
"Daehwi akan aman bersamaku." Jawab Samuel -Si berambut perak- dengan tatapan mata yang menunjukkan ketegasan.
"Jangan bersembunyi dibalik jari telunjukmu, Sam. Bagaimana dengan Somi?" Balas Guanlin -si lelaki tinggi- dengan tatapan meremehkan.
"Somi?"
"Jangan berpura-pura bodoh. Apa hubunganmu dengan Somi? Jangan mempermainkan Daehwi." kata Guanlin yang menatap Samuel dengan penuh amarah.
"Somi tidak ada hubungannya dengan ini."
BUGH!
"Hentikan!"
Daehwi panik langsung berteriak saat Guanlin tak segan-segan melayangkan pukulan yang menyakitkan. Mengingatkan lelaki itu belajar taekwondo sejak kecil.
"Are you okay?" tanya Daehwi saat melihat pipi Samuel yang memerah karena pukulan Guanlin.
"I am fine, Dew..." kata Samuel yang mengelus rambut Daehwi dengan lembut diiringi dengan senyum kecil, untuk memastikan Daehwi.
"Dia tidak akan kenapa-napa. Aku juga belum mengerahkan semua kekuatanku." kata Guanlin yang jengah dengan sikap Samuel.
"Dia juga anak manusia, Guan. Kamu mau bertanggung jawab?"
"Harusnya aku yang bertanya, apa dia mau bertanggung jawab kalau kamu merasakan patah hati hanya karena Samuel bermain dibelakang?"
Daehwi terdiam. Ia tidak dapat mengatakan apapun. Ia tahu kalau ia dengan Samuel terlampau dekat. Tidak segan-segan mencomot makanan dari sendok satu sama lain, tidur diranjang yang sama, sampai mengecup pipi sekilas.
Tapi, Samuel tidak berkata apapun tentang hubungan itu. Malah yang ada...
'Mulai detik ini juga, Jeon Somi adalah kekasihku.'
Bisa apa Daehwi katakan selain...
"Selamat, Sammy. Ingat pj ya..."
"Haha... tentu Dew. Hanamasa minggu depan. Call?"
"Call!"
Setelah itu, Daehwi bersembunyi digedung penyimpanan alat olahraga, menangis sehebat mungkin ditemani dengan Jinyoung yang memang sudah tahu perasaan sahabatnya ini.
"Terserah dengannya." Jawab Daehwi dengan mantap. "Dia mau dengan Somi juga aku tidak peduli. Intinya, Samuel tidak mengabaikan squadnya dan terus nemplok ke Somi."
Samuel menarik sudut bibirnya tanpa diketahui oleh Daehwi yang berdiri disebelahnya.
"Dew, ingin aku yuk." kata Samuel yang menggenggam telapak tangan Daehwi dengan erat.
"Jika kamu dengan Daehwi, pastikan hatimu sendiri. Aku tidak mau sepupuku sakit hati." seru Guanlin sambil menatap Samuel yang menjauh.
Because of You
Daehwi merengut kesal kesekian kalinya. Samuel ini mendadak tuli apa bagaimana?
"Sam... kita akan kemana?"
"Sam... sebenarnya kita kemana?"
"Sammy... jawab."
"Sam..."
Samuel tidak membalas satu katapun, itu yang membuat Daehwi merengut disepanjang jalan.
"Samuel Kim, kita akan kemana?"
Samuel langsung berbalik menghadap Daehwi. Ingin tersenyum saat pria manis itu merengut yang membuat kadar imutnya naik drastis.
CUP
"Kamu akan tahu, Dew."
Samuel tersenyum ganteng, lalu kembali membawa Daehwi untuk berjalan, tidak mempedulikan Daehwi yang hampir berteriak kesenangan karena dicium Samuel pas dibibir.
Heol! Itu pertama kalinya Samuel melakukan itu. Daehwi tidak berani.
"Kelas?" tanya Daehwi saat Samuel membawanya ke kelas Samuel sendiri. Mereka memang setingkat namun beda kelas. Daehwi berada di B dan Samuel di A.
Samuel hanya tersenyum, ia mendudukan Daehwi disalah satu bangku kosong. Tidak ada siapapun, karena, ini sudah waktunya pelajaran olahraga bagi kelas Samuel.
Istirahat sudah lewat 2 menit yang lalu.
"Memang benar, aku dan Somi itu pacaran. Aku sendiri yang mengumumkan hal itu." kata Samuel yang membuka pembicaraan mereka.
Daehwi mengangguk, "Aku tahu. Hanamasa memang terbaik." kata Daehwi yang tak bisa melupakan betapa lezatnya Hanamasa. Apalagi traktiran ehe.
"Iya... sampai habis sejuta."
Daehwi dan Samuel terkekeh kecil.
"Tapi, itu sudah enam bulan yang lalu. Kami tidak lagi pacaran lima bulan kemudian." kata Samuel.
Daehwi kaget. "Kenapa? Somi selingkuh?" tanya Daehwi.
Bukan... Bukan Daehwi mendukung kapal ini berlayar. Mana sudi dia, dia maunya Samuel dengannya. Itu baru benar. Senang mereka putus? Senang banget malah.
Samuel menggeleng.
"Lalu apa?"
Samuel tersenyum kecil, ia mendekatkan wajahnya dengan wajah Daehwi membuat Daehwi kesulitan meneguk ludah sendiri.
"Karena, aku tidak pernah mencintainya dari awal." jawab Samuel yang membuat Daehwi melongo.
Bohong nih... Samuel dulu kan sering bilang begini...
'Ih... Dew, lihat deh, Somi cantik banget kan?''Dew, Somi imut sekali saat menari, apalagi taekwondo.''Dew, kok hari ini gak nampak Somi ya?'Daehwi memicing bingung. 'Ini anak maunya apa sih?' batin Daehwi.
"Aku dulu hanya memuja kecantikannya, Dew. Selain itu, aku juga sekarang mengerti satu hal." kata Samuel yang membuat Daehwi menatap Samuel bingung.
CUP
"Kalau aku mencintaimu. Jadi milikku ya?" tanya Samuel setelah berhasil mencuri ciuman kedua kalinya. Daehwi membola lebar.
"Be mine?" bisik Samuel.
Daehwi tersenyum lebar. Menurut Samuel, Daehwi tampak manis disetiap detik yang ada.
"Yes."Samuel tidak akan berbuat bodoh lagi. Ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan pertama ini.
The End
AN:
# Yeayyy akhirnya up juga setelah memikirkan konsep selanjutnya. Beneran aing kehabisan konsep iniiiii...
# Gaje ya? TT
# RnR juseyoooooo
