Gomen ne minna lama up..
Selamat menikmati..
Cklek..
"Okaeri Sasuke-chan.. uwaaah.. Hinata-chan.. ayo masuk-masuk.."
Ucap Uchiha Mikoto selaku ibunda Sasuke, senang bukan main.
"H-hai." Jawab Hinata, menurut diseret Mikoto dan Sasuke sudah berjalan duluan ke kamarnya di lantai atas.
"Hinata-chan mau istirahat dulu kah? Ganti baju di kamarnya Sasuke-kun?"
Tanya Mikoto setelah Hinata duduk di sofa ruang keluarga.
"B-baiklah.. H-hinata juga ingin c-cuci muka dulu Kaa-chan."
"Iya.. kaa-chan tunggu di meja makan ya Hinata-chan.. Nanti ajak Sasuke-chan sekalian yah.."
Cakap Mikoto sambil berjalan ke arah ruang makan yang hanya bersekat dengan dapur.
"Hai." Jawab Hinata.
Hinata menaiki tangga dengan pelan sambil melihat foto anggota keluarga Uchiha yang tertempel di tiap dinding.
Hinata berhenti menaiki anak tangga ketika melihat salah satu foto berfigura sedang.
Hinata menahan tawanya dengan menutup mulutnya dengan genggaman sambil mengamati foto itu.
'Aku nanti harus minta pada Mikoto kaa-chan.. hihi lucu sekali.'
Batin Hinata sambil tetap cekikikan.
"Hei.. sedang apa?"
Tanya Sasuke yang tiba-tiba di depan pintu kamarnya menyentuh pinggiran tangga sambil melongokkan kepala untuk melihat sedang apa Hinata di tengah-tengah tangga.
"T-tidak.. hanya tersandung kecil tadi.."
Jawab Hinata setelah pulih dari keterkejutkannya sambil memunggungi foto yang di tertawainya.
"Apa tak apa?" Tanya Sasuke lagi sambil berjalan ingin melihat keadaan Hinata.
"Tak apa Sasuke-kun.. a-aku akan segera selesai.. pinjam s-sebentar k-kamar S-Sasuke-kun ya..?"
Hinata berjalan ke arah berlawanan dengan Sasuke.
"Hn.. Kalau butuh apa-apa aku ada di bawah.."
Sasuke mengacak puncak kepala Hinata pelan.
"Mouu.. Sasuke-kun." Rengek Hinata.
"Hei.. ngomong-ngomong itu juga kamarmu ah ralat maksudku kamar kita.. Cepatlah.. aku menunggumu."
Setelah mungusap pelan lengan Hinata, Sasuke berjalan menuruni tangga dengan seringai kecil menunggu reaksi Hinata.
"D-Dasar.." Gumam Hinata yang sudah di kamar mengusap rambutnya yang tadi di sentuh Sasuke.
'Kamar kita..' Kata-kata Sasuke tiba-tiba terngiang jelas kala Hinata melihat seluruh ruangan tempat Sasuke istirahat.
Otaknya memproses ucapan Sasuke.
Tak berselang lama ketika Hinata akan melangkahkan kakinya lebih jauh lagi.
Hinata langsung mengerti ucapan Sasuke dan sudah di pastikan wajahnya semerah tomat kesukaan Sasuke.
"Sasuke-kun no baka.." Teriak Hinata gemas sambil menghentakkan kaki dengan keras menuju kamar mandi.
"Baru menyadarinya eh.." Ucap Sasuke terkekeh.
Ternyata Sasuke masih di seperempat tangga belum turun untuk mengetahui reaksi Hinata yang lamban terhadap hal-hal seperti itu.
Sambil terus tersenyum ia berjalan menuju ruang santai.
Menunggu Hinata dan hidangan matang ia memutuskan untuk menonton televisi terlebih dahulu.
Hinata yang sudah selesai dengan keperluannya di kamar Sasuke pun segera turun untuk membantu Mikoto. Hinata benar-benar senang jika berurusan dengan dapur.
"Kaa-chan.. Hinata bantu yah.." Kata Hinata riang.
"Hinata-chan nggak istirahat saja dulu? Ini sebentar lagi selesa.." Tanggap Mikoto tersenyum.
"Mou kaa-chan.. Hinata ingin.." Hinata menunduk.
"Haduuuh.. wakatta-wakatta.. jangan seperti itu Hinata-chan.." Mikoto gelagapan hanya melihat Hinata menunduk.
"Yeii.. arigatou kaa-chan.." Hinata kegirangan mengambil beberapa tomat dan langsung mengirisnya.
"Kau ini Hinata-chan.. jangan begitu membuat kaa-chan was-was saja."
Kata Mikoto sambil menggeleng-gelengkan kepalanya menatap Hinata yang penuh semangat.
"Hehe Gomen ne Kaa-chan.." Sesal Hinata sambil memeluk Mikoto.
"Sudahlah tak apa.. uuuh kau sangat wangi.." Coment Mikoto menghitup aroma lavender yang menguar dari tubuh Hinata.
Sedangkan Hinata sudah melanjutkan kegiatannya sambil menunduk malu.
Tak lama beberapa hidangan sudah tersusun di atas meja.
"Hinata-chan panggil Sasuke-kun yah.. ini tinggal menata saja.." Ucap Mikoto.
"Baiklah Kaa-chan.." jawab Hinata.
Hinata berjalan ke arah ruang tengah tempat Sasuke bersantai.
Melihat Sasuke yang begitu menikmati tontonan tentang berita.
"S-Sasuke-kun makanannya sudah siap.. Ayo.."
Hinata mendekat dan menyeret lengan Sasuke pelan atau lebih tepatnya kaus yang dikenakan Sasuke.
"Iya-iya Hinata.. sebentar aku matikan ini dulu.."
Sasuke segera mengambil remot.
"Ayo.." Ajak Hinata riang.
Sasuke hanya tersenyum tipis melihat tingkah kekanakan Hinata yang lucu.
"Ittadakimatsu.." Serempak tiga orang itu berucap.
Tak lengkap memang karena anggota Uchiha lainnya sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Hinata sedang menunduk malu karena digoda Sasuke habis-habisan hanya karena sup buatan Hinata di penuhi tomat kesukaan Sasuke dan rasanya benar-benar diakui Sasuke dua jempol, Mikoto yang memarahi Sasuke karena Hinata yang benar-benar sudah memerah.
"Calon yang baik bukan?" Tanya Mikoto tersenyum menatap Hinata.
"Hn.." Tanggap Sasuke sambil memandangi Hinata yang makin menundukkan kepalanya.
"Hei.. tenanglah aku tidak menggigit.. yah meskipun sementara."
Kata ambigu Sasuke lagi yang di respon tawa pecah Mikoto yang merdu di telinga dan Hinata yang mengangkat kepala tanda bingung.
TBC 》
