Gomen telat update :D HAPPY READING MINNA
CHAPTER 5
"KAU ? Darimana kau bisa masuk ." seseorang laki - laki tua menatap tajam pemuda berambut orange .
"Ah.. Kau lupa siapa aku ya , pak tua . Aku adalah Yahiko , leader akatsuki dan perlu di ingat , aku adalah seorang ninja . Aku bisa masuk dan membunuh pengawalmu dengan mudah , benar begitu Konan chan"
"ya" jawab konan singkat .
Yahiko berjalan santai ke arah laki - laki tua itu , sesekali dia merengangkan badanya yang membuat rasa takut laki - laki tua itu menjadi - jadi .
BRUGH
Laki - laki tua itu terjatuh dar kursinya .
"Tolong , maafkan saya , Yahiko -sama ."
Yahiko memandang sinis .
"Kau lupa , pak tua ? kau sudah melanggar kontrak kita . Bukankah seorang pembohong itu harus mati ."
Laki - laki tua itu terlonjak kaget , keringat dingin mengucur deras dari kening nya .
"M-mati ?" ucapnya lirih
"Ya , Mati . hahahahah... ayo lakukan konan chan ." Yahiko berjalan pergi .
Konan mulai mengeluarkan jutsunya dan seperti biasa..
"Aaaaaaa" Seseorang berteriak keras di malam yang sedang hujan deras itu .
TITLE : Shinobi Konoha
DISCLAIMER : Naruto milik Masashi kishimoto
AUTHOR : ^JeWon^
PAIRING : Naruto U , Kyuubi/kurama , Hinata H
GENRE : Adventure/Romance
RATED : T
WARNING : OOC , TYPO , EYD , DLL
SUMMARY : Bagaimana jika di konoha masa depan masih ada shinobi bahkan sekolah khusus ninja pun ada ? ikuti kisah Naruto dan teman - temanya selama bersekolah di sana .
Bad Sumarry _
Hinata dan Naruto terdiam , mereka sekarang berada di taman kota .
"Naruto kun ." Panggil Hinata
Naruto menoleh .
"Sebentar lagi kan kita ujian Genin , apa Naruto-kun telah siap ." tanya hinata
"Aku.."
"Hinata, ada yang ingin bicarakan padamu" Tiba - tiba kurama memotong perkataan Naruto
"Hei Kurama chan , Kau..."
"Memanya apa yang ingin kau bicarakan, kurama -kun" tanya hinata .
"Hei , Kalian berdua..."
"Naruto , bisakah kau pulang duluan . Ada yang ingin kutanyakan pada Hinata , ini rahasia ." Kurama berubah ke versi Manusia
"Baru saja kalian memotong perkataan ku dan sekarang kalian menyuruhku pergi .."
"Gomen ne Naruto-kun" Hinata menunduk .
"E-eh ? tidak tidak kok Hinata chan . Yosh.. aku pulang duluan ya ." Naruto berdiri dari kursinya
"Dan kau Rubah , cepat pulang." Naruto menunjuk tajam ke arah laki - laki berambut merah tersebut .
"hn" jawab Kurama singkat
Naruto menghilang dengan shunshin nya .
"Baiklah , apa yang kau bicarakan Kurama-kun ?"
"Ada yang harus kau ketahui tentang Naruto , Hinata ."
Skip Time
"dasar rubah sialan . Aku kan ingin berdua'an dengan Hinata chan " Naruto duduk di sofa usang nya sambil menikmati ramen cup .
"Akh.. Bosan ." Naruto menyalakan Tv .
"Di temukan kembali mayat yang persis dengan mayat sebelumnya yaitu terbungkus dengan kertas putih dan sekarang korbanya adalah Pengusahan terkenal bernama Urino Mushimo"
"Akatsuki" geram Naruto
"Jadi begitu ." Hinata menggeram kesal saat mendengar cerita Kurama
Menurut pandangannya, Akatsuki adalah Kelompok terkeji yang pernah dia dengar , sebuah kelompok yang mengambil rasa bahagia seseorang . Hinata yang tergolong pemaaf, mengeram kesal, tangan putih mulusnya mengepal kuat . Kurama hanya diam memperhatikan tingkah laku gadis di depan nya , tanpa sadar senyum tipis terukir di bibir kurama
"Tenanglah hinata, Naruto pasti dapat menyelesaikan masalahnya dan aku juga pasti selalu melindunginya. Tapi apa kau tau tujuan ku meneritakan semua ini padamu ?"
Hinata menatap kurama bingung , gadis berambut indigo ini menggeleng tanda dia tidak mengetahuinya .
"Kau adalah gadis pertama yang sangat dekat dengan Naruto, aku takut akatsuki akan menjadikan mu umpan agar Naruto memberikan Dragon gold pada akatsuki ."
Hinata terlonjak kaget , rasa senang , khawatir, dan kesal bercampur menjadi satu . Hinata senang karena dia adalah gadis pertama yang dekat naruto tapi dia khawatir dan juga kesal saat mengetahui akatsuki mengincarnya .
"Arigatou gozaimasu Kurama-kun , kalau begitu saya permisi dulu" Hinata membungkuk dan berlari pergi ke rumah nya, dia sudah tak tahan lagi untuk melampiaskan kekesalannya dengan tidur ataupun berteriak kencang di kamar mandi(?)
SWING
Kurama tiba di rumah dengan shunshin, Naruto melirik sekilas ke arah kurama , blue shappire miliknya terlihat menatap penuh selidik ke arah kurama
"Kau , tadi..."
"Tak ada yang terjadi hanya pembicaraan biasa , sudahlah aku mau tidur." Kurama berubah ke versi rubah dan berjalan santai ke arah kamarnya .
"Pembicaraan biasa ? heh..." Naruto menatap sinis ke arah rubah merah tersebut
SHINOBI KONOHA
Hinata terbangun dari tidurnya, tangan yang mulus mengucek mata laverder tersebut . Hinata sedikit merenggangkan badanya .
"1 minggu lagi ujian genin, sebaiknya aku berlatih dengan serius" pikir hinata
Hinata beranjak dari kasur nya dan segera memulai acara paginya (memasak,mandi,sarapan,sekolah)
"Selamat pagi tou-san, Hanabi -chan, dan Neji nii-san"
"Selamat pagi Nee -san "Selamat pagi Hinata -sama " jawab Hanabi dan neji
"Hinata, kau harus merahasiakan tentang 'dia', kau tak boleh menceritakan kepada siapapun juga ." ucap hiashi tegas
Hinata menganguk .
"Cerita apa Tou-san" tanya Hanabi . Neji juga terlihat penasaran .
"Tidak ada, sebaiknya kalian cepat berangkat"
Skip time
"Ohayo Hinata -chan, kau telah siap ujian genin minggu depan ?" tanya tenten .
Hinata mengangguk ragu .
"Jangan Khawatir Hinata -chan, kau pasti bisa karena dibantu oleh pacarmu yang bodoh itu(naruto) , hahahahahah" ledek salah satu siswi .
"KAU ?" Sakura ingin memukul siswi tadi ..
"Sudahlah, Sakura -chan " Tahan Hinata
"Sebaiknya kalian pergi" usir ino .
'Kalian akan terkejut setelah mengetahui semuanya, minna .' batin hinata sinis(?)
"Ohayo Hinata -chan ." Sapa Naruto
"O-ohayo Naruto -kun ." wajah hinata memerah .
"Ah... indahnya, dunia seakan milik berdua sampai - sampai melupakan teman nya sendiri ." sindir ino .
"E-eh, ino -chan ." Semburat tipis muncul di pipi chubby hinata .
"Pagi ini memang sedang indah, Ino ." ucap Naruto polos
Semua murid sweatdrop . Bahkan Kurama tidak bisa menahan tawanya .
'Baka' batin kurama
'Dasar tidak peka' batin ino,sakura, dan tenten .
"Naruto no baka, hahahahah..." para siswa dan siswi mengejek Naruto .
"E-eh? memang benar kok ." Naruto tertawa kikuk
Hinata memandang naruto miris , sifat polos nya udah kelewatan .
"Sudahlah, ayo Naruto -kun ." Hinata menarik tangan Naruto
"Cieee , pacarnya nyelamatin tuh ." para siswa dan siswi semakin gencar saja .
Hinata menahan dirinya agar tidak pingsan, dia membawa naruto ke atap . Wajahnya terlihat SANGAT merah, coba bayangkan? seorang Hyuuga Hinata menarik tangan seorang LAKI - LAKI . untung saja, laki - laki di depannya ini SANGAT tidak peka akan keadaan .
"Naruto -kun" Hinata menatap aneh naruto yang wajah nya memerah .
"Kau sakit Naruto -kun" Hinata menempelkan telapak tanganya ke kening Naruto .
Kurama menatap malas Naruto yang terlihat salah tingkah, rubah itu melompat turun dari leher naruto . Kurama berdiri di di hadapan mereka
"Hinata, Apa kau mau ikut kami setelah pulang sekolah ? ." ucap Kurama
"eh ? Memang nya ada apa, kurama -kun ?" tanya Hinata bingung .
Kurama menghela napas nya sesaat .
"Aku ingin melatih mu, Hinata. karena sekarang Akatsuki mengincarmu ." Angin berhembus pelan, Hinata mengangguk sedangkan Naruto terlihat shock .
"A-apa Maksudmu, Kurama -chan ?" ucap Naruto geram .
"Kau lupa Naruto, saat pertandingan terakhirmu dengan akatsuki. Bukankah Hinata berada disana, jadi akatsuki itu pasti mengincar orang terdekatmu . orang terdekatmu kan hanya Hinata dan aku ." ucap Kurama
"Akatsuki sialan, aku pasti menghancurkan kalian ." Naruto mengepalkan tangannya kesal . Sudah cukup dia kehilangan orang tuanya dan sekarang ada yang mengincar orang yang dicintainya? tidak, itu tidak akan pernah terjadi .
Hinata menatap miris Naruto yang sedang terselut emosi itu, hinata menggengam tangan naruto yang terkepal, Naruto menatap hinata .
"Jangan khawatir, aku tidak akan di tangkap semudah itu . Naruto -kun pasti melindungi ku kan." ucap hinata lembut, dia tersenyum manis
"pasti, aku akan melindungi mu , hinata -chan" hinata membalas gengaman hinata
Kurama tersenyum lembut melihat Naruto dan hinata, wajah rubahnya terlihat memikirkan sesuatu .
"Kau perempuan yang sangat baik hinata, pantas saja naruto jatuh cinta dan rela berkorban untukmu. Haah ~ dasar remaja" Ucap Kurama
Hinata dan Naruto melewati pelajaran dengan baik. sampai kerumah pun, Naruto dan Kurama tidak menemukan tanda - tanda akatsuki .
'Aneh' Batin kurama .
Hinata dan Kurama berlatih di hutan kematian, sedangkan Naruto hanya menonton dari belakang pohon.
"Perkembangan mu cukup pesat Hinata, aku kagum padamu ." ucap Kurama tulus .
"Arigatou, Kurama-kun" Ucap hinata .
Naruto melompat ke arah mereka, Hinata cukup terkejut, pipi chubby nya memerah .
"Sepertinya kau butuh latihan tambahan hinata ." ucap kurama
"T-tambahan ? maksudnya ?" ucap hinata bingung .
Sedangkan kurama hanya tersenyum misterius.
"N-naruto -kun" Hinata terpaku,
Baru beberapa menit tadi, kurama berbisik ke Naruto dan tiba - tiba Naruto memeluknya, SANGAT erat .
Flashback
"Aku butuh bantuanmu, Naruto" bisik kurama
"ada apa, kurama -chan ?" tanya Naruto
"Setelah ini, peluk Hinata, Naruto" Semburat tipis menghiashi pipi naruto
"A-apa M-mak.."
"Sudahlah, jangan tanya - tanya apapun, Naruto . ini demi latihan Hinata ." bisik Kurama
Mendengar perkataan kurama yang terakhir, naruto mengiyakan saja . toh, tak ada ruginya bagi Naruto, hehehe.. (dasar mesum kau Naruto _)
Flashback end
"Ini adalah teknik penyembuhan mental, kau tau kan apa kekurangan terbesarmu Hinata" Hinata yang masih dalam pelukan Naruto mengiyakan .
"Pemalu, itu adalah kekurangan terbesarmu, mulai sekarang sebelum latihan yang lain . Kau harus berlatih menghilangkan pemalu itu Hinata" Hinata mengangguk
"T-tapi Bagaimana Cara..."
"dengan bantuan naruto" jawab kurama
Naruto yang sedang 'menikmati' pelukannya, terkejut
"Bantuanku?" tanya Naruto yang masih memeluk Hinata .
Kurama menghela napas melihat naruto yang dari tadi tidak melepas pelukannya,
'Dasar mesum' batin kurama
"Lepaskan hinata dulu naruto" ucap kurama .
dengan SANGAT tak rela, Naruto melepaskan pelukannya dan menghadap kurama . Di sampingnya, Hinata juga berdiri walau dengan wajah memerah .
"Hinata kan pemalu dengan laki - laki, sedangkan Naruto laki - laki . tunggu, apa kau laki - laki Naruto ?" Tanya Kurama
Muncul perempatan di kening Naruto, sedangkan hinata terkikik geli .
"tenanglah Naruto, aku cuma bercanda ." Kurama sweatdrop melihat wajah kesal Naruto .
"Baiklah, sekarang kita mulai latihannya lagi Hinata, Naruto kau juga ikut."
"Ha'i"
TBC
Gomen jika chapter ini cukup membosankan, pertarungan nya juga dikit :(
saya tidak terlalu bisa mengolah cerita action, heheh.. tolong dimakulumi jika pertarungannya tidak seru :(
Yosh... di tunggu REVIEW nya Minna,, Arigatou ..
kependekan?nggak seru? gomen :)
