TITLE : Shinobi Konoha

DISCLAIMER : Naruto milik Masashi kishimoto

AUTHOR : ^JeWon^

PAIRING : Naruto U , Kyuubi/kurama , Hinata H

GENRE : Adventure/Romance

RATED : T

WARNING : OOC , TYPO , EYD , DLL

SUMMARY : Bagaimana jika di konoha masa depan masih ada shinobi bahkan sekolah khusus ninja pun ada ? ikuti kisah Naruto dan teman - temanya selama bersekolah di sana .

Bad Sumarry _

Chapter 8

Di suatu pagi yang bahkan matahari belum muncul, 3 orang anak berbeda rambut berjalan dengan ekspresi berbeda.

"Ohayo" Sakura mengucek - ngucek matanya .

"Ohayo" Naruto berjalan sambil tidur, dibahunya kurama sedang tidur enak .

Mereka bertiga berkumpul di tempat latihan tim 7, Naruto yang telah menebak bagaimana sensei nya tersebut, kembali melanjutkan tidur dengan kurama di sisinya sedangkan sasuke hanya diam duduk di sampingnya .

TIK TOK TIK TOK

Waktu berjalan cepat, tanpa terasa matahari telah berada di atas mereka.

"HI, kalian selamat pagi"

"KAU TERLAMBAT" teriak Naruto dan sakura

"Tadi ada seekor kucing hitam melintas di depanku..."

Naruto,sasuke,sakura bengong

"Ehem..baiklah" Kakashi berjalan ke arah jam weker .

"Latihan hari ini adalah mengambil lonceng dariku sebelum makan siang, siapa yang tak mendapatkan lonceng akan di ikat di sana dan tidak akan mendapatkan makan siang dan aku akan makan siang di depanmu" ucap kakashi sadis

"Jadi itu alasannya dia melarang kita sarapan" Naruto,sasuke,dan sakura memegangi perutnya .

"Tapi tunggu, kenapa hanya ada 2 lonceng?" tanya sakura

"Setidaknya ada satu orang yang akan di ikat di situ dan orang itu akan di kembalikan ke academy . Kalian takkan mendapatkan ini kalau tak menyerang dengan niat membunuh . Baiklah MULAI ." 3 orang tersebut segera menghilang kecuali kurama yang duduk santai di salah satu pohon .

"Jangan sampai kalah, Naruto"

kakashi mengeluarkan buku nista nya, tanpa menyadari bahaya yang akan datang jika meremehkan duo kuning-raven .

"Aku mengerti Naruto" Sasuke mengangguk mengerti .

"Apa itu akan berhasil Naruto?" tanya sakura ragu .

sedangkan naruto mengangguk menenangkan, dia mengarahkan tangannya ke depan(kode) dan sasuke maupun sakura menghilang dari sisi naruto .

sakura meleparkan shuriken ke arah kakashi tapi dengan mudah kakashi menangkapnya, dia pun berlari dari tempat persembunyian nya yg tadi .

Kakashi melompat dari serangan shuriken dadakan dari belakangnya.

"Refleks yang bagus, kakashi -sensei" ucap naruto lengkap dengan seringainya .

'sejak kapan dia disana, hm.. jadi shuriken tadi adalah pengalih.' batin kakashi

"sekarang" ucap sasuke yang berada di samping naruto

"wind release: great wind" Naruto mengeluarkan angin berskala besar .

"Katon: Gokakyu no jutsu" Tak tanggung - tanggung, sasuke mengeluarkan jutsu elemen apinya .

jutsu elemen gabungan mengarah ke kakashi

"sejak kapan mereka menguasai jutsu tingkat tinggi itu ?, seharusnya chakra mereka belum cukup"

"Water release: big waves" Muncul gelombang besar menghamtam jutsu elemen mematikan tersebut, asap tebal memenuhi tempat latihan tim 7

"gomen kakashi -sensei" sebuah tangan meraih lonceng dengan cepat .

Asap tebal menipis menampilkan sasuke, sakura, dan naruto yang memegang lonceng.

"misi selesai" Naruto memberikan kedua loncengnya ke sakura dan sasuke .

"Tapi Naruto., kau..."

"jelaskan pada mereka, kakashi -sensei" ucap naruto memotong perkataan sakura.

Kakashi menghela napas sesaat.

"Jadi kau sudah menyadari nya ya? Naruto"

Sasuke dan sakura menatap bingung naruto dan kakashi.

"Tujuan dari latihan ini adalah bla bla bla..." (udah tau kan, heheh)

Shinobi konoha

Di sebuah rumah khas tatanan jepang, seorang gadis berambut indigo sedang berlatih dengan kakak dan adiknya .

"Jurus yang hebat, Hinata -sama . Darimana anda belajar memanipulasi bunga lavender ?" tanya Neji . Hiashi yang tak jauh dari mereka juga menatap hinata penasaran .

"Saya berlatih keras, nii -san" jawab hinata bohong .

Hei, dia tak mungkin bilang berlatih bersama rubah ekor sembilan kan?

Neji dan hanabi mengangguk mengerti.

"Baiklah latihan hari ini cukup, istirahatlah" Hiashi berjalan pergi

"Ha'i"

Hinata memilih berjalan keluar dari pada istirahat, dia mengunjungi toko buku langganan nya .

"Selamat datang, E-eh? Hinata -chan." sapa Suki(OC)

"Ohayo suki -chan, lama tak bertemu ."sapa hinata ramah

"Mau beli buku baru ya?" Hinata mengangguk

"Apa ada buku tentang sejarah konoha, suki -chan ?" tanya hinata

"Ada, di lantai dua kolom S" ucap suki ramah

"Ah, arigatou suki -chan" Hinata membungkuk sedikit

Gadis berambut indigo itu mengedarkan pandangan nya, tak butuh waktu lama, dia menemukan tangga penghubung ke lantai 2 .

"Kolom A,B,C,D... Q,R,S . Sejarah... sejarah konoha, ini dia" Hinata mengambil buku tebal bertuliskan sejarah konoha dan membawanya ke kasir .

"Sangat jarang orang mau beli buku setebal ini, hinata -chan . Kalau boleh tau, untuk apa kamu mencari sejarah konoha ." Tanya suki .

"Saya hanya penasaran tentang penyerangan-penyerangan di konoha, suki -chan ."

Suki mengangguk, dia memasukkan buku itu di plastik agak tebal .

"Datang lagi ya, hinata -chan . Arigatou" Suki membungkukkan badanya.

Hinata mengangguk dan berjalan pergi .

"Ohayo, hinata " Seorang gadis berambut pirang dan bermata aquamarine itu melambai ke arah hinata .

"Ohayo, ino -chan ." jawab hinata .

"E-eee? buat apa kau beli buku setebal ini, hinata ?" mereka berdua berada di taman kota .

"Ada yang ingin kucari, ino -chan . emm... ino -chan, ada yang ingin ku tanyakan padamu ." tanya hinata ragu

"Apa itu ?" ino memiringkan kepalanya, imut .

"ino -chan tak marah padaku ? aku kan dekat dengan sasuke -kun ." tanya hinata hati-hati

"Gimana ya? kesal sih, tapi tak apa lah, hinata kan suka sama Naruto?" goda ino

"E-eh ? Ino -chan" hinata memainkan tangannya, malu

"hahhahah, kau lucu hinata ." ino mengacak pelan rambut hinata .

Di sebuah rumah di tengah kota konoha, seorang laki-laki sedang asyik melukis/menggambar di buku kecilnya. mata nya yang bewarna hitam hanya memandang kosong buku bergambar 2 orang anak laki-laki tersebut, perlahan dia menyunggingkan senyum, sebuah senyuman yang bisa menipu orang .

"Kau dipanggil, danzo -sama" ucap seseorang yang betengger(?) di jendela nya .

Laki-laki itu menutup bukunya dan beranjak keluar .

"Nii -san" gumamnya sebelum pergi melompati atap perumahan .

"Namanya sai, anggota anbu 'Ne' , sebuah organisasi yang di pimping danzo ." Seekor rubah menatap malas 'teman' nya yang sedang asyik mengintai .

"anbu 'ne' ya? menarik ." laki-laki berambut kuning itu menyeringai .

Di sebuah ruangan yang bisa kita sebut Rumah bawah tanah(?) berdiri 2 orang berbeda usia . Seorang laki-laki yang masih muda menunduk hormat kepada orang di hadapannya .

"Ada apa anda memanggil saya, danzo -sama ." Tanya laki=laki itu sambil menyunggingkan senyum(palsunya)

"Hentikan senyum palsu itu, sai" Suara tegas terdengar menggema di rumah bawah tanah itu .

"Ha'i" Laki-laki yang di panggil sai itu memasang wajah datar nya.

Laki-laki tua itu menatap instents ke arah sai .

"Sepertinya kau siap, aku akan memberimu misi berbahaya sai" ucap laki-laki tua itu

"Ha'i, Danzo -sama . Kalau boleh tau, apa misi itu?" tanya sai

"Menangkap Uchiha sasuke dan Uzumaki Naruto"

SHINOBI KONOHA

Naruto menulis data-data sai di buku miliknya,

"Anak yang misterius, benarkan Kurama -chan?" tanya Naruto

"Hm.. Terserahlah, Naruto"

Naruto mengembungkan pipinya kesal.

Skip~

Tim 7 melewati semua misi dengan mudah, mereka berempat sedang berjalan santai ke konoha setelah menyelesaikan misi dari Nami no Kuni .

"Sayang sekali ya, anak bernama haku itu harus mati. Padahal dia menyimpan kekuatan hebat." Celetuk Naruto.

"Diam kau Naruto, Mentang-mentang kau mengalahkannya, kau mau bertindak sombong? itu hanya kebetulan, baka" ucap Sakura marah.

Naruto hanya menghela napas, mata nya tertuju pada gadis berambut indigo yang asik membaca buku tebal di taman kota sendirian.

"oy teme, kita kesana yuk" Ajak Naruto

Sasuke, sakura, dan kakashi menengok ke arah naruto

"hn" Sasuke berjalan mengikuti Naruto

"Kakashi -sensei, kau yang lapor ke jii -san ya, jaa" Naruto berlari ke arah hinata

Kakashi hanya menggelengkan kepalanya.

"Hinata -chan, ohayo" Sapa Naruto

"Ohayo Naruto -kun, Sasuke -kun, Kurama -kun" jawab hinata

"hn"

"ohayo"

Hinata menutup bukunya dan berdiri dari kursi taman, mata nya memandang ke arah salah satu pohon.

"Kau mau di sana terus." ucap hinata tiba-tiba

Naruto dan sasuke menyeringai,

'Rupanya hinata -chan juga merasakannya' Batin mereka

"Kau memang hebat, Hyuuga" Seorang laki-laki berambut hitam dan tersenyum(palsu) keluar dari pohon tadi

"Ah.. Sai rupanya ." ucap Naruto menyeringai .

Hinata dan sasuke menatap bingung naruto.

"Hei jangan remehkan uzumaki naruto, aku memang pakar nya informasi" ucap naruto bangga .

'Pembohong' batin Kurama, sasuke, dan hinata

Hei, siapa tak mengenal uzumaki Naruto, orang paling bodoh dan ceroboh se akademi.

"Buat apa kau kesini, Sai " Ucap Hinata

Sai kembali tersenyum(palsu)

"Untuk menangkap 2 orang" Tiba-tiba di belakang sai, muncul beberapa anbu 'ne'

"hohoho, Kita akan bersenang-senang Hinata -chan, teme" Hinata dan sasuke menyeringai kejam .

Sai mengeluarkan sebuah gulungan dan mulai mengambar sesuatu .

"Choju giga" Seekor harimau keluar dari gulungai sai dan menyerang Naruto cs

"hn, lemah, katon:gokakyu no jutsu" sebuah bola api besar menghantam sai cs.

"Sial" Sai cs melompat ke atas pohon .

Sedangkan Naruto menghela napas lega,

'ini kan taman bukan hutan, apa mereka ingin mengundang jeritan orang, untung saja aku telah memasang kenkai" batin Naruto .

"Lavender release: wrapping" Sekumpulan bunga lavender melayang di samping sai cs,

Sreak

Dengan kecepatan tinggi, bunga lavender itu membungkus beberapa tubuh anbu 'ne' dan yang selamat langsung melompat kembali ke bawah

'Jutsu yang mengerikan' batin mereka

"Doton: Enge no jutsu" duri-duri lancip mengarah ke Naruto cs

"Wind release: Rumbleing wind wall" Dinding yang terbuat dari angin melindungi naruto cs

Kurama yang sedari tadi menonton pertarungan merasa jengkel karena naruto tak mau membunuh orang 'incaran' nya bernama Sai, Rubah tersebut akhirnya turun tangan, dia memanjangkan ekornya dan mengikat tubuh Sai

"Ah... Akhirnya, arigatou Kurama -chan" ucap Naruto

Kurama hanya mendengus kesal .

Naruto berjalan menghampiri sai, dia memukul tengkuk sai .

"Ayo kerumahku." Naruto menghilang dengan shunshin begitu juga dengan Hinata, sasuke, sai dan kurama .

SHINOBI KONOHA

Hinata memandangi wajah sai yang pingsan.

"Dia terlalu polos sebagai seorang penjahat." Ucap Hinata

"Kenapa kau tak membunuhnya, Naruto ?" tanya Sasuke.

"Karena dia akan sangat berguna bagi kita." ucap Naruto menyeringai .

Hinata duduk di sofa.

"Tapi dia adalah anggota anbu 'ne' , bagaimana jika dia berbahaya ?" Tanya hinata

"Tenanglah hinata -chan, aku punya rencana ." Naruto tersenyum misterius .

TBC

Aku nggak punya ide banget buat fic ini, jadi jika ancur? gomen ne :(

Ada yang punya saran ? Review please .

BALASAN REVIEW PERTANYAAN .

Tentang kekuatan dragon gold : Saya juga belum nentuin bagaimana kekuatan dragon gold, apakah setingkat juubi ? em.. kalian berfantasy aja. bayangkan seekor naga yang mengacau di kerajaan dewa ? apakah kekuatan nya sangat dahsyat ? sampai manusia biasa mati jika menerima kekuatan SETENGAH nya ?

Desa or kota : disini setting nya KOTA . jadi jika ada tulisan desa, itu typo -.- gomen :D

Soal kelompok : Saya cuma ngikutin alur di manga :D biar seru gitu :)

Yoshhh... itu lah jawaban atas pertanyaan meber kita :) kenapa aku nggak cantumin nama? soalnya hilang terus jika di publish :(

Kurang panjang?kurang puas? Gomen :D