Daniel dan Guanlin terbangun didalam bathtub disebuah kamar mandi yang mereka tidak tahu dimana. Daniel hanya memakai celana, dan Guanlin hanya memakai baju.
"Apakah bokongmu sakit?" "Pertaruhan nyawa bukan solusi" "Kembalikan celanaku"
ㅡNo One Knows
Cast :
Kang Daniel - Lai Guanlin
Hwang Minhyun - Park Jihoon
mikakko, 2018
Note: Tolong baca chit-chat mikko ya, mikko mau minta saran kalian! ;)
ㅡNo One Knowsㅡ
Guanlin membuka matanya, kepalanya terasa berat, Ia melihat sekelilingnya, ruangan berbeda lagi.
"Sudah bangun?" tanya seseorang yang membuat Guanlin terkejut,
"Da-daniel?" tanyanya, yang hanya dibalas kekehan oleh Daniel
"Aku dan Minhyun melihatmu dan Jihoon, jadi ya.. kami membawa kalian kesini" jelas Daniel sambil menunjuk Minhyun yang sedang memeluk Jihoon
"Hai, Guanlin-ah" sapa Minhyun
Guanlin hanya tersenyum tipis, ia berdiri, merenggangkan otot-ototnya, "Jadi.. bagaimana kalian bisa disini?" tanyanya
"Kami.. bertemu seseorang, entahlah, dia berpakaian serba hitam dan menakutkan.." jelas Minhyun
"Benarkah hyung? Kami juga bertemu dengannya" balas Jihoon
"Apa ia menanyakan hal aneh pada kalian?" tanya Daniel
Jihoon mengangguk, "Dia menanyakan apa yang akan kami berikan kepada orang spesial, dihari yang spesial"
"Kalau begitu kita sama, tapi.. saat setelah orang itu menghilang, kami tiba-tiba disekap dan terbangun diruangan ini, kalau tidak salah lihat, ada dua orang yang membawa kami kesini" jelas Minhyun lagi
"Dan salah satu dari mereka memakai tattoo ditangannya" timpal Daniel
Minhyun mengerutkan keningnya, "Tidak, Niel-ah, keduanya memakai tattoo"
"Tidak, hyung. Hanya salah satu"
"Keduanya"
"Salah satu"
"Keduanya, bear"
"Salah satu, permaisuri Hwang"
"Dasar tidak mau mengalah"
"Hei hei, kalian ada hubungan ya?" tanya Guanlin yang membuat Minhyun melototkan matanya dan Daniel hanya terkekeh lagi
"Tidak, tentu saja"
BRAKKK BRAKKKK
Mereka berempat refleks menoleh ke sumber suara, ke arah pintu tua yang didobrak dari luar,
Guanlin mempersiapkan pisaunya, "Apa kalian sudah memeriksa pintu itu?"
"Ya, dari awal tidak bisa dibuka" jawab Daniel yang mengambil botol-botol birnya,
BRAKKK BRAKKK
"Hyung.."
Jihoon dan Minhyun yang masih duduk tetap setia berpelukan erat, mereka sangat takut, "Kalian berdua tetap disana" perintah Daniel yang dibalas anggukan oleh keduanya
BRAKKKKK
pintu itu terjatuh menggenaskan.
"YA! BEBASKAN REKANKU!" teriak orang itu.
Semuanya terdiam, sampai-sampai kedua dari mereka sadar..
"BAEJIN?!"
"JINYOUNG SUNBAE?!" teriak Daniel dan Jihoon bersamaan
Orang itu tadi, Jinyoung, langsung tersenyum dan memeluk kedua rekannya,
"Daniel hyung, Jihoon-ah, astaga.. akhirnya aku menemukan kalian!"
"Hyung.. aku merindukanmu"
Jihoon tidak bisa menghentikan tangisannya, akhirnya, ia bisa bebas dari tempat ini,
"Tidak adakah yang mau menjelaskan situasi ini kepadaku dan Guanlin?" protes Minhyun yang lelah dengan drama dihadapannya.
Refleks Jinyoung langsung melepas pelukan mereka, lalu membungkuk
"Namaku Bae Jinyoung, aku adalah trainee dari KDS ent., dan merupakan rekan satu grup dengan Jihoon. Oh, dab juga, Daniel hyung adalah pelatih menari grupku, serta anak dari CEO KDS ent." jelas Jinyoung
"Kenalkan, aku Hwang Minhyun dan ini.."
"Lai Guanlin" ujar Guanlin datar sambil terus menatapi Jinyoung,
"Ah senang berkenalan dengan kalian, kalau begitu ayo kita keluar dari sini!"
"Aku baru tahu kalau Jihoon adalah trainee KDS.." ucap Guanlin
"Ah, dia orang baru, hyung" balas Jinyoung yang membuat Daniel ber-oh-ria
"Tunggu, tunggu, bagaimana kau bisa menemukan kami disini?" tanya Guanlin
Jinyoung tersenyum lalu merogoh kantung hoodie yang dipakainya, "Ini" tunjuknya pada dua buah handphone mahal yang dikeluarkannya,
"Itu handphoneku!" jawab Guanlin sambil mengambil kembali handphonenya
"Kau benar, dan ini milik Jihoon" ujarnya sambil memberi handphone lain
kepada Jihoon, "Masing-masing handphone bisa dilacak, bukan? Orang perusahaan kami melacak handphone Jihoon, awalnya kami tersesat karena tempat ini sangat tertutup. Tapi untungnya kami menemukan handphonemu, Guanlin-ssi, handphonemu tepat berada didalam kotak surat, dan ketika kami melewati gedung ini, handphonemu bergetar" jelas Jinyoung panjang lebar,
"Hah.. bangunan ini sangat besar, sudah 2 hari kami bolak-balik kesini, dan akhirnya aku menemukan kalian"
"Tunggu, kau bilang 'kami', kau kesini bersama siapa, sunbae?" tanya Jihoon
Jinyoung lalu membesarkan matanya menyadari ia hanya sendiri disini "Astaga! Kemana Manager Ha pergi?!",
Jinyoung menatap mereka berempat, "Ayo, keluar. Aku rasa manager Ha ada diluar"
ㅡNo One Knowsㅡ
"Jonghyun hyung! Aku menemukan mereka semua!" teriak Jinyoung pada seseorang yang berdiri bersandar disamping sebuah mobil van.
"Bagus sekali, Jinyoungie, aku bangga padamu"
"Kalian semua, lebih baik masuk dulu kedal--"
"BAEJIN! BAEJIN! Hahh.. ahh.. tunggu aku! Bae!!" teriak seseorang dari dalam gedung tersebut
"Yak! Sungwoon hyung! Kau ini darimana saja!" omel Jinyoung pada managernya, Ha Sungwoon
Sungwoon hanya menyengir dan menatap Jihoon "Astaga! Anak emasku kembali!" Sungwoon lalu langsung memeluk Jihoon dengan erat,
"Sudah, sudah, ayo semua masuk ke dalam van. Kita ke kantor" ajak Jonghyun
"Ah, astaga, astaga, kalian berempat ini, tidak memakai pakaian lengkap! Kalian melakukan apa saja eoh selama seminggu terkurung didalam sana?! Ayo masuk, masuk, aku memiliki banyak stok pakaian didalam" oceh Sungwoon
Setelah mereka masuk ke dalam van dan mengganti pakaian, mereka duduk dengan rapi didalam van,
Susunannya, Jihoon duduk dipojok kiri, lalu Jinyoung, lalu Minhyun, dan Guanlin di pojok kanan. Sedangkan Daniel duduk didepan Jihoon dan Sungwoon duduk didepan Guanlin. (#Jadi kursi belakang tuh ada 4, depannya cuma 2) Dan Jonghyun yang setia duduk didepan sendiri sambil menyetir *yHa jomblo*
Sungwoon menghadap kebelakang, berdehem pelan,
"Ekhem, sebelumnya, kenalkan, aku Ha Sungwoon, manager 1No1. Dan itu adalah Jonghyun, ia adalah sekretaris Daesung sajangnim" jelas Sungwoon,
"Aku sudah me-research gedung tempat kalian disekap, gedung itu dulu adalah salah satu wahana permainan" jelas Sungwoon yang dijawab dengan tatapan tak mengerti kelima orang lain,
"Ah, dulu, daerah dimana gedung itu berada adalah taman bermain paling besar di Korea. Hanya saja, karena perkembangan zaman, taman bermain itu terbengkalai, semua pemilik wahana sudah menjual tanah mereka ke pemerintah, tapi hanya ada satu orang yang tidak mau menjual tanahnya," cerita Sungwoon, yang lain menyimak
"Ah, aku tahu cerita ini. Boleh saya melanjutkan manager Ha?" tanya Jonghyun yang daritadi ikut menyimak
"Tentu Jonghyun-ah. Silahkan"
"Aku dulu pernah observasi ke tempat itu waktu kuliah, semua tanah disana sudah dijual kecuali gedung tempat kalian disekap itu. Gedung itu adalah salah satu wahana paling populer, aMaze Room, pemiliknya adalah salah satu pesulap terkenal dengan nama panggung Mask Guy. Ia bersikeras tidak mau menjual gedung itu, karena ia bilang itu adalah tempat tinggalnya. Padahal, ia sudah pindah ke luar negri beberapa hari setelah menolak penjualan tanah. Sampai sekarang, gedung itu tidak tersentuh" jelas Jonghyun
"T-tapi hyung.. saat kami disana, kami bertemu oleh seseorang.."
"Ya.. mungkin itu adalah penculik kalian,tapi tenang saja, kami sudah meminta polisi untuk mengamankan tempat itu" jawab Jinyoung
"Tapi, orang itu bisa menghilang" jawab Guanlin
"Maksudmu, Guanlin-ssi?" tanya Jonghyun
"Ia menanyakan pertanyaan kepada kami, lalu setelah menjawabnya ia menghilang begitu saja" jelas Guanlin
"Ah, mungkin itu hanya tehknik ilustrasi" remeh Sungwoon
"Ayo turun, kita sampai" perintah Jonghyun.
ㅡNo One Knowsㅡ
Sekarang mereka tengah berada diruang meeting bersama dengan Daesung dan beberapa kepala polisi dan detektif handalan Seoul. Mereka sudah menceritakan sedetail-detailnya, dan dianggap ini adalah kasus penculikan berencana,
"Kalau begitu, kami permisi, Tuan Kang. Kami akan melaporkan jika kami sudah menemukan bukti kuat. Terima kasih sudah mau bekerja sama dengan kami, anda bisa menghubungi saya jika memerlukan sesuatu" permisi Sanggyun, ketua Polisi handalan Seoul.
"Baiklah, terima kasih sudah datang, Sanggyun-ssi, Taehyun-ssi, dan Hyunbin-ssi"
Setelah berjabat tangan ketiga orang penting Seoul itu meninggalkan ruangan.
"Ah.. Baiklah, karena.. kalian semua terlibat, dan kita tidak tahu apa yang akan orang-orang itu lakukan, maka, aku memutuskan agar kalian berdua, Guanlin-ssi dan Minhyun-ssi akan ada dalam pengawasan KDS ent. kami akan bertanggung jawab atas kalian" jelas Daesung
"Terima kasih, tapi aku rasa aku tidak membutuhkan itu, Tuan Kang" jawab Guanlin
Tuan Kang tersenyum lebar, "Dengar, Guanlin-ssi, ini demi kebaikanmu, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi esok hari dan selanjutnya. Lagipula, kau satu kampus dengan Daniel, itu akan mempermudah kami mengawasimu" jelas Daesung lagi
Guanlin hanya mengangguk pasrah, "Baiklah, terima kasih" lagipula, ini untuk kebaikannya, kan?
Sedangkan Minhyun? Ia hanya mengangguk mengiyakan perintah calon mertuanya ini. Ingat, Daniel dan Minhyun tetap dan masih dijodohkan, bukan?
"Baiklah, ayo jalanin hidup masing-masing, kalian harus menikmatinya. Jangan terlalu dipikirkan lagi tentang masalah ini! Kang sajangnim akan menghidupi kalian!" Oceh Sungwoon yang membuat semuanya seketika tertawa.
-SKIP TIME 5 BULAN KEMUDIAN-
[Daniel's side]
Setelah kejadian itu, Daniel tetap tinggal dirumahnya, bersama sang ayah dan ibu. Tetapi, beberapa minggu kemudian, ia dipindahkan ke apartemen elit di kawasan gangnam. Unitnya terdapat tepat disebelah unit Guanlin, yang sekarang sudah menjadi sahabatnya.
Daniel tidak tinggal sendiri, ia tinggal bersama dua ekor kucingnya, Rooney dan Peter, dan juga sepupunya yang masih berusia 15 tahun, Lee Woojin.
Daniel dan Woojin sangat dekat, itulah mengapa sejak Woojin memasuki sekolah menengah, ia diputuskan untuk tinggal bersama Daniel, alasannya karena sekolah Woojin dan kampus Daniel searah, dan juga agar Daniel tidak kesepian.
Oh, untuk masalah percintaan, ayah Daniel berkata sudah membatalkan perjodohan Daniel dan Minhyun, karena ia ingin Daniel menentukan pilihannya sendiri. Sekarang, Daniel sedang dekat dengan roommate baru Minhyun.
"Yang mau fotbar sama duo meonk hits gue bisa follow @rooneypeter.kang endorse/pp bisa add line, ada di bio" -KDN
"Heh Kang somay malah promosi" -mikko
[Jihoon's Side]
1No1 sudah debut tiga bulan yang lalu, debut mereka sukses dan menjadikan mereka rookie yang paling populer di industri hiburan.
Jihoon sekarang tinggal di dorm bersama rekan kerjanya, Jihoon sangat populer, dengan stage name Winkie, ia sukses menghipnotis penggemarnya dengan winknya.
Ditengah kesibukannya, ia selalu menyempatkan untuk bermain bersama Minhyun,Daniel dan Guanlin. Bahkan, Jihoon sangat dekat dengan Guanlin sekarang. Jika waktunya Jihoon bersekolah, ia akan dijemput oleh Guanlin dan berakhir dengan makan malam bersama. Tapi Jihoon sangat tidak mengerti hubungan apa yang terjalin antaranya dan Guanlin.
"Kok hoonie jadi korban HTS sih? Malah desc side hoonie pendek banget lagi, modar aja mikko" -PJH
"Hehehehehehe" -mikko
[Minhyun's Side]
Minhyun sekarang menjadi General Manager di cabang perusahaan keluarganya. Kenapa ia tidak menjadi presiden direktur? Karena Ia belum percaya diri, dan memberi jabatannya kepada hyungnya, Hwang Seokjin, oh, atau sekarang menjadi Kim Seokjin.
Minhyun sekarang tinggal disebuah kondominium mewah, jaraknya tidak jauh dengan apartement Daniel dan Guanlin. Minhyun yang merasa kesepian akhirnya memohon kepada rekan kerjanya, Ong Seongwoo untuk tinggal bersamanya. Awalnya Ong menolak, tapi dengan rayuan dan bayaran tiap bulannya, Ong akhirnya menyetujuinya.
Minhyun benar-benar masa bodoh dengan percintaannya semenjak sang ayah membatalkan pertunangannya dengan Daniel. Minhyun senang, tentu saja. Karena itu artinya sang ayah tidak mengkekangnya lagi. Tapi dari lubuk hati yang paling dalam, ia sedikit kecewa. Yah, sedikit.
Oh ya, ngomong-ngomong, walaupun terjadi pembatalan pertunangan tidak berarti hubungan Minhyun dan Daniel kandas, mereka tetap berteman, bahkan bersahabat. Daniel, Minhyun, Guanlin dan Jihoon sering kali hangout bersama. Jika Jihoon semakin dekat dengan Guanlin, maka Minhyun semakin dekat dengan Daniel.
Tapi tunggu, jangan senang dulu para NielHwang shipper, Daniel dan Minhyun yang sudah dekat menjadi tambah dekat, sekali lagi jangan senang dulu. Daniel sering kali curhat kepada Minhyun ketika sedang berdua saja, Daniel menyukai Ong Seungwoo, yang mana dulunya adalah senior Daniel di kampusnya. Minhyun lalu dengan baik hati mau membantu dan menjadi penampungan semua keluh kesah Daniel tentang Ong.
"Sabar gua mah, kko. Kok ngenes gitu yak guanya?" -HMH
"hehehe, berakit-berakit ke hulu, berenang-renang ketepian lah, nyun" -mikko
[Guanlin's Side]
Guanlin menjalankan kehidupannya sama seperti mahasiswa normal lainnya, bersama dengan sepupunya Yoo Seonho. Bedanya, sekarang ia bekerja paruh waktu sebagai pelayan di sebuah cafe ternama, cafe itu juga tempat biasanya ia dan teman-temannya berkumpul.
Ditambah lagi dengan Daniel yang sekarang tinggal bersebelahan dengannya, ia jadi semakin dekat dan menjadikannya banyak kenalan diluar kampusnya.
Seonho, sepupunya, jarang dirumah, ia hanya akan ada dirumah pada pagi dan malam hari, setelah pekerjaannya selesai. Seonho pada pagi hari akan ada dirumah, beres-beres dan sebagainya, lalu pergi kuliah. Pada sore hari ia akan berangkat kesebuah tempat penitipan anak sampai jam malam.
Seonho sendiri sudah memiliki kekasih, Park Woojin yang adalah pemilik tempat penitipan anak dimana ia bekerja dan sekaligus asisten dosennya. Ketika Seonho pergi bersama Woojin, Guanlin akan merasa kesepian, lalu ia akan mencari Jihoon. Dengan berbagai alasan agar ia bisa menghilangkan rasa bosan dan Jihoon mau menemaninya. Jujur saja, ia merasa tidak enak kepada Jihoon, tapi mau bagaimana lagi.
Guanlin juga sering curhat kepada Seonho dan Daniel tentang orang yang ia sukai, tetapi ia belum sempat membertahu secara rinci siapa orang itu.
"Gua kek jones banget. Sial." -LGL
"hehehe /nyengir pasrah/ protes mulu npdh" -mikko
ㅡNo One Knowsㅡ
[On Chat : Minhyun Daniel]
Defdanikang
: Hyung, malam ini ayo bertemu di cafe ;)
OptimusHyun
: Aku sibuk, maaf.
Defdanikang
: Ayolah, akan aku traktir. Aku ingin curhat lagi, tadi siang aku bertemu Ong hyung bersama dengan laki-laki lain di supermarket! :'((
OptimusHyun
: Jadi aku hanya tempat untuk kau menumpahkan kesedihanmu tentang orang lain, Niel? [delete]
: OK. Pegang janjimu untuk mentraktirku, aku belum makan dari pagi.
Defdanikang
: Wahh kau yang terbaik hyung!!! Ah, kenapa kau tidak makan? Kau harus makan, sayang nanti kau sakit. Hahaha
OptimusHyun
: Berhenti menggombal atau aku tidak akan datang nanti malam.
Defdanikang
: NOO!! Baiklah, baiklah. Sampai jumpa nanti malam, permaisuri Hwang ;)) [read]
Minhyun melempar handphonenya ke sofa yang terdapat diruangannya ini, sungguh, ia tidak tahu apa yang ia rasakan sekarang. Jujur saja, ia sedikit kecewa karena Daniel hanya datang padanya untuk urusan Ong Seongwoo, bukan untuk dirinya sendiri. Sebenarnya apa yang Daniel mau?
"Astaga.. Kenapa aku merasa panas ketika Daniel mengirim pesan seperti itu--ARGH AYOLAH HWANG MINHYUN IA HANYA MEMANFAATKANMU! Ah, aku rasanya ingin mati saja" lalu Minhyun berbaring diatas sofa tadi, ia hanya ingin tidur, dan mengharapkan agar ia bisa bermimpi tentang orang yang ia sukai. Ya, Kang Daniel.
.
.
.
.
Continue or End?
ㅡNo One Knowsㅡ
...
Hellooo! Mikko is backkk! So? Apakah alurnya kecepetan? Humm:(((
Oh ya, mikko minta tolong banget banget banget sama kalian, untuk sarannya kedepannya ini gimana huhuhu
Mikko mikirnya ini bakal aku fokusin dulu tentang pairingnya. Tentang kehidupan mereka setelah kejadian itu. Terus nantiiii baru deh back to jalan cerita awalnya :3
O ya, kalian maunya satu chapter buat satu pair, atau gabung-gabung aja?? tapi mikko tuh takut nanti kalo di gabung tambah ga jelas cerita ini:(( makanya mikko mai minta saran kalian aja enaknya gimana. Tolong sarannya ya!!
Btw juga, pairnya bakalan NielHwang Panwik kok. Eh tapi gatau deh. Liat saja nanti MUAHAHAHA *ketawa jahadh*
Makasih buat yang udah review semuaaaa, nanti mikko usahain mikko bales satu2, kalo mikko ga mager buka laptop sipsip:33
Jangan lupa reviewnya yes!
