The Broken Cupcake
Traître's sequel
.
.
Kau tahu Baek ? hidup tak pernah memberiku pilihan. Namun, ketika aku bersamamu, aku seperti melihat dua jalan yang bisa ku tempuh.
CHANBAEK
Hurt, Angst
Happy reading
..
..
..
Aku bukan tipe orang yang akan menyia-nyiakan cinta seseorang. Apalagi jika aku juga mencintainya. Aku adalah orang yang begitu menghargai suatu hubungan, namun, kenapa seolah Tuhan tidak pernah melihat itu semua ?
..
ALL- Chanyeol POV
Awal perkenalanku dengan namja cantik bertangan seindah yeoja ini bisa di katakan menjadi salah satu hari paling tidak menyenangkan yang pernah ku alami. Aku hampir menyalak kepadanya ketika aku tahu dompet kami tertukar. Itu benar-benar memalukan, demi Tuhan. Tapi siapa sangka jika kejadian memalukan itu menjadi salah satu kejadian yang patut aku syukuri ? karna pada hari itu, aku bertemu malaikat yang akan menumbuhkan hatiku yang mati, Byun Baekhyun.
Kami entah bagaimana ceritanya menjadi lebih, ah tidak, sangat dekat. Matanya yang seperti anak anjing, bibir cherry tipisnya, hidungnya yang lucu, badannya yang mungil, serta tawanya telah menjadi candu bagiku. Rasanya seperti drug yang akan membunuhmu jika kau tak memakainya, seperti dia yang mengikatku kepada dosa termanis.
Dia bilang jika dia beruntung memiliki ku, tanpa dia tau, semua rasa syukurku mungkin sudah habis ku persembahkan kepada Tuhan atas kehadirannya.
Baekhyun adalah pribadi yang periang, antusias untuk apapun yang aku lakukan, dan dia adalah cinta paling sempurna yang pernah aku miliki. Kami terlihat kekanakkan, ya memang. Tapi percayalah, seperti inilah kami menikmati masa muda kami. Tertawa atas kekonyolan pasangan kami, menangis bersama karena film yang berakhir menyedihkan, dan saling mencinta sebegitu dalamnya dengan kehangatan yang kita bagi pada malam yang dingin.
Jika kau bertanya, seberapa besar aku mencintai Baekhyun, maka pertanyaan itu akan terjawab sia-sia. Aku tak akan bisa menjawab seberapa besar aku mencintai pria mungilku, karena tidak ada satupun di dunia ini yang bisa mendeskripsikan besarnya rasaku.
Aku mencintai Baekhyun, mahasiswa tingkat akhir jurusan seni yang juga sedang bekerja paruh waktu di sebuah minimarket. Senyumnya yang benar-benar menawan membuatku mau bersimpuh untuknya. Baekhyun, bagiku dia… segalanya.
Aku mencintai Baekhyun, sangat. Tapi mungkin cintaku tak seberkuasa itu untuk mencegahnya pergi.
Aku yang berniat memberikannya surprise dengan membawakan cupcake kesukaannya terpaksa harus menahan pahit karena Baekhyun menolaknya mentah-mentah. Cupcake itu berakhir sia-sia di atas tumpukan salju.
Aku tahu aku salah, tapi aku takut mengakuinya di depan Baekhyun. Karna, apa yang akan terjadi padaku jika setengah jiwaku pergi ?
"Sialan kau Park Chanyeol"
Ya Tuhan, aku benar-benar takut sekarang.
"Pergi dari hadapanku, Park. Aku tidak membutuhkan penjilat sepertimu ada di kehidupanku"
Dia melempar cupcake yang aku buat sendiri, khusus untuknya. Airmatanya menetes saat dia berkedip ketika menatapku. Matanya memerah marah, dan wajahnya melukiskan kekecewaan yang mendalam.
Astaga, Baekhyunku. Chanyeol brengsek, bagaimana kau bisa membuat seorang malaikat terluka seperti ini ?
Cupcake yang telah hancur itu aku pungut beserta hatiku yang ikut menjadi serpihan. Ku tatap sendu kue manis yang sekarang tak berbentuk itu, menahan diri agar tak mengejar Baekhyun yang kini sosoknya tak bisa kulihat karena genangan air mataku.
Aku tak bisa mencegah Baekhyun pergi sekuat apapun aku ingin. Bagaimanapun akulah yang salah di sini, tapi sungguh, aku rela menjadi orang brengsek untuknya. Menjadi orang jahat untuk tetap bersamanya. Karena untuk pertama kalinya, aku menjadi lebih manusiawi ketika mencintainya.
Baek, tak adakah kesempatan untukku ? Tak bisakah aku egois untuk tetap memilikimu ?
Rasanya sesak, sungguh. Bayangkan ketika orang yang benar-benar kau cintai, yang telah kau berikan hatimu sepenuhnya, yang bahkan membuatmu rela menjatuhkan harga dirimu demi dirinya, kini telah pergi. Dan kau, ditinggalkan dengan penyesalan dan kebingungan, tak tahu harus kemana lagi kau berpijak.
Tapi, aku bisa apa ?
.
.
TBC
.
.
So, this is it. Sequel of Traître. Yang kemaren minta lanjut mana ? Sequel ini aku jadiin beberapa chapter karena kepanjangan huhu. Sorry for typo etc.
Yuk belajar hargai author ! Mind to review ?
