Discraime: All character from moonton
Note: Fic Aluya, entah kenapa saya selalu bikin fic Aluya. Apa karena saya ngeship mereka yaa :v (wkwk apasih)
Note 2: maafin jika ada kata-kata typo atau tidak berkenan. Author hanya manusia biasa (っˊ3ˋ)っ #plakk
SELAMAT MEMBACA
Chapter 1:
Malam yang dingin di sebuah kerajaan yang cukup megah, wanita itu terbangun dari kasur yang terlihat empuk. Rambut silver-nya di biarkan terurai, ia mengenakan piyama yang terlihat tipis lalu menuju jendela kamarnya, melirik langit berharap ia menemukan sesuatu disana. Namun langit terlihat kosong, tidak ada binatang maupun bulan yang ada hanyalah kegelapan yang menyelimuti langit tersebut.
Tak lama kemudian ia mendengar samar-samar suara dari luar, dilihatnya para penjaga yang masih aktif walau pada saat tengah malam. Ia melihat jagoannya yang masih terjaga dari kejauhan, pemuda itu seperti tak kenal lelah. Karena merasa tidak puas ia memutuskan untuk turun kebawah, agar dapat melihatnya dari dekat
"uhh~~ yang mulia, anda masih terjaga?" tanya salah satu pelayan yang ia jumpai dilorong istana
"ah! Iya, aku hanya mencari angin saja sebentar"ujarnya sembari menuju arah luar, dimana ia bisa melihat jagoannya dengan jelas
Tak lama kemudian ia sampai ditempat tujuan, angin malam terus menyapu rambut silver-nya membuat ia sedikit risih. Pemuda yang tadinya sibuk dengan kegiatan yang ia lakukan, tiba-tiba terhenti ketika melihat tuannya datang menghampiri "wah~ apa yang membuatmu berkunjung ditengah malam begini, yang mulia?" tanya-nya dengan sopan, rambut putihnya yang tersapu angin serta mata birunya yang indah membuat sang tuan tidak bisa melepaskan pandangannya "hm aku hanya pergi keluar untuk mencari angin"jawab sang tuan dengan senyum tipis yang mengarah ke pemuda tersebut
"jika begitu izinkan saya untuk menemani anda yang mulia"hormat nya lalu memberi isyarat kepada prajurit yang lain bahwa ia akan menemani sang tuan
"hahaha~ kau tidak perlu terlalu formal seperti itu Alu" ia tertawa kecil membuat pemuda yang dipanggil Alu tersebut sedikit merona
"lalu, apa aku harus memanggilmu 'Miya'"ucapnya yang menyadari Miya menahan dingin lalu melampirkan jaket yang ia kenakan kepada sang tuan
"itu jauh lebih baik"ucap Miya
"jadi..apa yang membuatmu terjaga selarut ini?"
"uh~ tidak ada, aku hanya terbangun dari tidur"
"begitu?...kudengar lusa ada pertemuan dinegeri sebelah, kau sudah memutuskan siapa yang akan mendampingimu?"
"hmm~ aku tidak terlalu memikirkannya, tapi yang jelas aku tidak bisa asal pilih"ujarnya yang menyilangkan kedua tangannya
Alucard menatap Miya, ia harap 'gadisnya' tak salah memilih penjaga. Tak lama setelah mereka berkeliling istana, Alucard menghantar Miya sampai ke kamarnya "tidurlah besok kau harus berangkat pagi bukan? Aku akan menghantarmu" ucap Alu lalu mengecup kening Miya dengan lembut. Gadis itu hanya tersipu lalu mengangguk, menunjukkan senyum terbaiknya lalu menutup pintu kamar
Me: Apalah yang tertulis hanya terlintas dikepala (っˊˋ)っ pokok nya jangan tunggu up karna Author ga tau kapan bisa lanjut lagi #plakk (ラ)ラ ~SEKIAN~
