Pria berambut putih itu diam sejenak ia merenungkan apa yang baru saja dikatakan nya 'bagaimana jika Miya mendengarnya?..yaah… bagaimanapun Miya pasti menganggap itu mimpi' pikirnya "oh iya Alucard,apa kau mengatakan sesuatu tadi?" ternyata ia tidak mendengarnya.. Mendengar gadis itu bertanya pria tampan itu membisu lagi..sangat lamaa
"Alu..apa kau sedang memikirkan sesuatu?" saat pria itu berhenti dari lamunan nya ia mendapati Miya sedang memandanginya,jarak mereka sangat dekat sampai-sampai pria itu bisa merasakan nafas gadis berambut silver itu..sangat pelan tidak seperti dirinya,nafasnya sangat memburu membuatnya merasa seperti orang jahat..pria itu kaget melihatnya membuat ia terantuk ke pohon yang sedari tadi mereka sandarkan.
"A..Alu, kau tidak apa-apa? Apa aku mengagetkanmu?" Miya yang melihat pria itu kaget ia juga spontan menjadi panik
"a..aku tidak apa-apa Miya, hanya kaget"
"begitu kah?..haa syukurlah"
Alucard ingin menanyai Miya tentang kejadian tempo hari, tapi ia sedikit takut dengan jawaban Miya namun juga penasaran.
"umm Miya"
"ya?"
"tempo hari aku melihat kau dengan Zilong sedang berdua di taman, apa yang kalian bicarakan?"
o
Tiba-tiba wajah gadis itu langsung memerah, ia tak tahu harus berkata apa..setelah lama membisu..
"jika kau tidak ingin memberi tahu, tidak apa-apa kok aku hanya bertanya..kau tidak harus menjawabnya"ucap Alucard setelah melihat wajah gadis di sebelahnya mulai memerah. Alucard berdiri dari tempatnya lalu mengajak gadis itu pulang "ayo kita pulang, sudah semakin sore akanku antarkan kau" menurut..Miya hanya mengikuti Alu dari belakang..
"terima kasih sudah mengantarku"
"iya itu tidak masalah"
"Miya tumben kau pulang jam segini..biasanya lebih awal"ucap pria berambut putih panjang yang duduk di sofa dengan 'elegan'
"a- iya tadi ngumpul sebentar sama teman"ucapnya (aku tidak berbohong loh)
Merasa kelelahan gadis itu merebahkan tubuhnya di kasur, 'haa mana mungkin aku bercerita kepada Alu tentang tempo hari,itu sangat memalukan' pikirnya. PENASARAN? Ayo kita flash back:
Tempo hari
"jadi kau akan menyatakan perasaanmu kepada Alucard setelah lulus nanti" gumam pria berambut coklat panjang sambil memegang dagu nya
"iya..ceritanya begitu Zi, bagaimana menurutmu?"
"hmmm? Apa ga terlalu lama ya? Ga takut Alu di ambil orang lain gitu?"
"semoga saja nggak"
"hahaha Alu itu sangat populer cepat atau lambat ia pasti akan menjadi milik seseorang"jelas Zilong, merasa apa yang di katakan Zilong ada benarnya gadis itu meminta saran
"jadi aku harus bagaimana?"
"jika aku menjadi kau, aku akan menggenggam tangan nya seperti ini lalu berkata 'Alu aku sudah menyukaimu sejak lama..aku tau kau mungkin hanya menganggapku seorang teman tapi aku menyukaimu' mungkin seperti itu"
"hahaha apa-apaan itu, aneh sekali"
"haha coba saja"
"ga mau"
"yaampun yasudah deh"
Flash back:Off
