Esok hari nya..
Pria itu bangun lumayan siang dari ia biasanya bangun,ia melihat jam dinding yang ada di kamarnya 'sial aku telat'
Ia buru-buru mandi,buru-buru pakai seragam,namun ia tak sempat sarapan. Pria itu lalu keluar rumah nya..berlari tak lama setelah ia berlari akhirnya ia sampai semenit setelah bell 'huft tepat waktu' pikirnya, ia memang tepat waktu namun tidak fokus pada waktu jam pelajaran apa yang di terangkan pak Franco sangat tidak ia mengerti. Cukup lama setelah pelajaran berlangsung akhirnya bell istirahat berbunyi
"hei Alucard, kau tau apa yang kutemukan di internet?" tanya Chou yang menatap layar hp nya dengan serius. Pria tampan yang satu ini sangat gila informasi namun dari internet, untungnya ia tidak pelit, setiap informasi yang ia dapatkan pasti akan ia sebarkan kepada teman-temannya
"hmm apa yang kau temukan kali ini?"
"ini informasi yang lagi hot akhir-akhir ini, terlihat sekelompok geng berjumlah 20 orang yang menculik setiap wanita yang menurut mereka cantik lalu mereka jual ke negeri tetangga" jelas Chou
"hmm menakutkan juga yahh tapi apa mereka tidak ditangkap polisi yah?"
"entahlah kabarnya mereka menghilang setelah muncul asap-asap"
"hei lagi sibuk cerita apa?" keberadaan pria berambut pirang panjang membuat mereka cukup kaget, lalu Lancelot mengintip layar hp Chou "oh ini berita yang lagi hangat-hangat nya yahh"
"iyaa bukankah rada serem gitu?"tanya Chou
"iya serem waktu aku pulang dengan Odette kemarin hampir saja mereka menculiknya,untung aku segera membawa Odette kabur" jelas pria itu
"hmm gitu"
Alucard hanya menyimak mereka berbicara namun muncul sebuah kekhawatiran. Tak lama kemudian bell bertanda masuk. Selanjutnya pelajaran paduan suara
Pelajaran berikut ini cukup membuat fokus Alucard karena ia sudah makan cukup banyak tadi
Tak terasa cukup lama. Tiba-tiba sebuah pengumuman keramat yang membuat seluruh murid bersorak pun muncul
'PERHATIAN KEPADA SELURUH GURU YANG TELAH MENGAJAR DI KELAS HARAP SEGERA KE AULA ACADEMY KARENA AKAN DIADAKAN RAPAT DADAKAN'
Seluruh siswa pun buru-buru menyiapkan tas dsb nya
Alucard yang melihat Miya dari kejauhan pun memutuskan untuk menghampirinya "hei..kau langsung pulang?"tanya pria tampan itu "ah.. tidak, ada tempat yang harus ku kunjungi saat ini"jelas wanita itu sembari memasukkan alat tulisnya ke tas "begitu..aku dengar ada berita yang geng nya 20 orang, mereka menculik wanita loh"ucap pria itu "oh itu, iya aku sudah dengar dari Odette, tenang saja jika mereka muncul maka aku akan memanah mereka lagi pula aku bersama Nana"ucap gadis itu percaya diri "b-begitu ya"
"hei Miya aku minta maaf karena tidak bisa menemani mu, ada toko mainan yang baru buka di pusat kota dan sedang diskon, batas waktunya cuma saat ini jadi aku minta maaf sekali"jelas wanita itu sambil menuju keluar kelas
"umm hahaha dia sibuk banget ya"gumam gadis berambut silver sambil tertawa kecil
"hei..bagaimana jika aku menemanimu, jika aku pulang sekarang pasti sangat membosankan" ucap Alucard
"oh iya baiklah kalau begitu"
Setelah mereka keluar kelas, mereka menuju loker mereka masing-masing lalu bertemu kembali di depan pintu sekolah
"tempat apa yang ingin kau kunjungi?" pria berambut putih bertanya setelah lama membisu
"aku ingin membeli beberapa buku yang dijual di dekat stasiun"
"stasiun? Bukankah itu cukup jauh?"
"iya..makanya aku meminta Nana menemaniku, tapi ia sedang sibuk seperti itu hahaha untung aja ada Alu"
Mendengar akhir kata-kata wanita tersebut, pria berambut putih itu memerah namun tidak begitu terang. Tak lama setelah mereka berjalan akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan, Miya sibuk memilih buku yang akan ia beli sesekali juga ia meminta saran kepada pria yang ada di sebelahnya yang juga berencana membeli beberapa buku
"wahh indahnya masa muda, lihat pasangan yang berambut putih itu" ucap penjaga toko yang mengucapkan kata-kata memalukan membuat mereka memerah
"oh iya Miya dari tadi hpmu bergetar terus loh"
"oh iya maaf"
Gadis itu lalu buru-buru membuka layar hp nya dilihatnya pesan di Line, rupanya itu dari Nana 'Miya kau di mana? Sepertinya ada orang yang sedang mengikuti ku jadi kau bisa ke pusat kota? aku sedang bersembunyi di toko kue yang biasa kita pergi,kumohon tolong aku. Aku takut sekali' melihat pesan dari Nana yang seperti itu Miya lalu menarik lengan Alucard, ia sangat buru-buru menuju pusat kota yang Nana katakan setelah beberapa lama ia di kejutkan dengan hal yang menegangkan. Terlihat Nana sedang sibuk menyihir segerombolan itu menjadi Tororo (?), tanpa berfikir panjang Miya lalu memanah mereka satu per satu disusul dengan Alucard ada di belakangnya
"Alu apakah mereka kelompok yang sedang hangat itu?" tanya Miya
"sepertinya begitu" ucap Alucard yang sibuk menebas mereka. Pria itu mengalihkan pandangannya melihat gadis pujaan hatinya, matanya melotot ketika melihat salah satu dari mereka ketika ingin menebas gadis itu Alucard ingin memperingati Miya agar mengelak namun ia tak sempat, tiba-tiba parang yang di ayunkan dengan bebas itu mendarat dengan sangat sempurna
'SRAAAKK'
