Miya bangun dari tempat tidur, ia menuju jendela kamarnya lalu membuka gorden yang tadinya tertutup lalu menjadi terbuka. Sinar matahari fajar membuatnya teringat sesuatu 'hari ini ada diskon besar-besaran di swalayan' pikirnya lalu menuju kamar mandi

Setelah berpakaian ia segera keluar rumahnya berharap swalayan tidak ramai. Namun ekspektasi tak sesuai realita, swalayan tersebut sangat ramai, ia bahkan tak dapat masuk kedalam karena penuh 'apa aku perlu memanah mereka satu persatu?'pikirnya, namun ia mengurungkan niatnya

Tak lama kemudian swalayan menjadi lumayan sepi, namun… "wahh~ maaf diskon nya sudah tidak berlaku lagi~ sudah lewat 5 menit dari batas waktu yang ditentukan" ucap karyawan yang disana "apa?!" Miya mengguncang karyawan tersebut "kau tahu aku sudah menunggu lama!" lanjutnya namun masih mengguncang "m-maafkan saya..tolong berhenti nona...otakku bergetar" ucapnya tapi Miya tidak berhenti mengguncang karyawan tersebut

"ada apa ini?!" seseorang datang rambutnya berwarna coklat tersisir dengan rapi, ia terkejut melihat apa yang ia lihat sekarang "Miya?" ucapnya menuju ke kegaduhan

"Gossen?" Miya berhenti mengguncang karyawan lalu menuju kearah Gossen "apa yang kau lakukan disini?"

"apa maksudmu? Aku manager disini"

"benarkah"

"ya..jadi, ada masalah apa?"

"a-aku sudah datang untuk membeli barang yang berdiskon, tapi karyawan itu bilang diskon nya sudah tidak berlaku lagi"ucap Miya sambil menghela nafas

"haha~ begitu rupanya" ucap Gossen sambil tertawa kecil "kau ambillah apa yang ingin kau beli aku akan memberi diskon nanti" lanjutnya

"benarkah?!" ucap Miya, matanya berbinar

"tentu saja"

"woahh~ Gossen kau sangat baik ya" ucap Miya lalu mulai memilih barang

Miya mulai memilih barang yang akan ia bayar di kasir, ia teringat kalau sabun dirumah sudah habis ia pun memilih sabun bermerek Lox lalu ia pergi ke deretan buah. Ia berfikir sejenak 'apa aku membelikan Nana buah ya?'pikirnya, ia terkejut ketika menyenggol seseorang yang ingin membeli buah yang sama "a-maaf" ucapnya lalu ia sedikit terkejut karena ia tak menyadari bahwa ia menyenggol Alucard "oh..Alu"lanjutnya

"Miya?"ucapnya

"uhh~ kau beli apa Alu?"

"hanya buah-buahan untuk ngemil"ucapnya sambil mengambil beberapa buah apel

"begitu?"ucap Miya yang juga membeli buah apel

"kau sendirian saja?"

"iya, eh Alu.."

"hmm?"

"ternyata manager disini Gossen loh"ucap Miya yang menuju ke arah kasir

"Ohh~ temanmu?"

"iya teman semasa kecil"

"hmm" Alucard mulai membayar barang yang ia beli lalu ia mengambil barang milik Miya "barang yang ini di gabung aja ya"ucapnya kepada penjaga kasir

"loh..tidak Alu, aku akan bayar sendiri" ucap Miya yang mengeluarkan dompet dari tas nya

"sudah tidak apa-apa"kata Alucard yang menghentikan Miya yang ingin mengeluarkan uang

"umm~ kalau begitu bagaimana jika nanti ku traktir kue"

"tidak apa-apa Miya, hahaha~" Alucard tertawa kecil sembari mengangkut barang mereka

Tiba-tiba Gossen datang lalu membisikkan kepada petugas kasir. "Miya kau sudah selesai?" tanyanya yang menuju kearah Miya "a-iya ini sudah dibayar"ucap Miya kepada Gossen, "begitu? ngomong-ngomong dia siapa?" tanya Gossen sambil memandangi Alucard sinis

"oh, dia...t-temanku" ucap Miya sedikit gagap

"ohh, halo aku Gossen, teman masa kecil Miya" ucapnya lalu menjabat tangan, Alucard yang baru datang sedikit terkejut oleh perilaku Gossen

"A-Alucard.."

"kalau begitu Miya, bagaimana jika kita pergi keluar sebentar..belanjaan mu biar aku yang bawakan"ucap Gossen yang mengambil belanjaan Miya yang sudah di kantongi

"maaf..Miya bukannya kau mengajakku ke toko kue tadi" ucap Alu yang sedikit kesal dengan Gossen lalu menuju pintu luar

"ah iya maaf ya Gossen, lain kali saja" ucap Miya lalu mengikuti Alucard "oh iya terimakasih diskon nya" lanjutnya

Gossen hanya melihat punggung Miya yang mulai menjauh lalu ia tersenyum miring, ia mengambil ponsel yang ada di saku celananya lalu menekan nomor seseorang "hai..ini aku...tenang saja...semua berjalan lancar hahaha~...kenapa nada bicara mu?...hmm...tidak, tentu saja ia terlihat kesal..yahh sudah dulu...jika ada rencana lain hubungi saja aku...baiklah…sampai nanti" ia menutup telfonnya masih tersenyum kali ini ia tersenyum kecil, menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya

Note: hai semuanya hehe~~ saya cuma mau bilang terimakasih atas dukungan nya (っT3T)っ saya terhura loh. Oh iya mungkin ini sedikit telat tapi boleh dong kritik and sarannya (Miya: sedikit telat gimana? Ini udah chap ke berapa tapi baru minta KnS) #authorterpanahmiya. Uhh~ (つˊωˋ)つ pokoknya makasih banget yang udah dukung saya. Byee~~