Malam harinya YangYang datang ke mansion Luhan dengan pakaian rapi dan membawa sebuket bunga untuk Luhannya.

TING TONG

YangYang menekan bell dimansion tersebut dan tidak berapa lama seorang bibi membuka pintu untuknya

"Bi, Luhannya ada?" YangYang bertanya ramah pada orang yang membuka pintu

"Nona Luhan ada dikamarnya tuan"

"Baiklah, aku akan kekamarnya" YangYang langsung naik kelantai dua dimana kamar kekasihnya berada

TOK TOK TOK

YangYang ingin berubah, dia ingin menjadi suami idaman bagi Luhan sehingga dia merubah caranya selama ini yang kasar.

"Masuk" Luhan menjawab dari dalam kamar kemudian YangYang masuk setelah mendapat izin dari sang pemilik kamar

"Hai sayang" YangYang mendekat kearah Luhan dan memeluknya erat

"Hai" Luhan membalas pelukannya dan membawa YangYang kelaur kamar untuk berduaan ditaman belakang

"Lu, ini untukmu" YangYang memberikan sebuket bunga untuk Luhan sedangkan Luhan menerimanya dengan senyum manisnya

"Terima kasih sayang" Luhan mencium singkat pipi Luhan sedangkan YangYang mabuk kepayang dengan tingkah Luhan

"Yang, mau minum apa?" Luhan bertanya lembut pada YangYang

"Apa saja, yang penting buatanmu Lu"

"Baiklah, kau tunggu bentar ya" Luhan masuk kedalam rumah untuk memberikan minum pada tamunya sedangkan YangYang memikirkan hal apa aja yang akan mereka lalui malam ini

"Sayang, ini minumnya" Luhan memberikan segelas markisa pada YangYang sedangkan sang penerima hanya menerimanya dengan senyum manisnya lalu menghabiskan dengan satu tegukan

"Pelan - pelan Yang" Luhan ketakutan dengan cara minum YangYang yang seperti kesurupan

"Aku suka minuman ini, karena ini buatanmu Lu. Hoam... Aku mengantuk" YangYang tanpa sadar tertidur dikursi santai milik Luhan sedangkna Luhan memasang wajah senangnya karena rencananya berhasil

"Kalian bantu aku" Luhan memanggil para bodyguardnya untuk membantu mengangkat badan YangYang yang berat

"Baik nona" Kris dan yang lainnya membantu sang nona untuk membawa tikus tersebut masuk kedalam kamar untuk disiksa

Setelah YangYang digotong kedalam kamar, Luhan menyalakan AC dan semuanya berkumpul keliling untuk menyaksikan adegan berikutnya.

"Buka semua baju yang melekat ditubuhnya" Luhan memberikan ulimatum tidak terbantahkan kemudian semua bodyguard melakukan apa yang dikatakan sang majikan

"Sudah, kalian agak menjauh aku mau memfoto dirinya ketika telanjang" Luhan mengambil handphonenya dan memfoto YangYang yang tertidur dalam keadaan telanjang bulat

"Nghh.." YangYang terbangun dan terkejut karena kondisinya saat ini yang terikat dan telanjang

"LUHAN, KAU KENAPA" YangYang berteriak marah pada Luhan, dia kecewa dengan apa yang dilakukan Luhan padanya

"Tidak ada, aku hanya ingin membuatmu jera untuk mendekatiku" Luhan menampilkan senyum kejinya

"Kau gila. Aku hanya ingin mendekatimu" YangYang mencoba untuk melepas borgol yang mengikat kedua tangannya

"Kau yang gila, dulu kau menyukaiku tetapi dibelakangku kau juga menyukai Baekhyun dan disaat kami berdua kecewa denganmu kau malah bermain dengan Kyungsoo" Luhan mengambil bunga pemberian dari YangYang dan memukulkannya kearah selangkagan YangYang

"ARGH... SAKIT LU..." YangYang kesakitan menerima siksaan dari Luhan pada selangkangannya

"BARU SEGITU KAU SAKIT, BAGAIMANA DENGAN HATI KAMI BERTIGA YANG KAU PERMAINKAN" Luhan geram untuk kesekian kalinya pada YangYang yang tidak memikirkan perasaan mereka, sedangkan untuk Kris cs ini pertama kalinya mereka melihat nona mereka marah besar

"Aku minta maaf Lu" YangYang memohon untuk minta maaf

CLECK

"Lu, aku bawa dia" Baekhyun dan Kyungsoo masuk kedalam kamar siksaan tersebut sambil membawa seorang wanita pemain film porno

"Bagus, dan untukmu silahkan nikmati dia" Luhan memberikan izin pada wanita pemain film porno tersebut

Eri Takamatsu sang wanita pemain film panas tersebut langsung memegang penis YangYang sedangkan sang pemilik penis menggerakan badannya agar tangan jahanam wanita tersebut lepas dari penisnya.

"Lepas" YangYang menggunakan suara marahnya untuk memarahi wanita tersebut

"Lanjut saja" Luhan menyuruuh Eri Takamatsu untuk melanjutkan permainannya dan kemudian Eri Takamatsu mengocok penis YangYang dengan kecepatan penuh sehingga membuat YangYang mabuk kepayang

"ARGHH.. LEPASKAN SETAN"

"ARGH... HABIS INI MATILAH KAU"

"DASAR MURAHAN... ARGH..." YangYang yang sibuk memaki Eri Takamatsu harus berakhir kesakitan karena Eri Takamatsu menggigit penisnya dengan kuat

"Kau juga murahan Yang, kau mengemis cinta kami" Luhan memfoto YangYang agar bisa menjadikan bukti jika YangYang nekat menggangu hidupnya

"ARGH... SIALAN KALIAN SEMUA" YangYang kesulitan membalas Luhan da yang lainnya karena Eri Takamatsu memberikan sensai pada penisnya

"Eri, tolong berikan handjob yang lebih luar biasa agar dia kenikmatan" Baekhyun mengatakannya sambil memasang wajah senangnya karena pada akhirnya YangYang mendapatkan balasan

"ARGH... DIAM KAU BAEK... ARGH" YangYang kesulitan bicara karena Eri Takamatsu memberikan handjob sesuai dengan permintaan Baekhyun sedangkan sang pelaku handjob menikmati kerjaanya dengan menghandjob penis YangYang dengan tempo tidak beraturan

"ARGH..." YangYang orgasme karena tidak tahan dengan permainan yang diberikan Eri Takamatsu padanya, sedangkan yang lainnya puas melihat hal tersebut

"Ini upahmu" Baekhyun memberikan amplop coklat tersebut pada Eri Takamatsu karena sudah berhasil menyelesaikan tugasnya

"Terima kasih" Eri Takamatsu menerimanya kemudian keluar dari rumah tersebut

"Bagaimana, kau puas Yang" Luhan bertanya sambil mengambil foto YangYang selesai orgasme

"Baek, silahkan nikmati dia" Luhan membuat alibi agar YangYang tidak terlalu marah

"Baiklah" Baekhyun mendekat kearaah YangYang dan memegang penisnya dengan lembut kemudian menarik penisnya dengan kuat

"ARGH... KAU GILA BAEK" YangYang kesakitan karena penisnya ditarik dengan tidak memakai perasaan

"Baru punya penis segitu saja sudah sombong, ini semua bodyguardku memiliki penis lebih panjang saja tidak sombong" Luhan menyombongkkan diri sambil melipat kedua tangannya didepan dada

"Dasar gila, lepaskan aku sekarang" YangYang membrontak karena penisnya sungguh kesakitan karena Baekhyun menariknya dengan kencang

"Baik, tetapi kau harus berjanji agar tidak mendekati kami dan menjauh dari kehidupan kami kalau tidak maka video sexmu akan disebarkan di internet" Kyungsoo berjalan mendekati YangYang dan meremas penisnya dengan kuat

"ARGH... SAKIT KYUNG" YangYang bukannya menjawab malah berteriak kesakitan karena ulah Kyungsoo yang sebelumnya dia ketahui bahwa gadis itu adalah gadis yang baik

"Jawab apa yang baru saja dikatakan Luhan" Kyungsoo semakin emosi karena YangYang tidak menjawab syarat yang diberikan Luhan sedangkan tangannya tidak diam malah semakin memperkuat remasannya dan menampar pelir YangYang tanpa perasaan

"Baik, aku menyerah dan akan menjauh dari kalian" YangYang menyerah daripada penisnya putus karena ulah ketiga sepupu tersebut

"Bagus, sekarang kau akan kami lepas" Luhan memberikan perintah kepada bodyguardnya untuk melepaskan semua ikatan ditubuhnya dan mengantarnya setelah semuanya selesai diurus

BLAM

Pintu tertutup menandakan Sehun cs baru saja mengantar YangYang keluar dari mansion tersebut, dan Luhan terduduk lemas diranjang yang ditempati YangYang tadi.

"Lu, semua sudah berakhir" Baekhyun juga merasa lelah karena emosi dengan YangYang yang keras kepala

"Hm" Luhan mengangguk sambil memejamkan matanya karena dia juga lelah menghadapi masalah yang baru saja mereka selesaikan

"Menurutku kita harus berhati – hati, walaupun dia sudah mengatakan ya tapi kita juga tidak boleh lengah" Kyungsoo merasa ini masih belum berakhir tetapi dia juga tidak bisa memastikan bahwa kapan bahaya akan mendekati mereka, Kyungsoo sungguh paham dengan liciknya pria bernama YangYang

"Ya" Luhan dan Baekhyun menjawab kompak

..

..

..

"Semuanya kemari" Luhan memanggil semua bodyguardnya karena mereka akan membuat pesta malam ini karena sudah berhasil mengusir tikus besar dalam kehidupan mereka

"Baik nona" mereka menjawab kompak dan mendekati sang nona

"Malam ini kita berpesta, jadi silahkan nikmati pestanya dan semuanya harus dalam keadaan telanjang" Baekhyun mengatakannya dengan genit sedangkan yang lainnya ketakutan karena takut kejadian semalam akan terulang pada selangkangan mereka

"Buka saja, kita akan pesta" Luhan menganggukkan kepala karena dia tahu semua bodyguardnya masih takut dengan kejadian semalam, namun malam ini adalah malam berbeda dengan biasanya karena mereka akan melakukan pesta kecil- kecilan dan pesta sex bebas

"Baik nona" ketika Luhan mengatakannya, maka mereka tidak akan segan untuk melakukan perintah majikan mereka yang tidak pernah menyakiti aset berharga mereka

"Woah, Sehun kau sexy sekali" Baekhyun terpana dengan tubuh Sehun yang sexy. Sudah tampan , Sexy dan punya penis besar walaupun masih dalam keadaan tidur

"Terima kasih nona" Sehun menggaruk tengkuknya karena malu dengan pujian yang diberikan sepupu majikannya, dan juga ini pertama kalinya dirinya mendengar seseorang membilangnya sexy biasanya semua orang mengakui ketampanannya saja

"Ayo bermain" Baekhyun menerjang Sehun hingga mereka berdua terjatuh diatas sofa tepat dibelakang Sehun

"Nghh..." Sehun kewalahan dengan hisapan Baekhyun pada puttingnya dan tangan Baekhyun yang nakal bermain dengan penisnya yang masih tertidur

"Woah, penismu besar sayang" Baekhyun terpana untuk kesekian kalinya pada Sehun, dan mencium gemas penis Sehun yang sungguh panjang

"ARGH... MORE BAEK" Sehun kenikmatan dengan ciuman yang diberikan sang sepupu nonanya dan berakhir dengan blowjow yang sungguh menggoda imannya hingga menembus awang – awang

Baekhyun dengan nakal mengeluarkan penis Sehun dan menghandjobnya dengan kecepatan penuh hingga Sehun kenikmatan dengan permainannya.

"ARGH... MORE BAEK... OWH..."

"ARGH.. AKU KELUAR" Sehun orgasme dan Baekhyun dengan cepat menampung sperma Sehun didallam botol kaca yang disediakannya

"Terim kasih sayang" Baekhyun mencium penis Sehun setelah mendapat sperma dari pria tampan tersebut

"Untuk apa kau simpan sperma itu Baek" Luhan dan yang lainnya heran dengan Baekhyun yang menyimpan sperma Sehun didalam botol kaca

"Untuk mandi sperma Lu, biar awet muda" Baekhyun menutup botolnya dan menyimpannya dalam tasnya, dia ingin mengambil sperma Sehun saja karena dia terpesona pada Sehun

"Kris, kau bangun hanya dengan melihat mereka bermain?" Luhan terkejut dengan Kris yang hormonnya cepat sekali menaik hanya dengan melihat sahabatnya bermain dengan Baekhyun

"Bu.. Bukan, aku terangsang melihat nona Luhan" Kris tergagap karena ketahuan terangsang dibandingkan dengan yang lainnya sehingga mencari alibi untuk menutupi rasa malunya

"Oh benarkah" Luhan mendekati Kris sedangkan Kris berjalan mundur dan harus terduduk disofa karena dia terpojok sekarang sehingga Luhan duduk dipangkuannya saat ini juga

"Kenapa gugup, kurasa ini bukan pertama kalinya kau melihat tubuhku" Luhan meraba tubuh Kris dan berakhir dipenis besar Kris yang sudah bangun daritadi

"Shh.. Lu kumohon jangan menggodaku" Kris tidak mungkin menerjang majikannya disaat seperti ini, dia masih memiliki hati untuk tidak memperkosa majikannya didepan orang banyak

"Ayo lahh, kita main saja lagian sudah lama kita tidak bermain" Luhan langsung berlutut didepan selangkangan Kris dan memasukkan penis tersebut kedalam mulutnya kemudian memberikan sensasi terbaik yang dia miliki pada benda keras tersebut

"Nghh... Luhan... Kumohon" Kris antara ingin Luhan memberikan lebih pada penisnya dan tidak ingin memberikan kesan buruk pada yang lainnya

"Sudahlah, nikmati saja" Luhan kembali mengulum penis Kris dengan cepat sedangkan tangannya yang bebas sibuk meremas kasar pelir Kris yang menggantung dengan bebasnya

"ARGH... MORE LU" Kris kenikmatan dengan permainan yang diberikan Luhan pada penis dan pelirnya sehingga tanpa sadar berteriak ingin meminta lebih pada majikannya, berbeda dengan YangYang yang berteriak kesakitan karena siksaan dari Luhan cs

"ARGH.. AKU MAU KELUAR LU" Kris hanya butuh lima belas menit untuk orgasme karena kemampuan Luhan sungguh profesional dalam memanjakan penis, sedangkan Luhan hanya menelan semua sperma milik Kris dan menyedot penis Kris bagaikan vacum cleaner untuk mengambil sperma yang tertinggal dikepala penis Kris

"Ayo pesta sex" Baekhyun langsung menerjang Chanyeol sedangkan mereka semua hanya menikmati pesta yang diadakan majikannya dan mereka sudah bisa bergaul dengan Baekhyun yang super bawel namun sungguh sexy dimalam harinya ketika party sex. Mereka semua kelelahan dan tertidur disofa milik Luhan dengan posisi saling menindih satu sama lain

~TBC~