"Nghh..." Baekhyun terbangun dari tidurnya dan merasakan sesuatu yang berat menimpa perut seksinya sehingga dirinya menoleh kebawah untuk melihat apa yang menimpa perutnya

"Ah... Tampan dan imutnya" Baekhyun terpana karena yang menimpa perutnya adalah wajah Sehun sang pangerannya sehingga membuat Baekhyun mengurungkan niatnya untuk memarahi orang yang seenak jidat menimpa perut seksinya

"Nghh..." Sehun terbangun karena merasa seseorang yang perutnya dipinjam sudah terbangun dan terkejut ketika mengetahui ternyata perut yang dia pinjam adalah perut Baekhyun

"Maaf nona" Sehun menunduk sebagai permintaan maafnya karena takut nona Baekhyun marah atas kelancangannya tidur diperut sepupu majikannya

"Tidak apa" Baekhyun membalasnya dengan pelan karena takut yang lain bangun, apalagi Luhan sang princess tidur yang diganggu tidur indahnya

"Hun, ayo kita berkeliling dimansion ini. Pasti kau belum mengenal seluruh seluk beluk mansion ini" Baekhyun bosan menunggu yang lain bangun sehingga mengajak Sehun untuk jalan - jalan dan sekalian menjelaskan seluruh isi mansion sepupunya yang dia ketahui dengan baik

"Baiklah" Sehun pasrah dan menerima ajakan nona Baekhyun dan berjalan beriringan bersama nona Baekhyun hingga menemukan lokasi yang belum pernah dikunjunginya

"Ini semua adalah bangunan yang dibangun oleh Appa Luhan sendiri" Baekhyun menjelaskan hal utama pada Sehun

"Maksud nona?" Sehun sama sekali tidak mengerti dengan perkataan nona Baekhyun

"Appa Luhan adalah seorang arsitek yang terkenal, dia membangun mansion ini karena mansion ini adalah gambaran milik Luhan ketika masih kecil. Luhan adalah putri satu - satunya sehingga kedua orang tuanya selalu memanjakannya dan mengabulkan permintaan putri mereka. Setelah mansion ini dibangun, Appa Luhan mendapat panggilan untuk bekerja di luar negeri sehingga dirinya selalu berada diluar negeri dan Eomma Luhan adalah seorang desiner ternama sehingga kalian bisa melihat baju Luhan selalu indah karena itu semua adalah rancangan milik Eommanya. Tetapi kedua orang tuanya salah mengira jika anak semata wayang mereka akan puas dengan hasil yang diberikan seperti membangun mansion impian dan baju - baju yang indah, namun seorang anak yang dibutuhkannya adalah kasih sayang dari kedua orang tuanya hanya itu yang Luhan butuhkan. Sehingga Luhan kesepian dan membuka lowongan kerja sebagai bodyguard, Luhan adalah bagaikan dewi. Dia sempurna namun kesepian sehingga kalian harus bisa selalu menghibur dirinya jika dia sedang kesepian" Baekhyun bercerita panjang lebar mengenai kisah mansion hingga kisah pribadi sepupunya

"Baik nona" Sehun mengerti untuk kesekian kalinya karena sebelumnya Luhan sudah menjelaskan secara singkat ketika majikannya berkunjung kerumahnya

"Selebihnya kesana, kita tidak boleh melihatnya karena nanti Luhan akan marah" Baekhyun memberitahu bahwa ada beberapa daerah terlarang untuk dikunjungi sehingga dirinya lebih baik berhenti dititik itu juga

"Iya, ayo balik nona" Sehun mengajak nona Baekhyun untuk kembali berkumpul dengan yang lainnya karena matahari sudah menunjukkan jati dirinya

"Panggil Baekhyun saja, aku bukan majikan kalian. Jika Luhan kalian panggil sebagai nona itu wajar karena kalian bekerja dibawah dia" Baekhyun tidak suka ketika ada yang memanggilnya nona karena jujur saja dirinya bukan lah orang yang menggaji bodygaurd tersebut

"Baiklah Baek" Sehun tidak mampu berkata apa - apa jika Baekhyun sudah memaksanya

"Ayo" Baekhyun menggandeng tangan Sehun hingga mereka sampai diruang tamu dan melihat teman - temannya sudah bangun

"Berhubung hari ini sekolah libur, ayo kita sarapan diluar" Baekhyun mengajak semuanya untuk sarapan diluar, jujur saja uang bukan masalah baginya dan dirinya juga merupakan malaikat seperti Luhan

"Baik, ayo cepat siap - siap. Baekhyun mentraktir kita semua, jadi semua makan yang banyak ya" Luhan menyuruh semua bodyguardnya untuk makan banyak untuk mengjahili sepupunya

"Iya nona" semua bodyguard termasuk Sehun harus menjawab 'Iya' karena pasalnya Luhan adalah majikannya jadi jika tidak menjawab sama saja melawan

"Tidak takut, kita buat tantangan. Jika kalian tidak bisa menghabiskan samyang sebanyak sepuluh porsi per orang maka kalian harus menari sambil telanjang dan dipos ke youtube" Baekhyun membuat tantangan yang sungguh parah

"Kalian berani gak?" Luhan bertanya pada bodyguardnya karena dirinya tidak mungkin mengambil sembarangan keputusan dan juga hukumannya adalah masalah yang berat

"Kami menyerah" Kris sebagai leader menyerah menantang Baekhyun karena dia menyadari diantara mereka ada yang tidak bisa makan peda apalagi sebanyak sepuluh porsi

"Kalau kau Sehun?" Baekhyun bertanya pada Sehun karena sedari tadi Sehun banyakan diam daripada bicara

"Aku menyerah, karena aku tidak bisa makan pedas" Sehun mengalah sambil menggelengkan kepalanya

"Jika kita makan diluar, setelah selesai sarapan kita kerumah Ibu Sehun dulu" Luhan mengusulkan nya karena dia ingin Ibu Sehun memasak untuk mereka hari ini

"Kenapa nona" Sehun bingung karena kenapa tujuan nona-nya hari ini kerumahnya

"Aku ingin menjemput ibumu kemudian belanja bersama di pasar dan makan bersama bagaikan keluarga besar" Luhan menjelaskan secara singkat tujuannya menemui ibu bodyguar tampannya

"Baik nona" Sehun mengerti dengan tujuan nonanya, dia senang jika sang nonanya senang

"Let's go, Aku sudah lapar" Baekhyun dan yang lainnya berjalan kearah mobil mereka dan mengendarainya dengan kecepatan normal

..

..

..

"Hah... Akhirnya sudah kenyang" Baekhyun menepuk perutnya dengan tidak tahu malu didepan umum

"Hm... Baek aku may bertanya" Luhan heran melihat sepupunya yang centil ini

"Tanya apa Lu" Baekhyun mengerutkan dahinya karena jarang sekali Luhan berbicara dengannya apalagi bertanya

"Sudah berapa lama kau tidak makan sehingga kelaparan" Luhan menunjuk sepuluh mangkok samyang yang dimakan oleh Baekhyun seorang diri

"HAHAHA..." semua ketawa mendengar pertanyaan unik dari Luhan, karena pasalnya Luhan sungguh jarang membuat lelucon

"AWAS KALIAN" Baekhyun hampir saja memukul Chanyeol karena ketawanya paling besar dan keras diantara semuanya sedangkan Sehun hanya tersenyum geli karena dirinya tidak mau menjadi sasaran empuk nona Baekhyun

"Jika kau menyentuh mereka sedikit saja, maka aku akan marah" Luhan mengancam Baekhyun agar tidak berbuat nekat pada semua bodyguardnya

"Baiklah" Baekhyun tidak bisa berbuat apa - apa jika Luhan sudah mengancamnya, jujur saja dirinya kesal karena sudah menjadi bahan lelucon

"Awas kalau kau menyiksa mereka secara diam - diam" Luhan mengetahui rencana Baekhyun untuk main belakang

"Baiklah, aku berjanji" Baekhyun tidak bisa apa - apa pada akhirnya

"Dan untuk kalian jika kalian disiksa olehnya dan tidak memberitahu padaku, maka siap - siap kalian akan kusiksa sepuluh kali lebih kejam dari Baekhyun" Luhan memarahi bodyguardnya jika tidak jujur karena prinsip hidup Luhan adalah kejujuran yang paling utama bukan ketampanan saja

"Lu" Kris kehilangan suaranya karena ancaman paling sadis yang diberikan Luhan pada mereka

"Aku minta nanti jangan ada yang mesum jika ada ibunya Sehun" Luhan memperingati semuanya agar tidak berpikiran negatif jika ada ibunya Sehun yang masih menganggap anaknya hidup dalam lingkungan yang baik

"Ok" semua menjawab ok pada permintaan Luhan mereka

"Ayo jemput ibunya Sehun" Luhan dan yang lainnya beranjak dari kursi sedangkan Baekhyun membayar semua biaya makan mereka

..

..

..

TOK TOK TOK

"Ibu" Sehun memanggil ibunya ketika mereka sudah sampai ditujuan

"Ibu" Sehun memanggil ibunya yang masih belum kunjung membuka pintu

CLECK

"Sehun" Ibu Sehun terkejut ketika tahu yang datang adalah anaknya dan terkjut ketika melihat banyak sekali pria tampan dan gadis cantik dibelakang anaknya

"Ibu" Luhan mendekat dan memeluk ibunya Sehun yang sudah dia anggap seperti ibu sendiri

"Nak" Ibu Sehun terkejut karena kedatangan Sehun dan yang lainnya secara mendadak

"Mari masuk nak" Ibu Sehun menyuruh Sehun dan yang lainnya masuk sedangkan Luhan menyuruh semuanya untuk masuk karena itu adalah sopan santun jika bertamu kerumah orang lain

"Ibu, kami ingin mengajak ibu bermain ke mansion" Luhan menjelaskan maksud kedatangannya setelah mereka duduk diruang tamu

"Ibu..." Ibu Sehun merasa sungkan dan mencoba untuk mencari alasan agar dirinya tidak dibawa kemansion megah majikan anaknya

"Ibu jangan berbohong, itu tidak baik. Ibu ikut saja setelah ini kita berbelanja agar memasak makanan yang enak" Luhan mengetahui ibu Sehun merasa sungkan hingga memaksanya dengan sedikit keras

"Baiklah" Ibu Sehun tidak bisa menolak pemintaan putri angkatnya yang selama ini tidak pernah makan masakan rumah

"Ayo bu"

"Sebentar, ibu ganti baju dulu" Ibu Sehun masuk kedalam kamar untuk ganti baju sedangkan Luhan tersenyum karena rencananya berhasil untuk membujuk ibu Sehun

"Kalian tunggu diluar saja" Luhan menyuruh yang lainnya untuk keluar dan tinggallah Luhan berserta Sehun untuk menunggu sang ibu yang masih mengganti baju

CLECK

"Mana yang lain nak" Ibu Sehun bertanya pada kedua anaknya sedangkan Sehun tidak berani menjawab karena itu adalah hak Luhan sang nona yang meyuruh lainnya keluar

"Aku menyuruh mereka keluar bu, Ayo" Luhan menggandeng tangan sang ibu sedangkan Sehun mengikuti dari belakang menatap sendu karena dirinya masih lebih beruntung daripada nona Luhan yang jarang mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya

Didalam mobil Luhan lebih banyak bercerita dan bermanja - manjaan dengan ibu Sehun sedangkan Sehun yang duduk disamping Kris sebagai pengemudi hanya tersenyum karena berkat ibunya sang nona bisa leboh tersenyum.

"Nak, kenapa kita kemari" Ibu Sehun terkejut karena mereka memilih supermarket yang terkenal untuk berbelanja

"Tidak apa bu" Luhan mengajak ibu Sehun turun dan menyuruh yang lainnya untuk mengikuti dari belakang kecuali Sehun

"Ayo bu kita berbelanja untuk kebutuhan masak hari ini" Luhan mengambil trolley untuk tempat barangnya

"Nona, biar aku saja" Kris tidak mungkin tega membiarkan majikannya yang mendorong trolley sendirian

"Silahkan" Luhan memberikan izin, karena jika dipikir mungkin akan banyak bahan makanan yang akan mereka pilih

Luhan dan Ibu Sehun sibuk memilih bahan makanan yang akan dipakai sedangkan yang lainnya mengekor dari belakang dengan patuh kecuali Baekhyun yang sibuk melihat - lihat produk eye liner dan sebagainya untuk mempercantik dirinya.

"Apa ini tidak terlalu banyak nak?" Ibu Sehun terkejut ketika mereka sudah selesai memilih semua bahan makanan dan melihat trolley yang penuh dengan barang mereka semua

"Ibu tidak lihat mereka, mereka makan banyak bu" Luhan menunjuk Kris cs karena memang para lelaki makan lebih banyak dibandingkan dengan dirinya

"Ibu mengerti nak" Ibu Sehun mengerti kenapa anak angkatnya memilih banyak bahan makanan karena dia peduli pada semua bodyguardnya termasuk anak kandungnya Sehun

"Ayo bu" Luhan dan yang lainnya mengantri untuk membayar dan Ibu Sehun terkejut ketika mengetahui total belanjaan mereka yang luar biasa namun dia salut karena sudah menerima anaknya untuk bekerja

"Apa itu tidak kemahalan nak?" Ibu Sehun tidak pernah berbelanja sebanyak itu

"Tidak apa bu" Luhan hanya bisa menjawab sekedar karena dia nanti takut menyinggung orang lain

"Ayo pulang" Luhan menyuruh semuanya untuk masuk kedalam mobil sedangkan Baekhyun yang sudah siap membeli keperluan kecantikannya memasuki mobil dengan senang karena dirinya akan semakin cantik dengan eye liner tersebut

..

..

..

Setelah sampai dirumah, Kris dan Sehun membantu membawakan barang kedapur sedangkan Luhan dan Ibu Sehun mengikuti dari belakang.

"Ayo bu, kita masak" Luhan sudah mempersiapkan dirinya untuk belajar memasak

"Sebenarnya ibu tidak mau menyuruhmu untuk belajar memasak, namun sebagai seorang istri dan calon ibu kau harus bisa belajar memasak" Ibu Sehun sebenarnya tidak tega menyuruh majikan anaknya untuk membantunya namun karena Luhan gigih ingin memasak maka itu adalah keuntungan sekaligus belajar untuk memasak

"Baik bu" Luhan dan Ibu Sehun memulai memasak dari memotong bahan makanan seperti bawang, sayur, daging, dan lain - lain. Mereka menghabiskan waktu selama satu jam untuk memasak tujuh jenis makan siang

Setelah selesai menatanya diatas meja makan, Luhan duduk dengan anggun sambil menarik nafas sebanyak mungkin.

"Kau kenapa nak?" Ibu Sehun datang dan terkejut dengan kondisi putri angkatnya

"Hanya kelelahan bu" Luhan memberikan senyuman manisnya karena mungkin ini pertama kali dirinya memasak sehingga cepat lelah

"Ayo makan nak" Ibu Sehun dan Luhan sudah duduk namun yang lain belum duduk dikursinya

"Ayo makan" Luhan berteriak dan semuanya datang dengan buru - buru

"Iya Nona" Sehun cs menjawab kompak kemudian duduk dengan macho sedangkan Ibu Sehun tersenyum saja karena Luhannya dilindungi dengan pria macho dan tampan semua

"Wah, masakannya enak Lu" Baekhyun tidak menyangka bahwa masakan tersebut sangat enak dan diluar dari prediksinya

"Tentu saja, yang masak adalah Luhan" Ibu Sehun membanggakan putri angkatnya yang cepat belajar dan mampu belajar secara otodidak

"Ibu bisa saja" Luhan merasa malu karena dirinya hanya banyakan membantu dan mencoba sedikit saja

"Nona terbaik" semua bodyguard kompak memberikan jempolnya untuk sang majikan yang masakannya sangat enak dan selevel dengan masakan koki di hotel bintang lima

"Ibu~" Luhan malu karena pujian tersebut sedangkan Sehun cs tersenyum karena nona mereka sangat imut jika malu

"Ayo dilanjutkan makannya" Ibu Sehun mencairkan suasana agar putrinya tidak malu lagi

~TBC~