Author : Jun_96
Tittle : Daily Activity
Genre : Romance
Ratting : T
Pairing :
Jeno X Renjun (Noren)
Mark X Jaemin (Markmin)
Note : Gender Switch for uke.
Summary : Bercerita tentang kehidupan Renjun si gadis idaman dari jurusan HI dan Jeno si calon dokter dengan pemikiran kolot ala bapak bapak namun kegantengannya bisa membuat wanita seakan hamil dengan hanya melihatnya. Kumpulan FF Oneshoot dengan setting yang sama. Jeno X GS!Renjun. Mark X GS!Jaemin. Yukhei a.k.a Lucas X GS!Haechan and other couple.
Tambahan: baca sampai akhir kalau bisa
.
.
.
Rutinitas pagi hari Jeno dan Renjun tidaklah berbeda dengan rutinitas orang pada umumnya, yang beda hanya mereka menjalani rutinitas pagi yang manis berdua walaupun belum terikat pernikahan. Hari ini baik Jeno maupun Renjun ada kelas pagi, jadi seperti yang di lihat pagi ini mereka sibuk. Setelah acara bangun tidur dilanjutkan dengan morning kiss, setelah itu mandi dan membereskan kamar, Renjun menyibukan diri dengan masker dan skincare yang akan ia gunakan di depan meja riasnya. Jangan di Tanya lagi dari mana wajah cantik Renjun berasal, selain karena sudah cantik sejak lahir, kecantikannya juga berasal dari kebiasaannya merawat wajah dan tubuhnya. Setelah mandi dan mencuci rambutnya Renjun akan mendudukan diri di meja riasnya hanya dengan mengenakan bra dan celana dalam, alasannya sederhana dia tidak ingin rambutnya membasahi bajunya, dan setelah itu dia akan sibuk dengan beberapa produk perawatan wajah.
Jeno keluar dari kamar mandi hanya dengan celana boxer pendek dan handuk yang di gunakan untuk mengeringkan rambutnya. Jeno melihat Renjun yang sedang sibuk mengoleskan sun screen di tubuhnya sambil mempertahan kan masker di wajahnya agar tidak jatuh. Jeno menghampiri Renjun dengan hairdryer di tangannya.
"pagi sayang…" setelah mengecup singkat bibir Renjun, lalu Jeno berkutat dengan rambut panjang Renjun yang akan Jeno keringkan.
"pagi Jen" Renjun masih sibuk dengan sun screen nya.
"harusnya kau pakai baju dulu sayang, nanti kau bisa masuk angin" dengan telaten Jeno mengeringkan rambut panjang Renjun.
"kan aku sudah biasa seperti ini, lagi pula kau juga tidak pakai baju" Renjun membuang masker wajahnya dan menepuk nepuk wajahnya agar skincarenya meresap.
"aku melihatmu kesusahan, makanya tanpa pikir panjang aku langsung membantu mu tanpa berpakaian dulu.
"iya iya terimakasih sayang…" cibir Renjun. Setelah selesai dengan skincare dia beralih pada makeup. Dia memoleskan sedikit BB cushion, eyeliner, eyeshadow berwarna natural dan lipstick warna peach yang segar.
"sama sama sayang" setelah kering, Jeno menyisir rambut Renjun.
"rambut ku sudah kering, pakai baju mu dulu aku sudah siapkan di atas kasur" Renjun menunjuk pakian yang telah di disapkannya di atas ranjang mereka yang telah rapi. Tanpa membuang waktu Jeno langsung memakai pakaian yang sudah di siapkan Renjun. Kalau di pikir pikir kegiatan mereka seperti ini sudah seperti suami istri sungguhan. "kalau sudah selesai kemari" perintah Renjun.
"iya iya sabar" setelah menyelesaikan acara berpakaiannya Jeno langsung mendekat ke arah kekasihnya itu. Setelah mendekat Renjun langsung mendudukan Jeno di kursi meja riasnya dan di duduk di pangkuan Jeno.
"aku akan mengurus wajah dan rambut mu dulu setelah itu kita sarapan" setelah mencium bibir Jeno singkat Renjun langsung memakaikan skincare kusus pria untuk Jeno lalu setelah itu mengeringkan rambut Jeno dan menatanya. Renjun memang selalu mengurus Jeno seperti ini, mulai dari perawatan wajah, makanan, mengurus rumah dan lain-lain. Sebagai balasannya Jeno pun sangat memanjakan Renjun, apa pun yang Renjun inginkan Jeno pasti berusaha mengabulkanya. "sudah selalesai kau sudah tampan sekarang"
"terimakasih sayang" Jeno melumat bibir Renjun lembut.
"sama sama" setelah selesai dengan Jeno, Renjun beranjak menuju lemari mengambil baju yang akan ia gunakan. "Jen, aku kebih bagus pakai ini atau yang ini?" Renjun menunjukan atasan berwarna pink ber potongan kerah sangat rendah dengan bahan tipis di tangan kiri, dan baju tanpa lengan berwarna putih dengan bahan sama tipisnya di tangan kanan. Jangan bertanya kenapa Jeno tidak marah Renjun memakai pakian terbuka, karena dari awal bertemu memang style berpakaian Renjun sangat Amerika sekali, dan Jeno juga tidak ingin membuat Renjun merasa tidak nyaman karena di batasi dalam hal berpakaian. Lagi pula Renjun terlihat cantik dan sexy dengan gaya seperti itu, Jeno tidak terlalu ambil pusing asal Renjun bahagia.
"kau selalu cantik memakai apa pun sayang" Jeno beralih menuju rak buku untuk mengambil beberapa buku yang akan dia bawa nanti ke kampus.
"kau selalu saja bilang seperti itu, aku butuh pendapat mu Jeno" Renjun cemberut kesal.
"aku berkata yang sejujurnya sayang, kau memang cantik menggunakan apapun" Jeno menghampiri Renjun dan memeluk gadis itu. "kau itu gadis tercantik yang pernah ku temui, memakai apa pun di saat apa pun kau itu tetap terlihat cantik"
"masih pagi jangan menggombal begitu, kau pasti di ajari Mark. Jangan terlalu sering curhat dengannya, omongan mu jadi semakin cheese" Renjun menyikut rusuk Jeno dan melepaskan diri dari pelukan Jeno, lalu bergegas memakai baju yang ada di tangan kanannya. Hari ini Renjun memutuskan untuk memakai kaos tampa lengan berwarna putih dengan kerah rendah yang memperlihatkan strip bra dengan pola saling silang yang membentang di sekitar belahan dadanya yang sedikit terlihat, dan hot pants super pendek dengan aksen robek an di ujungnya.
Setelah selesai dengan berganti pakaian dan sarapan kini saatnya Jeno dan Renjun berangkat. Namun sebelumnya Renjun minta tolong pada Jeno untuk memotretnya. Maklum saja Renjun ini selebgram dan dia biasa mengupload outfit yang dia kenakan setiap hari, istilah kerennya OOTD. Renjun memiliki ratusan juta follower dari America, China, Korea bahkan negara lainnya, dan Karena Renjun sering men tag Jeno, Mark, Jaemin, Lucas dan Haechan, jadi sahabat sahabat dan pacarnya itu juga ikut kebanjiran follower walaupun dari awal follower mereka sudah banyak sih, tapi berkat Renjun yang memiliki follower manca negara mereka jadi kena imbas baiknya. Awalnya Jeno tidak terlalu tertarik dengan Instagram, menurutnya tanpa instagram pun dia sudah populer, namun karena Renjun memanksanya jadi lah dia memiliki Instagram yang followernya tak kalah dengan artis dan model.
Setelah puas dengan foto OOTD nya, Renjun langsung menarik Jeno untuk selfie bersamanya. Jeno jarang mengupload foto wajahnya dengan jelas, kebanyakan dari foto Jeno itu hanya foto tampak belakang atau potret jauh dengan latar pemandangan , foto selfie bersama teman temannya, foto kegiatan sehari harinya dan foto Renjun. Setelah puas berselfie dangan pacarnya, Renjun langsung menarik Jeno untuk segera berangkat.
Di mobil barulah Renjun memilah milah foto yang akan di uploadnya. Dia memutuskan untuk mengupload foto selfienya bersama Jeno, menurut Renjun foto itu terlihat sangat manis, Jeno juga terlihat sangat tampan di sana. Renjun menuliskan caption "morning with my King LeeJeno_" dan foto itu sukses mendapat ribuan like dalam waktu singkat. Banyak komen yang muncul dari foto yang di post Renjun itu seperti, 'perfection', 'perfect couple', 'relationships goal' , 'visual goal' dan ada juga yang mengatakan 'couple from heaven'. Wajar saja jika komen yang datang menggila seperti itu karena ketampanan dan kecantikan mereka sudah tidak perlu di tanyakan lagi. Seisi kampus saja selalu menjuluki mereka King dan Queen nya universitas XXXXX, karena postur tubuh dan paras mereka bagaikan raja dan ratu negeri dongeng. Bicara soal komen, teman teman mereka yang lain tidak mau kalah memberi komen pada foto Renjun.
RenjunHuang: Morning with my King LeeJeno_
Nana_Jeam: pagi pagi sudah pamer kemesraan, huh iri sekali aku… mentang mentang yang tinggal serumah
RenjunHuang: kalau iri lakukan saja dengan pacar mu MarkLee99 itu Nana_Jaem
99Lucas: mata ku sakit pagi pagi sudah melihat foto mu dan Jeno, sweetheart RenjunHuang
Nana_Jaem: oppa masih tidur mungkin dia hari ini tidak ada kelas
RenjunHuang: 99Lucas bilang saja kau iri. Nana_Jaem terror saja dia sampai bangun kalau perlu datangi apartemennya dan siram dia dengan air cucian piring, Mark memang sangat pemalas jika tidak ada kuliah. Apa dia nanti akan menjemput mu?
Haechanie: Renjun-ah…. lipstick mu… apa yang kau pakai di bibir mu warnanya bagus sekali, jika aku datang kerumah mu ku pastikan aku akan merampok yang satu itu.
Nana_Jaem: RenjunHuang dia akan menjemputku nanti, aku sudah lelah menerornya pagi ini btw.
MarkLee99: pagi pagi nama ku sudah jadi bahan gossip, aku sudah bangun sayang… Nana_Jaem. Dan untuk my sweetheart RenjunHuang jangan mempengaruhi Jaemin ku untuk bertindak brutal di pagi hari.
99Lucas: aku tidak iri pada mu sweetheart, dan sayang ku Haechanie tidak usah merampok Renjun nanti ku belikan sendiri sebanyak yang kau mau
Haechanie: so sweet… 3
RenjunHuang: Haechanie tagih janji suami mu. 99Lucas bicara mu sok manis. MarkLee99 kau memang butuh di brutali pagi pagi.
Renjun tertawa sendiri membalas komen dari sahabat sahabatnya ini. Jeno yang awalnya focus menyetir pun jadi penasaran dan bertanya kenapa Renjun senyum senyum sendiri. Renjun hanya menjawab jika komen dari sahabat mereka yang gila itu membuatnya tertawa.
Sesampainya di kampus, Renjun dan Jeno pun berpisah. Setelah mengantar Renjun ke fakultas ilmu social dia langsung menuju fakultas kedokteran yang letaknya rumayan jauh dari fakultasnya Renjun.
.
.
.
Setelah selesai melalui 4 jam perkuliahan akhirnya Renjun bisa keluar dari kelas, dia sudah janjian dengan Haechan untuk makan siang bersama di kantin. Haechan itu satu jurusan dengan Renjun, sama sama anak HI hanya saja mereka berbeda kelas. Awal mula Renjun kenal Haechan adalah dari acara ospek kampus lalu karena mereka makin dekat Renjun mengenalkan Haechan pada sahabat baiknya sekaligus sepupu jauhnya Lucas. Dan tidak di sangka setelah beberapa bulan Haechan dan Lucas dekat akhirnya mereka jadian.
Dan seperti yang di bilang tadi jika Lucas itu sahabat sekaligus sepupu jauh Renjun. Hal ini bermula dari pertemanan mereka (Renjun-Mark-Lucas) saat SMA di amerika dan setelah satu setengah tahun berteman, barulah Renjun dan Lucas tau bahwa sebenarnya mereka adalah sepupu jauh. Lucas melanjutkan kuliah di Korea pun juga karena usulan dari orang tua Renjun, sekalian menjaga Renjun katanya. Tapi sepertinya itu tidak berguna, karena sekarang Renjun sudah ada yang menjaga. Kembali lagi soal Haechan, selain Renjun dekat dengan Haechan karena memang mereka sejurusan dan memang dari awal ospek sudah dekat, Haechan ini juga sepupu dari Jeno kekasihnya, jadi bisa di bilang jika sepupu Renjun pacaran dengan sepupu Jeno. Sungguh rumit hubungan mereka.
Di salah satu bangku cafeteria kampus tampak Haechan yang tengah duduk sendiri sambil memainkan ponselnya, tak perlu pikir panjang Renjun pun menghampiri sahabat perempuannya yang satu itu.
"Haechanie, sudah nunggu lama? Sorry aku tadi mengangkat telpon dari Mark dulu" Renjun mendudukan dirinya di samping Haechan.
"tidak juga, kenapa Mark oppa menelpon mu?" Tanya Haechan.
"dia ingin mengajak ku makan siang, dan aku bilang saja aku mau makan siang dengan mu. Eh dia malah bilang jika sekalian saja kita makan siang bersama, dan dia juga akan mengajak Lucas" jawab santai Renjun. Mark dan Lucas tidak ada kuliah hari ini, mereka satu jurusan yaitu Manajemen Bisnis dan satu kelas pula, jadi wajar jika sama sama libur.
"padahal aku mengajak mu makan supaya Lucas oppa kesininya agak sorean saja saat menjemput ku, aku tidak enak mengganggu liburnya" Haechan cemberut imut.
"tidak masalah Haechanie, palingan dia juga hanya bermalas malasan dengan game nya. Sudahlah kita tunggu saja mereka pasti sebentar lagi datang"
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Lucas dan Mark datang. Seperti biasa salam pertemuan dan perpisahan ala Mark-Renjun-Lucas akan sangat intim dan jauh dari kata pertemanan yang wajar. Ketika Mark datang dia langsung menarik pinggang Renjun untuk memeluknya setelah itu akan Mark akan mencium kening Renjun dan dibalas dengan ciuman di kedua pipi oleh Renjun. Hal yang sama juga di lakukan oleh Lucas pada Renjun. Apakah Haechan cemburu? Jawabannya tidak, dia sudah kebal dengan semua skinship tiga orang yang mengaku sahabat itu, toh dia malah dapat yang lebih dari pacarnya seperti yang di lakukan Lucas sekarang yaitu mencium tepat di bibirnya. Awalnya Mark-Renjun-Lucas memang berciuman bibir saat mereka bertemu dan berpisah, namun karena alasan menghormati pacar masing masing maka mereka menurunkan sedikit cara salam mereka.
"oke, karena sudah ngumpul semua kita berangkat saja. Aku dan Lucas bawa mobil sendiri sendiri jadi Haechan kau dengan pacar mu dan sweetheart kau dengan ku" jangan di Tanya kenapa Mark dan Lucas selalu memanggil Renjun dengan sebutan sweetheart, karena jawabannya pasti 'karena panggilan itu sangat manis untuknya dan lagi pula aku sudah terbiasa memanggil seperti itu'.
"kau tidak mengajak Jaemin Mark?" Tanya Renjun.
"Jaemin masih ada kelas dan di lanjut dengan rapat jurusan katanya, aku sudah bilang jika aku akan pergi makan dengan mu dan aku juga sudah bilang Jeno juga" jawab Mark enteng sambil menarik Renjun berjalan ke arah tempat parkir yang di ikuti pasangan Lucas dan Haechan. Renjun hanya mengangguk angguk paham mendengar perkataan Mark.
"kita mau makan apa oppa?" Tanya Haechan tiba tiba.
"memang nya kau ingin makan apa sayang? Aku dan Mark ikut keputusan mu dengan Renjun" jawab Lucas.
"aku ingin makan masakan prancis, sudah lama aku tidak makan Foie gras dan Creme Brulee" sahut Renjun dengan mata berbinar.
"aku tidak pernah makan makanan prancis sebelumnya, ide bagus Renjun. Oppa… aku ingin makan masakan perancis saja" Haechan bergelayut manja di lengan pacarnya.
"baiklah karena dua tuan putri kita sudah memutuskan apa boleh buat, ayo kita ke restoran prancis" jawab pasrah Lucas, dia punya firasat buruk akan di rampok Renjun dan sepertinya firasatnya benar. Makan prancis itu mahal bung! Bisa bisa dia menghabiskan dua juta hanya untuk makan siang.
"sudah lama sekali kita tidak di rampok Renjun seperti ini" ujar Mark sambil menyenggol Lucas. "terakhir aku di rampok sekitar 4 bulan lalu saat aku gajian dari pertunjukan Rap besar ku dengan dickids"
"kau benar, terakhir aku di rampok Renjun saat aku dapat job modelling untuk Seoul Fashion Week beberapa bulan yang lalu" sahut Lucas. Sekedar informasi jika Lucas adalah model paruh waktu majalah fashion, brand, dan model catwalk.
"kalian ini tidak iklas ya ngajak makan, kan yang ngajak kalian, yang nawarin juga kalian" sewot Renjun dengan wajah cemberut yang lucu.
"jangan marah sweetheart, aku hanya kangen kau rampok saja" Mark merangkul Renjun dan mencubit pipinya. "lagi pula memang sudah lama kan kita tidak jalan bersama, kau selalu sibuk dengan kuliah mu dan Jeno begitu pun aku sibuk dengan kuliah, nge Rap dan Jaemin"
"terserah mu saja yang penting hari ini kau dan Lucas harus ku rampok, aku dan Haechan akan pesan yang mahal mahal nanti, iyakan chan?"
"tenang saja Renjun-ah, kita kuras dompet mereka sampai kering" sahut bersemangat Haechan.
"kau menakutkan sayang, kalau aku bokek kita tidak bisa kencan nanti" kata Lucas.
"kalau begitu cari uang lagi dong, katanya model papan atas" sahut Renjun.
"mulut mu itu sweetheart… sungguh pedas seperti biasa…" Lucas menggelengkan kepala.
Setelah perdebatan kecil masalah rampok merampok akhirnya mereka masuk kedalam mobil, Renjun dan Mark naik mobil Mark, sedangkan Lucas dan Haechan naik mobil Lucas. Di mobil, tidak banyak yang di bicarakan Mark dan Renjun, hanya bahasan ringan masalah mengapa mobil Mark jadi di penuhi boneka seperti ini, itu karena Jaemin sangat suka boneka jadilah Mark yang garang ini harus merelakan mobilnya jadi mirip toko boneka. Di perjalanan Renjun menyempatkan diri untuk berselfie dengan dengan Mark saat lampu merah. Renjun lalu meng upload nya di instagram dan di beri caption 'Hangout with my man MarkLee99. Actually 99Lucas and Haechanie join with us, but in another car'. Dalam sekejap foto itu telah mendapat banyak like dank omen tak terkecuali dari pacar renjun sendiri.
RenjunHuang: Hangout with my man MarkLee99. Actually 99Lucas and Haechanie join with us, but in another car
Haechanie: Your man? How about Jeno?
RenjunHuang: Mark is my man, and Jeno is my King, different right? Mark dan Lucas itu lelaki ku sedangkan Jeno kekasih ku. Haechanie
LeeJeno_: teruskan saja sayang… teruskan bersenang senang tanpa ku…
RenjunHuang: jangan marah sayang, aku hanya sedang merampok Mark dan Lucas.
LeeJeno_: kalau begitu kuras uang mereka samapai habis, aku mendukung mu sayang.
Nana_Jaem: aku juga mau ikut merampok Mark oppa dan Lucas oppa…. Tapi aku ada rapat T_T
RenjunHuang: LeeJeno_ bilang saja kau tidak mau aku rampok juga dasar pelit. Nana_Jaem kau bisa merampok Mark sesuka hati setelah dia menjemputmu nanti Nana.
Haechanie: setelah ini aku juga ingin upload foto juga dengan Lucas oppa. Kalian semua pindah lapak ke foto yang ku post saja biar rame.
Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya mereka sampai di restoran prancis yang cukup terkenal di Seoul. Mark memesankan mereka tempat kusus agar dapat melihat pemandangan kota. Makan siang mereka berjalan dengan hikmad, tidak ada keributan seperti biasanya karena semua tengah menikmati makanan mereka. Saat makanan penutup di hidangkan barulah mereka mulai bicara dan ngobrol seperti biasa.
"besok lusa aku akan manggung di club XXX, kalian semua datanglah" Mark memulai obrolan sembari menyesap kopi nya.
"aku akan beri tahu Jeno, dia pasti semangat sekali mendengar ini. Secara Jeno kan fans berat mu" sahut Renjun. Jeno memang bisa di bilang Fans dari Mark karena Jeno selalu mengikuti music yang di buat Mark di Underground. Semenjak tinggal di Korea Mark memang menjadikan music sebagai hobi sampingan yang menghasilkan uang, dia memang bukan anak music tapi kemampuannya dalam hal bermusik tidak perlu di ragukan lagi.
"aku dan Haechan juga akan datang tenang saja" Lucas menambahkan.
"selama aku persiapan, aku titip Nana ya. Kalian tau sendiri di club malam semua orang bersikap liar, aku tidak ingin Nana di dekati orang di club" ujar Mark.
"tenang saja, akan ku jagakan pacar mu. Kau konsen saja dengan persiapan mu" sahut Lucas.
Setelah selesai makan siang Mark dan Lucas mengembalikan Renjun dan Haechan ke kampus karena mereka masih ada jam kuliah.
"sudah sampai tuan putri" Mark menghentikan mobilnya di depan gedung fakultas Renjun.
"makasih untuk hari ini, lain kali kau harus ku rampok lagi"
"terserah saja sweetheart, sebahagia mu saja…" Mark melepas sabuk pengaman Renjun dan menarik pinggang Renjun untuk mendekat lalu mengecup singkat bibir Renjun. "cepat masuk ke kelas mu dan belajar yang rajin cantik"
"tanpa kau bilang pun aku selalu rajin, sudah ya aku masuk dulu titip salam untuk Nana" Renjun memeluk Mark dan mencium pipinya setelah itu keluar dari mobil Mark.
.
.
.
Sepulang kuliah Renjun langsung menyiapkan makan malam untuk dirinya dan Jeno, sedangkan Jeno sedang membereskan dan membersihkan apartemen mereka. Renjun dan Jeno memang selalu membersihkan apartemen mereka jika ada waktu, jadi apartemen mereka selalu terlihat rapi dan bersih. Setelah apartemen bersih barulah Jeno bergegas untuk mandi, dan setelah Renjun selesai dengan masakannya dia juga bergegas mandi (di kamar mandi yang lain).
Makan malan Renjun dan Jeno selalu di isi dengan obrolan mengenai aktifitas apa saja yang mereka lalui sepanjang hari ini. Baik Renjun maupun Jeno pasti akan saling bercerita tentang apa yang mereka lakukan saat mereka tidak bersama, dan hari ini Renjun lah yang banyak cerita mengenai makan siangnya dengan Mark, Lucas dan Haechan. Renjun juga memberi tahu Jeno perihal acara yang Mark beritahukan tadi.
Setelah makan malam selesai, Renjun dan Jeno biasa menyibukan diri dengan tugas mereka di ruang tengah. Hidup Jeno dan Renjun memang sedikit membosan kan, hanya perihal kuliah dan tugas. Tapi itu semua mereka lakukan demi masa depan, Jeno dan Renjun adalah orang yang serius dengan masa depan mereka dan tidak ingin menyia nyia kan waktu untuk hal yang tidak berguna. Setelah selesai bergelut dengan tugas waktunya untuk tidur.
"Jen, AC di kamar mati" panggil Renjun dari dalam kamar mereka.
"benarkah?" Jeno menghampiri Renjun dan mengecek AC nya. "iya benar mati… kita harus panggil tukang service besok"
"lalu sekarang bagaimana? Udaranya panas sekali, yakin bisa tidur tanpa AC?" Tanya Renjun dengan wajah ragu.
"kau keberatan tidak kalau aku tidur topless? Aku bisa tidur tanpa AC tapi buka baju" jawab Jeno tak kalah ragu.
"kau sendiri keberatan tidak jika aku tidur tidak pakai baju"
"kalau itu aku keberatan" Jeno menggeleng geleng kaku.
"kalau begitu biarkan aku tidur dengan underwear saja, ayolah Jen… hari ini panas sekali… mana bisa aku tidur…." Renjung menarik narik lengan Jeno.
"baiklah baik lah, tapi jangan melakukan hal gila, besok kau ada kuliah pagi dan aku ada praktikum, jangan berbuat yang aneh aneh dan ingat ucapan ku sebelumnya"
"iya iya bawel" Renjun melepas baju dan celananya lalu mulai berbaring di ranjang.
"sabar…sabar…. Tuhan tolong kuatkan iman ku…" Jeno merapal doa sebelum membuka bajunya dan ikut berbaring di samping Renjun.
"Jen… Peluk…" Renjun mengalungkan tangannya pada leher Jeno setelah Jeno selesai menyelimuti mereka.
"tidurlah… kau pasti lelah, good night my Quuen…" Jeno melilitkan tangannya di pinggang Renjun.
"eum…. Good night my King…" tanpa di sadari Jeno, Renjun meraih Handphone nya dan berselfie. Foto yang Renjun ambil memperlihatkan setelah wajah Renjun yang tertutupi oleh bahu Telanjang Jeno. Dalam foto itu mereka terlihat seperti baru saja selasai bercinta. Renjun mengunggah foto itu ke instagram dan dalam sekejap kolom komentar lansung di banjiri komen.
RenjunHuang: Good Night My King…. LeeJeno_
99Lucas: my sweetheart RenjunHuang berhenti pamer aktifitas ranjang mu….
Nana_Jaem: selamat Renjunie…. Kau berhutang cerita panas pada ku… RenjunHuang
Haechanie: eh? RenjunHuang dan LeeJeno_ sudah begituan nih? Wah selamat Renjunie…. Kau sudah melepas keperawanan mu sekarang…
MarkLee99: my sweetheart RenjunHuang kau sudah besar rupanya…. Daddy bangga pada mu nak…
99Lucas: Haechanie bicara mu vulgar sayang…
Renjun memutuskan untuk tidak membalas komen dari sahabat sahabatnya itu. Biarkan saja mereka penasaran dan berspekulasi dengan imajinasinya sendiri sendiri.
.
.
.
Ok ok… cukup untuk chapter ini…..
Jun balik lagi sama oneshoot Noren…..
Karena judulnya daily, jadi ini juga cuman nyeritain kehidupan mereka aja, tapi mungkin di chapter depan bakal ada konflik kok tenang aja….
Terimakasih untuk kalian yang sudah baca FF ini….
Jun sebenernya sedih, untuk FF ini komennya kurang, kurang banget malah….. mungkin banyak yang gak suka gs kali ya…..
Tapi gak papa deh, Jun lagi semangat bikin FF ini dan Jun juga gak berharap lebih buat FF ini, tapi tolong untuk yang baca di sempatkan lah komen, dan kalo bisa yang agak panjangan komennya…. #ituloeajayangngarepJun
Fav, Follow dan review ya…. Biar Jun juga semangat dan biar Jun tau sebenernya kalian suka apa enggak sama FF ini.
Sebenernya Jun mau curhat banyak sih soal krisis komen dan banyaknya silent reader, tapi ya udah lah ya…. Orang berkarnya itu emang gak boleh berharap lebih juga.
Itu aja yang mau Jun sampaikan selaku author…..
Sampai ketemu di chapter selanjutnya….
XOXO
Junra
