Teh
Uguisumaru, Honebami Toshirou, Namazuo Toshirou.
Stok teh hijau citadel habis.
...
Citadel semakin ramai dan selalu akan ramai, apalagi dengan kehadiran dua toudan baru.
Uguisumaru, dia datang bersamaan dengan kemunculan Sengo Muramasa di citadel Senchōkō beberapa waktu yang lalu.
Tetapi, semenjak kedatangannya, stok teh citadel selalu habis...
Emang mahluk astral yang satu itu hobi banget minum teh, sampai-sampai stok teh dia sendiri yang ngehabisin soalnya sehari minum bisa habis sebaskom sendirian.
Kadang sampai Saniwa pun kebingungan, jadinya tiap hari dia harus menebalkan wajahnya tiap kali memanggil sang pedang tempaan Bizen Tomonari ini.
"Ugui, kamu di mana? Ayo kita mau turun ke Edo niiihh!"
"Sebentar aruji-sama, aku sedang minum teh hijauku dulu!"
"Uguiii, kali ini giliran kamu sama Nikkari loh yang ngebersihiin kandang kuda!"
"Sebentar lagi Aruji-sama, aku sedang menyeduh teh untuk sahur besok~!"
Diam-diam sebenarnya sang Saniwa mau naruh obat tidur di dalam tehnya, cuma kasihan atuh.
Tetapi pada suatu hari...
...
Uguisumaru seperti biasa, sehabis dia melaksanakan tugas sehari-harinya, dia pasti akan menuju dapur. Apalagi kalo bukan nyeduh teh hijau favoritnya.
"Hmmm, ah halo, Uguisu-san!" Namazuo dan Honebami memasuki ruangan yang beberapa waktu lalu sempat terbakar hebat, tenang saja, semua sudah diperbaiki walau sang Saniwa harus rela menghamburkan kobannya lagi.
Kedua toudan Toushirou tersebut membawa beberapa kertas belanja di tangannya, mungkin habis jajan di pasar bareng si Saniwa.
"Kebetulan sekali, kalian ada yang tahu di mana Aruji-san menaruh stok teh lainnya?"
Keduannya menggeleng kepala mereka.
"Ah aku ingat!" Namazuo menunjuk ke arah lemari yang digantung tepat di atas kepala Ugui.
"Aruji-sama mungkin meletakan stok teh di sana, aku kemarin melihatnya menaruh satu bungkus."
Ugui dengan sigapnya meraih ke pintu lemari tersebut, ternyata benar ada satu bungkus teh celup di dalamnya. Ugui mengambilnya dan membaca tulisan merek yang tertera pada bungkus plastik tersebut.
"... Ini... Teh kantong bundar Soeri Moerni...?"
"Yang rasanya enak sekali~", Tiba-tiba, Namazuo mendapatkan tepokan cinta di kepala dari Honebami.
"Adow!"
"Denger lagu itu darimana 'sih?!", seru kakak kembar Namazuo yang konon dapat meremukkan tulang rusuk.
"Alat yang bernama 'televisi' selalu menampilkan iklan teh itu saat aku meminum teh, makanya aku hapal, hehehe." jelas Namazuo yang tengah menjadi korban iklan dadakan. Honebami cuma bisa menghela napas, melihat kesablengan saudaranya itu.
"Hmm, teh ini terlihat enak, mungkin aku akan menyeduh ini untuk menggantikan Ocha yang biasa kuminum, mungkin nanti aku bisa menyeduhnya untuk Ookanehira jika dia kemari.", Ugui tertawa kecil lalu pergi membawa kantong teh tersebut dan menyeduhnya dengan menggunakan baskom.
Kedua Toshirou itu hanya terbengong melihat Ugui lenyap dari dapur itu, sampai tidak sadar jika Mutsunokami berdiri di belakang keduanya.
"Hei, kenapa kalian bengong di sini?"
Toshirou bersaudara amnesia itu pun terkejut dengan kehadiran sang pedang sekretaris yang juga baru pulang belanja.
Mengetahui hal itu, sang Saniwa menyuruh Ugui untuk membeli teh di perkampungan yang tidak jauh dari sana. Pada awalnya dia hanya menyuruh untuk membeli satu kotak saja, tetapi saat Ugui sampai di citadel...
Dia membeli perkebunan teh hijau pribadi, mengatas dirikan namanya. Satu citadel pun kebingungan, pasalnya seberapa banyak sang Saniwa memberikan uang ke Ugui? Apa pake kartu kredit kah?
Tapi yang pasti saat sang Saniwa diberitahu akan hal ini, dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Ya gusti nu agung, Ookanehira tolong pulang dan tolonglah temanmu yang satu ini.
-bersambung-
A/N L (Author Numpang Lewat): Haaaaiiiii Nyan sudah kembaliiii~~~~ Yappp selamat menjalankan Ibadah puasa semuanyaaa~~~ oiya maafkan sang author kalau tema kali ini berhubungan sama teh, jadi jangan di baca kalo gak mau batal /yhaaaa
Ku mendadak mau bikin cerita tentang Uguisumaru gegara adanya ide iseng sih, ngeliatin iklan teh random di tivi lah yang jadi sumber idenya (?)
Jadi terimakasih banyak atas support dari kalian semua, dan maaf kalau updetnya agak jarang banget. Soalnya saia juga lagi sibuk kejar nilai buat naik kelas (/sad emot)
Dan ya, nyan mau buka polling sebenernya, cerita ini baiknya di kasih tahu nama saniwanya atau tidak ya? Silahkan di diskusikan wwwww-
