-Fanfic ini khusus orang dewasa dan berpengalaman, karena alur ceritanya yang keras, bagi lo lo semua yang masih anak mami atau anak di bawah di harap minggir aja dari fanfic ini, gak usah baca !-

-Ngenthod enak cok :v-

Naruto sang musyafir cinta

-Di buat Oleh (Virgin Hunter)-

-Disclaimer : Naruto Or High School DXD is bukan punya gw anjing-

-Rating : M (Adegan sex pasti ada njink)-

-Pairing : Naruto x Harem (Pairnya entar pilihin aja)-

-Genre : Advanture x fantasy x comedy x romance x slice of life-

-Warning : Typo,Not EYD,OOC,Alternative Universe(maybe),OC,ETC-

Summary : Namaku adalah Naruto. Cita – citaku yaitu berburu vagina perawan hahahah. Gw juga kalo di sekolah suka bolos. Emangnya sekolah buat apa njink gak guna banget lo tau gak !. Cari cewek aja malah enak. Ketemu langsung lu pacari dan tiduri. Gw juga ingetin satu hal : Anak di bawah umur jangan baca, ini demi kebaikanmu, Nak!. (Warning : Banyak maksiatnya, NarutoPlayboy, Harem, Berandalan).

Chapter 1 : Sekolah dan pacar baru part 3 (Special Chapter 1)

.

.

.

.

2 minggu berlalu semenjak Naruto bersekolah di kuoh academy. Banyak teman yang di dapat oleh Naruto setelah bersekolah di kuoh academy. Naruto sudah dianggap seperti saudara sendiri bagi kawan – kawannya, karena pribadinya yang membuat kelas ramai dan pembawaannya yang mudah bergaul.

"Nar.., entar malam jadi futsal gak bareng kawan - kawan?,"

Tanya issei sembari menghampiri Naruto.

"Wah..., kalau soal itu kayaknya gak bisa.., entar malam gw ada urusan bareng si Gabriel nih..,"

"Elah..., ya udah kalo gitu..., semangat Nar.., jangan lupa pajak kalo udah jadian..., oke..,"

"Alah.., gampang dah..., doain aja gw berhasil..,"

"Oke.., gw dukung Nar...,"

"Wah.., sip dah.., lu emang kawan gw yang paling baik..,"

"Hahaha.., gw sama anak – anak udah anggap lu kayak saudara sendiri.., jadi apapun bakal gw bantu dan dukung.., Nar,"

"Waduh..., sip banget.., kalo gitu makasih banget dah...,"

"Sip..., kalau gitu gw pulang dulu..., dan jangan lupa cepet – cepet lah jadian ama Gabriel.., entar gw tunggu pajaknya..,"

"Oke.., oke..,"

Issei kemudian keluar dari kelas dan pergi menuju rumahnya.

"Oke.., saatnya menghampiri Gabriel..,"

Naruto berjalan menuju ke bangku si Gabriel berada.

"Gab.., entar malem jadi kan kita pergi bareng..,"

"Jadi kok..., kan udah di ijinin ama ibu aku..,"

"Hahaha..., oke..., Gab..., pulang bareng yuk,"

"Ah..., kalo soal itu.., maaf ya Naruto..., aku udah janji sama si Vali buat pulang bareng nih..,"

"Yah..., kamu kok gitu sih..., padahal sebelum pulang kamu mau aku ajak ke restoran favoritku dulu...,"

Ucap Naruto sembari memasang raut wajah kecewa.

'Hehehe.., semoga aja si Gabriel berubah pikiran...,'

"Em..., maafin aku ya..., aku gak bisa nolak janji.., jadi sekali lagi maafin aku.., Naruto..,"

"Yah..., ya udah deh..., hati – hati ya dijalan...,"

Setelah berucap seperti itu, Naruto pergi begitu saja dari hadapan Gabriel. Sungguh raut wajah kesal kini di perlihatkan oleh Naruto, seakan – akan Naruto bisa menghajar siapa saja yang berurusan dengannya.

'Anjing..., Bajingan..., apaan – apaan si Vali itu..., kayaknya dia mau berurusan ama gw...,'

'Oke..., liat aja lu..., Vali Bangsat...,'

Naruto berjalan tergesa – gesa menuju parkiran. Hatinya saat ini tengah gula – gulandah. Tetapi, tepat di belakang Naruto, terlihat Gabriel sedang mengejarnya.

"Tunggu..., Naruto..,"

Naruto berbalik arah ke belakang ketika mendengar teriak dari Gabriel.

"Eh..., ada apa, Gabriel?,"

"Em..., kamu marah ya sama aku?,"

"Ah..., enggak kok, aku cuma pingin cepet – cepet pulang aja..,"

'Hah..., kalem – kalem...,entar Gabriel malah menjauh dari gw kalo marah,'

"Oh.., jadi gitu ya..., kalo gitu jangan marah sama aku.., ya.., Naruto,"

"Iya.., kok, tenang aja.., aku gak bakal marah sama kamu, gab..,"

"Oke..., kalo gitu, aku pulang dulu.., ya.., Naruto..,"

"Iya.., hati – hati di jalan ya.., jangan lupa juga nanti malem..,"

"Iya...,"

Gabriel kemudian pergi menjauh dari Naruto dan menuju ke depan pintu gerbang dimana Vali tengah menunggunya.

"Vali..., Bangsat...,"

Teriak Naruto kesal di tempat parkir sekolahnya.

'Bajingan..., tunggu aja lu Vali..., berani – beraninya lu main – main sama gw.., lihat aja nantinya..,'

Setelah itu, Naruto mengambil motornya si KawanSakti H2R berwarna putih dan pergi pulang ke rumahnya.

-Time Skip Cok-

Malam harinya, terlihat Naruto saat ini tengah menelpon Gabriel di depan rumahnya persis.

"Gab..., aku udah sampe rumahmu.., nih..,"

"Oh.., tunggu sebentar, aku keluar dulu..,"

"Oke..., aku tunggu..,"

Naruto kemudian mematikan teleponnya dan menunggu Gabriel keluar dari dalam rumah. Beberapa saat setelahnya, Terlihat Gabriel telah keluar dari gerbang rumahnya dan berjalan menuju ke arah Naruto.

"Ah..., maaf ya.., Naruto.., jadi nunggu lama gara – gara aku..,"

"Eh..., enggak kok..., aku cuma nunggu sebentar aja..., Ohya..., btw kamu cantik banget malam ini..., Gab..,"

Ucap Naruto sembari melihat penampilan Gabriel dari bawah hingga atas, Gabriel terlihat sangat cantik dengan balutan kaos berwarna putih lengan pendek yang memperlihatkan tangannya yang putih mulus dan sebuah rompi abu – abu sebagai penutupnya, rok renda hitam pendek yang memperlihatkan kaki jenjangnya, sepatu skate putih polos, dan jangan lupakan sebuah kalung berbentuk bulan dan sebuah pita putih sebagai aksesorisnya.

"Em..., jangan muji aku dong..., aku malu nih dengernya..,"

Ucap Gabriel dengan raut wajahnya yang bersemu merah.

"Hahaha..., tetapi kamu emang cantik kok, Gab..., aku gak bohong..,"

"Hah.., ya udah deh.., terserah kamu...,"

"Yah..., kok kamu ngambek gitu sih..,"

"Hmp..., itu semua gara – gara kamu,"

"Hehehe..., ya udah deh.., aku minta maaf.., Gab..,"

"Huh.., oke aku maafin..,"

"Yee.., makasih Gab.., tapi penampilan kamu yang aku bilang tadi serius loh..., aku gak bohong.., emangnya kamu gak mau aku bilang cantik.., ya?,"

"Eh..., gak gitu kok..., cuma tadi aku malu jadinya aku ngambek aja deh...,"

"Yah..., kamu ternyata gitu.., ya..,"

"Hehehe..., terserah aku dong..,"

"Hah..., ya udah deh..., jadi berangkat gak?,"

"Ya..., jadi dong...,"

Gabriel kemudian naik ke jok belakang motor Naruto. Setelah itu, segera saja Naruto menyalakan motornya dan pergi dari rumah Gabriel menuju ke tempat di adakannya konser band "Stand here alone". (Band kesukaan author nih kayaknya njink :v)

"Eh.., Naruto.., tempat band itu dimananya?.., apa masih jauh?..,"

Tanya Gabriel di tengah perjalanan.

"Oh..., deket kok kalau dari rumah kamu..., gak sampe 10 menit kayaknya..,"

"Ya.., udah deh kalo gitu...,"

Tak lama kemudian, Naruto dan Gabriel telah sampai di tempat konsernya band favorite Naruto, yaitu "Stand here alone". Segera saja, Naruto memarkirkan motornya dan pergi menuju ke tempat pengantrian tiket bersama Gabriel.

"Antriannya panjang banget..,"

Ucap Gabriel kepada Naruto setelah melihat antrian panjang di hadapanya.

"Ah..., soal itu.., gak usah di pikirin, kamu ikutin aku aja..,"

Naruto dan Gabriel pergi menuju ke antrian Vip yang berada tepat di sebelah antrian mereka tadi. Setelah tiba, Naruto menunjukkan sebuah kartu kepada penjaga di hadapanya. Penjaga tersebut langsung saja membuka pintu masuk kepada mereka berdua setelah tau apa itu kartu yang di pegang Naruto.

"Eh..., kenapa penjaga itu langsung membukakan pintu masuk setelah melihat kartumu itu, Naruto..., memangnya apa isinya?,"

"Ah..., kartu ini merupakan kartu khusus untuk para penyelenggara konser malam ini, hehehe.., aku mendapatkannya dari salah satu temanku..,"

"Oh.., jadi begitu..,"

"Ya.., udah, kalo gitu kita ke tengah, yuk...,"

Naruto dan Gabriel segera saja pergi menuju ke area tengah dimana para pengunjung telah ramai berdatangan untuk menonton. Kemudian, terdengar suara si MC dari atas panggung berbicara kepada para pengunjung sekalian.

"Wah..., terima kasih kepada para pengunjung sekalian, karena telah menyempatkan waktunya untuk pergi menuju ke konser "Stand here alone" malam ini,"

"Tetapi sebelum kita mulai, saya ingin mendengar suara dari para fansnya "Stand here alone,"

"Bagi penggemar "Stand here alone" mana suaranya,"

"Wooooooo...,"

Teriak seluruh pengunjung yang berada di sana.

"Hehehe..., bagus – bagus..., oke langsung saja, kita panggil band "Stand here alone,"

Kemudian, keluarlah masing – masing anggota personil band "Stand here alone".

"Oke..., pertama – tama saya ucapkan banyak terima kasih buat para pengunjung yang telah hadir disini,"

"Nah.., kali ini kami akan menghibur kalian semua dengan sebuah lagu dari kami yang berjudul "Mantan","

"Nah..., lagu ini cocok buat kalian yang masih pada galau karena di tinggal mantan.., hahaha..,"

"Oke.., gak usah berlama – lama.., langsung aja.., Musiiikkkkk...,"

( Stand Here Alone – Mantan)

Hatiku mendadak luka

saat kau berjalan dengannya

berdua begitu mesra

bagai sepasang pengantin muda

seolah kau menunjukan inilah aku jagoannya

tinggalah aku seorang

sampai kini ku masih lajang

lantas kau bertanya padaku

menanyakan keadaanku

ku berpura-pura tegar dan

tersenyum padamu

jawabku baik-baik saja

ku ucapkan selamat bahagia

tapi satu hal yang tidak kau tau

sampai dirumah aku menangis

meratapi pedih nasib yang ku alami

sungguh teganya kamu padaku

baru putus seminggu

dapat pacar baru

"Asik kan.., Gab..., lagunya,"

Ucap Naruto kepada Gabriel yang berada di sampingnya.

"Hahaha...,iya nih, Naruto.., asik banget,"

sebulan setelah itu

tak sengaja bertemu kamu

ku senang karena ku kira

kau sudah putus dengan pacarmu

tapi ini lebih parah

kau malah menggandeng yang baru

ternyata umur pacarmu

sama dengan umur kakek ku

kau bertanya lagi padaku

apa diriku sudah laku

ku berpura-pura tegar dan

tersenyum padamu

jawabku baik-baik saja

ku ucapkan selamat bahagia

tapi satu hal yang tidak kau tau

Kemudian, Sang vokalis menunjuk micnya kepada para penonton

"1...,2...,3...,"

sampai dirumah aku menangis

meratapi pedih nasib yang ku alami

sungguh teganya kamu padaku

baru putus seminggu

dapat pacar baru

Lalalalala lalalalala lalalalalala yeyeye

sampai dirumah aku menangis

meratapi pedih nasib yang ku alami

sungguh teganya kamu padaku

baru putus seminggu

dapat pacar baru

sekali lagi bertemu kamu

kulihat perutmu bulat seperti batu sungguh kecewa karena dia

dihukum karma karena tingkah lakunya

And cutt~

Oke Cok, chapter 3 selesai njink. Hahaha gimana ?, Chapter ini merupakan chapter spesial buat kalian semua njink :v. Jadi 1 chap ke depan bakalan special chap lagi cok. Nantinya hubungan si Naruto ama Gabriel akan naik sedikit demi sedikit. Ohya tentang gaya penulisan emang author sengaja buatnya kayak kata – kata sinetron gini, kan kalo sinetron itu adaptasi dari kenyataan bukan dan tulisannya ada lucu. Yah jadi gw pakek aja lah cok. Di chapter ini juga agak gw kurangi perkataan kasar gw biar lu pada seneng :v. Tapi kalo buat ilangin seluruhnya kayaknya gak bisa karena kata – kata kasar itu buat element dasar cerita ini cok :v. Dan juga buat yang nunggu lemon udah gw jelasin di chap kemarin njink :v. Jadi jangan coli dulu sebelum cerita gw jadi. Kalo saran buat uptade kilat, ini bakalan gw lakuin walau entar wordnya Cuma berkisar 1k – 3k aja yak su. Emang gw sengajain buat wordnya segitu, kan fic ini cuma buat hiburan ringan sematalah anjing jadi jangan di anggap serius amat cok. Satu lagi, buat yang minta NTR sama Milf tunggu aja cok. Ohya, yang ngajak ketemuan bisa cok, Aq Anak Semarang Su, entar bisa ngopi bareng atau ngucingan bareng asu :V. Jadi buat kowe kowe kabeh, iso ketemuan ng semarang tak enteni neng simpang lima aku gowo klambi moza :v. Dan terakhir ini gw tujukan kepada si reader namanya Luki yeah dan Guest.

Buat elu yang gak suka ama fic gw, ya udah gak usah baca aja gampangannya. Kenapa harus di buat ribet. Kalo di lihat – lihat elo itu orangnya keras kepala dan susah dibilangin njing. Gw males aja hadepin orang yang kayak elu gini. Jadi gw mau bilang "GAK SUKA YA GAK USAH BACA DAN REVIEW MINGGAT AJA SONO" biar reader yang mau aja yang baca ni fic. Ohya satu hal lagi, GW MIRIS LIAT REVIEW LO ITU YANG NGATAIN READER YANG BACA SELAIN LO GAK GUNA SEMUA. Bukankah itu bangsat banget yak ? atau emang gw yang salah liat ?. BTW MAKASIH JUGA UDAH NGEFLAME GW, yah emang gw sih tau bakalan ada orang yang gak suka sama fic gw karena kata – katanya yang kasar dan gw sudah mempersiapkan hal itu hahaha nulis pakek bahasa kasar itu beresiko hohoho :v. JADI MAKASIH UDAH MAU SEMPET REVIEW WALAU ITU FLAME.

oke kayaknya cukup dari gw

Jangan lupa buat review,follow,favnya ANJINGGGG...

Kalo lu pada gak review, berarti lu semua itu pemalu dan penakut karena tidak berani berpendapat.

-Virgin Hunter-

-LOG OUT-