-Fanfic ini khusus orang dewasa dan berpengalaman, karena alur ceritanya yang keras, bagi lo lo semua yang masih anak mami atau anak di bawah di harap minggir aja dari fanfic ini, gak usah baca !-

-Ngenthod enak cok :v-

Naruto sang musyafir cinta

-Di buat Oleh (Virgin Hunter) -

-Disclaimer : Naruto Or High School DXD is bukan punya gw anjing-

-Rating : M (Adegan sex pasti ada njink)-

-Pairing : Naruto x Harem (Pairnya entar pilihin aja)-

-Genre : Advanture x fantasy x comedy x romance x slice of life-

-Warning : Typo,Not EYD,OOC,Alternative Universe(maybe),OC,ETC-

Summary : Namaku adalah Naruto. Cita – citaku yaitu berburu keperawanan cewek hahahah. Gw juga kalo di sekolah suka bolos. Emangnya sekolah buat apa njink gak guna banget lo tau gak !. Cari cewek aja malah enak. Ketemu langsung lu pacari dan tiduri. Gw juga ingetin satu hal : Anak di bawah umur jangan baca, ini demi kebaikanmu, Nak!. (Warning : Banyak maksiatnya, NarutoPlayboy, Harem, Berandalan).

Chapter 4 : Sekolah dan pacar baru part 3 (Special Chapter 2)

.

.

.

.

.

Setelah lagu pertama selesai, saatnya bagi band stand here alone untuk menyanyikan lagu mereka yang kedua, tetapi ada sebuah permintaan yang ingin mereka sampaikan sebelum melanjutkannya.

"Ok..., setelah lagu kami yang pertama tadi.., saatnya kita lanjut untuk lagu yang kedua, tapi kali ini kita ingin suasana yang berbeda..,jadi kami ingin kalian request satu lagu buat kami nyanyikan.., ok..,kalian semua pada minta lagu apa nih ?..,"

Para penonton yang mendengar itu mulai ricuh dan saling beradu komentar.

"Sosok sempurna..,"

Teriak salah satu penonton disana.

"Wooooo..., jangan sosok sempurna.., Hilang harapan aja..,"

"Iya..., Hilang harapan aja..,"

"Hilang harapan...,cok"

Kemudian, banyak penonton yang setuju dengan lagu Hilang harapan, hal ini membuat band stand here alone menerima usulan tersebut.

"Ok..., karena banyak yang minta lagu "Hilang harapan".., jadi lagu ini yang bakal kami nyanyikan..,"

"Wooooo..., mantap...,"

"Lanjut..., ojo kesuen...,"

"Yap.., kalau begitu.., langsung saja kita nyanyikan lagu "Hilang harapan"...,"

"1...,2...,3..., Musikkk...,"

(BackSound - Stand Here Alone – Hilang Harapan)

Sebelum gelap kita tertawa
Berjanji setia sampai ujung masa
Meski kau dan aku jauh disana
Ingat janji kita untuk selamanya

Hilang harapan
Saat kau katakan semua telah usai
Kau menemukan
Yang baru kini aku kau tinggalkan

Meski sendiri aku kan bertahan
Memegang janji yang kita ucapkan
Berat rasanya hatiku berkata
Semoga bahagia engkau dengannya

Selama mataku bisa menatap
Kukenang kau sebagai memori kelam
Ingin rasanya hatiku berkata
Ingat janji dulu kita bersama

"Naruto.., kayaknya para penonton udah mulai rusuh nih...?,"

Ucap Gabriel was – was melihat para penonton mulai terlihat moshing di hadapannya.

"Kamu Tenang aja..., gab..., kan ada aku disini...,"

"Tapi.., aku takut banget nih..., semisal nanti ada apa – apa.., gimana..?,"

"Ssst.., kamu tenang aja.., aku gak bakal biarin kamu kenapa – kenapa..,"

Ucap Naruto sembari memajukan jari telunjuknya ke bibirnya Gabriel.

"Uhm.., ya udah deh kalo kamu bilang gitu..., aku percaya aja..,"

"Nah..., gitu dong..., Gab..., jangan merasa takut..,"

"Iya..., aku percaya sama kamu kok..,"

"Hehehe.., ya udah lanjut nonton aja...,"

Walaupun gelap
Kucoba tertawa
Bertahan sendiri meskipun semua percuma
Kau pergi tanpa kata aku tak pernah ada
Hatiku pun bicara
Semoga kau bahagia

Hilang harapan
Saat kau katakan semua telah usai
Kau menemukan
Yang baru kini aku kau tinggalkan

Tiba – tiba Naruto memeluk Gabriel dari belakang serta menyenderkan kepalanya dibahu Gabriel. (Hohoho..., Mantap Nar..., langsung terobos aja)

"Eh..., kamu kenapa sih..., Naruto.., tiba – tiba aja peluk aku dari belakang..., kan aku jadi risih...,"

Ucap Gabriel sembari menggeliat untuk melepaskan pelukkan Naruto.

"Tunggu sebentar dong.., gab..., biarin aku di posisi ini sebentar aja..., yah..., rasanya nyaman banget nih...,"

"Ugh..., tapi kan aku risih di giniin..., dan jangan – jangan kamu ada maksud gak baiknya..., hayooo ngaku aja...,"

"Eh..., enggak kok..., aku cuma pingin lindungi kamu.., coba kamu liat aja ke sekitar..., emangnya kamu mau kalo aku biarin kena rusuh gitu?,"

Ucap Naruto sembari menunjuk ke arah sekitarnya dimana para penonton terlihat rusuh dan moshing gak karuan. (tendang – tendangan ama sikut – sikutan, gak peduli teman yang penting rusuh hahaha :v)

"Uhm..., ya udah deh..., tapi jangan macam – macam loh ya...,"

"Iya deh..., tenang aja.., kamu kan tau aku orangnya gak bakal gitu...,"

'Gak bakal gitu gimana.., padahal gw sering banget ngelakuinnya..., hahaha..., tapi sabar aja dah, kalo si Gabriel ini agak susah, gw harus sabar...,'

"Ok.., aku percaya kok sama kamu...,"

"Sip..., makasih ya.., Gab, udah mau percaya..,"

"Iya.., aku tau kok kamu itu orangnya baik..,"

"Hehehe..., aku jadi malu dengernya..,"

'Bagus deh..., si Gabriel percaya ama gw, hahaha..,'

Meski sendiri aku kan bertahan
Memegang janji yang kita ucapkan
Berat rasanya hatiku berkata
Semoga bahagia engkau dengannya

Tanpa Gabriel sadari, Naruto yang tengah memeluknya menghirup dalam – dalam tengkuk Gabriel yang mengeluarkan aroma wangi parfum floral. Sungguh aroma wangi yang membuat Naruto tidak ingin lepas dari tengkuk Gabriel.

'Hm..., baunya sungguh wangi dan menyegarkan.., gw jadi pingin sedikit bermain – main daerah sensitifnya itu, hehehe...,'

Naruto kemudian mulai mencium, menjilat, dan memberi sebuah gigitan kecil pada leher Gabriel.

"Ahhh..,Ahn.., rasanya sungguh geli.., sebenarnya apa yang kamu perbuat Naruto.., jangan bilang kamu ngelakuin hal yang enggak – enggak ya, hayooo...,"

Ucap Gabriel dengan reflek menjauh dari tubuh Naruto.

"Err..., soal itu.., aku minta maaf.., Gab.., aku tadi ke dorong sama orang yang moshing nih.., jadinya gak sengaja deh nyium leher kamu..., jadi sekali lagi aku minta maaf, ya.., gab..,"

'Semoga aja.., dia percaya sama gw.., ugh.., bangsat..., kenapa juga gw tadi kebawa nafsu.., tapi enak juga lehernya.., sumpah dah.., gw udah gak tahan membuat dia menjerit di bawah keperkasaanku, hahaha :v,'

"Um..., ya udah deh..., lain kali hati – hati..,"

'Yes..., dia percaya, whahaha..,'

"Oke.., siap deh..,"

Selama mataku bisa menatap
Kukenang kau sebagai memori kelam
Ingin rasanya hatiku berkata
Ingat janji dulu kita bersama

Beberapa saat kemudian.., Naruto yang tengah memeluk Gabriel di kagetkan dengan sebuah suara telepon dari saku celananya. (Pengganggu Acara Nih)

'Ck.., siapa nih bangsat yang berani – beraninya mengganggu kegiatan gw..,'

Naruto lalu mengambil dan membuka layar smartphonenya. Sebuah panggilan dengan nama Ayam tertera di layar smartphone Naruto. Hal ini membuat Naruto harus menunda kegiatannya dan menjawab teleponnya.

"Halo – halo..,"

"Woy.., Nar.., lu ada di mana cok.., dari tadi gw cariin gak ada...,"

"Gw ada di tengah – tengah..., yam.., la elu ada di mana..?,"

"Hm.., jadi lu di tengah..., coba sekarang lu liat ke arah samping panggung.., lu ngeliat gw gak di sana..., gw coba sambil ngelambein tangan..,"

Naruto selanjutnya melihat ke arah samping panggung. Terlihat ada seorang pria bermodel rambut pantat ayam jago balap, memakai pakaian kaos hitam,celana hitam,dan sepatu sneakers hitam putih, serta sebuah kalung identitas tengah melambai – lambaikan tangannya ke arah tengah lapangan.

"Ya.., gw liat elu cok...,"

"Oke..., kalau gitu..., gantian elu ngasih tanda, cok..,"

"Nah.., coba lu liat gw di tengah.., gw juga sambil ngelambein tangan dan ada cewek di sebelah gw...,"

"Bentar..., agak susah cari elu..,"

"Oh.., ketemu.., elu sama cewek kan, cok..,"

"Iya..., cok,"

"Oke.., lu tunggu di situ.., gw hampiri sekarang,"

"Siap...,"

Seperti cahaya yang kau padamkan
Kau tinggalkan ku dengan kesepian
Terlintas di benak untuk melawan
Tuk hapus kesedihan

Sementara itu dengan Gabriel. Di saat Naruto tengah menelpon, tidak di sadari bahwa beberapa penonton yang tengah mabuk mulai menghampiri Gabriel. (OH TIDAKKKKK COK)

"Hai cantik..., kenapa kamu sendirian di sini,"

"Iya nih.., cewek secantik kamu kok sendirian, mau gak kami temenin, hahaha...,"

"Hahaha.., mau gak cantik.., kita – kita temenin,"

Gabriel yang mendengar itu mulai merasa takut dan mundur perlahan – lahan.

"Sebenarnya.., apa yang kalian inginkan..,"

"Hahaha.., yang kami inginkan.., adalah tubuh indahmu itu, sayang...,"

Kemudian..., para penonton itu mulai maju dan mengerebungi Gabriel. Akan tetapi, Naruto yang berada tidak jauh dari Gabriel mendatangi mereka dan membawa tubuh Gabriel ke berlindung di belakang tubuh Naruto.

"Woy..., jangan ganggu, dia...,"

Teriak Naruto kepada beberapa penonton yang berada di hadapannya.

"Hahaha..., sang pahlawan telah tiba, nih...,"

"Iya bener lu..., hahaha.., sok gaya, dia..,"

"Bener.., kita habisi aja entar.., sok pahlawan..,"

"Ck..., apa maksud kalian.., hah..,"

"Maksud kita..., elu..., itu pengganggu acara...,"

'Sialan..., para bajingan itu berani – beraninya hina gw..., awas aja entar lu, bangsat...,"

"Cih.., Sebenarnya apa yang kalian inginkan.., hah..,"

"Hahaha.., yang kami inginkan.., adalah cewek manis di belakang lu itu, hahaha..,"

Sementara Gabriel yang berada di belakang Naruto merinding dan takut setelah mendengar perkataan para penonton yang mabuk itu. (Ya iyalah takut.., coba aja kalo lu cewek terus di gituin masa lu tenang – tenang aja :v)

"Naruto..., aku takut nih.., mereka nyeremin banget..,huhu..,"

"Tenang aja lah.., gab, aku bakal lindungi kamu.., jadi kamu tetep di belakang aku aja...,"

"Iya.., hati – hati...,ya.., Naruto..,"

"Siap..,"

"Hahaha..., cepat lah lu minggir..., kalo gak kita bakal buat lu boyok sampe rumah...,"

"Iya.., minggir lu njink.., kalo mau selamat.., jangan halangi kita – kita..,"

"Cih..., kalian tidak akan aku biarkan mendekati.., dia...,"

"Ok.., langsung kita sikat aja ni orang..., kita buat boyok dia.., hahaha,"

"Iya..., langsung maju..., habisi sok pahlawan ini..., hahaha..,"

Meski sendiri aku kan bertahan
Memegang janji yang kita ucapkan
Berat rasanya hatiku berkata
Semoga bahagia engkau dengannya

Kemudian, para penonton yang mabuk itu mulai maju dan menyerang Naruto.

"Terima ini.., Anjinggggg..,"

Satu orang penonton mabuk itu langsung saja melakukan moshpit ke arah Naruto.

'Hahahaha..., para pemabuk kayak mereka berani banget nyerang gw..., huh..., lawan kayak mereka mah gampang banget dah..,'

Naruto menghindari moshpit dari penonton itu dan melakukan sebuah tendangan ke arah kepalanya.

"Nih.., terima tendangan gw..,"

Ctuakkkkkkkkkkk...

Penonton itu terpental ke arah belakang setelah menerima tendangan di kepalanya. Sementara itu, beberapa penonton mabuk yang lainnya mulai mengepung Naruto dari dua arah.

"Udah..., langsung keroyok aja...,"

Mereka melakukan sebuah pukulan ke arah Naruto yang berada di tengah – tengah mereka.

"Terima pukulan gw.., sok pahlawan/bangsat...,"

Naruto yang berada di tengah melakukan sebuah lompatan ke samping. Sementara mereka yang ingin memukulnya seakan terlewati begitu saja dan pukulan mereka malah mengenai para penonton yang sedang melihat konser.

Dhuakkkkk...

Para penonton yang terkena pukulan mengeram dan marah kepada penonton yang mabuk itu. (Hahaha mampus lu salahnya mabuk malah lawan Naruto)

"Woy...,Anjingg..., kenapa lu mukul, gw.., hah..,"

"Eh..., apa maksud mu.., hah..., gw kan gak sengaja...,"

"Alah bacot lu...,"

Kemudian penonton itu mulai menghabisi penonton yang mabuk itu. (Tamat dah dia)

"Dasar bodoh..., berani banget orang mabuk kayak dia lawan gw.., hahahahahaha...,,"

Ucap Naruto tertawa senang melihat para penonton yang mabuk itu tengah di habisi oleh penonton yang terkena pukulan mereka.

"Mampus dah tuh...,"

Sementara itu, Gabriel mulai menghampiri dan memeluk Naruto dari belakang.

"Naruto..., hiks – hiks.., aku gak nyangka kamu bakal lindungi aku sampai kayak gitu.., hiks – hiks...,"

Ucap Gabriel terharu karena Naruto telah melindunginya dari para penonton yang mabuk itu.

"Sssst.., jangan nangis.., Gab.., aku pasti bakal selalu melindungi kamu dari apapun..,"

Ucap Naruto sembari membawa Gabriel ke dalam dekapannya dan mengelus – ngelus perlahan rambut Gabriel.

Setelah beberapa saat, tangisan Gabriel mereda dan perlahan dia menunjukkan senyum tulusnya kepada Naruto.

"Uhm..., terima kasih Naruto..., aku gak bakal tau kalo semisal kamu gak ngelindungi aku tadi..,huhuhu..,"

Deg

Senyum tulus yang di perlihatkan Gabriel membuat Naruto tertegun beberapa saat dan berpikiran liar membayangkan Gabriel.

'Ugh.., wajahnya sungguh mantap jiwa..., cantiknya cuyyyyy...,'

"Egh..., tenang aja.., Gab..., aku pasti bakal selalu melindungi kamu dan berada di sampingmu setiap saat..," (Cielah gombalannya :v)

"Hm..., iya..,"

Selama mataku bisa menatap
Kukenang kau sebagai memori kelam
Ingin rasanya hatiku berkata
Ingat janji dulu kita bersama

Ingat janji dulu kita bersama

Ingat janji dulu kita bersama

Setelah lagu kedua selesai, para personil dari stand here alone mulai turun dari panggung untuk break sejenak.

"Ok..., penonton.., itu tadi adalah penampilan kedua dari stand here alone..,"

Ucap sang mc dari atas panggung.

"Baiklah.., sekarang waktunya bagi kita untuk break sejenak.., eiitt.., tetapi jangan pada pergi dulu..., kali ini kita akan kedatangan tamu special yaitu salah satu fansnya stand here alone buat nampilin sebuah acara special malam ini..,"

"Jadi..., buat para penonton yang hadir siap – siap aja.., jangan iri dan terharu lihatnya nanti...,"

Para penonton yang mendengar ucapan sang mc bingung. Memangnya apa sih ?.

"Woyy..., emangnya apaan..,"

Teriak salah satu penonton.

"Hohoho..., tunggu saja..,"

Sementara itu dengan Naruto dan Gabriel. Mereka saat ini tengah di datangi oleh teman Naruto yang tadi dia telepon untuk menghampirinya.

"Woy..., Nar.., akhirnya elu ketemu juga.., btw siapa tuh cewek di samping lu..,"

"Oh ini..., bentar gw bisikin aja...,"

Kemudian Naruto maju dan berbisik - bisik kepada temannya.

"Ini nih.., cewek yang mau gw tunjukkin pada lu.., hehehe..., dia itu calon pacar baru gw..,"

"Wew..., jadi ini nih cok..., mantap bener pilihan lu.., Nar..,"

"Hohoho..., ya iyalah..., Naruto gitu loh :v...,"

"Ohya.., tapi gimana soal pacar lu yang lain..., apa pada gak protes ?..,"

"Alah..., soal itu gampang.., kayak lu gak tau gw aja.., Yam...,"

"Hehehe..., ok dah.., tapi gw cariiin satu lah.., Nar.., gw pingin juga dapet pacar baru kayak elu..,"

"Oh..., soal itu gw ada inceran satu..., nanti kalo kita ngumpul gw tunjukkin..,"

"Sip..., btw lu juga udah jebolin dia apa belum..., Nar ?,"

"Wah..., kalo yang ini agak susah.., Yam.., dia itu tipe yang harus butuh perjuangan dulu..., gak asal terobos gitu...,"

"Oh.., jadi gitu dah...,"

Setelah itu, Naruto memperkenalkan temannya ini kepada Gabriel.

"Ohya..., Gab.., kenalin nih temen aku namanya Sasuke..,"

Ucap Naruto sembari menyuruh Sasuke menjabat tangan Gabriel.

"Sasuke...,"

"Sasuke.., ya.., salam kenal.., perkenalkan aku Gabriel...,"

"Hm..., Gabriel ya.., nama yang indah seperti orangnya..,"

Gabriel yang mendengar ucapan Sasuke merona hebat, tetapi lain halnya dengan Naruto yang mendengar itu terlihat tidak suka.

'Ck..., Ayam sialan.., awas lu.., entar gw jadiin ayam panggang bener dah.., njink.., wehehehe...,'

"Sudah cukup perkenalannya.., Yam.., lu udah nyiapin semuanya kan..,"

"Tentang itu sih..., udah gw siapin.., lu tinggal pergi ke ruang ganti aja.."

"Ok sip dah..., btw gw kesana sekarang, tolong lu jaga Gabriel..,"

"Siap..,"

Sementara Gabriel yang mendengar perkataan Sasuke bingung. Memangnya Naruto mau pergi kemana ?.

"Eh..., sasuke.., Naruto sebenarnya pergi kemana..?,"

"Oh.., soal itu tunggu aja.., Naruto mau ngasih kamu kado special..,"

"Kado special ?.., memangnya apaan sih ?..,"

Ucap Gabriel bingung dengan ucapan Sasuke yang sangat misterius.

"Ada deh.., kamu tunggu aja dan perhatiin atas panggung...,"

"Hmph..., ok deh..,"

Beberapa saat berlalu...

Tiba – tiba, dari atas panggung muncul Naruto dengan balutan kemeja kotak – kotak :v berwarna hitam putih tidak di kancing, kaos hitam berlambang "Gabriel I LOVE YOU" sebagai dalamanya, celana jeans hitam panjang, sepatu adidas 90 airmax berwarna hitam, dan jangan lupa Naruto tengah menenteng sebuah gitar acoustic di tangannya.

"Hey.., Sasuke.., bukankah itu Naruto yang ada di atas panggung..,"

"Hahaha..., iya.., itu si Naruto..., kamu lihat aja deh nanti.., Naruto bakal kasih kado specialnya buat kamu..,"

"Hmph.., sebenernya apa sih kadonya.., kenapa Naruto sampe naik panggung segala nih..,"

"Tunggu aja...,"

Kemudian terdengar suara Naruto dari atas panggung.

"Hai semua.., pertama – tama.., aku berada disini bakal menghibur kalian selama band stand here alone masih break...,"

"Jadi.., sebenarnya sih aku bakal minta waktunya sedikit..,"

"Ok langsung aja.., aku bakal nyanyiin lagu ini buat cewek yang aku sukai dan mendapatkan tempat di hati ku..,"

"Lagu ini aku persembahkan untukmu Gabriel..., semoga kamu menyukai lagu yang aku nyanyiin ini..,"

"Woy.., Bukankah itu Naruto...,"

"Weh rupanya Naruto yang maju.., semangat bos..,"

"Woooo..., Gw dukung Bosss..,"

"Cieelah..., Yang mau nembak.., Semangat Nar...,"

Teriak beberapa penonton yang rupanya adalah teman dan pendukung Naruto.

Sementara itu dengan Gabriel, dia saat ini tengah merona hebat dan malu berat karena Naruto ternyata ingin menembaknya saat ini. Sungguh kejadian yang tak terduga bagi Gabriel sendiri.

'Kyaaaa.., Naruto ternyata mau nembak aku.., ugh..., gimana nih.., aku malu banget.., ternyata selama ini Naruto suka sama aku.., dan kenapa juga nembaknya harus di depan banyak orang.. huhuhu..,'

"Eh..., kamu kenapa..., kayaknya kamu malu berat ya..., hahaha...,"

Ucap Sasuke setelah melihat reaksi Gabriel yang malu karena mendengar jika Naruto tengah menembaknya.

"Hmph..., aku malu berat nih..., Kyaaaa..,"

Balas Gabriel sembari menutup wajah cantiknya dengan kedua tangan.

"Hehehe..., ini lah kado special Naruto buat kamu..,"

"Um..., aku gak nyangka kalo Naruto suka sama aku.., dan bakal nembak di tempat ramai kayak gini.., huhuhu..,"

"Hahaha..., kata dia sih..., biar berkesan gitu..,"

"Ugh.., tapi disini terlalu ramai dan aku malu banget rasanya...,"

"Hahaha..., iya – iya, coba deh kamu nikmati aja..,"

"Engh..., iya deh..,"

Kembali lagi ke Naruto, saat ini dia akan menyanyikan lagu milik band stand here alone yaitu sosok sempurna.

"Baiklah..., aku akan menyanyikan lagu dari stand here alone yang berjudul sosok sempurna...,"

"Ok..., langsung aja aku mulai..,"

(Stand here alone – Sosok sempurna)

Tak ku sangka tak pernah terfikirkan olehku

Ternyata kau terlahir sebagai nafasku

Pertemuan singkat yang kita lakukan

Mampu membuat hatiku berbicara

Dengan tanganmu ku bertahan (Dengan tanganmu ku bertahan)

Karna senyummu ku bernafas

Menurut ahli yang bisa membaca wajah

Raut wajah kita terlihat sama

Mungkinkah ini akan membuktikan

Bahwa didalam darahku ada kamu

Karna tawamu mengesankan (karna tawamu mengesankan)

Tatap matamu menyejukkan

Tutur katamu yang indah semakin membuatmu sempurna uw ow

Bahkan saat kau tertawa hatiku berkata

Gabriel terpana mendengar suara Naruto yang begitu indah saat menyanyikan lagu ini untuknya.

Tak dapat ku lukiskan saat hati kecilmu terima

Diriku apa adanya hidupku rasa bahagia

Sang peri pun kecewa karna menganggap kau saingannya

Kau lebih indah darinya lebih indah segalanya

Ku bertanya maukah kau temani hidupku

Ternyata kau menjawab semua itu

Bercinta di tulus dari hatimu hingga sempat

Membuatku tak percaya

Kita bersama selamanya (Kita bersama selamanya)

Hingga raga kita bernyawa

Tutur katamu yang indah semakin membuatmu sempurna uw ow

Bahkan saat kau tertawa hatiku berkata

Tak dapat ku lukiskan saat hati kecilmu terima

Diriku apa adanya hidupku rasa bahagia

Sang peri pun kecewa karna menganggap kau saingannya

Kau lebih indah darinya lebih indah segalanya

Jika engkau bertanya seberapa besar

Niatku untuk hidup bersama dirimu

Seisi dunia pun tak cukup ruang

Tuk ungkapkan apa yang ku rasakan

Say nothing without you and everything is you

Gabriel melihat Naruto dengan mata yang berkaca – kaca, dia terlihat kagum dan terharu saat Naruto tampil begitu keren.

Tak dapat ku lukiskan saat hati kecilmu terima

Diriku apa adanya hidupku rasa bahagia

Sang peri pun kecewa karna menganggap kau saingannya

Kau lebih indah darinya lebih indah segalanya

Tak dapat ku lukiskan saat hati kecilmu terima

(Jika engkau bertanya seberapa besar)

(Niatku untuk hidup bersama dirimu)

Diriku apa adanya hidupku rasa bahagia

(Seisi dunia pun tak cukup ruang)

(Tuk ungkapkan apa yang ku rasakan)

Sang peri pun kecewa karna menganggap kau saingannya

(Say nothing without you)

Kau lebih indah darinya lebih indah segalanya

(and everything is you)

Kemudian Gabriel langsung saja pergi menaiki panggung dan memeluk Naruto sembari menangis bahagia. Kali ini dia tidak menyangka akan mendapat momen yang tidak terlupakan dari Naruto. Sungguh hatinya merasa bahagia karena Naruto telah menembaknya saat ini.

"Ehem..., Gabriel.., sebenernya dari dulu aku suka sama kamu.., jadi gini.., kamu mau gak kalo jadi pacar aku..," (Bahasa Ala Roman picisan :v)

Ucap Naruto sembari memberikan kepada Gabriel sebuah liontin berwarna perak dengan bentuk lambang sepasang burung.

"Um.., aku mau kok jadi pacar kamu..., rasanya aku kaget dan bahagia banget sekarang..,"

"Woooo..., si Ceweknya nerima..,"

"Cie – cie...,"

"Swiuwwit...,"

Banyak penonton merasa senang melihat Naruto dan Gabriel pada akhirnya jadian.

Naruto lalu memasang liontin itu ke leher Gabriel. Jika di lihat – lihat sekarang, Gabriel sangat cocok mengenakannya dan terlihat tambah cantik cok huehuehue :v.

"Selesai.., Gab...,"

"Jadi bagaimana penampilanku...,"

"Hm..., Gabriel..., kamu terlihat cantik setelah menggunakan liontin itu...,"

"Um..., terima kasih.., Naruto..,"

Ucap Gabriel dengan pipi yang bersemu merah.

Kemudian mereka berdua saling berpelukan, tanpa menyadari jika beribu – ribu pasang mata tengah melihat mereka.

"Ehem..., Nar.., jangan mesraan terus..., apa lu gak malu di liat banyak orang..,"

Teriak salah satu penonton kepada Naruto.

"Eh...,"

Reflek saja.., Naruto dan Gabriel yang tengah berpelukan mesra segera menjauh.

"Errr.., sebaiknya kita pergi dari sini dulu..., gab.., banyak orang nonton kita nih...,"

"Hm..., kamu benar.., ugh..., aku malu nih diliat banyak orang..,"

Naruto dan Gabriel langsung saja turun dari atas panggung.

(TIME SKIP COEQ)

Setelah acara Naruto menembak Gabriel dan berakhir dengan mereka yang jadian. Beberapa waktu pun berlalu, Terlihat pada malam ini konser band stand here alone telah selesai, dan kini saatnya untuk Naruto mengantar Gabriel pulang kerumahnya.

"Gab..., kayaknya konser udah selesai nih..., kita balik yuk..,"

"Um..., baiklah..,"

Naruto dan Gabriel kemudian pergi menuju ke tempat parkir dan mengambil motornya Naruto si KawanSakti H2R bewarna putih itu.

Crrrtt Brumm Brummm Brummm

Naruto mulai menaikkan gigi motornya dan melaju pergi dari sana. Selama perjalanan, Naruto dan Gabriel banyak berbicara satu sama lain karena mereka telah jadian hahaha :v.

"Gab.., kayaknya besok aku bakal ngajak kamu pergi buat ngerayain hari jadian kita..., kan pas banget besok libur..,"

"Emangnya..., kamu mau ajak aku pergi kemana...?,"

"Ada deh..., yang pasti tempat itu bakal kamu sukai..,"

"Ok..., ohya.., aku gak nyangka kalo ternyata kamu suka sama aku, Naruto...,"

"Hehehe..., sebenarnya aku suka kamu itu semenjak pertama kali aku masuk sekolah ini.., waktu itu kan kamu pernah nemenin aku ke tempat kepala sekolah kan..,"

"Oh..., waktu itu ya..., hahaha..., beneran gak nyangka banget..,"

"Hm..., tapi emang gitu sih.., gab.., jadi aku suka kamu itu dari pandangan yang pertama...,"

"Ugh.., jangan gombal deh.., Naruto.., tapi aku juga kayaknya bakal percaya sama kamu.., karena waktu pertama kali aku lihat, kamu itu orangnya baik, ramah, suka menolong, bertanggung jawab, pokoknya sih tipe aku banget..,"

"Ehhh.., jadi kamu juga suka sama aku ternyata..., duh.., aku gak nyangka..,"

"Um.., iya..,"

"Wah.., berarti kita itu sepertinya emang di takdirkan jodoh ya, hahaha..,"

"Ugh..., mungkin sih..,"

"Yah.., kok mungkin sih..,"

"Mungkin.., karena kamu itu suka banget sih godain aku.., aku nanti bakal mutusin kamu loh kalo gini terus..,"

"Eh.., aku bercanda kok..., Gab.., hehehe piece yah..,"

"Hahaha.., tenang aja..., aku bercanda juga.., Naruto sayang~,"

Ucap Gabriel sembari mencubit pipi Naruto yang tengah mengendalikan motornya.

"Awww.., Awww., sakit nih.., Gab.., ampun..,"

"Hahaha..,"

Gabriel lalu memeluk dan menyandarkan kepalanya ke punggung Naruto hingga beberapa saat Gabriel tertidur dengan sendirinya.

"Em.., Gab.., Hey.., Gab..,"

"Eh.., ternyata dia tidur..,"

Beberapa saat kemudian, Naruto telah sampai di depan rumah Gabriel. Saatnya bagi Naruto untuk mengendong Gabriel yang tertidur sampai ke dalam rumahnya.

Ting Tong Ting Tong

Tak lama setelahnya, muncul seorang pelayan dari dalam rumah dan membukakan pintu untuk Naruto.

"Eh.., ternyata tuan Naruto.., silahkan masuk tuan.., dan apa yang terjadi dengan nona Gabriel...?,"

"Oh.., Gabriel sepertinya kelelahan dan bisakah paman menunjukkan di mana kamar Gabriel berada..?"

"Hm..., baiklah.., mari ikuti saya, tuan Naruto..,"

Naruto dan pelayan itu mulai pergi menaiki tangga untuk mencapai lantai ke dua rumah itu. Selanjutnya pelayan itu menyuruh Naruto pergi ke ujung lorong dimana kamar Gabriel berada.

"Kamar nona Gabriel berada di ujung lorong ini.., tuan Naruto..,"

"Hm.., baiklah.., aku akan pergi ke sana..,"

Setelah sampai, Naruto segera saja membuka pintu kamar Gabriel dan membaringkannya di kasur berukuran queen size. Kemudian, Naruto melihat – lihat isi kamar Gabriel. Banyak sekali boneka tertata rapi di kamar Gabriel dan dindingnya bernuansa feminim dengan cat berwarna putih bermotif bunga sakura.

"Hm.., kamar yang cantik dan indah..,"

Naruto melihat ke arah Gabriel yang sedang tidur. Sungguh wajah cantik dan tenang yang di perlihatkan Gabriel saat tidur.

'Ugh.., wajahnya sungguh cantik saat tidur.., gw udah gak tahan pingin bermain denganya.., tapi gw harus sabar, lihat aja besok...,'

"Eh..., ternyata Naruto.., sebenarnya apa yang terjadi pada Gabriel hingga lelah seperti itu..,"

Ucap ibu Gabriel mengagetkan Naruto yang sedang melamun.

"Ini si Gabriel kelelahan.., Tante.., jadi dia ketiduran saat aku antar pulang tadi..,"

"Oh.., begitu rupanya.., sepertinya Tante berterima – kasih padamu karena mau repot – repot membawa Gabriel hingga ke kamarnya..,"

"Eh.., gak papa kok, Tante..., itu memang udah tugas saya..,"

"Hah..., baiklah.., kalau begitu kamu malam ini menginap saja di rumah tante.., soalnya udah larut malam,"

"Um..., terima kasih.., tante, tapi kayaknya gak usah.., saya bakal pulang ke rumah saja,"

"Ok.., kalau begitu biar paman soichi (OC) yang mengantarmu pulang..,"

"Gak perlu, tante.., saya bisa pulang sendiri kok...,"

"Kalau begitu.., saya mohon pamit.., tante..,"

Ucap Naruto sembari bersalaman kepada ibunya Gabriel.

"Hah...,baiklah.., berhati – hatilah di jalan, nak..,"

"Iya.., tante..,"

Naruto kemudian turun ke lantai satu dan pergi menuju keluar dari rumah Gabriel menuju ke motornya.

Telolet – telolet – telolelolet :v (anggap suara dering hp yak :v)

"Siapa nih.., yang nelpon malem – malem,"

Naruto lalu mengambil dan mengangkat teleponnya.

"Halo..,"

"Ah..., Naruto sayang~.., kamu kemana aja sih.., udah 3 hari kok gak ada kabar.., aku kangen nih sama kamu..,"

"Oh..., ternyata kamu Kuroka.., eh.., maaf ya aku gak ngabarin ke kamu selama 3 hari ini, soalnya aku lagi sibuk ngurus sekolah baru..,"

"Em.., ok.., tapi bisa gak kalo malem ini kamu nemenin aku.., soalnya di rumah aku sepi nih.., papa sama mama aku baru aja pergi keluar kota..,"

"Ok..., aku otw kesana imut~.., tunggu aku.., ya..,"

"Sip deh.., aku tunggu sayang~.., dah..,"

"Iya.., dadah juga.., sayang~..,"

'Hehehe..., ternyata rumahnya si Kuroka lagi sepi nih, oke deh kayaknya kalo gw nginep disana, sekalian main..,'

Setelah itu, Naruto mulai menyalakan motornya dan melaju pergi menuju ke rumah Kuroka.

(TIME SKIP COK)

Ting Tong Ting Tong

"Masuk saja sayang~.., pintunya gak aku kunci..,"

Naruto kemudian membuka pintu rumah Kuroka. Sesampainya di dalam, alangkah terkejutnya bagi Naruto, saat ini terlihat Kuroka tengah menyambutnya dengan pakaian berupa bh hitam dan cd g string berwarna hitam saja.

"Eh.., apa maksudmu imut~.., kenapa kamu hanya memakai bh dan cd saja ?...,"

"Hmph..., tidak apa – apa kan..., sebenarnya aku kangen main sama kamu sayang~.., jadinya aku pakai baju kayak gini aja deh..,"

"Heh.., jadi begitu ya.., aku suka kalo kamu pakek baju kayak gini si imutku sayang~..,"

WARNING ADEGAN KHUSUS 18++ Anak di bawah umur gak boleh liat.

NARUTO POV

Aku berjalan perlahan ke arah Kuroka yang berada di hadapanku saat ini. Langsung saja aku mencium bibir seksinya dan perlahan kedua bukitnya yang menganggur langsung saja aku remas – remas perlahan dari luar bhnya.

"Ahhh..., Ssssh.., remas yang kuat.., sayang~..,"

Erang kuroka yang membuatku semakin gencar melancar serangan di daerah payudaranya itu.

"Ugh..., bhmu ini sangat menganggu sayang~.., aku copot aja ya..,"

"Ahnnn.., biasanya kan langsung kamu copot..,"

Kemudian aku menarik bhnya dan tersembul dari dalam kedua payudara indah milik Kuroka dengan puting susunya yang berwarna pink.

Setelahnya, aku langsung menjilat,mengulum, dan memelintir puting susu itu hingga Kuroka mendesah sangat kencang akibat perlakuanku terhadap kedua payudara indahnya.

"Ahhh.., terus Naruto.., kulum lah lebih keras.., ahhh~.,,"

Erang Kuroka saat seksi sehingga membuatku semakin nafsu saja.

" Engghhh..., ohhh.., Naruto...,"

Aku lalu mengganti jilatanku kepada payudaranya menjadi sebuah remasan kuat dan kali ini tujuanku yaitu mencium dan menjilati lehernya yang putih bersih seperti meminta perhatian karena menggangur sejak tadi.

"Sshhh.., Ohhh...,"

Desah kuroka saat aku memperlakukan dua serangan sekaligus terhadap daerah sensitifnya yaitu leher dan payudaranya. Aku menggigit – gigit kecil leher Kuroka hingga membuat erangan miliknya bertambah keras, rasanya enak sekali mencium, menjilat, dan menggigit kecil bagian leher Kuroka yang mengeluarkan aroma wangi hingga membuatku bertambah nafsu.

Kemudian salah satu tanganku yang sejak tadi berada di payudara mulai turun perlahan mengosok – gosok perut indah Kuroka dan terus turun hingga sampai pada cdnya yang mulai basah karena terangsang akibat perbuatanku tadi. Perlahan namun pasti, aku mulai merambat masuk ke balik cdnya dan menggosok – gosok kan telunjukku di vaginanya.

"Ahhh..., Naruto.., ini Nikmat sekali sayang~, Ahhh~..,"

Semakin saja ku percepat gesekannya hingga desahan Kuroka bertambah keras dan tubuhnya mengeliat – liat.

Tetapi sebelum adegan itu berlanjut, tiba – tiba muncul sebuah hal yang pastinya akan membuat gempar para pembaca sekalian.

Dan hal itu adalah...

.

.

.

.

.

.

.

TBC :v

Ok..., Chapter 4 akhirnya selesai. Nah gimana nih pendapat kalian tentang chapter 4 hehehe :v ?. Udah gw uptade sesuai janji kemarin loh coeq :v dan Chapter kali ini buat nemenin elu pada yang malmingan gak punya pacar alias jomblo :v (Gw bercanda loh jangan anggep serius :v).

Gw juga udah mulai buat mengurangi kata – kata kasarnya, tapi gak bakal gw ilangin sepenuh juga, palingan nanti bakal ada saat naruto membatin atau kesal sih. (Seperti kenyataan orang – orang yang mesoh – mesoh saat marah wkwkwk :v).

Nah, gw ngasih 2 trap di chapter ini wkwkw :v

Jadi buat kalian yang baru aja baca lemonnya dan baru aja coli, wahahaha rasain tuh :v, pas lagi seru – serunya malah gw kasih TBC wkwkwk :v biar junior kalian yang baru aja tegang langsung kempes tak bersisa hahahaha mampus dah cok :v.

Hahaha, gw niatnya emang bercanda :v, pasti kalian waktu liat lemon dan tiba – tiba aja aja tbc membatin ke gw : sialan author baru aja gw mau ngecruut tapi malah tbc :v.

Wkwkwkw :v.., sungguh ngakak gw liat penderitaan elu yang baru coli tapi ceritanya udah tbc duluan :v.

Oke.., dan sekarang buat trap yang ke 2 itu soal Naruto yang akan melakukan adegan lemon dengan siapa :v.

Pasti di bayangan kalian Naruto bakal adegan lemon dulu sama Gabriel, eh dan ternyata malah salah, si Naruto malah sama Kuroka ngelakuinnya hahaha :v.

Buat karakternya kenapa si Kuroka, karena itu merupakan permintaan sepupu gw yah :v. Jadi kalian jangan marah kalo si Gabriel belum dapet lemon :v.

Ohya.., di chapter ini juga si Gabriel sama Naruto udah jadian walau Naruto nembaknya sangat anti mainstream dan berada di hadapan banyak orang. (Batin gw sih Naruto overpd banget dah gila.., apa dia gak punya malu cok :v).

Dan tunggu aja chapter depan, bakalan ada buat adegan lemonya si Gabriel dan Naruto waktu mereka liburan buat ngerayain hari jadian mereka hahaha anjenk :v.

Eh.., sry juga ya buat lemonnya kalau gak terlalu nafsuin karena gw gak terlalu pandai bikinnya :v.

Satu lagi, makasih buat review kalian yang beberapa mendukung fic gw ini.

Yang kalian ucapkan itu emang bener. Banyak sih flamer yang gak nerima fic gw dengan berbagai alasan yang entah itu bermutu atau enggak. Tapi gw bakal tetap lanjut aja, gw gak bakal peduliin flamer, karena flamer itu bakalan gw anggap sebagai sebuah semangat buat lanjutin fic ini hahaha :v.

Jadi gw mau bilang, AKU RA PEDULI KARO KOWE SING FLAME COK, AKU BAKALAN LANJUT, EMBOH KOWE KI MEH DO DUKUNG AKU OPO ORA SUE !

Oke cukup sekian dari gw.

-Virgin Hunter-

-Minggat :v-