-Fanfic ini khusus orang dewasa dan berpengalaman, karena alur ceritanya yang keras, bagi lo lo semua yang masih anak mami atau anak di bawah di harap minggir aja dari fanfic ini, gak usah baca !-
-Ngenthod enak cok :v-
-Ohya, sebelum lanjut, gw pingin lu pada download lagu payung teduh – akad buat backsound cerita nanti di chapter selanjutnya, lu pada pasti tau kan lagu itu. Gak tau kebangetan banget lu cok :v. Gak gaul :v (Canda bang ampuni saya). Lagunya buat scene romantisnya si Naruto ama gabriel waktu nanti liburan huehehehe :v dan kenapa gw milih lagunya ini karena permintaan si reader Blood D cherry yang minta backsoundnya lagu romantis. Nah, ini bang udah gw pilihin lagunya wkwkwk :v.-
-Ok Lanjut cerita njink (Cepakke udut karo kopi le gen mocone tambah seger :v)-
Naruto sang musyafir cinta
-Di buat Oleh (Virgin Hunter) -
-Disclaimer : Naruto Or High School DXD is bukan punya gw anjing-
-Rating : M (Adegan sex pasti ada njink)-
-Pairing : Naruto x Harem (Pairnya entar pilihin aja)-
-Genre : Advanture x fantasy x comedy x romance x slice of life-
-Warning : Typo,Not EYD,OOC,Alternative Universe(maybe),OC,ETC-
Summary : Namaku adalah Naruto. Cita – citaku yaitu berburu keperawanan cewek hahahah. Gw juga kalo di sekolah suka bolos. Emangnya sekolah buat apa njink gak guna banget lo tau gak !. Cari cewek aja malah enak. Ketemu langsung lu pacari dan tiduri. Gw juga ingetin satu hal : Anak di bawah umur jangan baca, ini demi kebaikanmu, Nak!. (Warning : Banyak maksiatnya, NarutoPlayboy, Harem, Berandalan).
Chapter 5 : Liburan menyambut hari jadi part 1
.
.
.
.
.
Keesokan harinya...
.
.
.
WARNING ADEGAN KHUSUS 18 Anak di bawah umur gak boleh liat..
.
.
.
"Ahhh..., Ssssh.., Ohh.., lebih cepat sayang~, "
Semakin kupercepat sodokan tititku :v ke dalam meqinya :v (agak sopanan dikit lah :v #Reader : Sopan gimana :v) di saat aku medengar erangan kuroka semakin kencang. (njir gw jadi yimyam gini).
"Ahhh.., terus sayang~..,ini sungguh nikmat..., ahh..,"
"Ahh.., vaginamu sangat sempit dan nikmat sayang~,"
Tak lama kemudian, sebuah sensasi nikmat mejalar di junior kecil ku :v yang sepertinya berkedut – kedut akan mengeluarkan lahar putih yang biasanya di sebut pejo :v.
"Ahh.., Kuroka sayang~.., sepertinya aku akan keluar..,"
"Engghh.., ahhh..., keluar di dalam saja Naruto..,"
Kupercepat pompaanku ke dalam vagina kuroka yang terus saja memelintir dan mengaduk – ngaduk penis kecilku di dalam lubangnya dan membawa sensasi nikmat seperti terbang kelangit ke tujuh.
"Ohhh.., ahhh..., Naruto aku keluarrrr...,"
Erang Kuroka yang sepertinya telah keluar duluan dan kemudian vaginanya yang sensitif setelah keluar memelintir keras penisku sehingga pertahananku kali ini jebol.
"Ahhh.., Kuroka.., aku keluarrrr"
Kutekan pinggulku dengan kuat ke dalam vagina Kuroka dan kulepaskan spermaku yang sepertinya sudah siap bertemu induknya :v. Sekejab rasa nikmat, puas, dan lega bergabung menjadi satu.
"Ohhh.., ini sungguh nikmat Naruto..,"
Ucap Kuroka lemas setelah mengalami klimaks dan merasakan sebuah sensasi seperti ribuan kupu – kupu masuk ke dalam rahimnya.
"Ya.., kau benar kuroka..,"
Ucapku terengah – rengah karena mengalami klimaks tadi.
Kemudian, kutarik perlahan penisku dari dalam vaginanya dan sebuah cairan mengalir keluar yang sepertinya adalah spermaku yang bercampur dengan cairan vaginanya.
"Sepertinya.., kali ini aku keluar sangat banyak, Kuroka..,"
Ucapku sembari memajukan wajahku ke hadapan Kuroka lalu mencium bibirnya.
"Mmhhh.., sssshh.., uhm.., sepertinya memang kamu keluar banyak, Naruto..,"
Ucap kuroka setelah melepas ciumanku dan memperhatikan vaginanya yang basah.
"Hehehe.., maaf soal itu.., udah lama juga nih aku gak main..,"
"Hm.., gak papa kok.., tapi kamu tadi hebat deh.., aku aja ampe keluar 3 kali..,"
Ucap Kuroka tiba – tiba menerjangku dan menyodorkan kedua payudara indahnya ke hadapan wajahku.
Kukecup saja kedua Payudara itu, lalu lidahku mulai menjilati, menyedot, dan mengigit – gigit pelan putingnya secara bergantian, hal itu membuat puting Kuroka menjadi keras dan terangsang kembali.
"Ssshh..., Ohhh.., hisap yang kuat, Naruto..,"
"Ehh.., emangnya kamu gak capek apa udah keluar 3 kali tapi masih mau main lagi?..,"
Ucapku di sela – sela menghisap payudaranya.
"Ughh.., mmhhh.., gak terlalu kok.., enghh.., tenang aja.., aku masih pingin main nih..,"
"Slurrp.., slurrp.., ya udah deh.., aku layani, kebetulan juga aku baru keluar 1 kali, hehehe.., tapi kalo kamu capek bilang ya..,"
"Mmhh..., iya.., dan kamu tadi bilang baru aja keluar 1 kali.., ohhh.., aku gak nyangka kamu sehebat itu sayang~..,"
"Hehehe.., kayaknya.., hari ini aku baru fit gitu deh.., jadi bisa kuat main lama – lama..,"
"Ahhh.., iya.., kamu perkasa banget.., ohhh..,"
Setelah itu, Kuremas – remas payudaranya dengan kuat dan kuhisap – hisap kencang payudaranya sehingga Kuroka mengerang – ngerang nikmat dan membuatku yang mendengar kembali terangsang.
"Ohhh.., permainanmu di kedua payudaraku sangat enak, sayang~.., nikmat.., ahhh..,"
"Hehehe..., akan kubuat kamu merasakan nikmatnya dunia.., Kuroka.., sayang~..,"
Tetapi di saat aku sedang asyik – asyiknya bermain - main di payudara Kuroka, tiba – tiba perutku mulai lapar dan mengeluarkan sebuah suara. Hal itu membuatku malu terhadap Kuroka, karena belum main udah kalah duluan hahaha :v.
Warning End (Anak kecil Anak di bawah 18 boleh baca lagi).
Krucukkk – Krucukkk (Anggap suara perutlu laper :v)
"Eh.., Perutku laper nih, hehehe..,"
'Ugh.., sempak naga.., baru aja gw mau main lagi.., kenapa sih ni perut laper duluan.., anjrit..,'
"Yah..., padahal aku mau main lagi sayang~.., kok kamu kelaperan gitu sih..,"
Ucap Kuroka kecewa berat mendengar suara perutku yang ingin di isi.
"Hah..., maaf ya.., kayaknya aku udah laper dan tenagaku minta di isi lagi..,"
"Huh.., aku tarik ucapanku yang bilang kamu itu hebat.., masa kamu tega padahal aku udah terangsang berat lagi nih.., huhuhu..,"
"Yah.., maafin aku dong.., aku tau kalo kamu udah terangsang dan pingin main tapi aku nya ngecewain kamu gini.., sekali lagi maafin aku.., sayang~..,"
"Huuh.., ya udah deh.., kamu gitu.., dasar Naruto jahat.., huhuhu..,"
"Eh.., kamu kenapa, sayang~.., kok ngambek?..,"
"Hiks – hiks.., Naruto jahat.., masa aku udah terangsang gini mau kamu tinggalin buat makan.., huhuhu.., kamu gak pengertian banget..,"
"Aduh.., jangan nangis dong.., ya udah deh kita main lagi.., aku masih kuat kok buat beberapa ronde lagi.., jadi jangan sedih ya.., aku gak bakal ninggalin kamu kok..,"
'Ugh.., bajingan.., gara – gara perut minta di isi, dia jadi ngambek nih.., perut, sialan..,'
"Hmph.., bweeee.., aku bercanda kok.., hehehe.., gara – gara denger suara kamu.., nafsu mainku jadi hilang nih.., aku juga jadi laper..,"
"Huh..., kamu ternyata gitu ya sekarang.., berani nipu aku.., dasar imut..,"
Ucapku sembari mencubit pipinya.
"Awww.., ampun, sayang~.., pipiku sakit..,"
"Hehehe..., ini hukuman buat kamu, karena berani – beraninya kamu nipu aku.., sekarang rasakan akibatnya.., huahahaha..,"
"Kyaaa.., ampun, Naruto.., pipiku sakit nih.., awww.., huhuhu..,"
Beberapa waktu kemudian.., kami berdua mulai membersihkan diri dan pergi keluar mencari tempat makan.
"Jadi kita mau makan dimana nih?..,"
Tanyaku di perjalanan sembari merokok sambil menyetir (istilahnya nyetirre wong nyante).
"Hm.., gimana kalo makan bubur ayam aja.., aku tiba – tiba aja pingin makan itu sih.., yang~..,"
"Oh.., oke deh.., tapi tempatnya di mana?..,"
"Deket kok.., kamu tinggal lurus aja, kalo udah ketemu perempatan nanti belok kiri dan nanti ada warung makan bubur ayam pak ali depannya japanmarket :v..," (wehehehe bubur ayam ampe jepang nih ceritanya hohoho coeq tenan lah :v)
"Hm.., ok..,"
Langsung ku tancapkan gas menuju ke warung bubur pak ali seperti yang di bilang Kuroka tadi. Tak lama, aku dan Kuroka telah sampai di warungnya. Sebelum memesan, aku bertanya kepada Kuroka tentang menu apa saja yang ingin di pesan olenya.
"Kuroka.., kamu pesen apa?..,"
"Em.., aku pesen ini aja deh.., bubur ayam satu, minumnya milkshake aja :v..," (minumannya tetap berkelas walau ini warung makan sederhana hohoho coeq lah)
"Hm.., oke..,"
"Permisi pak..,"
"Eh.., iya dek..,selamat datang, mau pesan apa?..,"
"Pesen.., bubur ayamnya dua, minumnya teh botol sosro sama milkshake ya.., pak,"
"Oke.., tungguh sebentar ya, dek..,"
"Siap pak..,"
Setelah itu.., aku menghampiri Kuroka yang duduk di pojok sembari memainkan hpnya.
"Hei.., kamu lagi ngapain..,"
"Ah.., sayang~.., kamu ngagetin aja.., aku lagi chit – chat sama temen – temenku..,"
"Hm.., tapi kamu beneran nih mau makan di tempat ginian?.., aku kira kamu sukanya makan di tempat – tempat berkelas gitu..,"
Ucapku sembari menilik warung makan ini yang terlihat sangat simpel dan sederhana dengan tembok kayu – kayu serta sangat bersih berbeda dengan warung – warung lainnya yang kumuh.
"Oh, soal itu sih.., aku gak papa kok.., justru tempat ini tuh langganan keluarga aku dari dulu loh.., soalnya bubur ayamnya enak banget sih,.."
"Jadi gitu.., ya udah deh.., akhirnya aku bisa tenang.., biasanya kalo cewek itu paling males makan di tempat kayak ginian sih.., kalo kamu itu beda, kamu itu orangnya sederhana dan gak matrean, aku beruntung nih kayaknya bisa punya kekasih kayak kamu, hehehe..,"
"Um..., hehehe, kamu bisa aja.., sayang~.., aku sih emang suka makan di tempat sederhana kayak gini.., terlepas dari harganya yang murah, biasanya sih makananya bisa lebih enak dari restoran – restoran mewah pada umumnya, tapi aku juga melihat dulu kalo tempatnya bersih apa enggak.., biar nyaman nanti makannya..,"
"Oh.., aku salut deh sama kamu.., gak nyangka ternyata bakalan ada cewek yang tipe sederhana kayak kamu.., sungguh aku rasanya seneng banget punya kekasih kayak kamu..., terharu rasanya...,"
'Wah.., ternyata dia itu tipe yang sederhana dan mau di ajak susah.., sungguh beruntung gw punya kekasih kayak dia.., hahaha,'
"Eh.., hahaha.., gak lah aku bercanda.., emangnya kamu kira aku bakalan mau makan di tempat kayak gini?.., itu sih cuma gara – gara aku lagi pingin bubur ayam aja jadinya aku terpaksa makan di sini.., kalo lagi gak pingin bubur ayam loh.., aku bakalan pindah dari tempat jelek dan gak berkelas kayak gini..,"
"Ehh..., jadi kamu terpaksa makan disini.., aduh aku kira ucapanmu tadi bener.., wah kayaknya aku salah nih muji kamu.., hah.., dasar cewek selalu aja matre, zzzzz..,"
"Hihihi.., aku bohong kok.., tenang aja aku itu gak matre.., tadi aku bercanda lagi.., entah kenapa akhir – akhir ini aku jadi pingin usilin kamu terus.., yang~..,"
"Hmph.., kamu ini.., ugh.., gemes aku jadinya.., serasa aku di buat bingung olehmu.., sayang~..,"
"Xixixi.., maaf ya.., oh deh.., aku gak bakal bercanda lagi.., aku udah puas liat kamu linglung gitu.., hahaha..,"
"Iya deh.., terserah kamu..,"
Kemudian, seorang pelayan datang dan membawakan pesanan kami.
"Maaf.., mengganggu waktunya.., ini pesanannya..,"
"Oh oke.., terima kasih..,"
Terlihat, di hadapanku dan Kuroka saat ini, ada dua bubur ayam dan dua minuman yang satu adalah milkshake dan satunya lagi teh botol sosro. Langsung saja, aku mulai mengambil pesananku dan memakan bubur ayam itu dengan lahap karena kalian tahukan, aku udah kelaperan dari tadi coeq.
"Eh.., kamu makannya lahap banget.., udah laper yah.., sayang~..,"
"Iya nih.., maaf ya aku makan duluan..,"
"Gak papa kok.., makan aja.., aku tau kamu pasti lapar..., tapi makannya jangan tergesa – gesa, santai aja..,"
"Hehehe.., iya.., Kuroka, sayang~.., makasih buat nasehatnya..,"
"Sip.., sama – sama.., sayang~, oh ya.., btw, kamu kok minumnya teh botol sosro.., gak kayak biasanya?..,"
"Oh soal ini.., aku mau kasih tau kamu legenda teh botol sosro.., para konsumen yang pernah nyobain teh ini pernah bilang, apapun makanannya minumnya tetap teh botol sosro.., jadi ya aku beli aja deh :v..,"
"Pffftt~.., hahaha.., kamu lucu deh..., memangnya alasan macam apa lagi tuh.., yah.., tapi terserah kamu aja deh...,"
"Hehehe..., emang gitu.., sayang~...,"
Beberapa saat berlalu.., kini terlihat dua porsi bubur ayam telah habis tak bersisa.
"Oeekkk.., kenyangnya..,"
Ucapku gelogean setelah makan buryam :v. (Naruto bersendawa wkowkowkowk :v parah cok).
'Aduh cok.., aku kelepasan.., oh shit..,'
"Ya ampun.., jangan bersendawa di tempat umum, sayang~..,"
"Eh..., maaf sayang~.., habisnya aku kenyang banget nih.., jadi kelepasan juga, hahaha..,"(Parah dah.., cuma karena buryam, seseorang bisa jadi kenyang gitu, padahal kalo di dunia nyata buryam pasti belum cukup buat elu – elu pada kenyang kan, hayooo ngaku lu cok :v jgn malu - malu)
Bila nanti saatnya telah tiba, kuingin kau menjadi istriku.., (anggap ringtone hp :v)
Kemudian terndengar sebuah suara ringtone hp dari sakuku, langsung saja aku mengambil hp dan melihat siapa yang menelepon.
'Eh.., ternyata, ibu yang nelepon..,'
"Err.., maaf ya sayang~, aku mau pergi sebentar, ada yang telepon..,"
"Oh.., oke deh..,"
Setelah aku pergi dari hadapan Kuroka, ku angkat saja teleponku setelah mengetahui yang meneleponku adalah ibu.
"Halo..,"
"Halo.., eh.., Naruto.., kamu ada dimana nak?..,"
"Oh, ternyata ibu.., ini nih bu, aku lagi aja makan sama temen..,"
"Em.., kamu bisa pulang sekarang gak, nak?..,"
"Eh.., memangnya ada apa bu..,"
"Kamu di cariin temen mu loh.., ini sekarang dia lagi ada di rumah..,"
"Apa.., jadi di rumah ada temen aku, bu?..,"
"Iya.., jadi sekarang ibu minta kamu cepet – cepet pulang ke rumah, ini udah di tungguin sama temen kamu, orangnya cantik loh, kayak ibu waktu muda hahaha :v...,"
"Err.., memangnya namanya siapa bu?..,"
"Katanya sih.., dia itu temen kamu di sekolah.., namanya Gabriel, orangnya cantik dan ramah.., kamu pinter cari temen, nak.., ibu bangga...,"
"UAPAAAAAA..., eh.., ehem.., jadi Gabriel udah di rumah.., oke bu nanti aku secepatnya pulang..,"
'Anjay.., Gabriel di rumah gw gan.., gimana nih.., gimana, waduh gw harus cepet – cepet balik cok, sialan asu..,'
"Oke.., hati – hati di jalan ya, nak..,"
"Iya bu..,"
Setelah itu, aku kembali duduk di meja makanku bersama Kuroka tadi.
"Err.., sepertinya aku habis ini mau pulang deh, sayang~..,"
"Loh.., memangnya ada apa.., tumben kamu pulang cepet.., biasanya kalo kita lagi keluar jalan – jalan gini kamu bakalan pulang malam..,"
"Ini nih.., tiba – tiba aja, keluarga aku lagi ada acara mendadak.., kayaknya aku bakalan pergi selama 3 hari nih.., tapi tenang aja, aku bakalan ngabarin kamu kok..,"
"Oh.., jadi gitu.., ya udah deh.., tapi nanti jangan lupa ngabarin..,"
"Oke.., em.., yuk kita bayar.., aku keburu di suruh pulang nih..,"
"Ah.., baiklah..,"
Tanpa lama lagi.., aku dan Kuroka mulai menghampiri meja kasir dan membayar makanan kami tadi.
"Jadi totalnya 450 yen, mas..,"
"Ini mas.., uangnya..,"
Ucap Kuroka mulai menyodorkan uangnya, tetapi sebelum itu, aku mencegah Kuroka untuk membayar.
"Gak usah, Kuroka.., biar aku aja yang bayar.., sayang~..,"
"Eh.., tapi kan..,"
"Gak papa.., aku aja yang bayar..,"
"Huh..., ya udah deh..,"
"Nah gitu dong.., ini uangnya mas 450 yen..,"
Ucapku sembari menyerahkan uangnya ke penjaga kasir.
"Oke.., terima – kasih.., udah berkunjung mas/mbak.., kapan – kapan mampir lagi ya..,"
"Iya..., sama – sama..,"
Kemudian aku dan Kuroka keluar dari warung bubur ayam pak ali itu dan selanjutnya aku mulai mengantar Kuroka pulang ke rumahnya.
Beberapa menit waktu berlalu...
"Kita udah sampai nih.., sayang~..,"
"Oke.., sayang~.., makasih ya tadi udah mau bayarin..,"
"Iya.., sama – sama.., sayang~..,"
"Kalau gitu aku masuk dulu ya.., hati – hati di jalan..,"
Ucap kuroka sembari mengecup pelan bibirku.
"Eh.., iya.., aku pulang dulu ya.., sayang~.., dadah"
"Iya..., dadah juga.., sayang~..,"
Langsung saja, aku tancap gas dan pergi dari sana menuju rumahku.
Time skip cok :v
Sesampainya dirumah, aku menemukan ayah dan ibuku sedang berbincang – bincang dengan seorang gadis yang sangat cantik yang ternyata adalah Gabriel. Aku kaget saat melihatnya tiba – tiba saja berada di rumahku, dan pastinya aku juga bingung, karena setahuku aku tidak pernah bilang kepadanya tentang alamat rumahku, jadi dari mana dia tahu rumahku?.
"Ah.., akhirnya kau pulang juga, nak..,"
"Iya..., bu.., eh.., ternyata ada ayah juga, tumben ayah pulang cepat hari ini, tidak seperti biasanya..,"
"Ayah tidak ada acara kerja hari ini.., sepertinya perusahaan masih berjalan stabil dan tidak ada rapat sama sekali..., yah.., jadinya ayah pulang saja..,"
"Oh.., jadi begitu...,"
"Hehehe.., iya nak.., dan lagi pula.., siapa temanmu ini.., bisakah kau memperkenalkannya kepada kami.., nak..,"
"Iya..., perkenalkan kepada kami..., nak,"
"Ehem.., baiklah.., aku akan memperkenalkannya.., dia ini adalah teman sekolahku.., yah.., bu.., selebihnya ada yang ingin aku bicaran empat mata dengan kalian...,"
"Oh.., jadi begitu.., baiklah.., em.., sebaiknya nak Gabriel tunggu di sini saja ya.., kami bertiga sepertinya memiliki sedikit urusan.., jadi untuk sementara waktu ini, kami tinggal dulu ya..., anggap saja rumah sendiri..,"
"Eh.., iya tante..,"
Kemudian, aku,ayah,ibu mulai pergi menuju ke arah dapur untuk berdiskusi sedikit tentang siapa Gabirel yang sebenarnya.
"Jadi gini.., yah.., bu.., sebenarnya Gabriel itu adalah pacar baruku saat ini..,"
"Apaaa.., jadi Gabriel itu pacar baru kamu lagi, Naruto..., ckckck.., ayah tidak menyangka kamu bisa mendapatkan cewek secantik itu.., ayah bangga padamu..,"
"Xixixi.., ibu juga tidak menyangka.., ibu bangga nak padamu..,"
"Hehehe..., Naruto gitu loh.., yah.., bu..,"
"Oke.., oke, tapi bagaimana dengan pacarmu yang lain Naruto.., apa akan kamu tinggalkan begitu saja?..,"
"Soal itu.., sih enggak bakal aku tinggalin yah.., mungkin aku akan main – main dulu sama mereka..,"
"Ckckck.., kamu itu ya.., Naruto.., sama seperti ayahmu dulu.., sering sekali mempermainkan wanita haduh..,"
"Eh.., jangan salah paham.., mah.., kamu dulu juga suka mempermainkan lelaki.., seingat aku mantan kamu ada 23, hayoo..,"
"Ehem.., ayah juga ngaku loh.., dulu aja mantan ayah ada 88.., ckckck banyak banget cewek ayah dulu..,"
"Hohoho.., namanya juga ayah.., mah.., kan dulunya ayah terkenal hehehe..,"
"Iya deh.., terserah ayah..,"
"Hehehe.., tetapi dulu juga ayah gak nyangka.., mamah juga sering banget gonta – ganti pacar..,"
"Heh.., ayah kira.., ayah saja yang mampu gonta – ganti.., mamah juga bisa tau..,"
"Iya deh.., ayah percaya..,"
'Hadeh.., sebenarnya mereka ini pasangan macam apa sih.., aku gak nyangka kalau ayah dan ibu punya mantan sebegitu banyaknya.., sepertinya aku harus menyalip jajaran mantan milik mereka...,'
Batin Naruto sembari melihat adu percakapan kedua orang tuanya yang tanpa malu mengumbar masa lalu mereka di hadapan anaknya.
"Ehem.., ohya Naruto.., sepertinya ayah dan ibumu ini.., setuju dengan pacar barumu itu.., kalau bisa buatlah dia menjadi tunanganmu saat ini ya.., jujur ayah dan ibumu sangat menyukai paras dan sikapnya yang sangat baik seperti seorang bangsawan..., jadi jangan lupakan hal itu..,"
"Soal itu.., tenang aja yah.., bu.., pastinya aku bakal buat dia jadi tunanganku.., huehehehe..,"
"Baiklah.., ayah dan ibu mengandalkanmu..,"
.
.
.
.
.
TBC :v
Yoooo.., Author comeback coeq :v, Apakah kalian udah pada kangen sama gw hahaha :v (#NORAK :v #Berharap ada fans :v)
Ok..., Chapter 5 akhirnya selesai. Nah gimana nih pendapat kalian tentang chapter 5 hehehe :v ?. Udah gw uptade lagi nih coeq :v dan Chapter kali ini buat nemenin elu pada yang malmingan gak punya pacar alias jomblo :v (Gw bercanda loh jangan anggep serius :v).
Ohya.., sry ya buat elu pada yang nunggu gw uptade, kebetulan waktu beberapa minggu kemarin, gw banyak kerjaan di dunia nyata, jadi gw lama uptadenya dan berhubung juga penulis yang bantu gw juga masih ujian.
Nah, kali ini akan gw jelasin, di chapter ini telah terungkap beberapa mantan pacar orang tua Naruto yang pastinya akan berdampak pada Narutonya sendiri (Ya iyalah orang tuanya aja Playboy dan Playgirl :v masa anaknya enggak) dan juga orang tuanya Naruto setuju kalau Naruto dan Gabriel itu tunangan (akhirnya Naruto tunangan ama Gabriel Horeee Cok :v).
Di chapter ini pula, gw udah siapin lemon untuk menemani coli lu, yah.., walau gw buat ada bercandaanya dan lemonnya gagal alias gak ada nafsunya gitu. (Maaf soal itu lah cok :v). Dan ada juga nih bubur ayamnya pak ali :v yang nyasar ampe jepang hehehe :v. (Sebenernya itu bubur langganan temen gw di kampung sono :v. Mudahan aja dia gak baca cerita gw, bisa – bisa mampus dah gw kalau dia tau dan bilang ama pak ali hoooo :v).
Oh iya.., gw mau minta saran pada kalian buat pair Naruto kedepannya yang pasti akan Harem huehehehe :v #Hidup Harem :v, jadi gw pingin kalian kasih 3 pair buat kelancaran cerita ini dan tolong tulis di kolom review yah coeq :v. (Gw tunggu votingannya sampai chapter depan yang karakternya terbaik dan seksi abis :v bakalan gw pilih :v )
Eh.., tunggu juga ya buat adegan romantis antara Naruto dan Gabriel di chapter depan. Dan gw udah suruh kalian buat nyiapin backsoundnya buat pendukung adegan. (Lagunya udah gw pilihin sebagus mungkin tuh :v #Payung teduh is the best :v)
Satu lagi, makasih buat review kalian yang beberapa mendukung fic gw ini.
Ehem.., buat review yang ngatain gw meninggal karena ketabrak trek itu emang bajingan banget pokoknya asu dah dia.
Jadi gw mau nasihatin lu sesuatu (BUAT GUEST) : BUAT LU YANG NGATAIN GW UDAH GAK ADA ALIAS DEATH, YA JANGAN PARAH BANGET LAH, EMANGNYA ITU FLAME APAAN COK SUNGGUH GILA LU NGAKU – NGAKU ADIK SEPUPU GW LAGI, CKCKCK, DAN GW MAU PERINGATIN LO, JANGAN DOAIN KE ORANG ITU YANG JELEK, BISA – BISA DOA ITU KEMBALI KEPADA ELU, GW BILANG GINI KARENA GW PEDULI SAMA ELU KARENA GW WAKTU DULU PERNAH NGALAMIN KEJADIAN MACAM INI, APALAGI INI UDAH BULANNYA MUHARRAM DAN JUGA SURO, JADI HATI – HATI AJA BUAT ELU.
Oke cukup sekian dari gw.
Ohya ada yang ketinggalan, yaitu kata – kata penyemangat dari gw buat elu biar pada review :v.
BACA DI BAWAH
V
V
V
"Kalo lu pada gak review, berarti lu semua itu pemalu dan penakut karena tidak berani berpendapat."
-Sampai jumpa di chapter depan-
-Salam jancok dari gw buat para pembaca setiaku sekalian-
