Title: BANGTAN HORROR CAMP
Cast: Yoongi, Hoseok, Taehyung, Namjoon, Jimin, Jin, Jungkook
Lenght: Chapter Part
Rating: 15+
Author: Tae-V [Twitter KTH_V95]
CHAPTER 3
.
Sepanjang perjalanan, ketujuh bocah itu dengan asiknya berbincang-bincang agar lebih saling mengenal satu sama lain.
Dan ternyata Yoongi berasal dari Daegu seperti Taehyung, sementara Jungkook dan Jimin sama-sama berasal dari Busan.
"Whoaaa! Jadi kita bukan hanya satu kampus, tapi juga satu kampung halaman? Hahaha.." Jungkook terkejut ketika mengetahui bahwa Jimin juga berasal dari Busan seperti dirinya.
"Majjayo, hahaha~ Ini kebetulan yang unik sekali.." sahut Jimin sambil tertawa kecil.
"Ah, hyeong.. Bagaimana rasanya ketika kau diterima di Bighit?" tanya Namjoon sambil menatap Yoongi.
"Uhm... Tentu saja senang.. Dan bangga." sahut Yoongi.
"Majjayo.. Pasti kau merasa sangat bangga ketika mereka mengumumkan kau lolos audisi ya, hyeong?" tanya Hoseok.
Yoongi menganggukan kepalanya. "Terkadang, aku masih tidak percaya bahwa aku sudah diterima bekerja disana sebagai song composser."
"Ngomong-ngomong, yang paling tua disini siapa? Jin hyeong ya?" tanya Taehyung.
Semua saling memandang satu sama lain, lalu menganggukan kepala mereka.
"Majjayo, aku yang paling tua.." sahut Jin. "Whoaaaa~ Apa aku sudah setua ini? Aigoo~"
"Usia kita berbeda lima tahun, hyeong!" sahut Jungkook, menggoda Jin sambil menjulurkan lidahnya.
"Aigoo.." gerutu Jin sambil tertawa kecil.
"Berarti Jungkook magnae disini?" tanya Jimin.
"Majjayo! Aku magnaenya, hehehe.." sahut Jungkook sambil tertawa kecil memamerkan sederetan gigi kelincinya.
"Anaka-anak, bagaimana kalau kita setel lagu agar suasananya lebih bersemangat?" tanya Jongsuk yang duduk di bangku depan, disamping supir.
"Oke, hyeong! Call!" sahut Hoseok dan Jimin bersamaan.
Dan sebuah lagu pun mulai terputar.
"Whoaaa! Lagu ini lagu kesukaanku!" sahut Jungkook ketika lagu itu mulai terputar di dalam mobil van itu.
"Kau juga suka dengan BTS? Aku juga!" sahut Taehyung sambil tersenyum.
Dan mereka bertujuh pun dengan semangat ikut bernyanyi mengikuti lirik dan irama lagu yang tengah terputar itu.
"BTS (방탄소년단) – Best Of Me
When you say that you love me
Feels like I'm walking across the sky
Tell me about forever, just one more time
When you say that you love me
I just need those words
That you'll never change, just one more time
You're everything in this world to me
Harder, so it hurts, hold me tight
We shared something
And you can't make it nothing
I hope you don't forget
You're my
Day by day
Summer, winter
Even if you don't know
You got the best of me
You got the best of me
So please just don't leave me
You got the best of me
I haven't seen the end to myself either
But if there's such a thing, wouldn't it be you?
I wanted to be a warm wave
But why didn't I know you're the ocean?
What do I do? I'm speaking in your language
I'm breathing in your breath
I'll be you, you hold me
I'm kissing your sword
So take my hand right now
I can't believe myself
Words I said thousands of times only to myself
Don't leave me
You got the best of me
You got the best of me
Whether this is a dream or reality, it's not important
Just the fact that you're by my side
Thanks
Day by day
Summer, winter
Even if you don't know
You got the best of me
You got the best of me
So please just don't leave me
You got the best of me
You're my salvation, you're my shield
I just need you
You got the best of me
I need you
So please just don't leave me
You got the best of me
It was raining
It was snowing
But all unhappiness stopped
You brought heaven to me
Don't speak so easily
Because without you, there's no me
You're the best of me
The best of me
Just give me assurance
That's all I want
Even if there are no rules
Laws of love do exist
Who got the best of me?
Who got the best of me?
No one knows but I know me
My greatest master is you
You got the best of me
You got the best of me
So please just don't leave me
You got the best of me
You're my salvation, you're my shield
I just need you
You got the best of me
I need you
So please just don't leave me
You got the best of me
When you say that you love me
Feels like I'm walking across the sky
Tell me about forever, just one more time
When you say that you love me
I just need those words
That you'll never change, just one more time"
Setelah lagu itu berakhir, mereka kembali menyanyikan lagu-lagu yang terputar di dalam van itu.
Tanpa sadar, waktu berlalu dan mereka pun tiba di area tempat mereka akan berkemah.
Saat itu langit masih cerah.
Jarum jam di pergelangan tangan Taehyung masih menunjukkan pukul 04.35 PM.
"Whoaaaaa~ Pemandangannya sangat indah~" sahut Jimin sambil menatap kagum ke area sekitar tempat mereka akan berkemah itu.
"Aku baru tahu kalau di daerah ini ada pegunungan seindah ini." sahut Yoongi dengan tatapan kagum.
"Daerah ini masih sangat jarang diketahui oleh orang-orang. Hanya tim Bangtan Camp yang mengadakan perkemahan di wilayah ini. Makanya, kita tidak akan bertemu dengan orang lain selain tim kita disini." sahut Jongsuk.
"Jinjja, hyeong?" tanya Taehyung sambil menatap Jongsuk.
Jongsuk tersenyum sambil menganggukan kepalanya. "Jinjja ya."
"Whoooa! Daebak! Ini akan menyenangkan! Seperti acara survival bertahan hidup di hutan! Hehehe.." sahut Taehyung sambil tertawa kecil.
"Law of the jungle?" tanya Jin.
Taehyung menganggukan kepalanya.
"Atau seperti acara survival mengerikan di tengah hutan. Kau tahu acara tentang dunia psikopat? Dimana kita akan berlarian di tengah hutan dan dikejar oleh seorang psikopat yang akan menyembelih tubuh kita jika kita tertangkap mereka!" sahut Taehyung dengan ekspresi sangat antusias.
"Yaishhh! Kau menonton acara seperti itu?" Jimin bergidik ngeri sambil menatap Taehyung.
"Tontonanmu sangat aneh, Taehyung ah!" sahut Namjoon.
"Kurasa tidak aneh. Itu menyenangkan sekaligus menegangkan!" sahut Yoongi.
"Kau juga menyukai acara seperti itu, hyeong?" tanya Jungkook.
Yoongi menganggukan kepalanya. "Tentu saja! Acara seperti itu sangat memacu adrenalin."
"Aigoo... Selera Daegu line sangat mengerikan... Ckckck~" sahut Hoseok.
"Aku jadi agak takut..." sahut Jimin sambil bersembunyi di belakang punggung Jungkook.
"Aniya~ Menurutku, perkemahan kita akan jadi sangat menarik seperti program law of the jungle! Hehehe~" sahut Jin dengan senyuman di wajahnya, berusaha mencairkan suasana yang sedikit menegang akibat pembicaraan mengenai dunia psikopat.
"Majjayo. Aku setuju dengan Jin hyeong. Ini akan menjadi perkemahan yang sangat menyenangkan!" sahut Namjoon.
Tak lama kemudian Jongsuk berjalan menghampiri mereka.
"Anak-anak, ada kabar baik. Kita akan kedatangan tiga orang lagi." sahut Jongsuk.
"Tiga orang lagi?" tanya Taehyung.
"Bukankah maksimal satu team terdiri dari tujuh peserta menurut ketentuan di Bangtan Camp?" tanya Jin.
"Majjayo. Mereka seharusnya berada di tim lain dan di tempat perkemahan lain. Tapi ternyata ada empat orang yang mendadak membatalkan untuk ikut. Dan ketiga peserta yang tersisa sangat ingin mengikuti acara perkemahan ini. Makanya tim Bangtan Camp memutuskan akan menggabungkan mereka bertiga ke tim ini. Tidak apa-apa kan?" tanya Jongsuk.
"Ahhhh.. Araseo.. Aku sih tidak masalah. Bagaimana dengan kalian?" tanya Taehyung.
Keenam bocah lainnya ikut menganggukan kepala.
"Gwenchana~ Ini akan jadi semakin menyenangkan sepertinya, hehehe~" sahut Hoseok sambil tersenyum.
"Oke, kalau begitu kita tunggu sebentar. Mereka dalam perjalanan kesini. Kita akan membangun tenda setelah mereka bertiga tiba disini. Beserta ketua tim mereka, anggota panitia Bangtan Camp. Namanya Lee Changsun, tapi ia bilang ia lebih suka dipanggil dengan nama Lee Joon. Lee Joon hyeong berusia 29 tahun, setahun lebih tua dariku. Orangnya terlihat seram kalao sedang diam, padahal ia sangat lucu kalau sudah berbicara." sahut Jongsuk.
Mereka pun berbincang-bincang sambil berjalan-jalan di sekitar tempat itu, menikmati pemandangan yang ada di sekitar sana.
.
.
.
Pukul 05.32 PM, sebuah mobil van tiba disana.
"Ah, mereka sudah tiba!" sahut Jongsuk.
Keempat pria itu pun turun dari van itu dan bergabung dengan ketujuh bocah itu.
"Kenalkan, aku Lee Joon, ketua tim yang gagal mendapatkan tujuh anggota sehingga harus bergabung dengan tim kalian." sahut Lee Joon dengan nada coolnya.
Jongsuk tertawa kecil. "Jangan sok terlihat keren,, hyeong! Hahaha.. Aneh melihatmu seperti ini.."
"Yaishhh! Aku kan ingin memberikan kesan yang cool di awal pertemuan, imma.." gerutu Lee Joon sambil memukul pelan bahu Jongsuk.
Membuat kesepuluh bocah itu tertawa kecil.
"Ayo kalian bertiga memperkenalkan diri." sahut Lee Joon kepada ketiga peserta yang datang bersamanya.
"Kenalkan.. Namaku Do Kyungsoo, usia 24 tahun. Baru lulus kuliah dan sedang mencari pekerjaan." sahut seorang pria bertubuh mungil dengan bola mata yang besar dan bibir yang berbentuk love.
"Whoaa! Ia seusia denganmu, hyeong." sahut Jimin sambil menatap Yoongi.
"Aku juga berusia 24 tahun. Namaku Min Yoongi." sahut Yoongi, memperkenalkan dirinya kepada ketiga peserta baru itu.
"Kita seumuran? Whoaaa.. Senang bertemu denganmu, Yoongi-sshi!" sahut Kyungsoo.
"Kenalkan. Aku Lee Sandeul, usia 25 tahun. Aku bekerja sebagai seorang manager di sebuah restaurant yang cukup ternama di Seoul." sahut seorang pria bermata kecil dan berwajah manis itu.
"Kau seumuran denganku! Aku juga 25 tahun. Namaku Kim Seokjin.." sahut Jin sambil tersenyum. "Syukurlah aku bukan yan paling tua, hehehe~"
"Ah, jinjja?" tanya Sandeul.
Jin menganggukan kepalanya. "Majjayo~"
"Kalau aku berusia 22 tahun, mahasiswa semester enam di Seoul National University, jurusan seni. Namaku Yook Sungjae." sahut peserta terakhir dari ketiga peserta baru itu.
"Kita seumuran, dan sama-sama jurusan seni! Namaku Park Jimin~" sahut Jimin dengan antusias.
"Ah, jinjja? Kau juga jurusan seni?" tanya Sungjae.
"Majjayo~ Tapi aku berkuliah di Korea National University of Arts. Namjoon hyeong yang berkuliah di Seoul National University. Apa kau mengenalnya, hyeong?" tanya Jimin sambil menatap Namjoon.
"Aku tidak mengenalnya, mungkin karena kami beda jurusan." sahut Namjoon. "Namaku Kim Namjoon dan aku berusia 23 tahun. Aku juga berkuliah di Seoul National University."
"Ah.. Kau sunbae ku di Seoul National University rupanya? Salam kenal, sunbae.." sahut Sungjae sambil menyapa sunbaenya itu.
Lalu, ketujuh bocah itu kembali memperkenalkan diri satu per satu kepada ketiga bocah yang baru bergabung itu.
Lee Joon juga berkenalan dengan ketujuh bocah itu.
Setelah acara perkenalan diri berakhir, mereka akhirnya mulai berjalan sedikit masuk ke dalam hutan di pegunungan itu untuk mencari lokasi yang pas untuk mendirikan kemah karena langit sudah mulai semakin gelap.
Sepanjang perjalanan, mereka asik saling bercerita akan banyak hal, saling bercengkrama dan mempererat tali persahabatan di antara kesepuluh peserta kemah itu.
Sesekali, Jongsuk dan Lee Joon melontarkan lelucon-lelucon kecil yang sukses membuat kesepuluh bocah itu tertawa terbahak-bahak.
Tak lama kemudian, pukul 06.55 PM, mereka akhirnya menemukan lokasi yang cukup luas dan bagus di dalam hutan itu. Apalagi, tak jauh dari situ terdapat mata air yang mengalir jernih sehingga mata air itu bisa mereka jadikan sebagai persediaan air minum mereka.
"Ayo kita mulai membangun kemah disini!" sahut Jongsuk dengan nada antusias, memerintahkan kesepuluh bocah itu untuk mulai mendirikan kemah mereka.
"Ne, hyeong!" Kesepuluh bocah itu langsung saja menjawab perintah Jongsuk dan segera mempersiapkan semua peralatan mereka untuk mendirikan kemah.
Butuh waktu hampir satu jam bagi mereka untuk membangun semua tenda itu.
Satu tenda terdiri dari dua peserta. Lee Joon dan Jongsuk berada di satu tenda yang sama. Jadi, secara total keseluruhan ada enam tenda yang dibangun di sana. Keenam tenda itu diatur dengan posisi membentuk lingkaran sehingga di lapangan tengah bisa untuk acara api unggun.
Jin satu tenda dengan Sandeul karena mereka seumuran.
Yoongi memilih satu tenda dengan Hoseok karena peserta lain mengatakan, sepertinya karakter Yoongi dan Kyungsoo sama-sama agak galak dan mengerikan, jadi mereka tidak diijinkan berada dalam satu kemah yang sama karena takut terjadi pertarungan sengit di dalam sana.
Jimin tentu saja memilih berada satu tenda dengan Jungkook, sementara Sungjae memilih berada satu tenda dengan Taehyung karena mereka seumuran.
Kyungsoo dan Namjoon akhirnya terpaksa untuk berada di satu tenda yang sama karena tidak ada pilihan lain.
Setelah merapikan barang bawaan mereka masing-masing di dalam tenda, kesepuluh bocah itu dikumpulkan di tengah-tengah lapangan dan mulai dibriefing akan apa saja yang harus mereka persiapkan untuk acara esok hari.
"Jadi, malam ini kita langsung saja beristirahat agar besok kalian semua fit dalam mengikuti acara perkemahan lima hari empat malam ini. Ingat, kalian harus benar-benar beristirahat malam ini, araseo? Karena esok acara kita akan sangat padat!" sahut Jongsuk.
Kesepuluh bocah itu menganggukan kepalanya.
"Jangan ada yang berkeluyuran malam-malam, ingat itu! Karena kudengar, pegunungan ini agak sedikit angker.." sahut Lee Joon dengan suara sedikit berbisik.
"Yaish! Mengapa kau menceritakan hal itu kepada anak-anak ini? Kalau mereka jadi takut bagaimana?" Jongsuk refleks memukul pelan bahu Lee Joon.
"Jinjja. hyeong? Aaaaa.. Aku takut!" Jimin segera menyembunyikan wajahnya di bahu Jungkook yang tengah duduk disampingnya.
"Aigoo... Kau ini penakut sekali, hyeong.." sahut Jungkook sambil tersenyum.
Beberapa dari kesepuluh bocah itu mulai terlihat ketakutan setelah mendengar ucapan Lee Joon.
"Kudengar seperti itu, tapi kurasa semua akan baik-baik saja jika kalian tidak berkeluyuran seenaknya di tengah malam." sahut Jongsuk, berusaha menenangkan suasana yang jadi sedikit mencekam itu.
"Araseo, hyeong!" sahut Jungkook dan Yoongi berbarengan.
Setelah itu, Jongsuk dan Lee Joon mulai menjelaskan apa saja kegiatan mereka esok hari.
Setelah semua selesai, kesepuluh bocah itu pun diminta segera masuk ke tenda masing-masing agar bisa beristirahat dengan baik malam itu.
.
.
.
Jarum jam di tangan Yoongi sudah menunjukkan pukul 11.35 PM, namun ia masih belum tertidur.
Hoseok yang tidur satu tenda dengannya sudah terlelap sejak satu jam yang lalu, sementara Yoongi belum tertidur karena tiba-tiba ia mendapat inspirasi untuk membuat sebuah lagu.
Yoongi terus menulis lirik itu di buku catatannya, sementara nada-nada itu disenandungkannya pelan agar bisa ia rekam di handphonenya.
Namun.. Tiba-tiba saja..
Yoongi mendengar..
Ada suara seseorang yang juga tengah bersenandung di luar sana.
"Uh? Ada yang belum tertidur juga selain aku?" gumam Yoongi.
Yoongi memiringkan sedikit kepalanya. Suara senandung itu semakin terdengar jelas di depan sana.
"Siapa yang nekat berada di luar tenda selarut ini? Apa ia tidak takut?" gumam Yoongi lagi.
Namun..
Seketika itu juga...
Yoongi seolah tersadar akan satu hal!
Bukankah semua peserta perkemahan itu adalah pria?
Lalu..
Suara senandung yang didengar Yoongi itu... Mengapa suara wanita?
Sementara tidak ada satupun peserta wanita di tim perkemahan itu!
Seluruh tubuh Yoongi langsung saja bergidik.
Yoongi bisa merasakan seperti ada hawa dingin yang menyelimuti tubuhnya!
Yoongi segera memasukkan buku dan handphone itu ke dalam tasnya, lalu Yoongi segera masuk ke dalam kantong sleeping bagnya dan berusaha agar dapat segera tertidur.
Sementara suara wanita yang tengah bersenandung itu terdengar semakin menjauh dari sana.
.
-TBC-
reply for review:
Vizah HD : vizahhhhhhhhhhhh :) darimana aja? kangen nih abang :( huhuhu {} here, again, mystery ff :) semoga suka ya :)
HanaChanOke : kenal laaaaaaaaaah :) siapapun yg pernah review ff saya pasti saya kenal {} apa kabar hana? here lanjutannya, semoga suka ya hana :)
Habibahjeon : hayooooo bakal romance kaga nih? :)
ParkYoonji : wkwkw semoga suka ya :) apa kabar yoonji? lama tak jumpa/? XD
taniaarmy19 : wah biasin jongsuk hyeong toh? wkwkw ganteng emang dia, 11-12 sama saya #abaikan XD tania juga hwaiting ya! :)
bities : wkwkw annyeong sayang :) apa kabar? {}
ichikawa haru : HARU SAYANGGGGGGGGGGGGGGGGGGG :) wkwkw XD
ANYWAY, WELKAM 2018, ALL :)
