2. Baekhyun itu seme!

.

.

.

.

Kubalik halaman-halaman di majalah yang baru saja kubeli barusan, sambil sesekali menyesap jus apel yang juga kubeli barusan. Hari ini special edition Baekhyun keluar di pasaran. Sudah pasti aku langsung melesat pergi membeli majalah itu.

Maksudku, hey, siapa yang tidak menyukai Baekhyun di dunia ini?

Kau tidak suka?

Ah kau yakin?

Mungkin kau hanya berkelit bahwa kau tidak suka agar aku jadi pihak salah disini kan. Cih. Sudah kubilang. Byun Baekhyun terlalu sempurna.

Aku ingat sekali pertama kali menyukai laki-laki yang baru kemarin mewarnai rambutnya dengan warna pink cerah yang membuatnya semakin terlihat seksi.

Saat itu Sehun, tetanggaku yang tinggal di apartemen sebelah, mengajakku untuk nonton film terbaru Baekhyun yang memang sedang laku keras dan sempat booming. Awalnya aku sedikit malas. Tapi karena Sehun memaksa, aku bisa apa. Apalagi ada embel-embel makanan gratis di akhir.

Setelah keluar dari bioskop dan menonton film Baekhyun yang 2 jam lamanya itu, entah mengapa rasanya aku akhirnya mendapatkan tujuan hidup. Arah hidup. Seakan-akan ada cahaya terang yang bersinar saat aku keluar dari pintu bioskop.

Jantungku juga menghangat. Dan sepertinya ia juga berdetak sedikit lebih keras dari biasanya. Sungguh. Seumur hidupku. Aku tidak pernah sama sekali menyukai artis pria segila ini. Hell, aku bahkan tidak menyukai pria sama sekali.

Walaupun aku mengaku bahwa aku memang bisexual, tapi itu karena sejujurnya aku tidak pernah memikirkan hal semacam itu. Tapi sejak bertemu Baekhyun, sungguh, aku mau meneriakkan seksualitasku yang berubah jadi gay ke orang-orang, kalau memang Baekhyun mau menjadi pacarku suatu saat.

Dan hell, rasanya semakin kesini aku semakin jatuh cinta. Kau tau, sudah hampir 1 tahun ini aku tergila-gila dengannya. Maksudku tergila-gila, benar-benar tergila-tergila.

Andai aku banyak uang, mungkin aku akan menjadi sasaeng-sasaeng gila itu dan mengikuti Baekhyun kemana-mana.

Kembali ke majalah tadi.

Tanganku berhenti di halaman khusus Baekhyun, lalu membaca bagian wawancara. Seperti biasa, dia selalu menjawab semua pertanyaan dengan humble dan tidak dibuat-buat.

Ugh. Bisakah dia berhenti sedikit saja untuk membuatku makin jatuh cinta setiap detiknya?

Mataku tiba-tiba melebar begitu melihat sebuah pertanyaan yang kupikir sedikit bersifat pribadi.

"Baekhyun-ssi kalau kita boleh tahu nih, sebenarnya seksualitasmu sendiri apasih? Karena banyak sekali pembaca kami yang terus berusaha menyuruh kami menanyakan hal ini. Oh kalau memang Baekhyun-ssi kurang merasa nyaman, tidak usah dijawab tidak apa-apa."

Tanpa sadar jantungku mulai berdetak tidak karuan. Ini dia yang kutunggu-tunggu. Kalau dia gay, hidupku sejahtera dan bisa kupastikan aku akan menikahinya. Tapi kalau dia straight... Oh tenang saja. Aku akan tetap menikahinya.

"Hahaha. Santai saja. Aku memang sering mendapatkan pertanyaan semacam ini. Mungkin banyak fans atau orang-orang yang merasa bahwa aku memang tidak selurus penggaris. Baiklah, berhubung ini ulang tahun majalah kalian, aku akan memberi hadiah kecil-kecilan dengan mengklarifikasikan masalah seksualitasku."

AWWW! Kalian lihat itu kan! Betapa baiknya dia!

"Aku Bisexual."

KAU BOHONG! PASTI KAU GAY. Yaampun uri Baekhyunku kenapa suka sekali berbohong..

"Wah Baekhyun-ssi sedikit berani juga ya. Berarti otomatis Baekhyun-ssi sudah keluar dari lemari ya? hahaha."

"Bisa dibilang seperti itu."

Kuhentikan bacaanku sejenak. Tanganku bergerak ke arah jantungku. "Berhentilah berdetak tidak karuan sialan. Aku jadi tidak konsen membaca." Gumamku dan kembali memperhatikan bacaan.

"Lalu, kalau kami boleh tahu lagi nih. Sebelumnya maaf sekali Baekhyun-ssi kalau pertanyaan ini sangat vulgar. Tapi.. apa posisimu dalam gay romance?"

...

What the hell. Kenapa dia begitu bodoh bertanya hal semacam itu kalau dia sudah tahu jawabannya.

Tentu saja Baekhyun itu top!

Apa? Kenapa kalian berpikir aku gila?

Aku juga top. Baekhyun sudah pasti top. Lalu siapa yang dibawah? Itu mudah. Kita bisa berganti giliran.

"Uhh.. Soal itu aku sebenarnya tidak ingin membocorkannya. Tapi.. Sepertinya kalian sudah bisa melihatnya sendiri kan?"

Ya! Yes! Yeah Baekhyun! Aku bisa lihat dengan jelas kalau kau sudah pasti seorang seme. Top. Diatas. Yang masukin. Yang nusuk prostatku nanti.

oh yeah.

Apa? Kalian bilang aku menjijikan? Sana pergi tidak usah baca isi hatiku!

"Oh! Aku memang sudah sedikit menduganya hahaha. Tapi untuk membenarkan hal itu, apa posisimu sebenarnya?"

"Uhm.. Aku bottom."

...

...

...

...

.

"BANGSAT SIALAN TIDAK BERGUNA APA-APAAN INI. RUSAK SUDAH IMAJINASIKU MENUNGGANGIMU SETAHUN PENUH BAEKHYUN SIALAN!" Teriakku kencang sambil melempar majalah itu ke arah tong sampah.

Yeah. Habis sudah imajinasiku tentang Baekhyun seme.

Tak apalah.

Mari kita ambil hikmah dari kejadian ini.

Aku bisa menyuruhnya menunggangiku nanti..

hehehe.