# Morning Like this

# Lu Han, Sehun

# Angst, Romance

# Drabble prompt : Sehun being a naughty and a gentle Lu Han

####

Tangan kecil nan halus itu menyusuri kontur wajah tampan yang sedang nyenyak dalam tidurnya. Terkadang dahinya berkerut dan sukses membuat pemilik tangan halus itu terkekeh pelan. Setelah beberapa saat tidak mendapat respon seperti yang ia inginkan, si pemilik tangan halus itu mencubit kecil hidung mancung sosok yang masih betah tidur itu.

" Hey, wake up." Bisiknya kecil. Ia mengigit pelan cuping telinga sosok yang sedang tidur itu sebelum menyandarkan pipi tembamnya di pundak sosok itu.

" Give me another five minutes, Lu Sehun."

Sehun, si pemilik tangan halus itu menggeleng kecil. Jemari halusnya kembali menyusuri sosok itu bedanya ia menyusuri jemarinya di punggung sosok itu.

" Its already 12:00 pm, Lu Han. Wake up. Aku mau kencan denganmu."

" Sebentar, Hun. Aku lelah."

Sehun memutar bola matanya malas. Ia memindah tubuhnya agar menindih tubuh Lu Han yang sedikit tegap darinya itu. Tidak peduli akan erangan sebal yang datang darinya.

" Ayolah, Han. Bangun."

" Eunghh. Kau berat, Hunnie." Adunya tapi tidak menyingkir Sehun agar menjauh dari punggungnya.

Sehun mengubah posisinya. Membiarkan dadanya bertindih dengan punggung Lu Han. Meskipun ketinggiannya jauh beda dari Lu Han, ia tidak peduli. Bibirnya mengecup beberapa kali pipi Lu Han. Terkadang menjilat kecil cuping telinga kekasihnya itu.

" Lu Seh, please." Gumam Lu Han. Tona suaranya benar-benar seperti orang yang terlalu mengantuk.

" Aku tidak akan berhenti selagi kau belum bangun, Han. Wake up already !"

Dengan dengusan kecil, Lu Han membalikkan posisi mereka. Ia kini memerangkap tubuh kecil itu. Jadilah Sehun kini di bawah tubuh Lu Han. Mata polosnya menatap Lu Han.

" Why so naughty, eum ?" Nafas Lu Han menderu di leher Sehun.

Sehun tersenyum kecil. Ia mengalungkan tangannya di leher Lu Han. Memeluk erat sosok itu. Membiarkan Lu Han tenggelam di pelukannya.

" Because I'm your wife. That's why." Ucapnya dengan nada riang, tidak melihat senyuman kecil yang Lu Han ukirkan.

" Cliche answer."

" I'm telling you the truth."

Lu Han memutar bola matanya malas. Ia perlahan menahan berat tubuhnya. Menatap jauh ke dasar mata Sehun yang cantik bersinar.

" Let me sleep for a few hour then we'll go to our date, deal ?"

Sehun menggeleng imut. Kedua tangannya tetap memeluk leher Lu Han. " Shireo. Aku tidak mau. Don't sleep all day long. Emangnya apa kau beruang hibernasi, hah ?"

" Tapi aku lelah, Hunnie."

Sehun mendengus kasar. Ia menolak tubuh Lu Han pelan, tetapi berhasil membuat namja itu menjauh.

" Sudah sana. If you want to sleep, then sleep. I'm going out with Kai. That's it. Sleep well, Mr Lu Han." Dan ingin berdiri dari ranjang besar milik mereka berdua itu tetapi tangan Lu Han lebih pantas. Ia menarik pergelangan tangan Sehun dan membawa namja manis itu masuk ke pelukannya.

" Let me goooo ~~!" Sehun menumbuk pelan dada Lu Han. Ia tidak mau melihat wajah itu.

Lu Han malah mengeratkan pelukannya. Ia menenggelamkan wajah manis Sehun ke ceruk lehernya. Menghirup aroma manis seorang Sehun yang selalu berhasil membuat jantungnya berdetak kencang.

" You such a brat, Lu Sehun."

" You love me though."

" No I don't."

" Then what ?"

Lu Han melonggarkan pelukannya sebelum menatap Sehun dengan pandangan hangat nan kasihnya.

" I love you for life and even for our next life."

Blush

Lu Han tertawa saat melihat Sehun berusaha menyembunyikan wajah nya dari pandangan mata rusa indah itu.

" I hate you, Lu Han."

" Well, I love you too Lu Seh."

Dan pagi mereka hanya di hiasi kecupan ringkas dan ucapan cinta.

Kerana mereka saling melengkapi dan mencintai, semuanya indah.

####

So, this is my first drabble .

maybe not a full fluffy. But i' try my best .

kepada yang sudah request, maafkan Chiey. Drabble hanya pendek. karna Chiey tidak punya waktu untuk nulis panjang-panjang.

maafkan Chiey

mind to review ?

apa Chiey harus meneruskan drabble seterusnya ? please , Chiey butuh semangat dari kalian

bows and hugs and kisses