Warning : Mengandung unsur typo serta EYD yang tidak diakui, beberapa karakter mengalami krisis identitas. Lawakan yang tidak bersungguh sungguh.
.
.
*SUICCHON*
Layanan Konsultasi Dokter Midorima
.
.
.
'Kepada Om Takao yang terbijak, alias Dokter Midorima gadungan. Sesungguhnya saya hanya ingin memperjelas bahwa anda adalah Om Takao dan bukannya Dokter Midorima. Tapi siapapun anda, saya percaya bahwasanya anda bijak apa adanya. Entah itu sebagai Om Takao atau Dokter Midorima, anda bijak di mata saya.
Sebelumnya maafkan atas intro saya yang agak bertele tele. Hehe. Sekarang seusai into, mari masuk ke chorus. Jadi begini om, saya sedang terlibat hubungan LDR dengan seseorang. Tapi kawan kawan saya bilang kalau LDR itu cuma cara halus buat putus.
Plis om saya jadi sedikit galau. Mohon pencerahannya ya om.'
Koganeiko – 17 tahun, rawamangun.
.
.
.
Hujannya rintik rintik dan turun di bulan Februari. Persis settingnya seperti lagunya Betharia Sonata yang tengah Takao putar via ponselnya.
Bukan Takao namanya kalau tidak menghayati apapun musiknya. Mumpung sedang hujan rintik rintik dan sedang memutar lagunya Betharia Sonata, Takao manfaatkan untuk berjalan pelan. Sepanjang komplek perumahannya.
Tampangnya suram bukan main tipu tipuan. Sungguhan ia tengah suram hingga berubahlah wajahnya menjadi agak seram. Sepanjang jalan komplek perumahan, sepanjang jalan kenangan. Keduanya memiliki perbedaan setipis pantsu loli size S motif kuma-chan. Karena jelas, destinasi dari jalan kenangan dan jalan komplek perumahan adalah satu tempat yang sama.
Kediaman Miyaji Kiyoshi.
Mantan Takao sekaligus seorang senpai yang pernah Takao perjuangkan agar selalu menotis dirinya. Si kouhai yang tak pernah berada dalam radar si senpai selama kurang lebih sembilan bulan. Untungnya setelah sembilan bulan sepuluh hari, sesuatu terlahir ke dunia ini. Sebuah perasaan alus dibalik tampang begal wajah sentrifugal seperti pribadi Miyaji Kiyoshi.
Miyaji keluar menyambut Takao dengan tampang bak jurnalis dikejar deadline. Pahit dan sepat. Kurang tidur dan kelaparan.
"Masuk yok."
Takao masuk sedikit sungkan. Ketahuan Midorima, ia bisa di penggal di bagian vital. Midorima selalu memberi wangsit agar Takao tak datang ke rumah Miyaji Kiyoshi. Katanya Miyaji Kiyoshi memelihara tuyul. Tapi Takao diam diam sering berkunjung. Takao tahu, Midorima hanya cemburu.
"Nonton Prince of Stride juga ya, senpai?"
Miyaji mengangguk. Sementara Takao melepas headset gambar ikon senyum munafik yang tengah mendentumkan lagunya Sheilla On 7 yang Sephia. Lagi lagi timingnya berlangsung dengan akurasi yang mengagumkan dan sedikit kampret.
"Iya nih. Oshiiku Suwa Reiji." Balas Miyaji cepak.
Takao menghela nafas lega. Ia tidak sendirian dalam dunia perwibuan. Ngomong omong, cintanya jatuh pada Kohinata dan sayangnya ia tanamkan pada Hasekura yang suaranya entah mengapa agak agak mirip dengan Midorima. Bikin baper.
"Gimana si Midorima?"
"Gimana apanya, senpai? Dia masih ganteng sampai sekarang."
Miyaji tersenyum kecut.
"Tak sadarkah dirimu bahwa aku lebih rupawan dengan cinta tulus tanpa tandingan?"
Miyaji mellow dadakan.
"Aku suka hijau, senpai. "
Miyaji tertawa renyah sembari menepuk kepala Takao lembut.
"Betewe aku punya satu permintaan ke kamu, Takao."
"Apa itu? Tsubasa Amami.3gp? maaf senpai. Aku kalau resolusinya jelek nggak aku download."
"Bukan! Buka situsmu! Aku pengen kamu bahas suatu problem di kategori musium kamu."
.
.
.
Kepada adik Koganei yang semoga diberkati ketampanan di bawah ketampanan saya.
Satu lagi kasus krusial yang lagi lagi saya terlantarkan di bawah naungan kolom museum. Sedikit saja saya telat, mungkin konsultasi adik ini sudah menjelma menjadi arca.
Baiklah.
Saya sudah mengerti secara garis besar maksud adik. Saya bisa menangkap aura aura positif adik yang tetap mempercayai Om bahkan setelah menuduh Om adalah Dokter Midorima gadungan. Tapi ya sudah. Om kadang memang menyamar sebagai Dokter Midorima kok.
Jadi, seusai saya dengarkan intro dan chorus, mari kita sama sama cerna Reffrainnya lalu kemudian berlanjut ke Interlude untuk direnungkan.
Adik Koganei saja yang tidak kenal siapa saya bisa dengan tulus mempercayai saya untuk memecahkan atau setidaknya mengangkat sedikit beban di hati adik, lantas apa susahnya mempercayai wanita (atau lelaki) yang sudah adik kenali betul betul?
Bukankah kita sebagai seorang lelaki tidak peduli uke maupun seme sudah semestinya mempercayai pasangan? Kalau bukan adik yang mempercayai, lantas siapa lagi?
Adik jangan hanya percaya bahwa Lelouch sudah tiada. Percayai juga bahwa ada seseorang di seberang sana yang memang betul betul memendam rindu dengan cinta teruntuk adik tercinta.
Memang benar, mereka mereka yang menjalani LDR memiliki resiko putus lebih besar daripada mereka yang tiap malam minggu bisa bertemu. Mereka mereka yang bertahan pada LDR memiliki kadar rindu setengah mati daripada mereka mereka yang dikit dikit merayakan hari jadian entah itu 7 harinya, 40 harinya, atau setahun. Persis seperti acara peringatan kematian.
Tapi sesungguhnya LDR itu bukanlah sesuatu yang mengandung SARA maupun NSFW. LDR ya Long Distance Relationship. Bukan Lusa Depan Rampung alias adik bakal diputus sehari setelah hari ini.
Namun, saya perlu tekankan beberapa poin yang membuat hubungan LDR adik bisa berada dalam kondisi morat-marit seperti keuangan bangsa ini.
Pertama adalah Kehangatan Lokal.
Untukmu, si adik yang tengah meranggas rindu. LDR itu sulit. Kalau kamu pikir LDR bakal sesulit siklus akuntasi, kamu salah total dik. LDR lebih sulit dari siklus Akuntasi yang pernah saya kerjakan semasa SMA dulu. LDR itu lebih sulit daripada mengakhiri sebuah peperangan berdarah.
LDR itu sama saja kamu sendirian di malam minggu. Bukan cuma dik Koganei saja, namun pasangamu juga merasakan hal serupa. Pada tahap ini kecenderungan terjadinya NTR alias jalan menikung meningkat hingga prosentase lebih dari 50%. Percaya sama saya, malam minggu itu banyak kaum kaum yang baper ketimbang yang bahagia. Kamu baper, berarti pasanganmu sama juga.
Tahap inilah yang membuatmu perlu pontang panting sana sini untuk menunjukkan kehangatanmu pada pasanganmu. Terutama di malam minggu ya. Karena yang berbahaya dalam tahap ini, adalah yang namanya kehangatan lokal. Ibarat cintamu ke dia bisa diukur dengan ukuran oppai, cintamu setara dengan cup F. Namun tetap saja Cup F versi interlokal.
Sedangkan ketika di sisi pasanganmu ada tangan yang siap merengkuhnya dalam kehangatan, cup F mu sama saja bakal terbuang percuma.
Sebuah jalinan saling suka itu butuh kehangatan yang nyata. Meski cup F namun kalau versinya interlokal ya sama saja bohong. Cuma bisa buat pengganti sabun mandi, tak bisa digrepe dan hanya bisa difantasikan. Ibarat kata, cuma animasi 2D.
Yang perlu kamu waspadai adalah ketika ada kehangatan lokal di sisinya. Tidak peduli meski kehangatannya setara cup B, namun jika nyata, itu akan lebih berarti dibanding apapun. Jadi, jangan ijinkan adam bersama hawa hawa gadungan. Juga jangan biarkan adam mencari wawan sebagai pelampiasan.
Ingat, biasanya yang nanya 'udah makan belum?' akan cepat tergerser dengan mereka yang berkata 'makan bareng yuk.'
Maka, sebaiknya adik mulai mempererat lagi hubungan yang terjalin diantara kalian berdua. Berikan kehangatan yang tidak dapat doi lupakan. Karena kemungkinan netorare bisa terjadi kapan saja.
Poin yang kedua adalah Komunikasi.
Kenapa jalinan cinta diantara adam dan hawa sering dianalogikan sebagai hubungan? Ya karena jalinan cinta memang terbentuk dari dasar hubungan interaksi antar manusia. Disini saya sebetulnya tidak menekankan interaksi antar individu seperti yang sering muncul di soal UTS IPS. Yang saya tekankan adalah bagaimana adik membina hubungan adik dengan si patjar.
Komunikasi antar manusia manusia cyber biasanya akan bermula dengan 'hai' dan berakhir dengan 'oh yaudah' maupun 'gpp'. Entah 'gpp' itu intisarinya apa. Namun biasanya apabila terlontar 3 huruf yang kalau disusun menjadi 'gpp' kita malah akan jatuh hingga tak bisa bangkit lagi.
Maka, kunci agar LDR adik tak cepat gulung tikar adalah mempertahankan dan menggiring komunikasi sehingga tak berakhir dengan lontaran 3 huruf yang terdiri dari G dan dobel P. Buat komunikasi yang menyenangkan dan saling menghargai.
Ada kalanya adik bisa mengawali obrolan dengan membicarakan anime yang sedang in musim ini, atau membicarakan karakter yang cocok dihusbandokan maupun diwaifukan.
Meski kamu sering ngaku berhusbando Akashi Seijuurou dan membahasnya secara menggebu gebu sekalipun, namun ada kalanya kamu bisa berhenti membahas rambutnya yang merah menyala maupun matanya yang beda kanan kiri. Sesekali tanggapi lah saat dirinya membahas betapa romantisnya Menma dan Jintan. Atau dengarkanlah saat dirinya sibuk membicarakan Asuna, bisa juga adik berikan saran saat dirinya galau memilih antara Onodera maupun Chitoge.
Adik tak perlu khawatir soal waifunya yang bermain dimana mana. Tuhan itu menciptakan Adam dan Hawa. Bukan Adam dan kapal mapun Hawa dan pedang. Jadi, tetap jaga komunikasi semenyenangkan mungkin dan just pull the sun into your heart.
Yang ketiga adalah usaha untuk selalu maso.
Kamu yang selama ini menjalin LDR pasti perlahan lahan terkikis kokoronya. Hati adik sering merasa lelah. Apalagi melihat sohib sohib adik tiap malam minggu bisa dinner dengan pacar. Saya yakin adik punya segelintir pikiran 'malam minggu sama siapa ya.'
Tapi ini bukan waktunya adik menjadi lemah. Bukan waktunya adik merasa lelah. Lelahlah kalau memang sudah tepat waktunya. Masokan diri adik hingga se maso masonya. Karena dibalik kemasoan tersimpan kebahagiaan yang hakiki.
Bukan saatnya adik terprovokasi oleh ungkapan konyol semacam 'LDR cuma kata halus buat putus tuh.' Karena LDR bukanlah Lo Doang Relationship. LDR adalah cinta yang masih belum berada di jalur.
Maso lah.
Kelak, seusai adik bermaso maso ria, ungkapan yang terdiri dari 3 huruf akan menjadi ungkapan yang paling indah. Karena itu, tunggulah hingga ungkapan 3 huruf yang tersusun dari O, T dan, W menjadi pesan di smartphonemu yang akan adik pandangi selama beberapa kali.
Namun, andaikata takdir tak berada di satu kursi untuk diajak berdiskusi, adik tak perlu bersedih hati. Yakinlah adik sudah berusaha semampu adik. Kalau memang dia jodoh adik, pasti dia akan kembali sebagai tulang rusuk adik. Karena tulang rusuk dan tulang punggung itu tak mungkin tertukar.
Jodoh memang tak kemana, namun saingan ada dimana mana, dan NTR bisa terjadi kapan saja. Tetap waspada, tetap terjaga dan just pull the sun into your heart.
Salam cinta,
Om Takao.
.
.
Takao tersenyum kecut.
Ia juga LDR.
Midorima di Bekasi, ia main di Jakarta. Takao anggap bus AKAP saja tak bisa mengantarkan cintanya pada Midorima. Tapi ya ia selalu berusaha maso luar dalam. Ia tak ingin hubungannya dengan Midorima berakhir seperti potret buram pendidikan di beberapa wilayah di suatu negeri.
Ia cinta Midorima, dan Takao percaya Midorima cinta dirinya. Tak perlu ragu ragu, mereka sama sama dewasa dan sama sama mengerti apa arti sebuah perasaan.
'Om besok jangan lupa jam 7 tepat. Jangan telat, ssu.'
Begitu sms Kise yang membuat Takao kalang kabut menjelajahi mall mall untuk mencari setelan terbaik agar ia nampak tak kalah berwibawa dari Om Mario Teguh saat menjadi guest star di acara ulang tahun Teiko sabtu nanti.
.
.
.
"Tetsuya. Apa persiapan besok sudah fix?"
"Sudah siap, Akashi-kun. Tinggal reservasi hotel untuk guest star selama dua hari."
Si ketua OSIS yang SMA-nya akan merayakan ulang tahun ke 111 tersenyum kalem.
"Mari ke hotel, Tetsuya."
"Oh, aku sendiri saja Akashi-kun. Ini urusan yang ketua OSIS tidak perlu turun tangan langsung."
"Khusus ini aku ingin memastikan hotelnya tepat, dengan kamar yang tepat untuk diisi dua orang. Bersamamu."
Ketua OSIS SMA tersebut nampaknya sedikit nganggur, begitulah pikir si adik Sekertaris OSIS.
.
.
*SUICCHON*
.
.
Catatan Pojok :
Chapter dua belas ya ini?
Mulai kehabisan karakter yang mau dipakai sebagai korban XD yaaaa. Ide kali ini datang dari salah satu pembaca saya, Adik Yagitarou Arisa. Doi juga bikin 2 side story dari LKDM loh. Silahkan mampir kalau sedang senggang. :3
Oiya, untuk yang konsultasinya belum terjawab, sabar ya… banyak konsultasi masuk makanya saya jadi agak agak bingung jawabnya. Haha.
Eniwei, bagi yang kemarin bertanya apakah ada situs untuk konsultasi dengan Om Takao, sekarang situsnya tersedia sebagai fanpage. Silahkan kunjungi fp 'Berbincang Bersama Om Takao' kalau sedang tidak sibuk atau ingin konsultasi ke Om Takao. XD
Kalau bersedia, silahkan R 'n R ya.
Salam untuk kalian semua dan sensei wanita di seberang sana,
SUICCHON
