This Present By shclyod_

Another Identity

.

.

.

Park Chanyeol X Byun Baekhyun

GenderSwitch

T

Chaptered

.

.

.

"Kkokkkok sumeora, meorikarak boilla."

Lelaki itu terus bernyanyi pelan, sambil mendekat kearah tumpukan tong sampah besi yang tak terpakai. Membuat Baekhyun was-was karena tak mendengar suara langkah kaki disekitarnya. Tiba-tiba tong sampah itu bergeser, dan Baekhyun tak bisa tak membelalakan mata sipitnya.

"Aku menemukanmu, Manis."

.

.

Baekhyun terkejut. Lelaki itu berhasil menemukannya. Ia ditarik paksa, ditarik untuk berdiri tanpa tahu kakinya yang keram karena terlalu lama berjongkok.

Baekhyun berontak, walaupun itu terlihat sia-sia gadis itu tetap berusaha melepaskan diri. Tubuh mungilnya tertarik kearah lelaki kekar yang sedang sibuk mengikat tangannya menggunakan tali.

"Kucing liar, jangan coba-coba lari lagi."

Lelaki itu menarik ikatan tali yang mengikat pergelangan tangan Baekhyun.

Baekhyun berontak, menendang-nendang kesegala arah sebagai bentuk protes. Lelaki itu tak terbebani, karena tubuh kecil Baekhyun bukanlah tandingannya.

.

.

BRUKK!

Baekhyun terlempar kelantai. Bokongnya kesakitan. Mereka sampai di rumah besar yang sudah Baekhyun hapal. Baekhyun mendengus sebal, apalagi kali ini.

Lelaki kekar itu menunduk hormat pada gadis elegan yang berdiri di ujung tangga. Gadis itu tersenyum senang melihat tamunya sudah datang.

"Selamat datang, Nona Byun." Baekhyun mengepalkan tangannya erat. Gadis keparat ini.

"Apa yang kau inginkan kali ini?" Tanya Baekhyun dengan datar. Ia muak. Sungguh.

"Sepertinya aku tak perlu mengatakannya. Karena kau cukup tahu apa mauku Nona."

Gadis yang merupakan duplikasinya ini selalu menggunakan cara kotor untuk mendapatkan keinginan yang sama kotornya. Ia tersenyum sinis, memandang Baekhyun rendah. "Jadi bagaimana? Berubah pikiran?"

"Kau pikir aku orang dungu?" Balas Baekhyun dengan sinis. Ia tak akan menyerahkan secara sukarela.

"Bawa dia ketempat biasa. Dia masih tidak ingin memberikan apa yang kumau." Gadis itu menyuruh si lelaki kekar membawa Baekhyun ke kamar dilantai dua. Mengibaskan tangan lentiknya mengusir Baekhyun seakan gadis itu sampah. Baekhyun berontak.

"Yak! Jalang tak berguna! Lepaskan aku! Yak!." Baekhyun berteriak meronta ingin melepaskan diri.

"Dasar gadis tak berguna." Gadis itu menggumam dan tersenyum miring memandang Baekhyun yang masuk kedalam kamar.

.

.

Baekhyun tertangkap dan gadis malang itu disekap lagi oleh 'kembaran' gadis itu.

Bibi Jung, wanita paruh baya itu menatap Baekhyun dengan pandangan sedih.

"Nona harus makan. Nona harus kuat selama disini. Kita akan merencanakan sesuatu agar gadis itu tidak mendapatkan apa yang Ia mau." Bibi Jung menyemangati Baekhyun yang masih berdiam diri, tak menyentuh sedikitpun makanannya.

.

.

Di gemerlapnya malam pusat kota Seoul yang indah terdapat ruang yang lebih gemerlap lagi. Club.

Ruang temaram dihiasi dengan bola-bola yang menggantung, berputar dan menampilkan gemerlap cahaya dalam warna berbeda. Ditambah dengan musik disko yang volumenya memekakkan telinga. Gadis berambut hitam panjang itu meliuk-liukan tubuh seksinya mengikuti irama musik. Mengabaikan tatapan lapar para laki-laki hidung belang. Setelah puas, gadis itu meraih tas tangannya dan melangkahkan kakinya keluar dari pub itu.

"Nona!"

"Nona tunggu!"

Gadis itu menoleh saat lengannya ditarik oleh seseorang. Berbalik dan menemukan lelaki tinggi dengan jidat lebar yang terekspos, mata bulat yang jernih serta hidung dan bibir yang menggoda. Lelaki itu tersenyum tampan dan meletakkan sesuatu di jari ramping sang gadis.

"Dompet Nona terjatuh."

Dan gadis itu tersenyum manis dan meraba dada bidang lelaki itu sensual.

"Siapa nama si tampan yang telah membantuku ini?" Suara indah diperdengarkan, menggelitik telinga peri sang lelaki.

"Nama saya Park Chanyeol, Nona."

" Oh, no, no Tampan. Jangan panggil aku Nona."

Tangan gadis itu merambat naik menyentuh tengkuk lelaki itu dan menariknya. Membisikan sesuatu dengan cara yang seksi. Lelaki itu sampai meremang dibuatnya.

"Namaku Baekhyun. Byun Baekhyun."

.

.

.

TBC

Apa tak ada yang penasaran.

Ayo silakan merapat.

Mari sama-sama menghujat remahan ini di kolom review.