Egoisme

Chapter 2

Disclaimer : Naruto ® Masashi Kishimoto

Story : CherIrSha

Rate : M

Warning : AU. Absurd. Alur kurang jelas. Awas Banyak Typho/misstypho.

DLDR

Egoisme Chapter 2

"eegghhh... "erang sakura malas

"sudah pagi ternyata... Uhhh~~berat sekali" seperti ada yang memeluknya pikir sakura.

Perlahan sakura membuka matanya dengan malas...

"kyaaaaa...! Apa yang kau lakukan "teriak sakura kaget sambil melepaskan pelukan sasuke.

" berisik sakura" jawab sasuke masih dengan mata terpejam dan membelakangi sakura

'kurang ajar si brengsek ini' maki sakura dalam hati.

Sakura beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi, sakura mandi dan memakai seragamnya lagi. Setelah selesai sakura keluar dari kamar mandi dan terkejut melihat sasuke yang toples di meja makan.

Sakura hanya bisa meneguk ludahnya melihat pemandangan yang menurutnya sangat tampan dan sexy... Eerrrr.

"sudah puas memandangiku? "tanya sasuke membuyarkan lamunan sakura.

" uhhh... Siapa yang memandangimu... Percaya diri sekali kau! "elak sakura.

" lihat air liurmu sampai menetes "ejek sasuke.

Seketika sakura mengelap bibirnya dengan tangannya, tetapi disana tidak ada air liur.

" kau...! Sakura hendak marah tapi sasuke memotong kata katanya.

"cepat makan, aku sudah membuatkan sarapan untukmu" selak sasuke sebelum dia mendengarkan ocehan sakura lebih panjang lagi.

'benar benar menyenangkan menjahilinya' pikir sasuke dengan senyum tipisnya.

Heiii sasuke tersenyum, lihatlah tampan sekali bukan? ^^

Selesai sarapan sasuke menuju kamar mandi dan berkata "tunggulah sebentar aku akan mengantarmu kesekolah".

Dan sakura hanya mengangguk pasrah.

Di dalam perjalanan ke sekolah KHS, mereka saling diam sibuk dengan pikiran masing2.

'apa yang harus aku katakan jika ino dan hinata bertanya tentang sasuke, ishhhh masa aku bilang kalau aku dijodohkan dengan om2 sih' pikir sakura sambil menggigit jarinya.

" apa yang kau pikirkan sakura? "tanya sasuke yang heran dengan tingkah sakura

" apa yang harus aku katakan pada teman2ku jika bertanya tentangmu karena mengantarku kesekolah "jawab sakura dengan bingung.

" ya tinggal jawab saja aku tunanganmu, gampang kan. "jawab sasuke enteng

" ishh mana mungkin aku jawab begitu, tunangan dengan om2? No.. No.. No... "sakura geleng2 kepala tanda gak suka.

" harusnya kau bangga karena tunanganmu tampan dan sexy " narsis sasuke dengan smirknya

Hahh~ tetap saja kau itu om2" bantah sakura

Ckiittttt~~! Sasuke menginjak rem mobilnya dan seketika langsung berhenti.

Apa-apaan kau! Bentak sakura karena kaget sasuke mengerem tiba tiba dan seketika sakura menengok sebelah kiri tapi tiba2 nafas sakura tercekat karena wajah sasuke sudah ada didepan wajahnya yang hanya berjarak 10cm.

"coba ulangi kata2mu !" tatapan tajam sasuke mengarah tepat dimata sakura yang indah.

Dan sakura hanya menggeleng2kan kepalanya tanpa mengeluarkan suara dan langsung menghadap ke depan. Tapi sebelum wajah sakura menghadap kedepan, tangan sasuke menahannya dan sasuke langsung mencium bibir sakura.

Tubuh sakura membeku, otaknya tidak dapat berpikir…apa ini? Karena tidak ada reaksi dari sakura, sasuke meneruskan ciumannya dengan lembut dan ringan. Melumat lumat kecil tanpa disadari sakura menutup matanya menikmati perlakuan sasuke yang lembut yang membuat sakura mengerang lembut "eugghhh~~~…"

Mendengar sakura mengerang membuat sasuke makin bernafsu, tapi karena sakura tidak kunjung membuka mulutnya, sasuke kesal. Dia menggigit kecil bibir sakura. "Aaww..!" sakura terkejut dan otomatis membuka mulutnya. Tanpa buang waktu sasuke langsung memasukan lidahnya kedalam mulut sakura dan melumat kasar bibirnya. Sakura makin tidak tahan dengan perlakuan sasuke yang menurutnya sangat menggairahkan itu. Tanpa disadari sakura meremas rambut raven sasuke dan tangan sasuke makin menekan kepala sakura agar sasuke bisa lebih dalam menjelajahi mulut sakura.

Mereka berciuman selama 5 menitan dan membuat sakura ngos ngosan karena kekurangan oksigen. Sebenarnya sasuke tidak ingin melepaskan bibir sakura yang menurutnya sangat manis kenyal dan menggairahkan itu tapi mau bagaimana lagi mereka harus menghirup oksigen.

"kau…apa yang kau lakukan?"

"hn…menurutmu?"

"aku bertanya,jawab donk bukannya malah balik bertanya !" kesal sakura

"dengar….aku tidak suka kau berkata seperti itu, bagaimanapun aku calon suami mu dank kau harus menerimanya suka maupun tidak, mengerti !"

"aku sudah punya pacar sasuke"

"putuskan! Jika tidak kau akan menyesal!"ancam sasuke

Sakura terdiam dan mereka langsung melanjutkan perjalanan ke KHS tanpa bicara sepatah kata pun. Karena sakura tau sasuke tidak main main dalam perkataaannya apalagi sasuke mengatakan dengan serius dan sorotan mata yang mengintimidasi. Apa yang harus sakura katakan pada kekasihnya nanti. Ya…sakura telah memeliki seorang kekasih… Sabaaku Gaara namanya, satu sekolahan tapi beda kelas. Mereka telah menjalin hubungan selama 8 bulan dan hubungan mereka baik baik saja.

Tak terasa mereka telah tiba di KHS…

"kenapa tidak turun"heran sasuke

"aku akan…turun"jawab sakura ragu

Pasalnya sakura takut ketemu sahabat sahabatnya apalagi kekasihnya,,oh nooo…apa yang harus sakura katakan.

Sakura turun dari mobil,tengok kanan tengok kiri…

"huffttt…sepertinya aman"lega sakura

"sakuraaaaa…" Selangkah sakura mau meninggalkan sasuke, seseorang memanggilnya. Sakura kenal suara ini, TIDAK! Ini suara gaara.

Sakura membalikan badannya…melihat gaara melambaikan tangannya sambil berlari tersenyum menghampiri sakura.

"pagi sakura…"sapa gaara

"pagi gaara…"jawab sakura cemberut

"hei…kenapa kau cemberut saku"Tanya gaara sambil memegang wajah sakura.

Plakk! "jauhkan tanganmu dari tunanganku!"tegas sasuke

"tunangan?...hei! aku kekasih sakura!"gaara tidak mau kalah

"kau hanya kekasih,sedangkan aku tunangan sakura, menurutmu siapa yang lebih berhak ?" sombong sasuke. Mereka saling menatap sinis tanpa mau ada yang mengalah.

"sudah…kalian jangan bertengkar. Gaara ayo kita masuk ke kelas dan jangan pedulikan dia." Sambil menunjuk sasuke dan pergi tanpa memperdulikan sasuke yang menatapnya tajam.

'kau tidak akan lepas dariku sakura'pikir sasuke dengan seringai khas miliknya sebelum dia meninggalkan KHS.

Ternyata tak jauh dari sakura, sasuke dan gaara berbicara tadi ino dan hinata yang melihat dan mendengar percakapan mereka.

"ino….sakura kenapa? Dan siapa lelaki itu?"Tanya hinata

"entahlah hinata…sakura punya hutang cerita kepada kita."

"hmm…baiklah nanti kita tanyakan kepada sakura."

Dan mereka segera menyusul sakura ke kelasnya dengan rasa penasaran yang menghinggapi pikiran kedua sahabat sakura tersebut.

Di dalam kelas…

"hei..sakura siapa laki laki tadi yang mengantarmu?tampan sekaliiii…."Tanya ino setibanya mereka didalam kelas dengan mata berbinar.

"hufftt…aku akan ceritakan"sakura menceritakan dari awal sampai akhir apa yang menimpanya kemarin. Ino dan hinata yang hanya manggut manggut tanda mengerti.

"wahhh…kau enak sekali sakura..dijodohkan dengan laki laki yang tampan mapan…uhhh aku juga mau."antusias ino

"tapi kau tau aku sudah mempunyai gaara ino".

"tenangkan dirimu sakura,berbicaralah baik baik dengan gaara nanti sepulang sekolah.''saran hinata

"hmm..iya hinata terimakasih.'' Dan mereka berpelukan.

Di Perusahaan Uchiha Coorperation ….

Tok…tok….suara pintu ruangan sang direktur utama diketuk.

"masuk…"sasuke mempersilakan tamu tersebut masuk.

"temeee…bagaimana kabarmu?"suara cempreng menyapanya

"dobe?kapan kau pulang?"sasuke menaikan satu alisnya

"heii..kau belum menjawab pertanyaanku. Aku baru sampai langsung kesini. Kudengar kau akan segera menikah ?"Tanya naruto sahabat pirangnya itu.

"hn..seperti yang kau dengar."jawab sasuke angkuh.

"bukankah kau tidak punya kekasih,kau hanya bermain main dengan wanita wanita itu…bagaimana bisa kau mau menikah?"curiga Naruto

"ayah yang menjodohkanku…"

"dan kau menerimanya?"

"entahlah dobe…sekali melihatnya aku langsung tertarik. Dengan sikap acuhnya aku jadi semakin tertarik dan dengan penolakannya aku semakin menginginkannya."jelas sasuke sambil membayangkan wajah sakura

"wowwww…seorang sasuke bisa bicara panjang juga,hahaha..."canda Naruto yang hanya mendapatkan tatapan tajam dari sasuke.

"hehee…ayo teme temani aku makan,aku lapar belum makan."ajak Naruto

"hn…"sasuke hanya menganggukan kepala tanda setuju dan mengikuti sahabatnya keluar dari ruangannya.

Sepulang sekolah, sakura dan gaara jalan bersama…"maafkan aku gaara…aku tidak tau bagaimana mengatakannya padamu." Sakura menundukan kepalanya.

"apa kau tidak bisa menolaknya saku?"Tanya gaara

"sudah gaara,tapi sasuke tidak mau membatalkannya dan kedua orang tuaku menyetujuinya."sakura bertambah sedih.

"aku benar benar minta maaf,kurasa kita akhiri saja gaara. Aku tidak mau nantinya kau disakiti olehnya."

"tidak saku…aku tidak apa apa dan aku tidak takut padanya."gaara berusaha menenangkan sakura

"ayo aku antar kau pulang." Ajak gaara

Sesampainya dirumah sakura langsung merebahkan dirinya diranjang. Mau belajar sudah malas,toh ujung ujungnya dia akan cuma bisa pasrah pikirnya.

Drrttt…drrttt suara hp sakura berbunyi…nomor tidak kira kira ya?

"halo….."

"sakura kau dimana?"

"dirumah."sakura langsung mengenal suara peneleponnya,ini pasti sasuke.

"untuk apa kau kerumah orang tuamu?mulai sekarang kau akan tinggal di apartemenku."jelas sasuke

"APAA!"sakura langsung shock

"aku sudah beritahu kedua orangtuamu dan mereka setuju. Sebentar lagi orang2ku akan datang untuk membantu membawakan barang2mu. Bawa yang penting saja."lanjut sasuke

"Kau gila !"bentak sakura kesal dan langsung menutup teleponnya.

Diseberang sana sasuke tertawa terkekeh mendengar reaksi sakura.

'kau takkan bisa jauh dariku dan mulai sekarang kau MILIKKU sakura'seringai itu muncul lagi.

Dan sekarang sakura sudah berada di apartemen sasuke, dengan lemas sakura duduk di sofa ruang tamu sasuke.

'kenapa nasibku seperti ini, dijodohkan dengan orang gila,arogan,egois dan semaunya sendiri, ya Tuhan….'batin sakura.

"kau sudah sampai?"Tanya sasuke yang entah kapan masuk ke apartemen.

"dimana kamarku?"Tanya sakura malas

"kamar ? tentu saja di sana bersamaku."sasuke menunjukkan kamar tersebut.

"tak bisakah aku memiliki privasiku sendiri?"Tanya sakura yang mulai kesal.

"hn…privasimu milikku sakura."jawab sasuke enteng.

Sakura langsung melenggang kekamar yang sasuke tunjuk, sudah terlalu malas dia meladeni sasuke yang ujung2nya sakura tidak bisa membantahnya. Memang mereka baru mengenal tetapi sakura langsung tau bagaimana sifat sasuke, Tuan Uchiha yang Egois dan Arogan.

Sakura melewatkan makan malamnya dan mengacuhkan sasuke, dia langsung tertidur karena lelah,lelah dengan kepindahannya yang tiba tiba dan lelah menghadapi sasuke. Disisi lain sasuke yang berada di samping sakura hanya menatap wajah sakura, membelai pipinya lalu turun membelai bibirnya,bibir yang tadi siang dia cium dengan nafsunya. Entah mengapa sasuke begitu ingin memiliki gadis ini, dia tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Dia….

Sebelum tidur sasuke mencium bibir sakura dan melumat lembut bibirnya. Selamat malam sayang…..

To Be Continue….

Halooo…selesai juga chapter 2 …

Mohon maaf ya kalau banyak kekurangan…maklum emak emak karier hihiiii

Untuk sarannya ka2 senior dan pembaca terimakasih…semoga saya bisa lebih baik lagi…

C….U…..next chapter :-*