hai... pembaca setia...

maaf ya... story ini semi-hiatus

dikarenakan ngadatnya ide ini...

ok, tanpa perlu basa-basi lagi...

Happy Reading...

Chapter 2

Hari berganti bulan, dan tak terasa sudah 6 bulan Karin berada di kelas 3E. Sekarang, ia sudah bisa menangkis serangan musuh. Ia juga berhasil mengalahkan pembunuh bayaran sewaan mantan guru olahraganya, Takaoka-sensei. Hari ini, seperti biasa...

"Nurufufufufu… kau kurang cepat, hanazono-san. Kau takkan bisa membunuhku dalam kecepatan selambat itu." Kata Koro-Sensei padanya.

"HA'I, SENSEI!" Ujar Karin dengan semangatnya.

Senjata kesukaan Karin adalah pisau genggam. Dengan cepat Karin menyerang senseinya dengan pisau anti-sensei itu.

"Baik, anak-anak. Latihan kali ini selesai. Silahkan beristirahat." Kata Karasuma Tadaomi, guru olahraga Karin.

"Nee~ kemampuan menyerangmu bertambah pesat ya, Hanazono-san." Kata Akabane Karma, Pria bersurai merah bergelar 'Pangeran Iblis wasabi' itu.

"Jangan menggodanya, Karma-kun." Kata Shiota Nagisa, teman Karma yang berjulukan 'Malaikat maut' yang jenis kelaminnya masih dipertanyakan oleh Karin.

"Tidak apa-apa Shiota-san…"Kata Karin.

"Karin-chan, kau mau ke kelas A kan? Biar kutemani ya?" Kata Kaede Kayano , si 'Pendekar pudding' dan Ritsu, teman androidnya itu.

"Boleh aku ikut juga? Kasihan Karin-chan di jalan." Kata Kanzaki Yukiko, gadis manis yang ternyata gamers (yang tidak kelihatan kalau dia gamers).

"Aku juga mau dong!" Kata si 'Nona English' Nakamura Rio.

"Apa tidak apa-apa?" Tanya Karin kepada mereka.

"Daijobu…" Jawab mereka hampir bersamaan.

Butuh mendaki gunung lewati lembah untuk menuju kelas lainnya. Itu karena mereka adalah kelas yang terkucilkan.

"Souka, Jadi kau sudah janji dengan 'temanmu' ini untuk setiap hari ke kelas A?" kata Ritsu menganalisa.

"Yah.. begitulah" Kata Karin.

"Hm… Kenapa ia meminta seperti itu?" Tanya Kaede.

"Ada alasannya… Tapi, mungkin belum saatnya aku bercerita pada kalian." Kata Karin.

"Hm… 'temanmu' ini ada berapa?" Tanya Rio dan Yukiko hamper bersamaan.

"Ada 7, Kalian akan kuperkenalkan kok!" Seru Karin

"Saa… kami boleh ikut kan?" Tanya Karma dari belakang mereka.

"KARMA-KUN! Sejak kapan kau disini?" Tanya Kaede.

"Karena aku khawatir dengan kalian, jadi aku ikut. Eh… Karma juga minta ikut, jadi yah seperti ini." Kata Nagisa yang tak tahu sejak kapan bira berada di samping Karma (dia benar-benar mirip dengan kakaknya dari fandom sebelah).

.

Seperti biasa, beberapa anak kelas lain menjauhi mereka saat mereka berjalan ke kelas A. Dan sebagaimana setiap harinya, Kazune, Pria bersurai lemon blonde dan bernetra sapphire datang menjemput dari kelasnya.

"Wow… Pacarmu ternyata tampan juga.." Komentar Karma pada Karin dan Kazune.

"Dia itu bukan pacarku…" Kata Karin. Tapi sebuah pernyataan keluar dari mulut Kazune.

"Dia itu istriku." Kata Kazune sembari merangkul Karin

1 detik

2 detik

3 det..

"APA!" Seru Ritsu dan Nagisa. Sementara itu, Kaede dan Yukiko hanya menganga. Rio tepuk jidat dan Karma nyengir Kuda nil (#dicolokpakewasabisamakarma).

"Kenapa ada suara seseorang yang berteriak dari HPmu?" Tanya Kazune menyelidiki.

"Hahahaha… jangan membuat kaget dong, Kori no Ouji. Kau cemburu?" Seru Michiru, Pemuda bersurai caramel dan bermata Heterochrome yang keluar dari kelas sembari menggandeng seorang gadis moe.

"Perkenalkan, yang kalian kira pacarku ini Kujyou Kazune. Kalau yang Heterochrome itu Nishikiori Michiru. Disamping Michi ada Kujyou Himeka. Di belakang mereka ada Kuga Jin dan Kujyou Kazusa, yang sedang makan itu. Kazune, Kazusa, dan Jin kelas A, Himeka dan Michi Kelas B" Jelas Karin panjang lebar.

"Kalau ini, yang disamping ku ini Kanzaki Yukiko. Kalau yang bersurai merah itu Akabane Karma. Di sebelahnya ada Rio yang bersurai pirang. Kalau yang pigtails itu Kayano Kaede dan Shiota Nagisa. Kaede yang bersurai hijau." Jelas Karin lagi.

"Kalau yang ini…" Karin mengeluarkan Hpnya

"…. Ini Jiritsu Shikou Kotei Houdai, panggi saja Ritsu." Kata Karin lagi.

"Karin..Kau harus menjelaskan tentang hal ini." Kata Kazune.

"Dan kau berutang penjelasan tentang perkataan Kujyou-san." Kata Ritsu

"Aku takkan janji dengan kalian. Karena kedua hal yang kalian tahu tentang diriku itu adalah hal yang rahasia bagi yang lain." Kata Karin

"Baiklah kalau begitu." Kata Kazune sedikit lembut.

Setelah hal itu terjadi, murid kelas E kembali ke kelas mereka. Sementara itu, Kazune mengerutkan dahinya. Dan tanpa disadarinya, seorang pria bersurai strawberry blonde mengintainya dengan senyuman licik

.

.

TBC...
nah... bagaimana ceritanya?

komen ya...