#Tya's note
The Prince Doll UPDATE! Yeah!
Pertama-tama tya mau ucapin arigatou gozaimasu atas partisipasi minna-tachi yang sudah mau memfollow, favorite, maupun memasukan ff abal tya kedalam list bacaan minna-tachi sungguh tya sangat bahagia karena cerita tya bisa di terima dan di respon
Oh yah, ini juga sebagai traktiran tya dalam rangka ultah tya sih jadi yah smoga suka~
Dan jangan lupa riview karena riview minna-tachi bisa tya anggap sebagai kado untuk tya di hari bersejarah ini
Have read
Sidoarjo, 13 Januari 2017
Tes.. tes..
Bunyi tetesan air hujan yang berada di ujung daun menetes ke tanah. Udara yang sejuk dengan bau tanah yang basah di tambah biasan embun akibat hujan tadi malam mengawali hari yang pagi. Dimana sang mentari malu-malu bersembunyi di balik awan yang agak mendung. Meskipun begitu sinar nya masih tetap menyinari kehidupan di bumi.
"eugh.."
Leguhan kecil itu terucap dari bibir mungil seorang bocah yang sedang menggeliat di ranjang kecilnya. Sebuah kamar yang di dominasi oleh warna yang cerah seperti warna kuning dan orange menjadi background kamar sang bocah.
"hoam! Cudah pagi"
Ceklek!
Terdengar suara handle pintu yang di putar dan sedikit mengalihkan mata berwarna shapphire sang bocah yang sedang terbangun dari tidurnya sambil mengucek kedua mata nya.
"sudah bangun Naru sayang? Bagaimana perasaanmu? Apa ada yang sakit? Atau ada yang dingin? Beritahu Jii-chan Naru jangan membuat Jii-chan takut"
Nada cemas,takut,khawatir jelas terlihat di kalimat pertanyaan beruntun yang diajukan seorang pria yang menyebut diri nya Jii-chan dengan memeluk erat bocah yang masih belum sadar sepenuh nya dari tidur nyenyaknya semalam.
"Iluka Jii-chan ada apa? Nalu baik-baik caja kok Jiichan jadi Jiichan tidak pellu khawatil cama Nalu"
"benarkah Naru baik-baik saja? Tidak ada yang sakit kan?"
"heum! Nalu baik sangat baik Jiichan"
Cengiran polos di berikan bocah yang sebut saja Naruto kepada paman tercinta nya yakni Iruka. Lebih tepat nya Umino Iruka, pria yang memiliki bekas luka melintang di hidung nya itu adalah paman angkat Naruto yah bisa di bilang Iruka tidak memiliki ikatan darah dengan bocah bersurai pirang bernama Naruto itu.
THE PRINCE DOLL
By tyachan13
Disclaimer : Naruto beserta chara yang lain mutlak milik Masashi Sensei dan tentunya Naruto mutlak milik Sasuke begitupun sebaliknya XD
Warning : BL beb BL (Boys Love) jadi yang homophobic harap menjauh soalnya tidak dianjurkan hihihi :D :P
Pair : SasuNaru (forever) 3
Genre : Fantasy, Romace, Mystery (maybe)
Iruka dan Naruto tinggal berdua di rumah kecil yang sangat hangat di daerah ujung perkotaan bernama Konoha. Mereka berdua hidup dengan bahagia. Tawa, canda, kesenangan ada di setiap kehidupan mereka sehari-hari hingga pada hari kemarin tepat nya tanggal 9 Oktober Naruto, bocah bersurai pirang berwajah manis itu mendadak hilang pada sore hari sampai pada malam hari yang hujan lebat dan membuat Iruka panik dan menangis mencari Naruto kecil yang amat sangat di sayangi nya itu.
Meminta bantuan pada Hatake Kakashi teman Iruka mereka mencari kesetiap sudut,tempat yang mungkin biasa di datangi Naruto. Bertanya kepada teman sepermainan si bocah pirang di lingkungan tempat tinggal, mencari di taman yang biasa di datangi si pirang bersama paman nya sampai mencari di ujung hutan belum juga menemukan bocah yang hyperaktif itu. Hingga jam menunjukkan jam 2 pagi hujan lebat masih lah berlanjut Iruka sudah sangat putus asa untuk menemukan keberadaan malaikat kecil bagi nya itu.
Langkah kaki Iruka membawa nya entah kemana. Perasaan khawatir, takut memenuhi setiap pemikirannya hingga tanpa tersadar langkah kaki nya membawa nya pada sebuah rumah yang lumayan agak tidak terawatt terlihat dari dinding rumah nya yang mengelupas dan beberapa tanaman sulur berada di tiang rumah. Entah apa yang membuatnya terdorong untuk segera memasuki rumah itu yang Iruka rasakan adalah bahwa malaikat kecil nya, sang bocah pirang manis kesayangannya berada di dalam sana sendirian.
"Naruto! Naruto! apa kau ada di dalam Naru?! Ini Jii-chan!"
Tap.. tap.. tap..
Selangkah demi selangkah Iruka mendekat pada rumah yang tak berpenghuni itu. Dengan hati yang was- was Iruka sedikit menengokkan kepala nya ke kanan dan kiri.
"Naruto! hei bocah ini sudah malam apa kau tidak mau pulang?!"
"…"
Kriett…
Memantapkan hati untuk melangkah ke dalam rumah tersebut memutar handle pintu yang masih ada tersebut dan mendorong nya pelan Iruka dapat melihat bagaimana keadaan rumah yang sedikit terawat itu. Memasuki lebih dalam banyak terdapat perabotan yang ditutupi dan Iruka menduga bahwa ruangan yang dimasuki itu adalah sebuah ruang tamu. Bola mata Iruka sibuk merekam apa yang ada di sana dan menyisir tempat tersebut hingga mata nya tertuju pada perapian yang berada di pojok ruangan di sana terlihat benda? Berwarna pirang cerah. Tanpa berfikir panjang Iruka langsung menuju ke depan perapian itu dan terbelalak mata nya melihat bocah yang di cari nya meringkuk dengan sebuah selimut tebal dan sedang memeluk sebuah boneka rubah.
"NARUTO! bangun Naruto! heyy bangun sayang!"
Menepuk kedua pipi gembil sang bocah, sang paman mencoba membangunkan bocah yang terlihat tertidur lelap itu. sambil memeluk tubuh Naruto dan berucap penuh rasa syukur kepada Kami-sama karena Naruto telah di temukan membuat Iruka menangis bahagia. Mengambil handphone nya di balik saku mantel jas hujan nya untuk menghubungi Kakashi.
"moshi-moshi! Kakashi aku menemukan Naruto!"
"…"
"iya, dia bersama ku sekarang"
"…"
"entalah aku juga tidak tahu ini ada dimana tapi aku akan segera pulang membawa Naruto"
"…"
"saat ini Naruto sedang tidur. Iya aku akan segera pulang"
"….."
"jaa"
Menutup telephone nya Iruka menatap penuh kasih sayang pada Naruto yang terlelap di pangkuan Iruka.
Setelah memastika bahwa hujan sudah agak reda Iruka menggendong tubuh mungil Naruto dan berjalan keluar rumah tua itu. Melangkah dengan pasti keluar rumah sesaat Iruka memandang ke atas langit malam dimana langit malam tersebut terlihat sangat polos hanya ada beberapa bintang saja tentu sang Rembulan dengan sinar nya yang begitu cantik menjadi dasar langit malam tersebut. Untuk beberapa saat membuat Iruka terpukau akan cahaya yang cantik itu. Layaknya bulan purnama di mana sang rembulan membentuk bentuk sempuna nya yakni bundar utuh dengan sinar nya yang menerangi bumi.
"eugh.. Kyuu-nii"
Suara leguhan dari bibir mungil Naruto yang berada di gendongan Iruka sedikit membuyarkan keterpukauan Iruka akan rembulan di atas. Melanjutkan langkah nya yang tertunda Iruka beserta Naruto yang berada di gendongannya berjalan menjauh dari rumah tua tersebut hingga beberapa saat Iruka merasa ada seseorang yang memperhatikannya di pintu itu dan mengantarkannya dengan senyum perpisahan yang tersampaikan oleh hembusan angin yang membawa kelopak bunga sakura.
"sudah saat nya. Dimana kehidupan ke 7, takdir mu telah di garis kan. Wahai putra mahkota kini hidup mu untuk memenuhi takdir itu akan berjalan dan menuntunmu untuk meraih kebahagiaanmu kelak dan tolong jaga Naruto baik-baik"
THE PRINCE DOLL
"iluka Jii-chan?"
"…"
"Jii-chan"
"eh! iya, ada apa Naru?"
Iruka yang sempat melamun memikir kan kejadian kemarin tentang hilang nya Naruto harus terganggu dengan panggilan Naruto dan mengadu kalau sang bocah hyperaktif berumur 5 tahun itu lapar.
"Jii-chan Nalu lapal, bica kita makan sekarang?"
"hai' hai' tapi sebelum itu Naru mandi dulu Jii-chan akan memasak dulu yah sayang"
"hai'"
Selepas kepergian Naruto yang langsung turun dari ranjang tanpa merapikan tempat tidur menuju kamar mandi Iruka menatap punggung bocah berumur 5 tahun itu pergi sampai pandangannya tertutupi oleh pintu.
"Hahh.. Naruto.."
Helaan nafas Iruka hembuskan seakan sejak tadi dia menahan nafas tanpa bisa menghirup oksigen dengan bebas. Bersiap berdiri dari ranjang mungil sang bocah tiba-tiba,
Sret brukk!
Iruka mengalihkan pandangannya ke bawah dimana sebuah boneka berbentuk rubah besar seukuran guling terjatuh dari tempat tidur. Membungkukkan badan untuk mengambil boneka rubah berwarna orange dengan Sembilan ekor boneka rubah itu Nampak hidup meskipun terlihat hanya sebuah boneka yang lucu menggemaskan apalagi dengan Sembilan ekor di belakangnya menjadi kannya sangat menggemaskan.
"Kyuubi"
Slash!
Untuk beberapa detik Iruka terpaku dengan badan yang sulit untuk di gerakkan. Sesaat setelah Iruka menyebutkan 'Kyuubi' seliintas di mata boneka itu berkilah merah dan itu membuat Iruka langsung meletakkan boneka rubah berekor Sembilan itu di atas tempat tidur dan langsung pergi menuju dapur untuk membuat sarapan.
Kriett…
Kriett…
Selepas kepergian Iruka yang tidak menutup pintu kamar Naruto yang memang dari awal tidak di tutup dan terbuka lebar perlahan menutup dari dalam seakan ada yang menutupnya. Sekilas di lihat dari celah pintu yang setengah tertutup itu ada bayangan hitam memanjang yang terkena sinar matahari dan udara di dalam kamar itu mendadak dingin dan menyeramkan.
Kriett..
Perlahan namun pasti pintu bercat putih itu menutup dengan sendiri nya dan terdengar geraman-geraman kecil yang berasal dari dalam kamar Naruto hingga suara detuman pintu tertutup dengan sempurna dan suara geraman itu menjadi agak keras.
TBC
Njjiirrr~~~ tya merinding masak? xD xD
Entah kenapa kesannya ff ini horror begitu yah? Apa cuman perasaan tya saja? Au ahh senyap *sembunyi dibawa guling wkwkwwkwk
Yes yes tya mau jawab pertanyaan minna tachi
Park RinHyun-Uchiha : yups! Kyuu-nii ada di dalam boneka tersebut
Nyariin si sasu? Tungguin beberapa chap lagi oke? :D sankyuu semangatnya~
Diena Luna no Azalea : wahh.. tya seneng bgt deh ada yang merasa erhibur dengan ff tya yang abal ini
Cerita awal akan menceritakan kisah si naru kecil dan kemungkinan besar bakalan ada percepatan scene sih jadi smoga tidak mengecewakan. Kapan ketemu Sasu nya mungkin beberapa chap kedepan dan masalah apa si Sasu itu pangeran apa bukan itu masih rahasia perusahaan jadi untuk saat ini masih rahasia hohoho XD siapa si nenek? Nenek tya mungkin lagi pengen eksis di ff #plak! :P becanda itu nenek masih misterius jadi tya masih bingung itu nenek siapa :v udah di lanjut~ :D
Gyumin4ever : wkwkkwkw iyah naru ngegemesin bgt XD he'em saatnya si Kyuu-nii jagain naruchan kapan si sasu muncul? Insyaalah klo gak ada halangan si sasu muncul di beberapa chap kedepan jadi tungguin aja~ :D
Biybuy : Kapan naru ketemu sasu? mungkin beberapa chap kedepan jadi tungguin aja~ :D ini di lanjut terima kasih sudah menunggu dengan setia
Michhazz : yah~~ si naru emang gak inget apa2 dan gak tau apa2 mi-chan jadi wajar reaksinya gitu.
Tya akan menjadi jahat untuk tidak mempertemukan si sasu ama naru di chap ini hihihihi #smirk
Ahh! Sebenernya bukan salah di flamernya juga sih karena tya juga bilang boleh flamer skalian gakpapa tapi yah mana tau kalau Bahasa nya loe-gue-end gitu kan tya kaget~ hiks hiks hihihihihihih XD :v
Hai' gambarimasu yo! :D
#24102016
Hah~ akhirnya chap 2 rilis juga~ smoga suka
Jaa matane~~~~
Sidoarjo, 13 Januari 2017
Tyachan13 :*
