Chapter 6: bertemu dengan salah satu mou
Pagi yang tenang di hari minggu ini, kita beralih ke sebuah apertement yang tidak begitu besar, tapi terkesan minimalis, dua orang err ralat dua iblis berbeda gander sedang tertidur dengan nyamannya di satu kasur yang sama, tak berselang lama iblis bergander laki laki tersebut bangun.
"hoammm,,, sudah pagi ya, dan apa ini kenapa badanku terasa berat" kata laki laki berambut kuning aka naruto, naruto pun membuka selimut yang menutupi tubuhnya, seketika itu juga dia kaget dan darah mulai mengalir dari hidungnya. (naruto mulai mesum, wkwkwk)
"hmmm,,,, " sang iblis perempuan aka sona membuka mata karena merasa selimut yang menyelimutinya menghilang, sona mendongakkan kepala,dan mereka saling tatap menatap mata, ungu bertemu hitam.
"ohayou naruto,," kata sona saat sadar, naruto masih meloading
20 %
50 %
75 %
99 %
100 % complite
"HUAAAA,,,, k-kenapa k-kau ada di sini k-kaicho, d-dan k-kenapa aku dan kau telanjang" naruto berteriak dengan indahnya, dan langsung menjauh dari sona.
"kau lupa kejadian semalam naruto ?" kata sona
"hm,,, ah, ya aku ingat aku terkena anak panah,,, dan kaicho kau belum menjelaskan kenapa kita telanjang, j-jangan bilang aku melakukan 'itu' kepada kaicho" ucap naruto was was
"baiklah,, untuk menyembuhkan luka mu aku harus membuka seluruh pakaian kita, apa kau mengerti dan kau tenang saja kita belum melakukan 'itu'" kata sona 'ya setidaknya belum' lanjut sona dalam hati
"huft,, syukurlah,,, emm kaicho lebih baik kau memakai bajumu" kata naruto melihat sona dari atas ke bawah dengan wajah merah (itu namanya rejeki naruto,, plakk)
"memang kenapa, bukannya laki laki senang jika melihat perempuan telanjang, atau kau tidak mau melihat tubuhku yang mempunyai payudara kecil" kata sona dengan nada sedih dan melihat kearah lain, takut jika naruto tidak mau menerima tubuhnya yang memiliki bukit bukan gunung (plakk,, di tampar sona).
"b-bukan begitu kaicho" naruto meraih kedua tangan sona, namun sona tetap melihat arah lain jadi naruto memegang ke dua pipi sona, dan mengarahkan wajahnya malihat wajah naruto.
"aku menyukaimu apa adanya sona bahkan aku lebih dari sekedar suka, aku cinta kau sona" naruto berkata dengan sungguh sungguh bahkan dia memanggil sona dengan nama nya.
Sona hampir menangis waktu tau jika naruto juga menyukainya, lalu ia bilang "k-kalu begitu buktikan naruto" perintah sona
Naruto memajukan sedikit demi sedikit wajahnya, sedangkan sona yang mengetahui jika naruto akan menciumnya memejamkan mata, 'CUP' naruto menempelkan bibirnya, namun tak lama kemudian dia mulai menghisap bibir sona.
"engghh,," desah sona, naruto menggigit pelan bibir sona untuk meminta persetujuan, sona pun membuka mulutnya dan langsung saja lidah naruto masuk ke mulut sona dan bermain dengan lidah sona, dia mencoba merasakan rasa dari mulut sona
"enggmm,, engmm,,," erang sona semakin menjadi, beberapa menit kemudian sona memukul dada naruto, karena dia sudah kehabisan nafas, naruto yang mengerti akhirnya melepaskan ciumannya, terciptalah jembatan dari air liur yang menyambungkan ke dua bibir tadi.
"Hahhh,,, Hahhh,, bagaimana sona kau sudah percaya ?" Tanya naruto, sona hanya menganggukkan kepalanya, dan memeluk naruto dengan erat.
"tapi,, aku belum sepenuhnya percaya naruto,, sebelum kau melakukan 'itu' pada ku" jawab sona
"baiklah,, tapi tidak sekarang", sona menganggukkan kepalanya di dada naruto
"arigato naruto, dan apakah kita sekarang sepasang kekasih?" Tanya sona
"itu terserah kau saja kaicho"
"mou,, baiklah kita kita adalah kekasih dan jangan panggil aku kaicho lagi, panggil aku sona naruto- kun"
"baik lah jika itu maumu sona- chan" kata naruto, setelah agak lama dalam posisi berpelukan, sona memecah keheningan.
"sebaiknya sekarang kau mandi karena kita akan ke dunia bawah hari ini, aku akan memperkenalkan mu kepada keluarga ku" kata sona menjelaskan
"baiklah,, tapi bisakah kaumelepaskan pelukanmu sona- chan, berpelukan denganmu memang menyenangkan tapi kita bisa melanjutkannya nanti " kata naruto sambil menggoda sona
Muka sona memerah dan dia langsung mencubit pinggang naruto, sebelum melepaskan pelukannya
"cepat sana mandi" perintah sona
"iya,,iya,, memangnya tadi siapa yang memelukku " balas si kuning, narutopun berlari ke kamar mandi,sedangkan sona wajahnya memerah dan nelemparkan barang kearah naruto, tapi hanya mengenai pintu kamar mandi, sona melihat jam dan menghilang dalam lingkaran sihir setelah memakai baju tentunya.
-time skip- setelah mereka (naruto & sona) bersiap
Apartement naruto
Di dalam apartement naruto terdapat dua sosok yang berbeda gender mereka adalah naruto dan sona, Naruto memakai kaos hitam berlambang kipas kecil di bagian belakang atas kaos dengan garis oranye di lengannya, berlengan pendek dan celana jeans hitam, sedangkan sona memakai kaos putih dengan rok selutut berwarna ungu.
"baiklah apa kau sudah siap naruto- kun ?" Tanya sona
"y-ya sona- chan" kata naruto agak gugup
"kita akanmenggunakan kereta milik klan sitri, jika kau bertanya kenapa menggunakan kereta, itu karena ini merupakan pertama kali kau akan ke dunia bawah" jelas sona
"baiklah sona- chan" kata naruto, sonapun membuat llingkaran sihir menuju ke kereta milik clan sitri.
Di dekat kereta milik clan sitri
Muncullah lingkaran sihir has clan sitri, dari lingkaran sihir itu keluarlah naruto dan sona, naruto dan sonapun masuk ke kereta dan mencari tempat duduk, setelah mereka duduk kereta berangkat menuju dunia bawah.
Sekarang posisi duduk naruto dan sona adalah sonaduduk dengan kepala di sandarkan ke bahu milik naruto begitupun dengan naruto, dia menyanderkan kepalanya ke kepala sona. (mentang mentang baru jadian,,, cieee,, plakk)
Beberapa jam kemudian kereta sampai di dunia bawah, naruto mengikuti sona karena dia belum tau jalan di dunia bawah (bilang aja gak mau jauh dari sona,, ciee,, plakk)
Naruto pov
Sekarang aku mengikuti sona ke rumah tou- samanya, setelah lama berjalan aku melihat pagar besar yang terbuat dari besi dan di jaga oleh 4 prajurit, dan prajurit itu langsung membuka pintu gerbang setelah mereka mengetahui bahwa sona yang datang menurutku.
"selamt datang sona- sama siapa yang bersama anda ?" Tanya prajurit
"dia bidak baru ku" kata sona 'sekaligus kekasih baruku' lanjut sona dalam hati
Naruto pov end
"kita sudah sampai naruto- kun" kata sona
"woahh,,, besar sekali rumahmu sona- chan" , " ayo masuk naruto- kun" lanjut sona, naruto dan sona melangkahkan kaki mereka ke dalam rumah tersebut
Setelah di dalam sona menanyakan suatuhal kepada dayang "di mana tou-sama dan kaa-sama ?" kata sona
"tuan, nyonya dan serafall- sama ada di ruang baca sona- sama", "nee- sama ada di rumah ?" lanjut sona
"iya sona- sama " kata salah satu dayang, sonapun melanjutkan perjalanannya ke ruang baca (perpustakaan kalo gak tau,, plakk) dan naruto cuma membuntuti sona.
Saat sampai di ruang baca sona langsung masuk
"tou- sama" kata sona memanggil ayahnya, namun ada perempuan yang berlari yang bisa membuat flash iri akan kecepatan larinya, dan dengan cepatnya dia langsung memeluk sona dan membenamkan kepala sona di oppainya (author mau dong,, plakk)
"so- tan" kata perempuan tersebut "nee- sama sangat merindukanmu" lanjut perempuan tersebut dengan nada childish, naruto yang melihat itu hanya sweetdrop.
"nee- sama se-sesak" kata sona tetapi perempuan tersebut tetap membenamkan kepala sona di kedua oppainya yang jumbo, "serafall, lepaskan adik mu nanti dia kehabisan nafas" kata wanita paruh baya, serafall pun melepaskan kepala sona dari dadanya yang jumbo (wow,,plakk).
"mouuu,, kaa-sama tapi aku masih kangen"lanjut serafal sambil memanyunkan bibirnya (ngambek nih,, plakk,,)
"hahh,,hahh,, hahh,," Sona yang sudah terlepas dari dada maut langsung mengambil nafas sebanyak banyaknya dan memberikan nee- samanya death glare.
"tidak biasanya kau pulang sekarang sona, ada apa ?" kata kaa- sama sona
Sona yang mendengar ucapan kaa-sama nya pun menghentikan death glare pada nee- sama nya.
"aku akan memperkenalkan perrage baruku pada kalian, naruto kun perkenalkan dirimu" perintah sona
Narutopun maju "baiklah, hajimemashite. Watasi wa uciha naruto desu, panggil aku naruto karena aku tidak suka formalitas dan aku adalah pion dari sona- sama salam kenal" kata naruto dengan senyum "Dan dia adalah kekasihku" lanjut sona protective dan penuh penekanan saat melihat nee- channya memperhatikan naruto
"kyaa,, dia sangat imut,,," serafall langsung saja mencubit kedua pipi naruto "t-tunggu apa!,, k-kekasih" lanjut serafall sambil melihat dan mencubit pipi berkumis naruto.
"t-tidak aku tidak merestuimu sona,, dan aku harus mengetesmu dahulu baru menjadi kekasih sona" lanjut sarafall proectiv sambil menunjuk naruto, setelah melepaskan cubitannya tentunya.
"aku tidak butuh saranmu nee- sama lagi pula kau kan maou, mana bisa menang jika naruto melawanmu" kata sona sambil mendorong kacamatanya agar tidak jatuh
"nee- sama cuma ingin mengetes pacarmu jadi walau kalah tidak apa apa" lanjut serafall
"apa arti maou sona ?" Tanya naruto, "maou adalah iblis penguasa di dunia bawah naruto, dan nee- sama ku adalah salah satu mou" jelas sona
"tidak apa apa sona aku ingin tau kekuatan seorang maou, tapi bertandingnya besok saja dan hanya keluarga sitri yang boleh melihatnya" syarat naruto
"baiklah dan sebelum itu perkenalkan, Watasi wa serafal sitri atau lebih di kenal serafal laviathan desu, dan apakah mou lain tidak boleh melihatnya ?" lanjut serafall
"tidak, karena aku tidak akan menunjukkan kekuatanku jika ada iblis lain selain iblis klan sitri" kata naruto tegas
"apa tidak apa-apa naruto ?" Tanya sona, naruto pun melihat sona
"tenang saja sona- chan apapun akan aku lakukan untuk mendapatkanmu" kata naruto dengan sungguh sungguh "dan apa kau mempunyai tempat latihan" lanjut naruto
"baiklah aku percaya padamu naruto- kun,,, dan ikuti aku" kata sona
Saat itu seharian naruto berlatih menggunakan kagebushin, berlatih cara mempertahankan mata sharinggan, mencari elmen apa saja yang diilikinya, serta mencoba jutsu pada mata sharinggan, dan masih banyak yang coba naruto lakukan seperti sannin mode yang hanya bisa bertahan sebentar. Ohya hampir lupa karena naruto menjadi iblis cakra di dalam tubuhnya meningkat tetapi kekuatan demonic power nya tidak ada (biar author lebih gampang,, plakk,,), dan jumlah cakra di dalam tubuh naruto seperti 3 orang uzumaki yang sudah dewasa.
TBC
Karena malas yang mau nunggu waktu besok jadi sekalian saya update...
Dan untuk jadwal update masih belum tentu karena saya sedang magang oleh karena itu saya mohon maaf sebelumnya...
Dan sekarang saya magang di desa ngeringin rejo kab. Kalitidu bojonegoro... (ya siapa tau ada yang ingin bertemu author yang tamvan ini,,, plakk,,,)
Sampai jumpa di kesempatan lain...
