Chapter 7: pertarungan
Disclaimer : naruto dan dxd bukan punya saya titik.
Warning : typo berserakan, bahasa terserah author, sharinggan naru!, dan masih banyak lagi sampai author males yang mau nulis.
Rating : M 'takut ada ehem ehemnya,,,,(muka mesum)'
A/N : jawaban review ada di bawah, gak suka jangan di baca.
Chapter sebelumnya...
Saat itu seharian naruto berlatih menggunakan kagebushin, berlatih cara mempertahankan mata sharinggan, mencari elmen apa saja yang diilikinya, yaitu elmen dasar api dan petir, serta mencoba jutsu pada mata sharinggan, dan masih banyak yang coba naruto lakukan seperti sannin mode yang hanya bisa bertahan sebentar. Ohya hampir lupa karena naruto menjadi iblis cakra di dalam tubuhnya meningkat tetapi kekuatan demonic power nya sedikit hanya bisa untuk membuat lingkaran sihir transportasi (biar author lebih gampang,, plakk,,) sedangkan untuk serangan naruto sering menggunakan cakra, dan jumlah cakra di dalam tubuh naruto seperti 1 orang uzumaki yang sudah dewasa, karena naruto sudah direnkarnasi menjadi iblis.
Saat hari pertarungan ...
Di sebuah kamar kita bisa melihat dua ekor iblis berbeda gender sedang tidur dengan mata tertutup (yaiyalah.. plakk), sesaat ke mudian iblis yang bergender perempuan membuka kelopak matanya, danterlihat lah mata yang berwarna violet, ia mendongak menatap kekasihnya serta mencuri sebuah ciuman kecil dari kekasihnya yang masih tertidur dengan lelap, tak berselang lama iblis berambut kuning itupun terbangun karena terganggu, dia membuka kelopak matanya dan tampaklah mata berwarna hitam.
"hoamm,,, sudah pagi ternyata" kata pemuda berambut kuning yang kita tau bernama naruto
"ohayou,,, naruto –kun" kata kata iblis bergender perempuan aka sona
Naruto pun menunduk "ohayou mo,, sona –chan " kata naruto sambil tersenyum kecil
"Bukankah tadi malam aku sudah mengunci pintu sona –chan, kenapa kamu bisa masuk ?" lanjut naruto
"aku tadi malam menggunakan lingkaran sihir naruto –kun" balas sona sambil menatap naruto dengan rona merah tipis
Naruto pun menatap sona memegang dagu sona dengan tangan kanannya lalu menciumnya sekilas
"morning kiss sona –chan" ucap naruto menggoda sona, sedangkan sona yang mendengarnya semakin merona (rasakan,, plakk), dan semakin menenggelamkan wajahnya di dada bidang naruto.
"hum,,, sona –chan bisa kau melepaskan ku, aku akan mandi", "atau kau mau ikut aku mandi" lanjut naruto sedangkan sona wajahnya sudah memerah karena naruto terus menyerangnya
(selanjutnya kalian ber-imajinasi sendiri ya, author masih polos soalnya,,, plakk)
- skip time -
Setelah sarapan pagi naruto sudah siap kalah latih tanding dengan sarafall, karena dia tau bagaimanapun nee- sama sona adalah salah satu pemimpin di underworld, tapi dia harus berfikir positif bahwa dia akan menang, tidak ada salahnya berharap bukan.
"Baiklah naruto kau akan di transfer dengan lingkaran sihir ke dunia buatan, agar tidak ada yang tau bahwa ada pertarungan" ucap tou –sama sona
"baik, t-tou –sama" ucap naruto kikuk, pasalnya saat makan malam kemarin orangtua sona menyuruh naruto memanggil mereka tou –sama dan kaa –sama.
Lalu di bawah kaki naruto dan serafall terdapat lingkaran sihir dengan lambang khas sitri.
Saat ini naruto berada di dalam dunia buatan yang sengaja di buat untuk pertarungan antara dirinya dan serafal leviathan, naruto memakai baju kaos hitam polos dengan celana hitam dengan garis merah di pinggir nya agar memudahkannya bergerak dan pedang kusanagi no tsurugi bertengger manis di punggungnya, sedangkan sarafall menggunakan baju tarining berwarna putih dengan celana berwarna biru langit
Naruto memendang sekeliling untuk menganalisis tempat sekitarnya, langit berwarna ungu kemerahan, hamparan rumput hijau luas tanpa ada satu pohonpun di sekitarnya.
"baik, pertarungan antara uciha naruto melawan serafall leviathan akan di mulai dalam...
- 3 –
- 2 –
-1 – mulai"
"Sharinggan" ucap naruto pelan dan terjadi perubahan pada mata naruto yang tadinya hitam sekarang berubah menjadi merah dengan 3 tomoe mengelilingi dan berputar pelan.
[di luar arena hampir semua keluarga sitri terkejut dengan perubahan mata pada naruto, kecuali sona karena di sudah mengetahuinya.]
namun naruto dan serafall masih belum ada yang memulai untuk saling menyerang, mereka masih saling memprediksi kekuatan lawan masing-masing.
Tak mau menunggu lebih lama serafall mengeluarkan lingkaran sihir berukuran kecil di sekitarnya dan keluarlah tombak es yang berjumlak sepuluh buah melesat lumayan cepat ketempat naruto, tetapi naruto mengambil langkah cepat dengan menghindari semua serangan serafall yang berhasil di prediksi oleh mata nya.
Serafall tidak tinggal diam dia membuat lingkaran sihir yang lebih besar dari sebelumnya, dan dari lingkaran sihir tersebut keluar 20 naga sepanjang 2 meter yang siap menyerang naruto, naruto yang melihatnya segera melakukan gerakan head seal.
"katon : goukakyou no jutsu"
dari mulut naruto keluarlah bola api yang besar membuat seluruh naga buatan serafall menjadi uap dan menghilang.
"woahh,,, kau hebat calon adik ipar" kata serafall dengan nada childish "tapi pertarungan masih panjang" lanjut serafall santai
"terimakasih kakak ipar,, tapi benar katamu,, pertarungan masih panjang" balas naruto
Serafall pun membuat lingkaran sihir lain dan menembakkan demonic power, sedangkan naruto dengan mudah menghindari demonic power itu (berterima kasihlah pada mata kutukan uciha, naruto), melihat hasilnya yang sia-sia sarafall pun menghentikan tembakan demonic powernya.
"mouu,,, kenapa kau cuma bertahan naru –tan" kata serafall dengan nada cildish
"karena aku tak, tidak maksudku takut melukaimu kakak ipar" ucap naruto agak keras
"tenang saja naru –tan, kau lupa aku adalah salah satu maou" ucap serafall menenangkan naruto
"baiklah, jika itu maumu serafall –sama" ucap naruto formal
Setelah selesai berbicara naruto langsung melesat dengan cepatnya ke arah serafall, serafall yang melihat naruto melesat dengan cepat segera membuat dinding es di dipannya, tetapi itu sia-sia karena naruto berhasil nenembusnya dengan mudah, menggunakan pedang yang yang di tebaskan dan masih di selimuti cakra apinya.
Sesaat setelah sampai di depan serafall naruto langsung menebas serafal dengan pedangnya secara acak (hozontal,diagonal, vertical) terus menerus, namun serafall bisa menghindar dengan mudah setelah menebas selama 20 menit namun hanya menggores sedikit tubuh serafall, naruto yang merasa tidak ada perkembangan naruto pun berhenti menebas dan menjauh, atau kita sering sebut mengambil jarak (plakk...)
"ternyata kau hebat juga serafall –sama" ucap naruto memuji
"mou,, naru –tan aku kan seorang maou, sudah pasti hebat. tapi permainan pedang naru –tan hebat kok sampai bisa menggoresku" jawab childish serafall
"terimakasih pujiannya serafall -sama tapi kita harus mengakhiri pertarungan ini secepatnya,,," naruto menutup mata dan mengalirkan labih banyak cakra ke kedua matanya tidak sampai dua detik naruto telah membuka matanya yang berbentuk surikan dengan enam sudut atau lebih di kenal eksternal mangekyou sharinggan (ems sasuke).
"wah,, naru –tan punya banyak mata, sugoi nii" ucap serafall dengan binar di matanya, "baik ayo serang aku lagi naru –tan" lanjut serafall
"baiklah"
'cting'
Tak sampai satu detik setelah naruto selesai berbicara, serafall harus di kejutkan dengan adanya pedang yang hampir mengenainya, namun dengan refleknya dia berhasil menangkis pedang tersebut dengan pedang yang tadi sudah di siapkannya di lingkaran sihirnya.
'ctang'
'cting'
'krak,,,'
Serafall terkejut ternyata pedangnya mengalami retakan
'cting'
'krakkk,,, takk'
Serafall kembali harus terkejut karena pedang miliknya patah jika beradu dengan pedang milik naruto yang notabennya lebih tipis dari pedangnya, serafall yang masih ingin hiduppun langsung mengambil jarak antara dia dan naruto.
Naruto yang melihat serafall mengambil jarak, tenang tenang saja, dia malah mengangkat kedua tangannya dan menyilangkan jari telunjuk dan tengah tangan kanan dan kirinya.
"kage bushin no jutsu" bisik naruto
'boftt'
Tiba-tiba di sekitar naruto terdapat asap setelah asap menghilang, nampaklah naruto yang kini berjumlah tujuh.
[di luar arena hampir semua keluarga sitri terkejut dengan adanya naruto yang berjumlah tujuh, termasuk sona dia juga terkejut.]
Naruto menunjuk serafall "serang,," kata naruto, semua bushin naruto pun menyerang serafall dari arah yang berbeda, sedangkan serafall yang merasa terancam dengan bushin naruto membuat lingkaran sihir yang cukup besar yang mengelilinginya dan mengeluarkan sejumlah jarum es yang langsung melesat ke semua bushin naruto seperti peluru, bushin naruto yang melihat bahaya bersiap siaga, jarum es itu mencoba menusuk seluruh bushin naruto yang bertahan cuma dengan kunai yang mereka miliki, satu per satu bushin naruto menghilang menjadi asap karena jika terkena sedikit saja goresan jarum es serafall maka daerah di sekitarnya akan membeku.
Naruto yang sudah mendapat ingatan dari bushinnya langsung berfikir bagaimana cara yang paling tepat agar terhindar dari jarum es itu.
Naruto yang sudah mendapat pencerahan (plakk,,,) maksudnya ide langsung menyuruh salah satu bushinnya untuk mempraktekan, bushin naruto pun langsung menggunakan ide dari bosnya.
Di tempat serafall kini nampaklah satu bushin yang berhasil menembus hujan jarum es itu dengan cara melapisi tubuhnya dengan cakra api yang membuat dia seperti gost raider (plakk,,).
Sedangkan serafall yang terkejut ternyata ada yang berhasil menembus hujan jarumnya langsung membuat tombak di belakang bushin naruto
'jlebb,,,"
'poftt'
Bushin naruto yang terakhirpun menghilang.
Serafall yang tidak kelihatan kelelahan begitu pula naruto
Serafall melanjutkan serangannya dengan membuat lingkaran sihir besar hingga melingkupi setengah arena, naruto yang melihat lingkaran sihir yang jauh lebih besar dari sebelumnya pun mengalirkan lebih banyak cakra ke seluruh tubuhnya termasuk matanya.
Dari dalam lingkaran sihir serafal keluar keluar ribuan tombak es berukuran besar, dengan naruto sebagai pusat semua tombak yang melesat.
[di luar arena sona terkejut dengan kakaknya yang sepertinya akan membunuh naruto, airmatanya mengalir perlahan dari kelopak matanya, saat dia akan pergi ke arena dengan lingkaran sihirnya dia di tahan oleh tou –samanya, saat dia menoleh ke tou –samanya dan tou –samanya hanya menggeleng pertanda dia tidak boleh ikut campur, sona hanya bisa meminta maaf terhadap naruto yang menyerupai bisikan.]
Naruto yang melihat ribuan tombak es yang ukurannya 3 kali lebih besar dari yang sebelumnya, melesat dengan cepat dan akan menusuk dirinya kurang dari 5 meter segera bergumam "susano'o"
[di luar arena sona berteriak 'NARUTO…']
Sedangkan di arena tepatnya di depan tubuh naruto terdapat tulang rusuk yang terbuat dari cakra berwarna merah ke unguan, melindungi tubuh naruto dari puluhan tombak yang terus berdatangan.
'kretek,,,,'
'krak,,,,,'
'krakk,,,,'
Setelah 1 menit susano'o naruto mengalami keretakan parah jadi naruto menambahkan cakra mengalir lebih banyak ke bagian susano'onya, susano'o naruto pun berubah dari yang awalnya hanya tulang menjadi memiliki seperti otot, terus berbentuk sampai membentuk susano'o sempurna dengan topeng mirip kepala rubah yang sedang menunjukkan gigi tajamnya, berambut agak panjang ke belakang, Mata berwarna merah, dengan sepasang tangan di pinggang kirinya terdapat sebuah pedang samurai, dengan tinggi susano'o Cuma 10 meter.
5 menitpun berlalu dan tombak es sudah tidak menyerang naruto, lebih tepatnya di berhentikan oleh serafall.
debu asap mengepul dari tempat naruto, setelah beberapa saat debu asap menghilang tampaklah sosok raksasa yang berwarna ungu kehitaman dengan mata berwarna merah dengan naruto yang berada di bangian badan.
Semua orang yang melihatnya kaget atau dikenal dengan syok (yaiyalah,,,plakk,,), karena dia bisa menahan serangan serafall yang termasuk kategori serangan pemusnah.
Sedangkan naruto di dalam susano'o kelelahan karena staminanya habis, apalagi dia baru belajar teknik ini kemarin, dari mata kanan naruto keluar darah yang terus mengalir, jadi naruto terlihat seperti menangis darah di wajah sebelah kanan.
"aku harus kuat,,,,, amaterasu" saat naruto melihat serafal dia langsung membisikkan salah satu jutsu mata eksternal mangekyou sharinggannya.
Serafall yang merasa bahaya langsung membuat dinding es agak tebal di depannya, dan benar saja tiba-tiba di dinding es yang ada di depannya langsung terbakar oleh api hitam sehingga dinding es tersebut menjadi uap barulah api hitam itu padam.
dan dari mata sebelah kiri naruto juga terdapat darah yang mengalir, sehingga naruto sekarang terlihat seperti menangis darah, naruto yang sudah tidak kuat terjatuh susano'onyapun menghilang perlahan.
Sona yang melihat itu langsung melepaskan pegangan tou –samanya dan menghilang dengan lingkaran sihir menuju naruto –kunnya (cieee,,,,).
Naruto sudah pasrah akan badannya yang akan menghantam tanah memejamkan matanya, tetapi sebelum badannya menghantam tanah naruto merasakan badannya di tangkap oleh seseorang.
narutopun membuka kembali matanya, yang dia lihat pertama kali adalah wajah sona yang terlihat khawatir, lalu sona membaringkan naruto dengan kepalanya yang berwarna berwarna kuning tai (plakk,,,) berada di kedua pahanya.
Naruto yang melihat sona menangis menjulurkan tangannya untuk menghapus air mata sona.
"kau kenapa sona -chan,,," naruto berbicara dengan lemah
"bodoh,,, hiks,, hiks,, k-kenapa kau rela terluka seperti ini bodoh,,, hiks" ucap sona dengan isakan
"hehehe,,, ini semua ku lakukan untuk orang yang berharga bagiku"
"s-sudah j-jangan bicara lagi,, hiks,,"
"kau tenang saja sona -chan ini hanya luka ringan, uhuk,, uhukk,," kata naruto sambil batuk darah
"n-naruto –kun"
"shhhh,,,biarkan seperti ini dulu, aku lelah mau tidur dulu sona –chan, oyasumi" kata naruto sambil menutup matanya perlahan.
"N-NARUTO -KUN,,,," sonapun memeriksa nadi naruto, 'huhh' sona membuang nafas lega karena naruto masih hidup, dan dia langsung menghilang dalam lingkaran sihir.
Di sebuah kamar tepatnya di atas kasur terdapat lingkaran sihir, dan dari lingkaran sihir tersebuut keluarlah sona yang sedang memangku naruto di atas kasur, dia membuka baju naruto mengusap wajah naruto sehingga tidak ada lagi noda darah wajahnya.
Dia sangat teliti saat mengusap wajah dan seluruh bagian atas naruto sehingga secara tidak sadar dia mulai memajukan wajahnya sedikit demi sedikit dan mengambil sebuah kecupan ringan dari bibir naruto.
Sesaat setelah dia mencuri kecupan wajahnya kembali menyendu, memikirkan apa yang tadi naruto ucapkan terhadap dirinya, ya saat naruto berbicara bahwa dia adalah seseorang yang sangat berarti di dalam hidum naruto, tiba-tiba dia merasakan sesuatu di dalam dirinya menghangat, sona menggelengkan kepalanya berharap perasaannya akan hilang karena sekarang naruto sedang sakit jadi sebagai istri (baca calon istri) yang baik dia harus merawatnya.
Sona yang sudah tersadar dari lamunannya langsung melepas semua pakaian naruto hingga naruto tidur tanpa baju.
Dan sona pun melakukan hal yang sama agar dia bisa mempercepat regenerasi naruto yang mungkin terluka karena melawan kakaknya tadi.
Saat sona melepaskan baju nya terlihatlah kulit putih mulus tanpa cacat dan bra berwarna hitam menutupi payudaranya yang indah walaupun kecil, tapi sona lebih suka bilang bahwa mereka masih dalam masa pertumbuhan(ohoho,,,), sedangkan setelah dia melepas roknya terpampang kulit putih mulus tanpa cacat (yaiyalah masa di atas putih di bawah hitam emang zebra,,, plakk,,), dengan CD berwarna hitam.(selanjutnya kalian banyangkan sendiri saja soalnya seperti yang author bilang author masih suci dan juga polos wkwkwk,,,,).
TBC
Jawaban review yang saya singkat...
Ini wordnya saya panjagin tapi jadi makin lama,,, hehehe,,,,,
Saya kasih dalam kurung di tengah cerita arena saya merasa kurang percaya diri, hehehe,,,
Untuk kekuatan 3 uzumaki itu salah ketik yang benar itu adalah 1 uzumaki dewasa karena naruto di ubah jadi iblis jadi daya tahan, kekuatan dan cakra naruto bertambah,,,
Kalo ikeh-ikeh kayaknya insaalloh (sok alim),,,tenang aja broo,,,, hehehe(muka mesum)
Kalo soal lanjut gak lanjut kan terserah author,,, jadi terserah author dong yang nulis siapa,,, lagian internet bukan punya bokap lo... wekkkk (congocoh)
Kurasa Cuma segitu dulu untuk review, dan terimakasih buat yang udah me review ataupun hanya membaca,,,,,,
