.

.

.

.

.

.

Kuroko Tetsuragi Presenta

.

.

.

.

.

.

"Untitled card: No 000" © 2013

.

.

.

.

.

.

YU GI OH ZEXAL II © 2012 Kazuki Takahasi

OC(s) are Mine

WARNING: OoC(s), Gahje! AU! Dapat menyebabkan mata mpet, Dan lain-lain!

Chapter 3: Yuuma vs Yuuma! Munculnya Minus Number 39! King of Despair

.

.

.

::Previous on::

"Kau sudah siap?" Tanya Shark, ya dia tidak ikut Time Jump karena alasan tertentu

"Siap!" Jawabku

"Baiklah… kita hitung mundur 5… 4… 3… 2… 1… go!" salah satu orang memencet salah satu tombol yang membuat Aku, Aria, Yuuma, dan Astral yang terlupakan (-_- nick yang aneh) langsung menghilang dari tempat semula

.

.

.

.

.

.

.

.

Heartland City

100 years ago

"Huaaaa~~ seragamnya sama dengan yang di zamanku!" Aku membulak-balikkan seragamku, Yuuma hanya menatapku aneh. Dia menatapku sebentar lalu bertanya

"Kau tidak merasa Kehilangan sesuatu?" Haa? Kehilangan apa? Aku pun menatap kesemua pakaian yang ada di lemari dan semua yang ada di tubuhku, aku baru menyadari bahwa ada yang kurang dariku

.

.

.

.

.

MANA OU NO KAGINYA?!

"O…ou no Kaginya hilang, kalau begitu Astral? Hua~~ Astral menghilang donk?"

"Tidak, Astral bukannya menghilang."

"Lha terus."

"Dia itu—"

"HUAAAAA aku telat! Nanti aja ceritanya ya Yuuma!" Akupun ngacir ke sekolah, setelah mengambil sepotong sandwich yang ada di meja

End Of Luna's Pov

"Dasar aneh—"

"—padahal masih jam setengah tujuh." Yuuma sweat drop lalu memakai seragam hijau dan juga dasi birunya

"Harusnya aku juga jadi anak kelas satu tau." Protesnya

"Tapi kan tak boleh ada dua Yuuma dalam satu kelas." Kata seorang gadis yang memakai seragam biru mudanya, Yup itu Aria

"Ada dua Tsukumo Yuuma, aku ngga bisa ngebayangin." Kata Aria, namun tidak diperdulikan oleh Yuuma. Dia malah asik nglihatin seorang gadis berambut hijau dengan pita merah muda

"Ayo sarapan." Kata Aria sambil menarik lengan Yuuma, lalu merekapun melaksanakan sarapan dengan damai dan lancar tanpa ada gangguan.

(^_^*_*^_^ PEMBATAS CERITA^_^*_*^_^)

Skipped

Istirahat Sekolah

Luna beranjak meninggalkan tempatnya untuk berangkat keatap sekolah, sebelum tangannya ditahan oleh seseorang

"Ano Mochidzuke-san?"

"Iya?"

"Tadi kita belum sempat berkenalan kan?"

"Iya, namamu—eh maksudnya kalian?" Luna menatap empat pemuda yang ada di belakang orang itu

"Aku Kotori, dia Tetsuo, Iinchou (Ketua Kelas), Shingetsu—Vector dan Tokunosuke"

"Hey! Kotori! Kau melupakanku ya? Oh iya Luna, namaku Tsukumo Yuuma salam kenal"

"Kau ingin ikut aku ke atap?" Luna menatap Kotori 'n Friend (?)

"Tentu, ayo!" Merekapun pergi ke atap

Atap Sekolah

"Mana Luna?" Aria menatap kearah pintu yang tiba-tiba terbuka, menampakkan segerombolan orang termasuk didalamnya ada Luna

"Dasar, kau selalu terlambat" Guman seseorang, Luna menatap sang pemilik suara, sedikit membelalakkan matanya.

"Gomen Yum—eh KENAPA KAMU BISA ADA DISINI?! Pakai seragam kelas dua pula."

"Tentu, Ryouga yang mengirimkannya" Kata orang tersebut yang membuat semua orang bingung

"Etto, perkenalkan ini Kotori" Luna menunjuk Kotori

"Hajimemashite"

"Terus Tetsuo"

"Doumo"

"Ini Iinchou"

"Hai senpai~, to do no tsumari salam kenal"

"Shingetsu aka Vector"

"Yokare to omotte~ yoroshikuu! (?)" sahut Vector.

"Terus ini Tokunosuke, dan yang ini Tsukumo Yuuma"

"Hallo Ura!"

"Hai~"

"Nah Minna, perkenalkan ini Aria Thompson, ini Akira Mutou, dan yang satu ini—" Luna memutuskan perkataannya ketika ingin memperkenalkan seseorang

"Dia—"

"Namaku Fukushima Yuu, Yoroshiku" Sesosok berpakaian hijau berdasi biru tersebut menatap adik kelasnya yang mirip dengannya

(A/N: Mulai hari ini Yuuma yang dari masa depan jadi Yuu)

Semua hening, bahkan suara jangkrikpun tak terdengar saking heningnya—ikut hening.

"Anoo senpai, kok senpai mirip banget ama Yuuma-kun?" tanya Vector, pemuda Varian itu menatap Yuuma dan Yuu bergantian

"Iya, mirip banget"

'Ya iyalah, mereka kan orang yang sama.' Batin Luna swt

"Aku juga penasaran." Kata Yuu dengan wajah yang datarnya minta ampun, sementara yang lain semakin bingung.

'Wajahnya mirip tapi sifatnya kebalikan?!'

"Tte—Yuuma-kun, kudengar-dengar kau adalah champion dari WDC kan? Hee—menarik..." ia menatap Yuuma yang mulai salting sendiri dengan senyum yang tak dapat diartikan.

"Sepulang sekolah bagaimana kalau kita duel?" ajak Yuu, sementara Yuuma sudah senang duluan.

"Dengan senang hati!"

Sementara Luna hanya menatap kedua orang yang sama itu dengan tatapan aneh.

"Seriusan ni?" Gumam sang gadis berambut malam tersebut, lalu tanpa terasa setelah beberapa saat berlalu bel tanda berakhirnya jam makan siang pun berbunyi, setelah membereskan acara makan mereka. Merekapun beranjak meninggalkan atap.

"Sampai jumpa pulang sekolah nanti ya, Yuuma-kun." Sahut Yuu datar sambil berjalan duluan diikuti oleh Aria sementara Yuuma and the gank/? Hanya bisa terdiam.

"Pertarungan Yuuma dan orang yang mirip Yuuma, aku penasaran dengan bagaimana cara berduel orang itu." Suara keluar dari sesosok makhluk biru yang mengambang di udara—Astral.

"Yeah, pasti dia kuat." Ujar Yuuma penuh optimisme. Lalu merekapun meninggalkan atap.

Sekiiiiiiiip/?

Pulang sekolah.

Yuu dan Aria sedang menunggu seseorang, hingga akhirnya seseorang yang tampak sangat mirip dengannya datang diikuti dengan beberapa orang lainnya bahkan Shark dan Riopun juga ikut.

"Hmm... ternyata benar kalian memang mirip." Kata Rio sambil memperhatikan kedua pemuda berambut hitam legam itu.

"Kalau begitu Yuuma-kun, bisa kita mulai? Ingat jangan main-main ya—serius."

"Yeah! Tentu saja, Yuu! Kau juga!" Yuumapun mengambil D-padnya lalu.

"Duel Disk set!/Duel Disk set." Mereka men-setting duel disk mereka.

"D-Gazer Set!/Set..."

[AR-Vision, Link established]

"Duel!/Duel." Seru mereka berdua. Yuu memulai turn pertama.

1st Turn: Yuu

LP: 4000

Hand x5

"Giliranku draw! (Hand x6)aku aktifkan kartu sihir Yuugou! Untuk memfusion Dark Angel Lucifer dan Fire Magician Flear dari tangan. Wahai malaikat yang jatuh ke kegelapan dan penyihir api! Bersatulah dan jadilah kekuatan yang baru! Yuugou Shoukan!"

Sontak Yuuma dan yang lainnya terkaget mendengar apa yang dilakukan oleh Yuu—Yuugou? Setelah ada XYZ hampir tidak ada lagi yang menggunakan tekhnik summon itu. Namun—

"Muncullah! Level 8 Dark Paladin Acnologia!"

Sesosok Paladin hitam membawa tongkat dan buku besar muncul ke field milik Yuu.

Dark Paladin Acnologia

Lv x8

ATK: 2000

"Atknya Cuma 2000 poin—tapi untuk turn pertama itu lumayan." Komentar Rio melihat monster Yuu.

"Dan terlebih lagi yang ia panggil adalah moster fusion—tidak seperti XYZ dia tidak terikat oleh jumlah overlay unit—dia bisa menggunakan efek monsternya kapanpun yang ia mau." Lanjut Shark—sepertinya ia tahu lumayan tentang summon ini.

"Aku pasang dua kartu, giliranku selesai. Saa, Yuuma... aku ingin kau menggunakan ace cardmu yang waktu itu." Semua orang tampak bingung dengan kata-kata yang keluar dari mulut Yuu.

"Yang waktu itu?"

"Ya, yang waktu final WDC—apa namanya—Numbers? Ya! Numbers." Yuuma tersentak mendengar kata-kata yang keluar dari Yuu. Ia menyeringai sementara Astral mulai merasa aneh dengan Yuu.

"Yuuma?" Gumam Luna, Luna belum pernah melihat Yuu seperti itu—bukan karena memang mereka baru mengenal satu sama lain tak lama ini namun juga—sepertinya Yuu selalu menjaga agar sisinya tidak keluar.

Namun apa yang terjadi—apa dia terlalu senang karena melawan dirinya sendiri.

Itu tidak mungkin bukan.

"Baiklah... akan kuturuti permintaanmu." Astral kaget mendengar kata-kata Yuuma.

"Kau yakin."

"Ya... tentu."

Turn 02: Yuuma

LP: 4000

Hand x5

"Giliranku, draw! (Hand x6) aku summon Goblibergh!" Di Field muncullah Gagaga magician.

"Lalu aku aktifkan efek dari Goblinbergh! Jika kartu ini berhasil dipanggil maka aku dapat men-special summon monster level 4 kebawah dari tanganku! Datanglah Gagaga Magician!" Yuuma menggunakan efek kartunya untuk memanggil dua monster sekaligus.

Sementara Yuu hanya menatap diam melihat Yuuma. Ia memang yang menantang sosok masa lalunya tersebut untuk berduel—namun perasaan apa ini? Perasaan apa yang membuatnya ingin membangunkan sisi yang selalu ia ingin sembunyikan.

Sisinya sebagai monster. Ia bahkan membuat Yuuma memanggil numbersnya—Yuuma tidak akan menggunakan Numbers jika yang ia lawan tidak membawa numbers juga kecuali diminta.

Tentu saja ia tahu—Yuuma adalah dirinya.

Namun apa yang ia sudah katakan? Ia membuat dirinya sendiri dicurigai—tentang tahunya dia tentang Numbers—memang saat final WDC Numbers diperlihatkan ke masyarakat luas, namun pada akhirnya yang mengingat numbers hanyalah beberapa orang yang terikat hubungan dengan Yuuma.

Seharusnya.

"Aku gunakan Gagaga Magician dan Goblinbergh untuk membuat overlay network! XYZ summon! Datanglah Raja yang membawa harapan bagi semuanya—Number 39: Aspiring King, Hope!" Yuu hanya bisa terdiam seribu bahasa melihat Hope yang terpanggil di field Yuuma.

No. 39: Aspiring King, Hope

Rnk x4

ATK: 2500

"Yuuma sebaiknya kau hati-hati. Dia memasang dua kartu faced down—kemungkinan saja salah satu dari kartu itu adalah trap." Saran Astral.

"Yeah... kau benar. Aku aktifkan magic card—Furious Chain*! Dengan ini pada turn ini kau tidak bisa mengaktifkan spell ataupun Trap!" Rantaipun mengikat kartu faced down Yuu—ia sedikit kesal—namun hanya sebentar sebelum ia menyeringai kecil.

Ia tak tahu apa yang ia lakukan—namun sepertinya ia akan kehilangan kendali—

Oleh insting monsternya.

"Yosh! Kalau begini aku bisa melakukan penyerangan! Aku gunakan Hope untuk menyerang Acnologia! Ike Hope! Hope Ken Slash—"

"Aku aktifkan efek Fire Magician Flear dari kuburan." Kata Yuu—Yuuma membelakan matanya.

"Dengan membanishnya dari game—aku bisa meniadakan seranganmu dan memberikan damage sesuai ATK dari Flear. ATK dari Flear adalah 1500—jadi terimalah damage 1500!" Serangan Hope terhenti di depan bayangan Fire Magician Flear dan sebagai gantinya, ia mengayuhkan tongkat sihirnya dan memberikan serangan apinya pada Yuuma.

"Huaakhhh!" (Yuuma LP 4000 2500) Yuuma sedikit mundur kebelakan akibat serangan efek milik Yuu.

"Khii—ternyata kau kuat juga! Aku pasang satu kartu giliranku selesai!" Yuuma mengakhiri turnya dengan memasan dua kartu faced down bersamaan dengan itu rantai yang mengikat kartu milik Yuu terlepas.

SKIP

Turn 07: Yuu

"Aku akan sangat serius Yuuma-kun. Giliranku Draw! (Hand x2) Aku aktifkan salah satu dari kartu yang aku faced down! Aktifkan Trap card Illusion Mist! Dengan mengurangi LP sebanyak 500 (Yuu LP 2000 1500) Aku bisa mengambil alih salah satu monstermu dan efek ini tidak bisa ditiadakan!" Yuuma terbelalak mendengar kata-kata yang terdengan dari Yuu begitupula dengan Astral dan yang lainnya.

"Tapi kalau kau tidak bisa melakukannya—kau akan ter—" Kata-kata Yuuma berhenti setelah mosnternya berpindah field ke field milik Yuu.

Sialan kurasa aku telah melakukan hal yang sangat bodoh. Apa aku terlalu termakan kesenangan? Tidak mungkin.

"Ukh..." Dari tubuh Yuu keluar seperti aura kehitaman—

Tidak mungkin aku diambil alih oleh plus numbers bukan? Aku ini netral.

Yuu akhirnya bisa mengendalikan dirinya sendiri.

"Aku... aku... release Hope... untuk memanggil Light Paladin Acrena. Light Paladin hanya bisa dipanggil dengan merelease satu monster beratribute cahaya." Hope pun menghilang dan digantikan oleh—bersamaan dengan itu Yuu jatuh berlutut—napasnya terengah-engah. Keringat dingin muncul dari tubuhnya.

"Yuu!" Seru Luna kaget.

Light Paladin Acrena

Lv x8

ATK 3000

"ATK 3000?!" Seru Yuuma kaget.

"Yuuma... Nee... Aria... kau tahu apa yang terjadi padanya." Tanya Luna pada Aria, ia hanya tersenyum menatap Luna sambil tersenyum lemah.

"Akan kujelaskan padamu nanti..." Luna kembali berfokus pada duel milik Yuu dan Yuuma.

Aku tidak akan kalah dari plus number—aku selalu bisa menggunakannya dengan mudah.. aku tak akan termakan oleh instingku.

"Aku aktifkan efek dari Light Paladin—aku bisa mengembalikan satu monster berartribute cahaya dari kuburan dan namun monster yang disummon menjadi normal monster—tidak peduli jenis monster apa itu sebelumnya. Aku bangkitkan No. 39 Aspiring King Hope sebagai normal Monster."

No. 39: Aspiring King, Hope

Lv x4

ATK 2500

"Apa?! Di Special summon menjadi normal monster?!" Entah keberapa kalinya Yuuma dibuat kaget oleh Yuu.

"Lalu aku aktifkan magic card The Given Star! Dengan kartu ini aku bisa mengandakan level dari satu monster yang aku pilih." Seru Yuu—Yuuma sudah bisa menebak monster yang mana yang akan di ambil alih.

Sial... tubuhku tidak mau mendengarkan kata-kataku. Kalau begini caranya aku akan berakhir memanggilnya.

"Aku gandakan level dari Hope." Dari atas Hope—turunlah bintang-bintang berkilauan yang menggandakan level milik Hope.

No. 39: Aspiring King, Hope

Lv x8

ATK 2500

"Aku gunakan tiga monster level 8 di fieldku untuk melakukan overlay! Wahai raja Harapan, Pembimbing Cahaya jatuhlah ke dalam kegelapan, dan jadilah keputusasaan yang tak terkalahkan! XYZ Shoukan! Munculah!"

Sebuah monster kegelapan muncul di field milik Yuu—dengan kekuatan yang sangat dahsyat.

"Minus Number 39: Despairing King! Despair!"

"Minus Number?!" Bahkan kali ini Lunapun ikut dibuat kaget—sosok ksatria hitam itu berdiri tegap di depan Yuu.

"Aku belum pernah mendengar numbers seperti itu."—Vector

"Aku juga belum."—Rio

"Yuuma, sepertinya ia bukan orang biasa—tapi apa yang terjadi." Astral menatap Yuuma yang masih dibuat kaget.

"..."

No. -39: Despairing King, Despair.

Rnk: 8

ATK: ?

"Ketika kartu ini berhasil dipanggil maka ATKnya akan bertambah sesuai dengan jumlah ATK semua XYZ Material dibagi dua. Jumlah ATK semua material adalah 7500 jika dibagi 2 maka ATK dari Despair adalah 3750."

No. -39: Despairing King, Despair.

Rnk: 8

ATK: 3750

Sial... aku tidak bisa berhenti... aku tidak pernah terpojok seperti ini sebelumnya.

Aku yakin mereka pasti mulai menanyakan siapa sebenarnya diriku—haah, niatnya untuk tetap menyembunyikan identitas, namun pada akhirnya aku sendiri dan hal bodoh yang kulakukan malah membocorkan identitasku sendiri.

Aku memang tidak pernah belajar.

"Aku...aku..."

"Aku menyerah." Dua kata yang menyebabkan Yuuma kembali terbelalak, ia melepas d-gazernya lalu berlalu meninggalkan Yuuma dan yang lainnya.

"Yuu! Kau kenapa—" Yuu berbalik menatap Yuuma.

"Maaf, aku hanya sedikit tidak enak badan." Lalu sosok itu kembali berjalan menjauh diikuti Luna dan Aria.

"Jika kau ingin bertanya siapa aku, akan kuberitahu besok."

TBC

Sudah berapa lama tak aku update.

Err untuk Triva. (Khusus Minus Number)

*. No. -39: Despairing King, Despair (kartu buatan saya/plak)

Rnk 8

ATK/DEF: ? / ?

Warrior/XYZ/Effect

-When this card is summoned, this monster gain equal to half of total ATK of the XYZ Material

-You must use No 39 Aspiring King, Hope as one of XYZ Material to summon this monster, if you didn't this card will be destroyed at the end of your turn.

Effect.

Attach one of the overlay unit to destroy all your opponent's monster and your opponents will receive 500 damage per destroyed monster.

If your card is targeted by descructive card effect send one card from your hand to graveyard to negate that effect.

Sampai Jumpa kapan-kapan! Penjelasan Minus Number akan dijelaskan chap depan!