Mingyu baru saja sampai di rumahnya. Ia merasa lelah bukan main ketika turun dari mobil sambil menenteng tas kerja. Ah, ia perlu meminta beberapa pelayan memijatnya.

"Ahjussi!"

Mingyu tertegun. Ia menghentikan langkah dan menoleh ke belakang. Anak SMA yang tadi menendang selangkangannya di kantor tampak menghampirinya. Mingyu mendengus kasar. Bagaimana mungkin bocah ini bisa masuk ke dalam rumahnya?

"Bagaimana kau bisa masuk?"

Wonwoo mengangkat bahu, "Kukatakan pada security bahwa aku keponakanmu."

Mingyu benar-benar tak habis pikir apa yang membuat anak ini begitu kukuh menemuinya. "Pergilah, aku benar-benar tak ingin mendengar omong kosong darimu."

"Omong kosong?" Wonwoo tampak tersinggung. "dengar, kalau itu omong kosong, aku takkan mungkin menemuimu berkali-kali seperti ini meskipun kau usir, ahjussi."

"Berhenti memanggilku ahjussi seolah aku pamanmu!"

"Kau memang ahjussi, kan? Umurmu hampir dua puluh tujuh tahun, dan aku baru tujuh belas."

Mingyu mendengus lagi, "Pergi dari hadapanku."

"Kau harus mendengarku dulu!" protes Wonwoo. "Chan-ie benar-benar merindukanmu, ahjussi."

Dan bagaimana pula bocah ini kenal dengan adiknya yang beberapa bulan lalu meninggal?

"Oke, aku akan mendengarkanmu. Tapi kau punya waktu lima men—"

"Omo!" Anak SMA itu mendadak berteriak dan memeluknya, membuat Mingyu berdecak kesal. Ia segera mendorong anak itu dan menepis jasnya seolah baru saja terkena debu.

"Apa kau sengaja mencari kesempatan untuk memelukku, hah?"

Anak SMA itu tampak memandang sekeliling dengan was-was kemudian menatap tangannya dan Mingyu. "Tidak mungkin," gumamnya, membuat Mingyu mengernyit.

"Apa? Apanya yang tidak mungkin?"

Mendadak, anak itu tersenyum lebar. Sekilas, tampak manis. Mingyu jadi berdeham sendiri untuk mengalihkan perhatiannya.

"Kenapa kau tersenyum aneh seperti itu? Aku hanya punya waktu lima menit untuk mendengar ceritamu."

Anak itu menggeleng, "Aku akan menemuimu lagi besok, ahjussi! Ah, rasanya senang sekali telah menemukan obat! Sampai jumpa besok, ahjussi!"

Mingyu menatap Wonwoo tidak percaya. Apa katanya? Besok? Memangnya Mingyu mau bertemu anak itu besok?