Jeon jungkook berlari,tangannya berusaha menggapai tubuh bantet sahabatnya,sementara Jimin tampak tertawa-tawa menghindari gelitikan yang diberikan Jungkook jika dia tertangkap,mereka saling berkejaran,dan tertawa bersama,melupakan sejenak semua rasa sakit yang bersarang di hati masing-masing.

Bahkan tak menyadari,ada sepasang netra coklat bening,yang memandang penuh rasa amarah daan sendu pada namja dan yeoja yang tampak akrab tertawa dihadapannya.

"kenapa..,rasanya sesesak ini?,Jeongkook-ah"

Fate will find a way

Cast

Kim Taehyung

Jeon Jungkook (GS)

Park Jimin

Min Yoongi(GS)

Kim Namjoon

Kim Seokjin(GS)

Kim Minggyu

And other(s)

Happy reading!

-classroom

"Jungkook,hey Jungkook..,irreona ppali!"

seorang yeoja berkulit putih pucat dengan rambut sebahu nampak menggoyang-goyangkan tubuh Jungkook yang tertelungkup di atas meja,jam istirahat sudah dimulai lima menit yang lalu,namun yeoja bergigi kelinci ini masih setia berkencan dengan meja datar yang tidak lebih menarik dari semangkuk samyang di kantin sekolah.

"Eung..,waeyo eonni?",mengerjapkan matanya sesaat kemudian mulai bangun,Jungkook memandang netra teduh Yoongi,sunbaenya di senior high school-ini.

"Ini,aku menemukannya lagi diloker-mu saat meminjam baju olah raga milikmu..,Yoongi meletakkan sekuntum bunga mawar berwarna semerah darah beserta kertas-sepertinya surat ke pangkuan Jungkook yang sudah menegapkan posisi duduknya,

"Sepertinya kau punya seorang secret admirer..,Yoongi terkekeh,"ini sudah yang kesekian kalinya dibulan ini,wow,kau bisa membuat a bucket of Red Rose lalu melemparkannya ke kepala pirang milik Taehyung"Yoongi tertawa keras diikuti oleh Jungkook,jemari mungilnya bergerak menyeka air mata yang menggenang karna terlalu banyak tertawa.

"Uhm good idea,aku akan membuatnya"Jungkook mengacung-acungkan jarinya,kemudian mulai menghentikan tawanya

bibir tipis milik Yoongi kembali membuka"ah ya..,ngomong-ngomong soal Taehyung,aku tadi bertemu dengannya,dia bilang agar kau menemuinya di atap,ada yang ingin dia bicarakan"

"Aishh namja sialan itu.."

"Hei..,jangan mengumpat dasar bocah,cepat temui dia"Yoongi mendorong pelan bahu Jungkook.

"arraseo.."

Jungkook berdiri,meletakkan bunga mawar itu kedalam tasnya,dan menenggelamkan surat berwarna broken white itu kedalam saku sweeter hitam yang membungkus tubuhnya,kakinya segera melangkah menuju atap sekolah,meninggalkan sunbae favoritenya setelah mengucapkan beberapa kalimat.

ooOOoo

"MIN YOONGI SUNBAE!"

Teriakan melengking yang jujur sangat mengganggu kesehatan telinga,terdengar meredam suasana ribut di kantin,namja berotot yang berteriak tadi nampak berlari kecil ke arah macan putih-ralat-gadis dingin yang bernama Min Yoongi yang sekarang sedang menampilkan ekspresi berani mendekat-kau-akan-mati pada Namja bantetbersurai lilac yang ajaibnya nampak tidak peka dengan aura gelap Yoongi.

"Yoongi sunbae apa kabar?,sedang makan ya?" Jimin menampilkan senyum menawannya,membuat beberapa yeoja yang berada dikantin tersedak makanan mereka karna terpesona.

"Tidak,aku sedang latihan tinju"Yoongi menjawab ketus

Jimin merengut,mulutnya terbuka

"Yoongi sunbae aku..

"Aku tidak mau mendekatkanmu dengan Jungkook,dia ada di atap,dekati saja sendiri"

"Dia...,ada di atap?"tatapan Jimin berubah,wajahnya mengeras dan Yoongi bersumpah,ada kilatan sendu dimanik kelabu namja dihadapannya

"Hei,mau pergi denganku lagi malam ini?" Yoongi tersenyum,menyembunyikan getir dibalik senyuman manisnya.

"oke,kujemput seperti biasa" ucap Jimin datar,entah kemana perginya sifat Jimin yang kekanakan beberapa saat lalu,kini yang ada hanyalah seorang namja bersurai lilac dengan mata yang memicing tajam serta tatapan yang dingin.

Jimin mengulurkan tangannya mengusap lembut pipi pucat Yoongi,ekspresinya sempat melembut sejenak sebelum kembali datar,Jimin melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan kantin yang nampak dipenuhi oleh bisikan-bisikan merendahkan,Park Jimin,membutakan seluruh indranya,membiarkan seluruhnya ditutupi oleh amarah,membiarkan yeoja manis yang tadi disentuhnya menunduk,menutupi rasa sakit dihatinya dengan berpura-pura tidak mendengarkan,kalimat sumbang yang sudah setiap hari didengarnya

"aduh malangnya..,dia memang termasuk jajaran yeoja berparas dewi disini,tapi dia hanya dijadikan pelampiasan saja.."

"Park Jimin itu menyukai Jeon Jungkook.."

"eh,apa benar dia hanya mainannya Jimin?"

"dia itu hanya sebatas tempat persinggahan saja..

Yeoja berseragam hitamitu memejamkan matanya,matanya mulai memanas,tidak,dia tidak boleh seperti ini,dia harus kuat,ini semua demi Jimin.

...hanya untuk ditinggali sementara..

Min Yoongi,beranjak dari duduknya dengan cepat melangkah meninggalkan kantin,dengan wajah sedatar dan sedingin bongkahan es,Yoongi terlihat sama sekali tidak perduli,padahal hatinya sakit,ingin rasanya dia berteriak,berkata bahwa dia bukan pelampiasan!

...kemudian akan ditinggalkan,dibuang,itu akhir ceritanya"

Air mata yang selama ini dia tahan akhirnya jatuh,dirinya menengadah,menatap rimbunan dedaunan yang mulai gugur diatasnya,Yoongi kalah,dia lelah,tapi dia tidak bisa menyerah,

Karna kebahagiaan Park Jimin,adalah tanggungan terbesarnya

ooOOoo

"Jadi,apa yang ingin kau bicarakan Taehyung-ssi?",Jungkook bertanya dengan suara yang kelewat datar,dihadapannya nampak seorang namja yang nampak berdiri dengan arogan.

"Ini jadwal kegiatan Golden Group" Taehyung mengulurkan beberapa lembar kertas ke arah Jungkook.

"Hanya ini?"Jungkook membolak-balik lembaran kertas ditangannya

Taehyung mengangguk "Ya,dan seperti yang tertera disana,hari ini kita akan melakukan pengambilan nilai sepulang sekolah,aku sudah mengizinkanmu pada ketua ekskul,kau bisa langsung pergi,disana tertera alamat yang akan kita tuju" netra coklat beningnya menatap netra onyx milik Jungkook,

"Arraseo"Jungkook berbalik,bersiap meninggalkan Taehyung,tetapi tangannya dicekal oleh namja itu

"Ada perlu apalagi?"

Taehyung menatap intens netra Jungkook,kemudian meletakkan sesuatu kegenggaman tangan yeoja bermarga Jeon itu.

Berdehem sejenak,kemudian berucap

"Aku menemukannya ditaman,jaga baik-baik jangan sampai hilang lagi"

Taehyung pergi meninggalkan Jungkook yang tengah mematung,menatap benda berwarna silver berbentuk lingkaran yang berada di tangannya,kemudian mengalihkan pandangannya,menatap punggung tegap milik Taehyung yang berjalan menjauh.

ooOOoo

"Argh sialan!"

"Yakk Yoongi eonni!,tidak baik mengumpat seperti itu,yang bocor itu ban mobilku,kenapa eonni yang mengumpat? Seharusnya aku!"

"Hishhh..,karna kau masih bocah!,sebaiknya kita memanggil bantuan"Yoongi mendekatkan Iphone nya ketelinga,selang beberapa lama,wajahnya bertambah keruh.

"Park-bantet-Jimin sialan itu kemana sih!,Hand phone-nya tidak aktif"

Jungkook menghembuskan nafas lelah,sungguh sial sekali dia hari ini!,kenapa juga ban mobilnya bisa bocor,padahal sebelumnya baik-baik saja,

"Aish bagaimana ini?" Jungkook bergumam

"Hei Jungkook ada apa?"

Seorang namja bekulit tan,dengan gigi taring yang tampak menawan saat tersenyum tampak berjalan mendekat,dia Kim Minggyu.

"Oh,annyeong sunbae"Minggyu membungkukkan badannya,sedikit memberi hormat pada Yoongi

"Ne,ah Minggyu,apa kau bisa membantu kami?"

"Ne,ada apa sunbae?"

"Ban milk Jungkook bocor,apa kau bisa menghubungi bengkel atau tempat reparasi?"

"Aku punya beberapa,biar aku yang urus,Sunbae tenang saja"Minggyu tersenyum,lalu mengalihkan pandangannya ke Jungkook.

"Kau sebaiknya pergi menemui Seokjin noona,dia akan pergi ke water park juga,barang Namjoon Hyung teringgal,kau bisa ikut dengannya,yang ini biar aku urus"

Jungkook memndang curiga kepada Minggyu,"aneh sekali,Minggyu itu,anggota Golden Group juga kan?,seharusnya dia mencari cara untuk menjatuhkanku,kenapa dia malah menolongku?,aneh"

"Hei,Jungkook,jangan melamun,cepat ucapkan terimakasih,lalu susul Seokjin Noona"Yoongi menyenggol lengan Jungkook berbisik,membuyarkan lamunan yeoja bermata onyx itu.

"Aaah..,ne.. Jungkook menyelipkan helaian dark brownnya ke telinga,"Minggyu,thanks ya,aku akan menyusul Seokjin eonni"

"Ne"Minggyu tersenyum,netranya sedikit mencuri pandang ke arah sunbae yang sedang sedikit berbincang dengan Jungkook,setelahnya yeoja tembam itu berlari menjauh,meninggalkannya berdua.

"Yoongi sunbae" Minggyu membuka pebicaraan dengan canggung

"Boleh aku memanggilmu noona?"

"Tentu"Yoongi tersenyum,menampilkan frasa manis yang membuat seorang Kim Minggyu membeku sesaat.

"Aku harus pergi,ekskulku dimulai 5 menit lagi"Yoongi berucap,merapihkan fabrik yang melekat ditubuhnya

"baiklah Yoongi noona,hati-hati"

Yoongi melangkah pergi setelah sekali lagi melemparkan senyuman manisnya pada Minggyu.

Tanpa mereka sadari ada seorang namja yang memperhatikan mereka dari luar pagar,dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

ooOOoo

"Eh Jungkook,tidak biasanya kau memakai cincin itu,bukannya sudah hilang ya?"

Kim Seokjin mengerutkan dahinya,meminta penjelasan dari yeoja yang kini sedang menatap jalanan Seoul yang padat

"Dia memberikannya padaku,katanya dia menemukannya ditaman"Jungkook memandangi cincin yang melingkar dijari manisnya,kemudian mengalihkan netranya ke arah jari manis Seokjin.

"Bagaimana keadaan eonni dan Namjoon oppa?"

"Kami baik..,Jin menatap cincin yang melingkar di jari mnisnya,warnanya sama seperti milik Jungkook,bedanya,terdapat ukiran bunga yang cantik disepanjang sisinya,"kami selalu menghabiskan waktu bersama tiap akhir pekan,aku juga sudah pindah ke apartement miliknya"

Jin menatap Jungkook,mengucapkan tiap kata dengan ekspresi yang bahagia,diluar sedang lampu merah,jadi dia bisa lebih leluasa mengobrol dengan Jungkook

"jinjayo eonni? Wah..chukkae..,,aku benar-benar menunggu undangan pernikahan kalian"Jungkook tersenyum manis,terbersit rasa iri dihatinya,kenapa kisahnya tidak bisa semanis mereka?

Jin menatap Jungkook,Yeoja persurai ombre pink itu tersenyum penuh arti

"cepat atau lambat,takdir itu akan menemukan jalannya,dia memang bodoh karna berusaha melindungimu dengan mencoba berkata bahwa dia tidak mencintaimu,padahal dia tau,saat kau akhirnya memilih berpaling,dia akan hancur,mati,percayalah Jungkook,dia memiliki cinta yang terlampau besar padamu"

Jin memfokuskan pikirannya,melajukan kendaraannya membelah jalanan kota Seoul.

ooOOoo

"Woy Kim Minggyu!"

"Astaga Tae!,kau mengagetkanku!"Minggyu sedikit berjengit,dia kaget sungguh.

"Hahaha..,aigoo lihat,air liurmu menetes,aku tau Yoongi sunbae memang manis,tapi kau terlalu over bung"Taehyung mengacak surai coklat milik Minggyu,yang langsung ditepis kasar oleh si pemilik.

"Dasar alien nyasar!,masih untung kubantu!"Minggyu menggerutu,merapalkan sesumpahan untuk namja yang masih sibuk menertawakannya

"Hei hei..,im just kidding bro..,Taehyung terkekeh pelan,wajahnya melembut,..gomawoyo"

Minggyu menatap Taehyung,antara heran dan juga-kasihan?

"kenapa kau tidak langsung menolongnya,kenapa malah menyuruhku?"

Taehyung menatap Minggyu yang kini memasang wajah heran,tangannya beralih menepuk bahu Minggyu,lalu pergi meninggalkan namja berkulit gelap itu,

"Karna saat aku berusaha kembali,aku takut dia akan terluka,lagi"

TBC

Haiiiiii!

Oke di chapter kali ini udah ada beberapa clue yang aku kasih,aku ngerjain chapter ini ngebutt karna laptopnya mau dbawa so harus cepet" up date/gk bisa sama sekali up new chapter hari ini,jadi mian klo banyak Typo,bahasa yang gaje dll,karna bm sempet d cek ulang,ohiya disini udah nongol beberapa cast baru,yaitu Kim SeokJin dan Kim Minggyu! /yeayyy/tebarbunga/

Oh iya thanks bgt yang udah mau Review,follow,favorite,karna jujur ini yang nyemangatin aku untuk ngelanjutin ff gak jelas ini /wkwkwk/