Banyak orang mengalami hal yang tidak terduga berkali-kali sampai merasa bahwa hal tersebut adalah bentuk dari kesengajaan yang dilimpahkan pada diri seseorang tersebut. Faktor keberuntungan juga kadang ikut kerap meliputi hal-hal yang tidak terduga tersebut. Seorang penyendiri biasanya bisa membedakan hal-hal tersebut karena interaksi mereka yang minim (Ehem! Konservasi Energi) agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan para penyendiri. Seperti kasus dimana tiba-tiba ada yang memintamu untuk menolong mereka, padahal mereka bukan teman atau keluarga, tetapi karena sifat alami manusia yang saling membantu bahkan seorang penyendiri tidak bisa lepas dari sifat tersebut. Apakah ini sifat asli manusia ataukah nenek moyang dahulu yang salah dan seenaknya sendiri membuat moral dan sifat tersebut.

Manusia adalah makhluk yang tidak bisa diguga seperti yang diduga….


"Hachiman" ucap seorang cewek berambut biru muda menghampiri mejaku. Sontak ku yang pura-pura tidur dengan meletakan kepala diatas pergelangan tanganku menoleh keatas.

"Yo.. kawa….hmm? kawahon-"

"Kawasaki! Namaku K-A-W-A-S-A-K-I!" teriak Kawasaki marah.

"maaf, maaf! Ku hanya bercanda" ku melambaikan tanganku ke arahnya menyatakan menyerah agar tidak dihajar oleh cewek brocon akut ini.

"Hmmp! Baka..." sambil menyilangkan tangannya dan memalingkan mukanya dariku. Kenapa semua cewek yang kukenal bertingkah Tsundere!

"jadi.. ada apa kau memanggilku kawasaki?"

"Kawasaki? Bukannya dulu ku sudah bilang untuk memanggilku Saki saja agar kau ingat namaku, dan aku akan memanggilmu Hachiman…." Ucap Kawasaki dengan ekspresi yang tidak bisa ku baca.

"iya maaf maaf, jadi apa yang kau inginkan… Saki?" ucapku sedikit gugup menyebut namanya.

Ku tidak tahu kita sedekat ini, jika kau menginginkan begini, aku bisa apa? Da aku mah apa atuh?.

Dan berhenti tersipu malu ketika ku mengatakan namamu! Kau sendiri yang memintanya! Ini membuatku malu juga! Make up your mind girl!

"apa kau hari ini kosong?"

"ku kosong selain kegiatan klub? Ada apa?"

"hmm…begini… hmmm…"

"hmm?" ku tanya kembali sambil mengerutkan dahiku melihat cewek di depan mejaku bergeliat memainkan roknya.

"bisakah kau menemaniku untuk membeli hadiah!?"

"!?" apa kau harus berteriak!? Ohhh jantungku… untung aku tidak jantungan. Ingat Rokok bisa menyebabkan serangan jantung, so please don't smoke. [iklan layanan masyarakat].

"jadi kau ingin ditemani membeli hadiah? Kenapa?" ku mempertanyakan karena menurutku seorang cewek seperti dia pasti bisa menjaga dirinya sendiri, aku akui dia cantik dan memiliki tubuh yang Eee… Bohay tapi ku tidak bisa membayangkan dia berlaku seperti seorang putri yang butuh pertolongan. Bahkan ku mendoakan orang yang berani menggodanya tidak sekarat masuk ke rumah sakit.

"Hai… ku ingin kau membantuku untuk mencari hadiah untuk adikku" jawabnya sembari malu kembali.

"untuk Keika-chan?"

"untuk Taishi."

'that fucking disgusting bug!' masih saja merepotkanku! Kenapa aku harus mencari hadiah untuk serangga itu!.

"Taishi sudah masuk SMA dan aku tidak tahu hadiah apa yang bagus untuk diberikan kepadanya. Untuk itu ku ingin pendapatmu selaku laki-laki".

"Baygon." Ucapku datar.

"Bay-what?"

"tidak-tidak lupakan, tapi kau bisa membeli apa sajakan untuk serangga itu?"

"serangga?" tanya Saki sambil melototiku.

"maksudku Ta-Taishi-kun..?". this brocon akut, berhentilah melototiku!.

"Haaaa….(menghela nafas) ulang tahunnya minggu depan dan ku menabung dari kerja sambilanku untuk memberi hadiah sekalian ucapan selamatku berhasil masuk sekolah ini".

Ugh, kenapa aku? Why meeeeee!? Ku sudah jengkel serangga tersebut ikut-ikutan adiku untuk sekolah disini. Dan kini ku harus member hadiah juga! I will kill him when I see him again.

"aku tidak tahu hadiah yang pas untuk laki-laki yang beranjak dewasa sepertinya…. Dan….kau tidak adil (bergumam)".

"huh? Tidak adil? Kau bilang apa?"

"hmmhmm tidak apa-apa! Lupakan!"

Make up your mind girl, seriously!?

"jadi kau bisa menemaniku?"

Ku menghela nafas dan menggaruk kepalaku. Ku tidak bisa menolaknya karena dia telah membantuku tempo hari ketika permintaan Miura dulu. Lagi pula aku hanya menemaninya membeli hadiah, apa yang harus ku takutkan?.

"baiklah Saki, tapi ku akan hubungi klub ku tidak bisa hadir hari ini."

"Benarkah Hachiman!?" teriaknya sambil medekatkan wajahnya ke arahku.

Too close! Aku bisa mencium wangi parfummu!

Hmmm lavender? Its suit her,

"O-Oke nanti ku hubungi" ucap Saki sembari tersenyum manis. Hmmmm…. Menghubungiku…..wait!

"Horaa Saki! Bagaimana cara kau menghubungiku!?" tanyaku heran sebab seingatku, ku belum pernah memberikan nomer ponselku keapadanya.

"!"

Hmm mencurigakan melihatnya terkejut seperti itu…..

"jadi?"

"anooo…. Anooo mmmmm Taishi….hhmmh aahh"

"kau ini ngomong apa ku tidak bisa mendengar."

"anoo maaf ku mendapatkannya dari T-taishi.." sekali lagi, lagi dan lagi ku mendengar nama yang tidak ingin ku dengar itu. That filthy bug! I'll kill him! And then I'll be killed by this brocon girl!

"apa kau marah?"

"tidak… aku tidak apa-apa hanya sedikit terkejut saja.".

"ku mendapatkannya dari adikmu, dia memaksa Taishi untuk memberikan nomermu kepadaku".

Komachiiiiiiiiiii! Apa yang kau lakukan!? Itu benar-benar tidak manis, tidak manis sama sekali! Bagaimana jika brocon ini menerorku lewat nomer yang kau berikan!. That bug still going to die!.

"oh begitu….."

"kalau kau tidak suka aku akan menghapusnya….". ucapnya dengan wajah murung.

"tidak! Aku sudah bilang tidak apa-apa, kalau kau hapus bagaimana kau bisa menghubungiku nanti?"

"jadi… aku boleh menghubungimu?"

"tentu saja"

"Hontouni desuka!?" lagi dan lagi dia mendekat dengan wajah gembira. Terlalu dekat! Hati jonesku tidak bisa menahannya!.

"hmm" ku menganggukan kepala.

"baiklah, aku akan menghubungimu nanti hehe". Lalu dia pergi.

Kenapa ku mempunyai firasat akan sering dihubungi olehnya.


Kring-kring adaaa~ smssssss~~~

H1kki 3

[Yuigahama aku nanti tidak bisa mengikuti kegiatan klub karena harus mengantar Komachi ke dokter gigi, tolong samapaikan ini ke Yukinoshita juga.]

Yuigahama membaca pesan dari hikigaya dengan sedikit curiga dan menoleh ke Komachi yang TERNYATA sedang bersamanya.

"Ne Komachi-chan.."

"Hai hai! Yuigahama-senpai!" jawab riang adik perempuan satu-satunya Hachiman.

"apa kau akan pergi ke dokter gigi?"

"hmmm tidak, kenapa? Gigiku baik-baik saja"

"!... grrrrrr hikkiii…..". Yuigahama geram dan meremas handphonenya sampai Komachi ketakutan mendengar perangkat tersebut mengeluarkan suara "krek! Krek!"

"Yu-yuigahama-senpaii…"Komachi dengan sangat AMAT perlahan menjauh dari cewek Yandere tersebut.


Please Review thank you~

Toshiro Ricky Out~~