Title : Who Knows?
Author : veectjae
Cast :
Jung Yunho, Kim Jaejoong, Park Yoochun,
Kim Junsu, Choi Seunghyun, dll (find it your self :p)
Genre : Romance, Drama, Friendship, School life
Pair : YJ
Length : Chaptered
Warning! B x B, slight! JaeMin. Conflict! HoMin. DLDR
©veectjae
Preview last chapter
Yunho pergi ke kelas Changmin untuk menyampaikan pesan dari kedua bumonimnya. Tak disangka, mereka terlibat dalam adu mulut lagi. Untungnya, Jaejoong dapat meredam kemarahan Yunho. Mereka pergi ke halaman belakang sekolah seperti biasa, hanya saja kali ini mereka pergi ke sana bersama. Jaejoong berusaha menenangkan Yunho dan menasehatinya. Di tengah jalan, mereka bertemu oleh Ahra. Ahra mengata-ngatai Jaejoong. Jaejoong tetap tenang, malah Yunho yang emosi. Yunho berkata, yang lebih cocok untuk dikatai adalah Ahra. Ahra shock, tak pernah Yunho berkata seperti itu.
Yunho bersantai dengan Jaejoong, mengobrol bersama. Ia menikmati setiap detik, setiap waktunya bersama Jaejoong yang berharga. Ia tak ingin kehilangan Jaejoong.
Chapter 12
Changmin terlihat sedang duduk sendiri malam minggu ini. Ia duduk di karpet kamarnya, sambil memandangi langit malam. Terlihat bungkus-bungkus camilan berserakan di sekitarnya. Tangan kanannya sedang memegang sebuah benda berwarna hitam. Changmin memandang lama benda itu, seperti memikirkan sesuatu. Hingga ia membukanya.
Ia membukanya satu per satu, halaman per halaman. Tanpa sadar ia tersenyum, tertawa kecil, dan meneteskan air matanya. Benda tersebut adalah album foto kenangannya. Semua foto-foto pengalaman, peristiwa hidupnya, semua ada di situ.
Fotonya dengan kedua orang tuanya saat masih bayi. Foto keluarganya, saat ia berulang tahun ke 3. Fotonya dengan hyungnya, saat mereka berlibur ke Jeju Island. Fotonya dengan sang appa, saat appanya diangkat menjadi owner Jung Corp, beberapa waktu setelah harabeojinya meninggal dunia. Fotonya sedang memeluk eomma tercintanya, saat ia memenangkan lomba estafet pada umur 8.
Fotonya saat pertama kali masuk sekolah dasar. Foto bersama teman-teman sekelasnya. Foto dengan club sepakbola yang diikutinya. Fotonya sedang bermain teater di sekolah. Fotonya saat tampil bersama bandnya di open house sekolah. Foto kelulusan SDnya. Foto saat ia menerima penghargaan sebagai lulusan terbaik kedua di sekolahnya. Sampai, fotonya di bandara, saat ia memutuskan untuk pindah ke Jepang.
Changmin tersenyum kecut melihatnya. Ia ingat persis, hanya eommanya yang mengantarkannya ke bandara. Sang appa, lebih memilih meeting daripada mengantarkannya. Saat hyungnya pindah ke Amerika, appanya meminta sekretarisnya untuk mengatur ulang jadwalnya. Changmin tertawa hambar mengingatnya. Ia kembali membalik halaman berikutnya.
Dari halaman ini, wajahnya dan Jaejoong hampir memenuhi setengah dari sisa halaman yang ada. Saat mereka pertama kali berfoto, di ruang musik Shinki Junior High School. Saat Jaejoong mentraktir Changmin untuk pertama kalinya di kedai ramen kesukaan mereka. Saat ia jatuh dari sepedanya, dan Jaejoong menggambari perban lukanya, lalu memberinya nama panggilan 'Chwang'. Saat mereka pindah ke apartemen baru yang akan mereka tempati bersama. Saat ia dan Jaejoong pergi ke gunung Fuji bersama untuk pertama kalinya. Saat mereka merayakan hanami* berdua di Taman Inokashira. Saat mereka pentas bersama untuk acara ulang tahun Shinki Junior High school, mereka berduet bersama sambil iringi permainan gitar Changmin.
Sebenarnya tak hanya foto mereka berdua. Ada juga fotonya dengan rekan-rekan part timenya. Fotonya dengan teman-teman sekelasnya. Fotonya dengan teman-teman komunitas gamenya. Fotonya dengan teman-temannya saat merayakan hanami di Shinjuku Gyoen. Dan masih banyak foto lainnya. Hanya saja, hampir di semua fotonya saat di Jepang ada wajah Jaejoong di sana. Ia memang hampir selalu melakukan semua kegiatan bersama Jaejoong.
Ia terpekur. Terbayang di benaknya, saat-saat masa kecilnya dengan keluarganya yang begitu bahagia. Masa-masa manjanya dengan sang eomma, saat ia merasa diperlakukan berbeda oleh appanya. Masa-masanya mencari jati diri, mencari arti hidup bersama Jaejoong di Jepang. Dan, ia teringat pembicaraannya beberapa hari lalu dengan Jaejoong.
- Flashback -
"Chwang, sampai kapan kau akan keras kepala seperti ini? Bukankah waktu kau pulang kemarin, kau sudah berniat untuk memperbaiki hubungan kalian" Tanya Jaejoong.
"Molla hyung. Melihat sikap Yunho hyung padaku, sepertinya kemungkinannya akan sangat kecil untuk membaik" jawab Changmin lesu.
"Hei, hei! Sejak kapan seorang Jung Changmin menjadi pesimis seperti ini, eoh?" ucap Jaejoong sambil menggoyang-goyangkan lengan berotot Changmin.
"Molla" jawab Changmin sekenanya.
"Haish, bisakah kau berkata selain kata 'molla'?"
"Ani" jawabnya asal.
"YAH JUNG CHWANG!" lama-lama Jaejoong kesal dengan sikap Changmin.
"Berisik kau hyung" kata Changmin yang memang sedang tidak mood. Kepala Jaejoong mau meledak rasanya menghadapi makhluk satu ini. Untungnya, Jaejoong sangat sabar dan sudah mengerti betul tentang sikap Changmin yang moody dan terkadang meledak-ledak ini.
"Chwang. Pikirkan baik-baik. Kau tahu sendiri bagaimana sikap dan sifat keluargamu. Bukannya apa-apa, darimu aku sudah melihat emosi yang kadang tak bisa dikontrol, dan Yunho egonya terkadang menutupi perasaannya yang lain. Tak ada salahnya kau yang memulai, bukan?" ujar Jaejoong lembut.
"Susah, hyung. Rasa kecewa itu begitu dalam" katanya.
"Kau menyerah sebelum berperang? Kau takkan tahu hasilnya sebelum kau mencoba, Chwang. Sekalipun kau gagal, kau masih bisa terus berusaha" Changmin terdiam dan berpikir. Tentangnya, tentang hyungnya, tentang eommanya, tentang appanya. Tentang keluarga mereka.
"Kau memiliki tanggung jawab juga dalam keluarga ini. Kalau kau bisa, mengapa tidak? Kalau kau tahu caranya, mengapa kau tunda-tunda?" sambung Jaejoong.
"Kau pasti tahu bagaimana meluluhkan hati mereka. Memaafkanmu, dan meminta maaf padamu. Saling memaafkan, itu kuncinya"
"Memangnya kau tidak bosan seperti ini? Aku yakin, kau pasti kesepian 'kan, tinggal sendirian di apartemen?" ucap Jaejoong yang membuat Changmin tertegun.
- Flashback end –
Benar kata Jaejoong, dan ia telah mengambil keputusan. Changmin yakin, keputusan ini yang terbaik. Entah resiko apa yang akan diterimanya, entah caci-maki apa yang akan dilontarkan padanya. Hukum sebab-akibat, Changmin mempercayai itu. Ia hanya ingin apa yang harusnya ia miliki kembali. Hak-haknya kembali ia terima. Hak untuk disayangi oleh keluarganya, hak untuk diperhatikan oleh keluarganya, dan hak untuk melepaskan rindu pada orang-orang yang sebenarnya sangat ia sayangi itu. Ia mengambil iPhonenya, lalu mengirimkan pesan singkat pada sang eomma.
To: Chwang's Mama
Eomma, aku akan berkunjung ke rumah hari Kamis minggu depan. Tolong sampaikan pada appa dan hyung. Aku ingin bertemu mereka.
Message sent
.
.
.
Minggu ini, Yunho memulai pertandingannya, dan hari ini adalah jadwal pertama permainannya. Sesuai janjinya, Jaejoong datang menonton bersama Siwon. Karena Siwon adalah salah satu sponsor, mereka mendapatkan kursi di tribun VIP. Sebelum pertandingan dimulai, mereka menemui Yunho dahulu.
"Jae, ini kau? Kau sungguh datang?" Tanya Yunho, tak percaya Jaejoong datang, apalagi dengan penampilan seperti ini. Sweater putih yang ia tarik lengannya sampai mendekati siku, celana denim abu-abu, dan sepatu nike kesukaannya. Walau Jaejoong masih menyisir rambutnya dengan rapi (tentunya tak serapi saat di sekolah, tapi juga tidak seberantakan saat ia menjadi DJ), dan memakai kacamata, penampilannya tetap saja memukai orang-orang di sekitarnya. Terbukti, teman-teman se team Yunho terlihat mengamati dan membicarakan Jaejoong.
"Yah, kau tak percaya padaku? Kan aku sudah bilang akan datang dengan Siwon hyung" Jaejoong mengerucutkan bibirnya. Yunho mendekat ke arah Jaejoong lalu memeluknya erat.
"Terimakasih sudah datang, BabyBoo. Kau terlihat memukau hari ini" katanya.
"JInjja? Gomawo Yun" walau ini bukan pertama kalinya Jaejoong dipuji oleh Yunho, tetap saja ia merasa malu.
"Mwo? BabyBoo? Kim Jaejoong, aku baru tahu kau se cheesy itu" kata Siwon tak percaya, pasalnya Jaejoong yang ia kenal adalah Jaejoong yang cool dan tidak menyukai hal-hal manis.
"Eh, annyeong Siwon hyung" sapa Yunho.
"Yaishh, tentu tidak! Yunho saja yang memberikan nama panggilan seperti itu. A too cheesy nickname" kilah Jaejoong.
"Too cheesy but cute, Boo. And you never refuse it" sahut Yunho. Siwon tertawa, sedangkan Jaejoong hanya mendengus kesal. Mereka mengobrol banyak, sampai Yunho berpamitan karena harus bersiap-siap untuk bertanding.
"Semangat ne, Yun!" ujar Jaejoong, menyemangati Yunho.
"Ne, gomawo, Jae! Panggil aku Yunnie coba" kata Yunho.
"Mwo? Aish, shireo!" tolak Jaejoong cepat.
"Ayolah BooJae~ Agar aku semakin semangat" rengek Yunho.
"Aish, ne, ne. Semangat Yunnie sayang" kata Jaejoong pada akhirnya yang membuat Yunho sangat senang.
"Gomawo BabyBoo! Saranghae!" katanya lalu memeluk Jaejoong erat.
"Arraseo, arraseo" jawab Jaejoong sambil berusaha melepaskan pelukan Yunho padanya.
"Dasar remaja. Bermesraan tak tahu tempat" dengus Siwon yang melihat adegan lovey dovey kedua adiknya itu.
"Bilang saja iri, hyung" ucap Yunho, lalu mengacak-acak gemas rambut brunette Jaejoong.
"Yah, kau!" kesal Siwon, yang segera dihentikan oleh Jaejoong sebelum mereka saling mengoceh panjang lebar.
"C'mon, hyung! Annyeong, Yun!" ucap Jaejoong cepat lalu menarik Siwon untuk naik dan duduk di tribun penonton.
Tak lama kemudian, pertandingan di mulai. Yunho menjadi starter five. Ia merebut bola, dan dengan mudahnya melewati lawannya dan memberikan point pertama untuk teamnya. Jaejoong terlihat exited melihatnya. Maklum, pasalnya, ini pertama kalinya ia menonton Yunho bermain basket.
Tak terasa, babak kedua sudah terlewati. Kedudukan sementara 33-11 untuk Toho High School. Team basket Toho High School memang terkenal bagus dan kuat. Jaejoong terlihat asik memperhatikan dance sekolahnya yang sedang tampil sekarang, sedangkan Siwon terlihat mengamati supporter-suporter sekolahnya. Tatapan Yunho terpusat pada seseorang yang rasanya tak asing baginya.
"Jae" panggil Siwon sambil tetap memperhatikan orang itu.
"Nde hyung?" jawab Jaejoong sambil menoleh.
"Kau tahu yeoja itu? Itu tribun supporter sekolahmu, bukan?" Tanya Siwon sambil menunjuk seorang yeoja.
"Eo. Yang mana hyung?" Tanya Jaejoong sambil mencoba mencari yeoja yang dimaksudkan oleh Siwon.
"Yang itu. Memakai baju merah dan rok hitam" kata Siwon sambil berusaha mengingat-ingat siapa orang itu.
"Haish, semuanya memakai baju merah hyung! Itukan dresscode supporter sekolahku" sungut Jaejoong.
"Yang duduk di baris ketiga dari belakang, keempat dari kanan Jae" kata Siwon lagi. Jaejoong melihat kearah kursi yang dijelaskan oleh Siwon, kemudian menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas. Setelah menyadari siapa yeoja yang dimaksud Siwon, ia terkejut.
"Hah? Go Ahra, maksud hyung?" Tanya Jaejoong kaget.
"Go Ahra…. Go Ahra… MWO? Go Ahra itu murid sekolahmu?" Siwon malah balik bertanya dan terkejut.
"Ne, hyung mengenalnya? Haish, dia musuhku hyung!" kata Jaejoong kesal. Siwon masih terlihat shock, sambil mengamati yeoja itu baik-baik.
"Ne… Itu Go Ahra…. Mukanya sangat mirip" gumamnya.
"Yah, Siwon hyung! Jawab aku" ucap Jaejoong agak keras karena merasa diabaikan.
"Memang kau tak pernah melihatnya, Jae?" Siwon kembali bertanya.
"Pernahlah, di sekolah. Hampir setiap hari aku melihat wajahnya yang mirip nenek lampir itu di sekolah" dengus Jaejoong.
"Ani, ani. Maksudku, di luar sekolah. Di club" kata Siwon kemudian. Kali ini Jaejoong yang terkejut.
"Mwo, club? Club mana hyung?"
"Mirotic club, mana lagi?"
"Hah? Memangnya dia pernah kesana?" Tanya Jaejoong.
"Tentu! Hampir setiap hari dia ke Mirotic. Kau tahu, dia seorang wanita penggoda. Bukan pekerja di club sih, tapi dia sangat sering ke club untuk yahhh menggoda namja-namja hidung belang. Bahkan, kabarnya, beberapa ahjussi juga ia layani" kata Siwon yang membuat Jaejoong mendelik.
"Jinjjayo?" Tanya Jaejoong tidak percaya. Selama ini ia tak pernah melihatnya di club.
"Kau benar-benar tak pernah melihatnya? Seharusnya ia juga pernah menggodamu, Jae" ucap Siwon tak percaya.
"Aku kan tak pernah memperhatikan wajah mereka hyung. Ceritakan!" titah Jaejoong.
"Dia adalah wanita penggoda. Sebelum aku pindah ke VIP Room, aku sempat beberapa kali digoda olehnya. Kukira dia pekerja, tapi ternyata bukan. Tak kusangka ia masih SMA. Kabarnya, Ahra ini anak orang kaya yang tidak dipedulikan oleh orang tuanya. Tapi ada juga yang bilang dia melakukannya untuk mencari uang. Tapi, kalau dia sudah kaya, mengapa harus mencari uang lagi, apalagi dengan cara seperti itu?" jelas Siwon sambil bertanya-tanya.
"Jinjjayo, hyung? Sejak kau belum di VIP Room? Artinya, sekitar tiga tahun lalu? Sejak ia SMP?" kata Jaejoong tak percaya.
"Ne. Dan sikapnya itu benar-benar seperti 'penggoda professional', Jae. Kukira dia sudah bekerja, atau paling tidak kuliah. Aigo, bagaimana bisa seorang anak SMA menjadi penggoda seperti itu?" gumam Siwon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Jaejoong shock. Bahkan itu lebih 'parah' darinya. Walau ia seorang DJ, ia tetap menjaga dirinya, dan tidak pernah menggoda yeoja-yeoja. Kemudian ia teringat makian dan umpatan yang Ahra lontaran untuknya. Tanpa sadar, Jaejoong tersenyum licik.
"I got you, Go Ahra-ssi"
TBC
.
.
.
* hanami : tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura saat mekar.
.
Yeyey chapter 12 update!
Mianhae veect gabisa fast update kayak biasa, karena tugas lagi numpuk :(
Gimana pendapatnya setelah tahu Ahra lebih 'ga baik-baik' dari Jae? XD
.
Anw, Yunho kemarin nangis di WITH concert Japan :(
Ini last concertnya mereka, baik Yunho ataupun Changmin. Karena tahun ini Yunho bakal wamil, jadi TVXQ hiatus… :') dan mereka baru bisa aktif lagi setelah Changmin selesai wamil :(
Sedih abis liat Yunho nangis kejer di konser kemarin adugile gakuat liat dia nangis huweeee :'(
We will wait for you, Yunnie appa! :*
.
MyBabyWonKyu : maybe. Mungkin juga karena Yunho takut ditinggalin sama fansnya :(
Riza : boleh, boleh, kalau mau bisa PM aja ne ^^
: iya. Kabarnya sih Jae disana Cuma buat training selama 5 minggu. Tapi, tetep ajaa deg degan :(
AnissKim : terimakasih atas kritikannya dan pujiannya! ^^ saya ingin menjelaskan, Changmin disini bukan 'bukan-siapa-siapa'. Alasan saya lebih menonjolkan karakter Changmin disini daripada Youngwoong, karena Changmin punya ikatan erat sama masa lalu Jaejoong. Jaejoong menghabiskan masa SMP-nya, masa-masanya mencari jati diri, masa-masa di mana perasaannya masih labil, bersama Changmin, bukan dengan Youngwoong. Jadi secara tidak langsung, sebenarnya Changmin dan Jaejoong lebih saling mengerti. Konflik HoMin ini bakal jalan, nanti dengan seiringnya konlik YunJae muncul. Kedua konflik ini akan saling berhubungan. Tapi, sekali lagi terimakasih banyak atas kritikannya dan pujiannya! Akan saya tamping dan pikirkan lagi :D
.
(( SPECIAL THANKS :
.50, whirlwind27, .94043, bearkitty, BlackRose98, Guest, JonginDO, Lawliet Jung, yunacho90, Shim JaeCho, de, yunjae107, imaimairma, shipper89, ruixi1, dheaniyuu, AprilianyArdeta, Aika Ayaka, kimJJ boo, Hiruzent.1, oline, , yeonkkoch, boojaebear2601, dheaniyuu, nabratz, ruixi1, JungKimCaca, Black Rose, Guest, Guest, Guest, Guest, Kyuhyuk07, fuyu cassiopeia, alby, min, hatakehanahungry, JungKimCaca, Guest, azahra88, Yunjj, blueonyx syiie, Guest, AidenLee15, Black Swan II, Cassie Cassiopeia YunJae, Choi Min Gi, ChwangKyuh EviLBerry, DevilCute, Dovyqueensan, Jung hyo ra, Kim Rin Sung, KimSungJin, Lee Ha Jae, ParkHyunHa, Shawoll na Cassie, UMeWookie, angelhana9, aprilyarahmadani, azahra88, chachatasia, dbsktvxqthsk95, depdeph, fuyu cassiopeia, honey02, imaimairma, , miss busy, ratnawulansari51, runashine88, sakuranatsu90, say yo, shanzec, tatsuki1988, , 6002nope, Ami Yuzu, Casshipper Jung, Daniar wu, Jeremmy Kim, MyBabyWonKyu, Lee Min Ah, ParkHyunHa, TitaniumSP, boojaebear2601, dee6002, dheaniyuu, elleinadk, , imaimairma, ividis, megumi takahashi, megumi takahashi, pluspitasary, 94, roxy fuji, suira seans, wildapolaris, dee6002, ClouDyRyeoRez, alwaysyunjae, My jeje, allyadyah, ayyaLaksita, jejebear, Rennyekalovedbsk, , Anik0405, Dovyqueensan, Krisyeol Lover, Lee HwaKyung, Sorra988, , cassandraaeris12, devil kyu, koukei8696, yumiyuuki, Choi ann, SheeHae, Rahel KaiSoo shipper, Hyunki2204, popyeos, Dewi15, apine shim, usriaya, .5, DOUBLE-YU, , demikyu, serenade, uchiwawa, lingpark, anara17, mchanyeollie, koukei8689, AnissKim, riza,
Gomawo udah review, follow and favorite! Saranghaee~~ *bow*
Mianhae kalau ada yang ketinggalan ._. ))
.
Terimakasih yang sudah mau nungguin ff ini! :D
Thanks for reading, review please? ^^~
