Di chapter ini hanya berupa berisi penjelasan tentang jawaban dari pertanyaan kedua orang yang review di ficku.
Maaf minna. Aku memang salah dalam menempatkan karakter. Berawal dari kesalahan kecil berdampak ke chapter selanjutnya. Dan itulah yang kualami sekarang.
Bagi kalian yang sudah membaca fictku dari awal. Coba deh kalian ingat baik-baik. Sakura awal menabrak dengan Naruto 'kan? Ada yang mereview ficku dengan kata-kata seperti ini
'Kau ini ingin Sakura di hina lagi ya dengan membuat Naruto meninggal di manshionnya.'
Sama sekali tidak ingin.
Sekarang aku jelaskan. Kenapa Sakura awal menabrak dengan Naruto. Bukan Neji, Sasuke, ataupun yang lain. Karena di posisi orang ketiga di ceritaku aku membutuhkan karakter yang memiliki Optimis, Ceria, Kuat dan Hangat. Jika Naruto ku ganti dengan Neji. Jangan suruh aku membayangkan Naruto dan Neji bertukar sifat karakter. Itu menjijikan -_-. Aku lebih suka karakter Neji yang tenang. Dan jika aku paksakan peran Naruto di ganti dengan Neji maka tidak akan cocok, yang ada ceritaku akan lebih hancur lagi.
Aku memilih Naruto menjadi tokoh ketiga karena perannya yang menghubungkan Sakura dengan tokoh-tokoh pria yang lainnya dan pembantu tokoh utama di fictku. Jadi Naruto itu menjadi peran penting juga dalam ceritaku.
Aku sudah mengetahui resiko jika aku memilih Naruto menjadi tokoh pembantu orang ketiga. Dan dengan berat hati aku membuatnya meninggal di fict ini karena seperti yang kukatakan di chapter sebelumnya, bahwa setiap orang yang membantu Sakura akan ikut meninggal serta.
Lagipula Naruto bukanlah satu-satunya orang yang meninggal di fictku, ada Ju Jingyi, Nenek Chiyo dan tiga orang lainnya yang akan meninggal di chapter selanjutnya.
Dan yang kedua ada yang bertanya kenapa kebanyakan porsi NaruSaku. Jawabannya adalah karena Naruto memiliki peran pembantu yang penting bagi tokoh utama yaitu Sakura. jadi maaf jika kebanyakan NaruSaku ketimbang SasuSaku. Tapi ada saatnya moment SasuSaku muncul kok di fictku.
Jadi, mohon maaf yang sebesar-besarnya dari kalian. Kuharap dengan adanya penjelasan ini kalian bisa mengerti kesalahanku di fict ini. Aku berusaha keras memegang kendali dari cerita horor pertamaku ini agar kalian bisa menikmati ceritaku tanpa kebingungan. dan yang paling penting tidak ada yang menghina karakter yang kupilih. Honto ni gomenasai, Senpai!
Untuk pertanyaan yang lain. Nanti akan ku jawab di chapter selanjutnya. See you minna.
#WhiteFox
