"Aku akan pergi dulu lanjutkan saja makan siang kalian...", kata Sehun dan menyeruput kopinya sebelum beranjak dari duduknya.
"Kau tidak makan siang...",Tanya Chanyeoll
"Tidak ..aku memang tak merasa lapar. Makanlah aku sudah membayar untuk semua itu..",Kata Sehun.
"Kau akan pergi kemana . Aku kira kau akan tinggal lebih lama bersama kami...ini sudah terlalu lama saat kita terakhir duduk untuk makan bersama.. ",Kini Kai membuka suara .
"Ada klien dari London yang harus aku temui...Maaf mungkin lain kali kita bisa duduk bersama lebih lama ...Kalau begitu aku pergi datanglah ke tempatku jika kalian mau...",Ujar Sehun dan sedikit melirik kearah Tempat Luhan sedang berdiri dengan sebuah sringaian bak serigala mendapatkan mangsanya sebelum benar-benar pergi keluar dari kafe itu .
Luhan
...
...
"Apa kau pikir kita berhasil...",Tanya Kai
"Aku rasa iya ..mungkin juga tidak.. Entahlah aku tidak tahu ..kau tahu sendiri Sehun itu manusia minim ekspresi ... Dan aku tidak tahu kita berhasil atau tidak melihatnya tak menunjukkan ekspresi sedikit pun saat melihat Luhan tadi...hanya menatapnya dengan padangan elang tajamnya yang mematikan ",Jelas Chanyeoll bergidik ngeri
"Tapi dari caranya menatap tadi aku rasa kita berhasil...",Kata Kai mengambil kesimpulan dan Chanyeoll hanya mengedikkan kedua bahunya sebelum kembali melanjutkan acara makan siangnya .
...
"Presdir Oh..",Sapa Sekretaris Sehun saat ia menapakkan kaki di ruangannya .Memicingkan matanya melirik kearah sekretarisnya sebelum kembali berjalan duduk di kursinya .
"Apa dibatalkan..",Tanya Sehun sambil membuka satu persatu berkas diatas mejanya .
Sekretarisnya terlihat hanya diam dan Sehun meletakkan berkasnya memijit tulang hidungnya
"Dasar tidak berguna...",Sepenggal kalimat terucap dari bibir tipisnya sebelum menyuruh sekretarisnya itu keluar ruangannya .
Merogoh kantung celananya mengambil ponselnya sebelum menekan beberapa dial number untuk menghubungi seseorang .
"Aku akan pergi dan tinggal beberapa hari di London...",
"..."
"Hanya masalah bisnis yang belum usai ...dan aku juga berniat untuk mencari seorang wanita untuk menjadi Teman malamku Mungkin...", Kata Sehun terkekeh pelan
"..."
"Ya ...Datanglah ke rumah bersama pacar mu yang bermata bulat itu malam ini Kai...Aku akan mengadakan sebuah pesta sederhana karena Sudah mengambil alih Jung Corp ",
"..."
"Katakan Juga pada Chanyeoll , Kalian juga boleh membawa teman...Aku kira Pria cantik yang kau sapa siang ini...",
"..."
"Ya ..Kau benar aku tertarik padanya ..Mungkin aku akan membuatnya takluk dalam kuasaku..",
Dan tanpa mendengar jawaban yang Kai berikan ia menutup Teleponnya sepihak . Dan tersenyum miring yang terlihat begitu menakutkan .
Sehun melirik kembali berkasnya menghela nafas jengkel saat klien pentingnya tak dapat hadir saat ini karena terjadi suatu masalah . Membolak-balikkan berkasnya mendengus sebelum melemparkannya ke sembarang arah . Melonggarkan dasinya , ia benar-benar jengah kalau saja perusahaan itu tak memberikannya keuntungan yang berlipat dengan senang hati ia akan menolaknya. Sehun menyandarkan tubuhnya menatap langit-langit . Sebelum ia bertemu dengan Luhan ia bahkan tak pernah benci untuk bepergian jauh seperti Lusa . Entahlah Sehun bahkan tak pernah berpikir akan bertemu dengan sosok yang sangat mirip seperti Luna ,Mendiang istrinya .
"Sialan..," Jengkelnya sebelum menyeringai .mungkin akan menyenangkan jika perusahaan sialan itu jatuh ketangannya .
Sehun berpikir tak akan pernah ada satu orang pun yang tak dapat ia taklukkan .Sebab dia adalah Oh Sehun ,Tak ada yang tak dapat ia miliki jika ia menginginkannya .
Oh Sehun siapa yang tak mengenal pria itu ,berwajah tampan ,Penuh pesona ,dan bertangan dingin . Semua orang mengenalnya dan tentu saja takut bahkan tunduk di bawah kakinya.
Memiliki wajah bak Dewa tapi memiliki Sifat bak iblis, Atau lebih tepatnya Malaikat kematian . Orang yang paham dan mengerti tentang siapa sosok Sehun pasti tak akan pernah berani bermain maupun mempermainkannya karena siapa pun yang berani bersiap-siap sajalah untuk menerima panasnya peluru mengoyak tubuh hingga isi kepalamu .memikirkan nya saja sudah membuat bergidik ngeri . Sehun pria yang terlihat sangat beruntung karena memiliki segalanya .Tampan, dengan rahang tegasnya, hidung mancung, mata bak elang yang sangat tajam, Bentuk tubuh proporsional , dan jangan Lupakan ia adalah pengusaha yang benar-benar kaya . Bahkan ia menempati urutan pertama orang terkaya di Korea. Dan masuk ke daftar 5 orang terkaya didunia .
...
...
"Luhan...",
Mendengar seseorang memanggil namanya membuat pria cantik pemilik nama Luhan itu menoleh dan bertemu dengan Tubuh menjulang didepannya
"Oh...Kai ada apa?" Tanya Luhan tersenyum pada kekasih sahabatnya ini .
"Apa Kau ada waktu malam ini...",Kata Kai sedikit kikuk sebenarnya
Luhan mengernyit "Maksudmu...",
"O-oh tidak..aku tak bermaksud buruk Lu..hanya saja ingin mengajakmu ke sebuah acara dan itu pun jika kau berkenan", Balas Kai
"Ah~ Maaf ...Tapi bagaimana Kyungsoo",
"Dia juga akan ikut Baekhyun juga ia akan bersama Chanyeoll nanti..",Kata Kai
"Tapi..-.."
"Datanglah ..Oke kami akan menjemputmu nanti ..hanya bersiaplah dan gunakan tuxedo yang akan Kyungsoo berikan padamu nanti", Potong Kai cepat dan berlari meninggalkan Luhan . Luhan hanya mengedikan bahunya sebelum melanjutkan kegiatannya membereskan kafe dan hendak pulang. Mungkin bukan pilihan yang buruk jika harus datang ke acara yang Kai tawarkan tadi .
Namun Luhan hanya tak tahu "Serigala" sudah menunggunya .
"Hei Lu...",Sapa Kyungsoo beberapa saat kemudian dan menyodorkan setelan tuxedo berwarna putih yang terlihat begitu mahal dan berkelas padanya .
"Ini untukku..",Tanya Luhan menatap Kyungsoo dan mengambil setelan yang diulurkan padanya .
"Ya..Kai bilang kau harus memakainya nanti...dan itu Khusus untukmu",Kata Kyungsoo membenarkan .
"Eh! Khusus untukku.. Memangnya siapa yang memberikannya padaku ..Umh aku rasa ini sangat mahal Kyung",Ujar Luhan mengamati setelan itu teliti .
"Entahlah mungkin teman Kai ..Aku hanya tak terlalu mengenalnya dia yang mengadakan pesta malam ini ",Balas Kyungsoo
"Pesta..",
"Ya ..pesta ...sudahlah lebih baik kau bergegas pulang dan bersiap jangan lupa pakai setelan ini ...Aku dan yang lain akan menjemputmu nanti...",Sela Kyungsoo dan berjalan meninggalkan Luhan yang hanya memandangnya .
Membolak-balikkan setelan tuxedo di tangannya . Senang, Sudah pasti Apalagi bisa mengenakan setelan mahal ini dan Luhan berasumsi harganya pasti sangat mahal . Ia berpikir siapa gerangan yang memberikan setelan yang begitu mahal ini padanya Cuma-Cuma . Memilih untuk bersiap pulang mungkin saja pemilik pesta yang disebutkan Kyungsoo tadi yang memberikannya padanya dan mungkin pada tamu yang lain juga walaupun itu terasa masih menganjal dibenaknya . Mengedikkan bahunya sebelum meraih tasnya dan mulai berjalan meninggalkan Cafe dan kembali ke rumah mengingat jam kerjanya sudah habis.
...
"Apa kataku Sehun benar-benar tertarik pada Luhan..."Kata Kai mengamati kepergian Luhan dari Cafe yang menenteng setelan tuxedo ditangannya .
"Kau benar..Kau berpikir apa yang akan terjadi selanjutnya" Tanya Chanyeoll yang duduk disamping Kai .
Mengedikkan bahunya "Entahlah aku tak yakin... Kau tau Sehun kan ia sering melakukan hal-hal yang tak terduga" Balas Kai
"Berdoalah ia tak melakukan hal-hal yang tak masuk akal atau yang akan membuat Kita tak dapat berkutik didepan kekasih kita..." Kata Chanyeoll ngeri .
"Ya kau benar... Kyungsoo dan Baekhyun pasti akan membunuh kita berdua jika terjadi hal buruk pada Luhan "Jawab Kai membenarkan sebelum menjalankan mobilnya menjauhi areal Cafe .
...
Luhan memilih berjalan ke flatnya melihat jam yang masih menunjukkan pukul 5 sore . Ia masih dapat bersantai mengingat pesta yang akan ia hadiri akan mulai sekitar pukul 7 malam . Melirik kedai Bubble tea sebelum masuk dan memesan
"Apa yang ingin Anda pesan Tuan...", Tanya pelayan pada Luhan.
"Aku ingin Bubble tea rasa taro 5 cup dan untuk rasa coklat 5 cup..."Kata Luhan
"Baiklah...apa hanya itu Tuan..",Tanya pelayan lagi.
Mengetuk-ngetukkan jarinya kedagu "Bungkuskan Cake stroberry itu untukku..Hanya itu", Balas Luhan dan menuju salah satu kursi disana menunggu pesanannya siap.
Memainkan ponselnya dan sesekali melirik beberapa pejalan kaki dari dalam Cafe . Sore yang cerah hari ini begitu juga dengan Moodnya memasukkan kembali ponselnya dan lebih memilih menikmati suasana sore .
"Lu...Kau ada disini" Hingga sebuah suara yang begitu familiar menerpa pendengarannya .
Menoleh dan tersenyum pada sosok yang tengah duduk didepannya "Aku memang kesini setiap hari bukan ,hyung"
Terkekeh kecil "Ya ..dalam beberapa tahun ini kau memang selalu kesini untuk menghabiskan uangmu..",
"Tapi bukankah kau senang aku menghabiskan uangku di Cafemu Hyung, Dan seharusnya kau memberikanku gratisan sesekali mengingat aku sudah menjadi pelanggan tetap disini",Kata Luhan tertawa Kecil .
"Aku bahkan sudah sering memberimu gratisan dan apa kau bilang sesekali...Aku pikir aku sudah memberimu gratisan berkali-kali ",
"Maaf Tuan..ini pesanan Anda..",Ujar pelayan yang menaruh pesanan Luhan diatas meja . Mengambil beberapa won dari dompetnya sebelum meraih pesanannya dan beranjak pergi.
"Aku pikir lebih sering juga tak apa ...Itu bahkan tak akan membuatmu bangkrut ..."Kekeh Luhan
"Tapi lama-kelamaan aku juga akan bangkrut karena saat aku memberikanmu gratisan kau bahkan memesan hampir seluruh Makanan dan minuman di Cafeku", Dan mereka berdua tertawa
"Kalau begitu aku akan pergi dulu hyung. Sampai jumpa besok Donghae hyung..", pamit Luhan pada Donghae.
Donghae mengangguk dan melambaikan tangannya pada Luhan "Ya. Berhati-hatilah",
...
Luhan menenteng kantong plastik berisikan Cake dan Bubble Tea nya . Ia berjalan perlahan hingga ia sampai didepan sebuah panti asuhan kecil . Seperti biasa ia kemudian tersenyum dan sedikit berlari memasuki panti asuhan yang berada di tengah kota itu . Sudah menjadi rutinitasnya sehari-hari datang kemari .
"Hai anak-anak...Hyung Datangggg~", Teriaknya bersemangat saat mendapati kerumunan anak-anak yang tengah bermain tak jauh dari tempatnya berdiri . Mendengar suara teriakan yang begitu nyaring membuat para anak-anak itu menoleh dengan wajah berbinar lalu menghampiri Luhan
"Hyung datang..Hyung Bogoshipo ", Kata seorang anak kecil dengan rambut yang diikat menyerupai apel itu .
Luhan berjongkok setelah membagikan Bubble tea dan Cakenya pada anak-anak yang saat ini sedang menikmati makanannya masing-masing.
"Benarkah..Aku juga sangat merindukanmu Ziyu-ya ",Balas Luhan memeluk Bocah berumur sekitar 6 Tahun itu .
"Aigo~ Kau lucu sekali ",Lanjut Luhan gemas sambil memainkan rambut Ziyu yang diikat.
"Hehe...Aku ingin sepertimu Hyung..",Cengir Ziyu .
Luhan mengangguk-anggukan kepalanya sebelum mengendong Ziyu . "Dimana Ahjumma Ziyu-ya.."
Ziyu menoleh ke kanan dan ke kiri kemudian menunjuk ke arah seorang wanita paruh baya yang tengah berjalan ke arahnya .
"Hyung mau bicara dengan Ahjumma dulu oke...Ziyu kembali bermain dengan yang lain ya",Kata Luhan dan menurunkan Ziyu . Ziyu hanya mengangguk dan berlari ke tempat teman-temannya yang tengah bermain .
"Kau datang lagi Lu...",Sapa Ahjumma pengurus panti pada Luhan .
"Ya ..Aku sangat merindukan anak-anak Ahjumma",Kata Luhan tersenyum.
"Astaga kau ini bahkan setiap hari kemari...", Ujar Ahjumma pada Luhan yang tengah tersenyum dan mengaruk belakang kepalanya.
"Oh Ya..Ahjumma terimalah ini Maaf hanya bisa memberi sedikit..",Luhan menyerah sebuah amplop Coklat pada Ahjumma.
"Lu...Tidak usah ..kau tak perlu terus memberikan gajimu untuk panti ini..Gunakanlah untuk kebutuhanmu" Tolak Ahjumma halus merasa tak enak.
Ia menggeleng sebelum meraih tangan Ahjumma Kim dan memberikan amplopnya
"Tidak apa-apa Ahjumma...Ini untuk mereka..lagipula semua kebutuhanku sudah terpenuhi",Kekeh Luhan .
"Kau benar-benar baik Lu...Terimakasih banyak ",Kata Ahjumma kim tulus.
Melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 6 "Aku harus pulang Dulu... Aku pamit sampai Jumpa Ahjumma..",Pamit Luhan dan diangguki oleh Kim Ahjumma.
"Anak-anak Hyung pulang dulu..Ziyu-ya Hyung pulang ya belajar yang rajin"Kata Luhan sedikut berteriak dan melambai-lambaikan tangannya pada anak-anak panti asuhan dan Ziyu tentu saja .
"Hyung hati-hati dijalan..",Teriak anak-anak itu dan membalas lambaian tangan Luhan . Sedangkan Luhan tersenyum dan mengangguk sebelum benar-benar pergi .
...
Luhan sedang berputar-putar didepan cerminnya dengan mengenakan tuxedo putih yang pas membalut tubuh mungilnya . Ia sudah tiba dirumah beberapa menit lalu dan langsung bersiap-siap ia hanya tak ingin mendengar mulut cerewet Baekhyun dan Kyungsoo yang mampu membuat telinganya sakit.
Bibirnya tak henti-hentinya tersenyum melihat dirinya dari cermin . Setelan ini benar-benar bagus dan pas ditubuhnya . Menyisir rambutnya keatas menambahkan sedikit gel untuk menambah sempurna penampilannya .
Ting..tong...ting..tong..
Luhan segera berlari kearah pintu saat mendengar suara bel pintu rumahnya ditekan .
Cklek
Membuka pintu yang menampilkan langsung kedua sahabatnya yang tengah memandangnya tak berkedip .
"Ya Tuhan Lu...", Kyungsoo melihat penampilan Luhan dari ujung rambut hingga ujung kaki begitu pula dengan Baekhyun .
"A-ada apa ...Apa aku terlihat aneh" Kata Luhan melihat reaksi kedua sahabatnya yang tengah memandangnya tak berkedip .
Keduanya menggeleng dan tersenyum konyol kemudian "Tidak..Kau hanya terlihat sangat sempurna dengan Tuxedo itu Lu...",Kata Kyungsoo dan diangguki oleh Baekhyun .
"Benarkah ...Umh!Tapi kenapa kalian memakai Tuxedo hitam bukan Putih sepertiku ." Tanya Luhan bingung saat menyadari kedua sahabatnya tak memakai warna Tuxedo yang senada dengannya .
Kyungsoo dan Baekhyun saling menatap kemudian mengedikan bahunya tak tau "Sudah tak perlu kau pikirkan Lu ...lebih baik kita berangkat Kai dan Chanyeoll sudah menunggu...Kita bisa terlambat kan",Ujar Baekhyun menarik tangan Kyungsoo dan Luhan menuju dimana Kai dan Chanyeoll tengah menunggu mereka.
Blam
Blam
"Ayo kita berangkat..",Seru Baekhyun saat telah berada didalam mobil bersama Kyungsoo dan Luhan.
Kai dan Chanyeoll menoleh kebelakang melihat ketiga pria cantik yang tengah duduk disana.
"Lu..Woah~Kau cantik sekali"Puji Chanyeoll dan Kai hampir bersamaan .
"Aku tampan Yeoll ,Kai Astaga",Kata Luhan menepuk pelan Dahinya sedangkan Kai dan Chanyeoll hanya terkekeh pelan .
"Sudahlah...lebih baik kita berangkat",Lerai Kyungsoo .
Kai yang mendengar Kyungsoo langsung menjalankan mobilnya .
"Umh!Kenapa hanya aku yang memakai Tuxedo putih",Tanya Luhan saat Melihat Kai,Chanyeoll bahkan kedua sahabatnya memakai tuxedo hitam.
Chanyeoll mengaruk belakang kepalanya "Umh! Ya ...Tak perlu kau pikirkan Lu..Pasti ada tamu lain yang memakai tuxedo dengan warna yang senada dengan milikmu",Balas Chanyeoll dan Luhan mengangguk lebih memilih memandang keluar jendela .
...
...
Sehun tengah berdiri dengan beberapa rekan bisnisnya , Tubuh kekarnya terbalut Tuxedo putih yang membuat nya tampak berkali-kali lipat begitu tampan . Pesta yang ia katakan kecil ini terlihat begitu mewah dipenuhi oleh orang-orang yang sangat berkelas sepertinya. Namun siapa pun yang melihat pesta ini tak akan bisa bilang jika hanya sebuah pesta kecil bukan . Melihat banyaknya tamu dan tempatnya yang berada di hall utama sebuah hotel bintang lima. Ini bukan hanya untuk merayakan keberhasilannya dalam mengambil alih perusahaan Jung corp salah satu perusahaan besar dikorea yang dengan mudahnya ia dapatkan tapi melainkan untuk urusan bisnis juga tentunya . Memangnya apa yang tak dapat ia miliki jika ia ingin Karena ia adalah Oh Sehun Apapun dapat ia dapatkan dengan mudah bukan .
Menghentikan pembicaraannya saat salah satu bawahannya mendatanginya dan membungkuk memberi hormat padanya sebelum berbisik .
"Baiklah..Kau boleh pergi",Kata Sehun usai mendengar apa yang bawahannya katakan dan menyuruhnya pergi .
"Maafkan saya Mrs. Shin, Sepertinya saya akan pergi sebentar ",Kata Sehun meninggalkan salah satu rekan bisnisnya dan pergi begitu saja tak peduli dengan tatapan kecewa yang ditunjukkan padanya dari wanita bergaun hitam itu.
Melangkahkan kakinya dengan sesekali membalas sapaan para rekan-rekan bisnisnya dan tersenyum kecil.
Kaki jenjangnya melangkah Menuju beberapa orang yang terlihat baru tiba saat itu . Pandangannya menatap Lurus pada sosok berbalutkan setelan berwarna putih senada dengannya apa yang ia kenakan sekarang lalu dengan mudahnya bibirnya tertarik keatas .
"Hey Dude",Sapa Kai saat melihat Sehun berjalan menghampiri tempatnya .Sehun tersenyum membalas sapaan Kai namun dengan ekor matanya yang melirik kearah Pria cantik yang benar-benar terlihat sempurna dimatanya itu .
Kai mengikuti arah ekor mata Sehun kemudian tersenyum lalu menepuk pundaknya pelan .
"Kau benar-benar tertarik padanya..Bukankah dia terlihat begitu sempurna",Kata Kai sedikit berbisik . Dan Sehun hanya menunjukkan sringaian nya dan Kai sudah sangat mengerti hal itu .
...
Luhan merasa sesak sekarang ia tak pernah menghadiri pesta semewah ini selama hidupnya . Terlebih saat ia mengedarkan pandangannya hanya terlihat para tamu menggunakan setelan berwarna hitam begitu pun dengan wanita yang mengenakan gaun dengan warna hitam itu .
Ya Tuhan, Ia merasa ini seperti sebuah dongeng saja dimana si baik mengenakan Pakaian putih dan di kerumuni oleh orang jahat berbaju hitam . Menghela nafas kesal saat ia tak dapat menemukan kemana perginya Chanyeoll ,Baekhyun, dan Kyungsoo . Dan ia masih dapat bersyukur saat matanya mendapati Kai berdiri tepat didepannya . Ingin menghampirinya namun ia urungkan saat ada sosok lain dengan setelan yang senada dengannya menghampiri Kai .
Mata Luhan tak berkedip menatap sosok tampan didepannya ,Ya Tuhan dia bukan manusia pikir Luhan . Mengapa bisa ada manusia setampan dan sekeren itu dalam dunia ini . Seakan tersadar kala sosok itu melirik padanya membuat Luhan dengan cepat menunduk memandang sepatunya .
"Kau di tinggalkan ...",Tanya suara berat didepan Luhan dan perlahan ia mendongak hendak melihat siapa gerangan yang bertanya padanya . Mata sipitnya sedikit melebar kala melihat sosok yang sedang ia elu-elukan dalam hatinya sedari tadi . Dan jangan Lupakan mereka memakai setelan dengan warna yang berbeda dan nampak menjadi sorotan dari para tamu disana .
"Hey..Aku bertanya padamu",
"Umh!..A-aku – Aku ya .."Balas Luhan Kikuk
"Kalau begitu ikut denganku..",Dan Sehun mengulurkan tangannya sedangkan Luhan hanya menatap bingung ke arah tangan yang terulur didepannya .
"M-maaf t-tapi -.." Namun sebelum Luhan mampu melanjutkan ucapannya tangannya sudah di genggam dan ditarik sosok tampan yang ia asumsikan pemilik pesta ini . Sehun,Oh Sehun
Dan Luhan mengingat nama itu nama yang diucapkan Baekhyun padanya tadi . Sang penguasa Oh Sehun.
...
Sehun tersenyum miring lalu mendudukkan Luhan disalah satu kursi di Hall itu . Sebelum hendak pergi untuk mengambilkan segelas Wine untuk pria cantik dan dirinya sendiri .
"Ini minumlah", Ujar Sehun menyodorkan gelas kaca berisikan Wine pada Luhan dan diterimanya .
"Umh! A-apa ini beralkohol..",Tanya Luhan dan Sehun hanya mengangguk untuk menjawabnya .
Sehun mengernyit saat Gelas berisikan Wine itu diletakkannya kembali .
"Wae?-"
"Maafkan Aku tapi aku tidak minum minuman beralkohol untuk beberapa saat ", Balas Luhan dan kembali mengedarkan pandangannya ke seluruh Hall .
"Umh! Bolehkan aku bertanya..," Tanya Luhan , Sehun menganggukkan kepalanya mempersilahkan .
"Kenapa semua tamu disini menggunakan pakaian berwarna hitam sedangkan hanya aku dan Anda yang mengenakkan Setelan Putih", Dan Luhan dapat melihat senyum kecil dibibir pria didepannya ini . Bukannya menjawab terlihat Sehun melambai pada seorang pelayan yang membawa minuman tak jauh dari tempat mereka .
Mengambil segelas lagi sebelum menyuruh pelayan itu pergi "Itu bukan alkohol , Minumlah aku kira itu orange jus ...Aku akan menjawabnya saat kau selesai minum ", Sehun meminum kembali Winenya .
Sedikit mendengus kecil dan meraih gelas yang katanya berisikan jus didepannya menciumnya sebelum meneguknya sekali teguk .
"Bagus..." Dan Luhan hanya bisa di buat menganga saat bagaimana pria itu berjalan meninggalkannya begitu saja tanpa menjawab pertanyaannya.Sial
...
...
Luhan berjalan keluar Hall memutuskan untuk sekedar mencari udara segar hingga matanya mendapati sebuah gazebo yang terdapat di pojok halaman yang hanya ter sinari lampu taman. Pikir Luhan itu begitu pas , ia mendengus jengkel lagi saat ingat dengan Ke empat temannya yang entah kemana perginya . Menyenderkan tubuhnya pada pagar tiang Gazebo ia memijit pelan kepalanya yang sejak tadi terasa berdenyut-denyut . Berpegangan pada tiang Gazebo saat lama-kelamaan pandangannya terasa kabur . Ugh! Bahkan ia tak meminum alkohol sedikit pun tapi kenapa ia merasa pusing sekarang . Ia hendak berjalan kembali memasuki hall saat tiba-tiba pandangannya terasa gelap dan tubuhnya ambruk begitu saja . Namun sebelum ia benar-benar pingsan dapat ia lihat sosok pria yang menangkapnya dan saat itu tak sadarkan diri seketika .
Kau akan jadi miliku malam ini dan selamanya ,Xi Luhan .
Dan sebuah sringaian tampan namun nampak begitu menakutkan terlukis di bibirnya . Dan hanya ada satu hal yang perlu diketahui 'Sang rusa telah diterkam Serigala'
...
...
...
...
TBC!
Ini Chap 2 uni udah berusaha fast up walaupun masih dikit telatnya ..dan maafkan saya oke hehe .. Di sini untuk beberapa Chap depan dalam cerita aku buat Sehun rasa sadisan bin kejem tapi namanya aja manusia pasti ada fase luluhnya kan .Maaf juga buat judulnya yang gk sesuai btw bahasa inggris dinda pas-pasan tapi udah aku ganti kog . Udah segitu aja ya
So seperti biasa
Pleasa Reviev, Fav, or foll.
NEXT UP : Thanks for seeing me
