LOOK AT ME

Siapa yang dapat menebak apa yang di pikirkan seorang Oh Sehun . Pria itu bisa melakukan apapun yang ia inginkan dan tak ada satu orang pun yang berani menghalanginya.

Dingin, Arogan serta Kejam adalah beberapa kata yang mampu mendeskripsikan dirinya walaupun semua itu tertutupi dengan wajah bak malaikatnya dan senyum mautnya yang dapat membuat para Wanita maupun pria berstatus uke menyerahkan dirinya suka rela di bawah kuasa Sehun.

Sehun membelai pelan rambut lembut pria mungil yang tengah terpejam diatas ranjangnya . Ia tersenyum tipis betapa sempurnanya ukiran wajah pria ini dan Sehun seakan tertarik padanya . Ia tahu semua hal sekecil apapun tentang Luhan pria yang mempunyai paras menyerupai mendiang istrinya . Sehun masih belum merelakan kepergian istrinya hingga saat ini . Sebenarnya ia tak berkeinginan mencari penganti sosok istrinya yang masih sangat ia cintai . Namun saat ia bertemu Luhan semua seakan berubah Sehun hanya bisa menemukan dirinya tertarik dalam artian lebih pada Luhan.

Tok

Tok

"Permisi Tuan " Suara salah satu maidnya terdengar saat pintu kamar yang ia tempati saat ini terbuka .

"Ada apa" Tanya Sehun dengan suara Khasnya yang dingin dan tegas

"Ada Tuan Kim Jong In beserta teman-temannya di bawah" Jawab maidnya sopan dan Sehun hanya mengangguk sebelum menyuruh maidnya pergi keluar kamarnya . Sehun tersenyum miring tepat apa yang ia pikirkan tentang Kai yang dengan cepat menyadari apa yang ia lakukan pada Luhan. Tapi bukan Sehun kalau tak bisa mengatasi semua ini . Ia mengerakkan tangannya mengelus pelan wajah Luhan yang masih terpejam

"Tunggu Sebentar, Aku akan bermain sedikit denganmu setelah menyelesaikan ini"

Sehun berdiri dari duduknya lalu keluar kamar untuk menemui Kai dan temannya yang lain

...

...

...

"Apa kau pikir Sehun tahu dimana Luhan" Tanya Chanyeoll pada Kai disampingnya

"Aku pikir mungkin dia tau , Tapi jika Sehun tidak tau ..Entahlah aku pusing" Kau mengacak rambutnya frustrasi sedangkan Kyungsoo dan Baekhyun hanya diam tak berkata apapun terlalu khawatir pada Luhan bagaimana jika terjadi sesuatu yang buruk padanya .

"Tidak mungkin kan jika Sehun yang melakukan ini semua "Tanya Kai pada Chanyeoll

"Melakukan apa maksudmu" Jawab suara dari arah tangga membuat keempat orang di ruang tamu seketika menoleh dan mendapati Sehun yang tengah berjalan ke arah mereka

"Sehun" Panggil Kai

"Ada apa kalian kemari" Tanya Sehun santai dan mendudukkan tubuhnya pada sofa didepan Kai dan yang lainnya

"Kita ke intinya saja ,Apa kau tau dimana Luhan sekarang dia menghilang saat pesta tadi dan aku pikir dia bersamamu mengingat tadi kau juga tak ada dalam pesta" Kata Kai menatap Sehun harap-harap cemas. Sehun mengerutkan dahinya lalu menegakkan posisi duduknya

"Kau mencurigaiku" Tanya Sehun

"Bukan Sehun ,Aku pikir kau tertarik padanya "Suara Chanyeoll terdengar membuat Sehun menoleh kearahnya tak suka

"Jadi apa yang kalian pikir aku lakukan padanya "Tanya Sehun lagi suaranya nampak sedikit tersinggung dan mendengar itu membuat Kai ,dan Chanyeoll seketika diam

"Sehun-Ssi jika kau tak tahu dimana Luhan bisakah kami minta bantuanmu untuk mencari dimana ia berada sekarang ,Kami sangat khawatir "Kata Kyungsoo hati-hati walaupun tak dekat dengan Sehun ia tau semua hal tentang Sehun yang terkenal dengan image kejamnya .

Mendengar itu Sehun mengangguk "Akan aku bantu"

"Terima kasih Sehun-ssi" Ucap Kyungsoo dan Baekhyun hampir bersamaan.

"Kalau begitu kami akan pulang Sehun ,Sampai jumpa "Kata Kai berdiri dari duduknya diikuti Chanyeoll beserta kekasih mereka

Sehun juga berdiri dari duduknya "Jangan khawatirkan Luhan dia pasti akan baik-baik saja"

Dan keempat orang didepannya menoleh dan mengangguk sebelum hilang di balik pintu mansionnya .

Sehun tersenyum miring dan berjalan kembali ke kamar dimana Luhan berada

"Tapi aku tidak jamin untuk hal yang lainnya Luhan akan baik-baik saja"

...

...

...

Kai dan Chanyeoll memutuskan untuk pergi ke Cafe dekat kompleks apartemen mereka usai mengantarkan Baekhyun beserta Kyungsoo ke rumah mereka .

"Aku tidak percaya dengan apa yang Sehun katakan" Suara Kai mulai membuka suara sambil memijit dahinya yang terasa pening "kau juga tahu dia itu pria yang sangat penuh dengan rahasia, Atau mungkin memang benar Sehun yang melakukan ini semua "

"Jangan mencurigainya jika tak ada bukti Kau kan tau pasti bagaimana reaksinya ,Lagi pula ia terlihat biasa-biasa saja "Jawa Chanyeoll

Kai menegakkan kepalanya "Memangnya siapa yang bisa membaca pikirannya dia saja tak pernah menunjukkan ekspresi selain datar dan dingin ,Memangnya jika ia benar-benar jujur kau tau" Kesalnya

Chanyeoll mengedikkan bahunya "Entahlah aku bingung, Lebih baik kau suruh semua bawahanmu untuk mencari Luhan aku juga akan menyuruh bawahanku untuk mencarinya Sebenarnya dimana anak itu"

...

...

...

Sehun kembali memasuki kamar di mana tempat Luhan tengah tertidur atau mungkin masih tak sadarkan diri. Tubuh tegapnya kini terbalut dengan piyama hitam yang nampak begitu pas di tubuhnya . Sehun mendudukkan dirinya pada pinggiran ranjang lalu kembali mengelus wajah Luhan lembut .

Eungh~

Terdengar Lenguhan pelan dari bibir Luhan disertai dengan mata rusanya yang perlahan terbuka menampilkan kelereng coklat bening yang nampak sangat indah .

"Kau sudah bangun" Suara Sehun terdengar membuat Luhan menoleh pelan kearah suara itu .

"K-kau.."Luhan bergerak panik di tempatnya namun gerakannya terhenti saat menyadari kedua tangannya diikat pada sisi kanan dan kiri ranjang yang ia tempati

Membuat matanya kembali menatap Sehun yang menyeringai "Ya ini aku..apa kau terkejut"

Sehun membelai lagi wajah Luhan membuat Luhan memalingkan wajahnya menolak "Jangan sentuh aku"

"Sebenarnya apa maumu...Tolong lepaskan aku Sehun-ssi ..Lepaskan" Pinta Luhan mengerakkan tubuhnya berharap ikatan pada kedua tangannya bisa terlepas namun semua itu sia-sia karena bukannya lepas malah ia merasakan tangannya sangat sakit .

Sehun mencengkeram dagu Luhan erat membuat ringisan kesakitan keluar dari bibirnya dan memaksa Luhan menatap kedua matanya "Kau miliku sekarang Luhan Dan jangan berpikir aku akan melepaskanmu apalagi berpikir kau akan melarikan diri dariku.. Aku katakan lagi padamu itu akan sia-sia"

Dan Sehun melepaskan cengkeramannya kasar lalu berdiri dari duduknya melepas piyama nya membuangnya asal membuatnya bertelanjang dada . Luhan menatap Sehun takut-takut air matanya menetes mengaliri pipi tirusnya "A-apa y-yang akan k-kau lakukan ..." Suara Luhan terdengar bergetar karena begitu ketakutan terlebih kini Sehun juga mengikat kedua kakinya

Luhan meronta namun sia-sia karena Sehun terlampau kuat membuatnya pasrah dan hanya bisa menangis saat ini

"Aku ingin menjadikanmu miliku Luhan, sepenuhnya " Kata Sehun dan mulai menindih tubuh Luhan

Luhan mengerakkan tubuhnya tak beraturan apalagi saat Sehun sudah berada diatasnya membuat ketakutan dalam dirinya semakin menjadi

"Hiks...aku mohon jangan hiks. Lepaskan Sehun-ssi hiks..." Tangis Luhan panik namun Sehun seakan tuli dan ia hanya tersenyum meremehkan . Terdengar tangisan Luhan semakin menjadi saat Sehun membuka jasnya dan merobek kemejanya membuangnya ke sembarang arah

"Hiks..Jangan hiks..."Kata Luhan diiringi tangisannya

"Kau milikku Luhan.. Milikku" Desis Sehun meremas junior Luhan yang masih terbalut celananya membuat Luhan mendesah pelan merasakan sensasi aneh yang belum pernah ia rasakan

Sehun melepaskan tangannya dari junior Luhan dan menempelkan bibirnya pada bibir Luhan melumatnya kasar

"Enngh...le..-Eungh pas.." Luhan berusaha melepaskan ciuman Sehun namun itu sia-sia karena Sehun menciumnya begitu dalam dan kasar

"Arhh" Luhan melenguh saat Sehun menggigit bibirnya hingga dapat ia rasakan rasa darah di lidahnya .

Sehun menyelusupkan lidahnya kedalam rongga mulut Luhan membuat lelehan saliva terlihat di bibir keduanya. Sehun menyesap lidah Luhan membuat Luhan kembali melenguh

Merasa sudah cukup Sehun menarik wajahnya sedikit menjauh agar dapat melihat wajah Luhan dibawahnya . Ia tersenyum miring merasa begitu bergairah . Gairah yang tak pernah ia rasakan pada siapa pun termasuk mendiang istrinya . Sehun masih menatap Luhan yang terlihat begitu berantakan dengan mata sayu serta keringat di wajahnya dan bibirnya yang bengkak sedikit terbuka dan mengeluarkan darah . Nafasnya juga nampak terengah-engah

"Hentikan Sehun.. Hiks..Ku mohon" Pinta Luhan memelas

"Apa berhenti... Bahkan kita belum sampai pada bagian terbaiknya"Jawab Sehun dan memulai kegiatannya mengecap leher Luhan

"Ahhh~" Desah Luhan saat Sehun menyesap keras lehernya meninggalkan bekas keunguan disana yang sangat kontras dengan kulit putihnya

"Henti ..ahh kanhh" Luhan masih sekuat tenaga memohon . Ia tak dapat bergerak bebas sebab ikatan pada kaki dan tangannya

Sehun tak memperdulikan permohonan Luhan ia terus saja mengecap leher Luhan dengan nafsu . Kepalanya turun kedada Luhan mulutnya meraup nipple kiri Luhan rakus sedangkan tangan kanannya memilin dan sedikit mencubit nipple Luhan yang lain .

"Oohh.. Lepas..ahh Sehunnn.."

Bukannya dilepas Sehun semakin bersemangat bermain pada nipple Luhan sesekali ia menggigitnya kecil membuat Luhan meringis

"Ahh...lepaskan.. Sakitt arhh"

Sehun melepaskan nipple Luhan dan beralih pada celana Luhan ia membukanya kasar beserta dalamannya sekaligus membuat Luhan telanjang sepenuhnya .

"Aku tidak akan melakukan pemanasan" Sehun menyeringai dan membawa tangannya meremas junior Luhan lalu mengocoknya pelan

"Uhh…apahhh yang kau lakukan ahh"Tanya Luhan diselingi desahan keluar dari bibirnya

Sehun diam lalu meraup kejantanan Luhan kedalam mulutnya mengulumnya cepat sesekali menggigitnya . Lidah Sehun melilit kejantanan Luhan yang berukuran kecil membuat Luhan mendesah tak karuan dan itu membuat Sehun semakin menyunggingkan senyumannya disela kegiatannya mengulum penis Luhan .

"Ohh... Enghhh Sehun ahh ber ohh tiihh~" Desah Luhan keras

"Kau menyuruhku Berhenti tapi kau terlihat menikmatinya "Balas Sehun semakin mempercepat kulumannya karena merasakan penis Luhan yang nampak semakin tegang dan berkedut tanda ia akan klimaks sebentar lagi

"Ahh~ Sehunn"

"Bagus panggil namaku sayang" Suara Sehun terdengar berat dan bergairah

"Ahhh~ menyingkir dari sanahhh aku ..AHHHHH" Desah Luhan panjang saat klimaksnya sampai dan

GLUP

Sehun menelan seluruh sperma Luhan tanpa jijik ia mengangkat tubuhnya dan menatap wajah Luhan yang nampak berkeringat serta nafasnya yang masih terengah

Sehun melepas celananya sendiri membuatnya telanjang sepenuhnya . Luhan yang melihat Sehun telanjang memalingkan wajahnya malu melihat betapa gagah dan besarnya kejantanannya Sehun yang berbanding terbalik dengan kejantanannya . Luhan menggelengkan kepalanya cepat menghilangkan semua pikiran kotornya yang ia pikirkan hanya bagaimana Sehun berhenti untuk tidak menyetubuhinya

Sehun kembali mendekatkan tubuhnya pada Luhan mengelus lubangnya membuat Luhan kembali mendesah

"Hentikan ini Sehun-Ssi jangan lakukan ini aku mohon" Pinta Luhan entah yang ke berapa kalinya namun tetap diabaikan oleh Sehun

"Kau miliku Luhan ,milikku" Desis Sehun memposisikan penis besarnya didepan lubang Luhan . Luhan bergerak gelisah membuat Sehun kembali mendesis marah dan tangan kirinya menekan pundak Luhan kasar membuat Luhan meringis diselingi air matanya yang kembali mengalir

"Jangan aku mohon.." Jerit Luhan menolak

Sehun semakin mencengkeram kasar pundak Luhan "Tak ada yang bisa menolakku Luhan... Tidak kau sekalipun"

Sehun melepaskan cengkeramannya dan membawa tangan kirinya ke belakang punggung Luhan . Sehun membungkukkan tubuhnya hingga dadanya menempel pada dada Telanjang Luhan .

"Hiks..jangan kumohon"

Sehun memegang kejantanannya yang sudah menegang dan mengarahkannya pada Lubang Luhan

"Aku mohon hiks..jangan ...AKHHHH"

JLEB

Jerit Luhan kesakitan saat kejantanan Sehun memaksa masuk pada lubangnya . Sehun mencium Luhan menetralkan rasa sakitnya

"Sakit... Sehun..Lepaskan" Tangis Luhan merasa dirinya seperti terbelah dua . Lubangnya terasa sangat perih dan panas sekarang

"Kau akan nikmat sebentar lagi sayang..." Bisik Sehun dan mulai mengerakkan tubuhnya pelan . Ia mengeluarkan kejantanannya sebatas kepala sebelum

JLEB

Langsung menusukkannya kembali kedalam lubang Luhan membuat Luhan memejamkan matanya saat Kejantanan Sehun mengenai tepat pada sweet spotnya

"Ohh..Ahh "Desah Luhan saat Sehun menggenjotnya tanpa ampun dengan ritme yang begitu cepat dan mengenai sweet spotnya berkali-kali

"Ahh bagus..Luhh panggil namaku" Racau Sehun

"Ohh Sehunn.. Ahh..ahhh " Luhan mencengkeram sprei ranjang ia tempati yang sudah tak berbentuk karena kegiatan panas mereka

"Shitt..Ohh..kau nikmat Lu!"

"Sehun.. Ahhh"

Sehun semakin mempercepat genjotnya saat dirasa kejantanannya berkedut di dalam Lubang Luhan membuat Tubuh Luhan semakin terhentak keras akibat sodokan Sehun

"Sehun Aku..Ahhhh~"

Desah Luhan lagi saat sampai Klimaks keduanya spermanya membasahi perut Sehun dan perutnya sendiri . Dan Sehun memejamkan matanya menikmati sensasi kejantanannya yang terpijat oleh dinding lubang Luhan yang mengetat akibat klimaksnya sampai

"Shit..Ahhh~" Desah Sehun saat sampai pada klimaksnya . Spermanya menyembur didalam lubang Luhan hingga tumpah keluar dari Lubangnya karena terlalu banyak

Plop

Sehun mengeluarkan kejantanannya dan berdiri disamping ranjang . Matanya melihat pada Luhan yang berkeringat dan masih mengatur nafasnya . Matanya terlihat sayu dengan keringat bercampur air mata membasahi tubuhnya . Sehun meraih celananya dan memakainya asal untuk menutupi bagian bawahnya sedangkan bagian atasnya ia bertelanjang dada memperlihatkan perut ber-Absnya yang begitu seksi

"Kau sangat memuaskan Lu..Terimakasih untuk malam ini" Sehun mengecup kening Luhan pelan sebelum melangkahkan kaki keluar dari kamar meninggalkan Luhan yang telanjang seorang diri.

"Hiks.." Luhan kembali menangis merasa begitu hancur . Ia merasa seperti jalang murahan saat ini ia berpikir apa kesalahan yang ia perbuat hingga diperlakukan begitu memalukan seperti ini .

"BRENGSEK KAU OH SEHUN..HIKS...AKU MEMBENCIMU" Teriak Luhan histeris

Sehun yang masih berdiri didepan pintu kamar Luhan menyeringai meremehkan

"Kau milikku Luhan...-"

Ia melangkahkan kakinya menuju kamar utamanya untuk membersihkan diri

"Milik Oh Sehun"

TBC!

Yuhuuu~ ketemu lagi dengan aku di look at me ..

Kalian udah pada bisa nebak kan kalau tu minuman mami lulu dikasih sesuatu ama si papi. ..

Haha maaf ya kalao NCnya kurang hot.. Aku gak terlalu bisa buat NC kek giini.. Maklum dinda masih polos #Ditabok

Udah jangan panjang* sampai jumpa next chap .. Terimakasih banyak untuk yang riview ,fav anda foll

TERIMAKASIH SUDAH MENYEMPATKAN WAKTU KALIAN UNTUK MEMBACA

Maaf gak bisa bales riview kalian satu-satu ya

So,jangan lupa untuk review ya ..

Cerita ini kayaknya bakal rada panjangan deh dibanding cerita yang aku buat lainya haha...

NEXT UP : THANKS FOR SEEING ME :-)