THE ADVENTURE OF SWORD MAN

Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto & Highschool DxD © Ichie Ishibumi

Serta karakter-karakter lainnya yang saya pinjam dari pemiliknya

Summary : Langsung baca aja gan

Genre : Adventure

Rating : M

Setting :DxD

Warning : typo, OOC, Gaje, OC, alur gak karuan , berantakan dan lain lainnya DFU ( Devil Fruit User) Master Haki

Pair : Naruto x Uzumaki Mito

BEGIN...

Chapter 4

Siang itu cuaca terasa panas membuat mereka gerah, keringat bercucuran di kedua wajah mereka apalagi Naruto membawa tas yang berat karena Mito yang meminta kepada para pelayannya, awalnya Naruto menolak membawa tas tersebut akan tetapi Mito mengancamnya membuat nyali Naruto menciut, tak jauh didepan sana mereka melihat sebuah pohon yang rindang lalu merekapun memutuskan untuk istirahat sejenak.

"Hah, lelah sekali rasanya punggungku pegal sekali membawa tas itu, ck sebenarnya apa sih yang kau bawa ditas itu?" ucap Naruto yang sedikit kesal dengan Mito yang seenak jidatnya menyuruh dirinya membawa tas yang tidak tahu apa isinya.

"Itu cuman perlengkapanku, ada baju, bantal, guling, make up, uang, makanan, tenda, selimut, dan lain - lain" ucap Mito tanpa dosa sedangkan Naruto hanya menganga mendengar perlengkapan yang ia bawa, lalu munculah perempatan didahi Naruto menahah kesal karena telah dikerjai oleh Mito.

"K-kau ! kau pikir kau mau piknik ! membawa barang sebanyak itu apa kau sudah gila?"

"Gila ! Kau bilang aku gila ! Dengarkan aku bodoh kita ini akan berpetualang, jadi aku sudah mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi dan kau sebaiknya tidak usah protes lagi dasar bodoh!" Ucap Mito yang membalas perkataan Naruto.

'Tck gadis ini benar - benar merepotkan' pikir Naruto memijit kepalanya yang agak pusing.

"Hey Baka ! cepat ambilkan aku minum aku haus" ucap Mito yang menyuruh Naruto untuk mengambil minuman sementara Naruto hanya pasrah, sepertinya kehidupan kedepannya tidak akan tenang, lalu Naruto memberikan air mineral kepada si gadis, lalu Mito meminum air mineral yang diberikan Naruto.

Gluk gluk gluk

"Ah segarnya" ucap Mito selesai minum air lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah Naruto dan mencoba menawarinya, tetapi Naruto menolak dengan alasan ia tidak haus Mitopun hanya mengangkat kedua bahunya seolah tidak peduli, lalu Naruto beranjak dari duduknya tak lupa membawa tas dan pedangnya.

"Hey kau mau kemana?" Ucap Mito melihat Naruto sedang bersiap - siap untuk pergi.

"Kita akan berangkat sekarang sebelum hari menjelang malam"

"Tapi aku masih lelah, bisakah kita istirahat sebentar lagi? Kumohon" ucap Mito sambil melancarkan jurus yang ampuh yaitu puppy eyes, tapi sepertinya jurus tersebut tidak mempan kepada Naruto, terlihat Naruto memandang datar Mito.

"Tidak!"

"Ayolah kalau begitu kau gendong aku"

"Tidak!"

"Kumohon, ayolah tuan tampan"

"Ck, aku bilang tidak ya tidak, lagi pula kau itu punya kaki kenapa kau tidak berjalan saja?"

"Mouu, aku lagi malas jalan lagi pula kau itu laki -laki, seharusnya kau harus menuruti yang aku mau" ucap Mito dengan bibir yang mengerucut sambil melipatkan kedua tanganya, sementara Naruto hanya memutar kedua mata bosan melihat tingkah manja Mito.

"Ya sudah lebih baik aku tinggal saja kau disini" ucap Naruto yang meninggalkan Mito, Mito yang mellihat Naruto pergipun panik dan segera menyusulnya.

"Hey BAKA ! Tunggu aku SIALAN!"

SKIP

Tak terasa hari sudah menjelang malam dan ternyata perjalanan mereka masih jauh mereka memutuskan untuk bermalam dihutan belantara.

"Kita akan bermalam disini, sepertinya tempat ini aman" ucap Naruto yang melihat sekeliling yang menurutnya cocok untuk bermalam.

"Haahhh...haahhh...hahhh kau kejam Baka ! Kau tega sekali meyuruhku berjalan sejauh ini tanpa henti"

"Bukankah kita sudah istirahat siang hari"

"Itu beda lagi, kau lihat sekarang kakiku terlihat bengkak karena berjalan sejauh ini tanpa henti, pokoknya aku tidak mau tahu kau harus tanggung jawab, sekarang buatkan aku tenda dan setelah itu pijiti kakiku ini" ucap Mito yang mengancam, Naruto yang mendengar ancama Mito hanya menghela nafasnya lalu ia menuruti apa yang Mito inginkan.

Setelah mendirikan tenda dan memijit Mito, Naruto mencari kayu bakar untuk membuat api unggun, lalu mereka berdua duduk di dekat api unggun.

"Naruto-kun sebenarnya kita mau kemana?'

"Ah mengenai itu, aku tidak tahu tapi bisa kau jelaskan desa terdekat dari sini?"

Terlihat Mito sedang berpikir mengenai desa terdekat, beberapa menit kemudian ingat sesuatu.

"Hm, kita hanya lurus saja ke arah utara dan disana ada sebuah kota Kuoh jadi apakah kita akan ke Kuoh?"

"Ya kalau tempat terdekat kita hanya Kuoh jadi kita akan pergi kesana"

Malam semakin larut mata Mito mulai mengantuk iapun pamit kedalam tenda sementara Naruto berjaga diluar, Naruto mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya dan ternyata sebuah foto didalam foto terdapat seorang pria paruh baya bersurai putih sedang tersenyum, Narutopun mengingat perkataan Tsunade.

Flashback

Pagi hari sebelum keberangkatan.

Tap

Tap

Tap

Pada pagi itu semua pelayan istana sibuk mempersiapkan sesuatu, mereka semua bolak - balik di dalam istana.

"Cepat kita harus mempersiapkan perbekalan untuk Hime-sama !" Teriak salah seorang yang merupakan kepala pelayan di dalam Istana, Naruto melihat semua orang yang sibuk hanya menggelengkan kepalanya, lalu ia melangkah menuju keluar istana mencari udara segar, alis Naruto mengkerut ketika Seorang gadis bersurai merah jambu menghampiri dirinya.

"Ada apa Sakura-chan?"

"Em, a-ano i-itu aku ingin mengembalikan uangmu" ucap Sakura yang gugup sambil menyodorkan sekantung uang yang ia curi tempo hari,

"Sudahlah itu buatmu saja, ambilah"

"T-tapi inikan uang-"

"Sudahlah Sakura-chan tidak usah dipikirkan lebih baik kau simpan saja uangmu" ucap Naruto, Sakura yang mendengarnya tentu saja senang iapun berlari meninggalkan Naruto dan tak lupa mengucapkan terima kasih, Tsunade yang melihat interaksi Naruto dan Sakura tersenyum tipis lalu ia berjalan mendekati Naruto.

"Naruto?!"

Naruto yang mendengar namanya dipanggil mengalihkan pandanganya kearah suara tersebut.

"Tsunade- san ada apa anda kemari?" Ucap Naruto melihat Tsunade berjalan kearahnya.

"Aku ingin memberimu sesuatu" ucap Tsunade sambil menyodorkan sebuah foto

"Siapa ini Tsunade-san?" Ucap Naruto menerima sebuah foto ia melihat seseorang yang begitu asing.

"Dia adalah Jiraiya teman kenalanku, yah walaupun dia bodoh dan mesum tapi jangan kau remehkannya, dia mempunyai jaringan informasi yang sangat luas, dan soal kekuatannya kau akan lihat nanti jika bertemu dengan dia , dan ini adalah surat berikan ini kepadanya kau jangan buka surat itu apa kau mengerti"

"Baiklah Tsunade-san aku akan memberikannya"

"Ah ya satu lagi dibalik foto tertera alamat rumahnya, jika tidak ada lagi yang kau ingin tanyakan aku akan pergi" ucap Tsunade pergi meninggalkan Naruto.

"Arigatou Tsunade-san"

FLASHBACK END

《《《《《《《《《%%%》》》》》》》》

Kota Kuoh.

"Muehehehehhe"

Terdengar suara tawa seseorang diatas pohon, disana terdapat seorang pria paruh baya sedang mengintip menggunakan teropongnya, ia melirik kesana kemari mencari sesuatu dan akhirnya ia menemukan sesuatu yang ia cari.

"Muehehehhe tenyata tempat ini paling strategis untuk penelitianku muehehehhe" ucap pria paruh baya bersurai putih, yang ternyata dia sedang mengintip tempat pemandian wanita, lalu ia memperjelas teropongnya terlihatlah beberapa wanita cantik didalam onsen sedang mandi, senyum mesum tercetak diwajahnya yang menurut para wanita merupakan senyum menjijikan.

"Muehehehh terima kasih Kami-sama ini merupakan hari yang terbaik!" Ucap pria paruh baya yang begitu senang, entah kenapa seluruh para wanita didunia merasakan perasaan merinding bahkan Mito yang tertidur pulaspun ikut merasakannya.

《《《《《《《《%%%%》》》》》》》》

Pagi menjelang sinar mentari menyinari bumi dipagi hari, seorang pemuda tengah tidur terlelap dibawah pohon, lalu cahaya matahari menyinari indra penglihatannya sehingga membuat sang empunya terbangun.

"Eunngghhh, sudah pagi yah" ucap pemuda yang terbangun iapun berdiri sambil merenggangkan otot - otonya yang terasa pegal lalu iapun pergi mencari sungai.

Didalam tenda

Didalam tenda seorang gadis bersurai merah tengah tertidur, beberapa menit kemudian kedua mata sang gadis mulai terbuka.

"Hooaaammmm, sudah pagi yah? Ck kenapa Si Naruto - baka tidak membangunkan aku?" Ucap sang gadis aka Mito sedikit kesal karena tidak dibangunkan lalu iapun pergi keluar untuk mencari Naruto, diluar tenda Mito melirik kesana - kemari untuk mencari Naruto tetapi ia tidak melihat tanda - tanda keberadaan Naruto.

"Sebenarnya kemana si baka itu pergi? jangan - jangan dia pergi saat aku tertidur, A-atau d-dia dimangsa oleh hewan buas" ucap Mito yang sedikit gelisah memikirkan Naruto yang tidak - tidak.

"Hiks... hiks... hiks... N-naruto-kun"

Sementara ditempat lain Naruto sedang membasuh mukanya di sungai, setelah selesai iapun kembali ketempat awal yaitu tempat mereka bermalam. Saat di tengah jalan ia mendengar suara seseorang menangis.

"Bukankah itu suara Mito? Kenapa ia menangis? Aku harus cepat kesana."

Naruto berlari kearah suara tanpa melihat keadaan sekitar pikirannya hanya terpaku kepada Mito, saat dirinya sudah sampai ia melihat Mito tengah terduduk sambil menangis.

"Mito-chan?"

Mito yang mendengar suara seseorang langsung mengalihkann pandangannya disana terlihat Naruto iapun berlari dan memeluk tubuh Naruto.

"Hiks... hiks... Baka, kenapa kau meninggalkanku, ku pikir kau pergi meninggalkan aku hiks hiks"

Naruto melihat Mito menangis merasa bersalah ia tak tega melihat seorang gadis menangis, Naruto membalas pelukan Mito sambil mengelus rambut surai merah panjangnya, Mito yang berada dipelukan Naruto terasa hangat dan nyaman.

"Kau sudah tenang?" Tanya Naruto

"Mm ya" jawab Mito dengan anggukan

"Baguslah, kalau begitu kita bersiap - siap untuk berangkat melanjutkan perjalanan"

"Tapi sebelum berangkat bisakah kau membereskan barang - barangku dulu" ucap Mito menunjuk sebuah tenda agak berantakan, Naruto melihat arah yang ditunjuk oleh Mito hanya menghela nafas.

SKIP

Setelah acara selesai beres - beresnya termasuk makan dan lain - lain, mereka melanjutkan perjalanannya tiba - tiba di tengah perjalanan mereka dikepung bandit berjumlah 6 orang.

"Hey lihat kita menemukan sebuah harta karun" ucal Bandit 1

"Kau benar apalagi ada seorang gadis cantik jadi kita akan berpesta malam ini hahahaha" ucap Bandit 2

Mito emosi melihat kawanan bandit memandang dirinya penuh nafsu, sedangkan Naruto hanya diam dan mencoba menenangkan Mito dengan cara menepuk bahunya, Mito yang bahunya ditepuk mengalihkan pandangan kearah Naruto, Mitopun mengerti apa yang Naruto maksud, walaupun didalam hatinya kesal dan ingin mengutuk mereka jadi Batu, tapi Naruto malah menahannya.

"Maaf tuan, bolehkah kami lewat? Kami sedang terburu - buru"

"Boleh saja, asal serahkan barang - barangmu dan gadis itu! Bagaimana?" Ucap bandit 1 menyeringai senang.

"Cih aku tak sudi dengan bajingan sepertimu" ucap Mito

"Diamlah jalang ! Kau itu seharusnya jadi bu-"

Ciiiuuunnngg

Dhuuaaarrrr

Perkataan ketua bandit tidak dapat diteruskan karena tubuhnya hancur tak tersisa oleh laser Naruto, para bandit lainya melihat sang bos terbunuh menggeram marah.

"Sialan ! Akan kubunuh kau!"

"Busoshoku koka"

Bandit mengayunkan pedangnya secara Vertikal kearah Naruto, tetapi Naruto berhasil menahan dan mematahkan pedang sang bandit, lalu dengan cepat Naruto menacapkan potongan pedang ke tenggorokan sang bandit 2

Jleb

"Ohok.. "

Darah keluar dari tenggorokannya dan sang banditpun langsung tewas seketika, lalu kedua bandit menyerang dari arah depan, Naruto mengeluarkan pedangnya dan menahan pedang kedua bandit tersebut.

Trank

Trank

Trank

Kedua bandit tersebut menyerang secara babi buta Naruto agak kewalahan menahan serangan bandit tersebut, tanpa sadar dari samping kanan Naruto seorang bandit menyerangnya.

"Perfum Fermur"

Dhuuakkk

Mito menendang kepala sang bandit yang hendak menyerang Naruto dan kepala sang banditpun hancur menjadi batu akibat tendangan Mito.

"Cih, melawan bandit segitu saja kau kewalahan!"

"Diamlah Idiot! Kau pikir aku membutuhkan bantuanmu?"

"Hempt, ya sudah kau urusi saja urusanmu aku akan menonton dibelakang" ucap Mito yang sebal kepada Naruto dan pergi meninggalkan begitu saja.

"Gezzz wanita itu!"

"Oi oi oi kau mengacuhkan kami hah!" Ucap salah satu bandit yang kesal karena di acuhkan, Naruto melihat kedepan tinggal tiga lagi sisanya, ketiga banditpun menyerang secara bersamaan lalu Naruto mengayunkan pedangnya kearah atas mengambil kuda - kuda menebas, aura kehijauan muncul dipedang Kokuto yoru milik Naruto.

Sring

Dengan secepat kilat Naruto sudah ada dibelakang ketiga bandit tersebut, mereka semua terdiam hingga.

Craaasss

Craaaasss

Craaassss

Ketiga bandit langsung tumbang akibat tebasan Naruto yang begitu cepat, Mito yang menonton pertarungan Naruto terkagum - kagum, ia tidak menyangka melihat tontonan yang menarik dan ia juga tahu bahwa Naruto belum mengeluarkan kekuatan penuhnya, Naruto berbalik kearah Mito tuk menghampirinya.

"Apa kau tidak apa - apa?" Ucap Naruto menanyakan keadaan Mito.

"Ya aku tidak apa - apa lalu bagaimanna denganmu?"

"Hm seperti yang kau lihat aku baik - baik saja, ya sudah kita lanjutkan perjalanan kita"

"Baiklah"

Mereka berdua pergi meninggalkan mayat para bandit menuju tempat yang di tuju yaitu Kota Kuoh.

《《《《《《《《《%%》》》》》》》》》

Tap

Tap

Tap

Tap

Suara langkah kaki bergema disetiap sudut lorong seorang pemuda bersurai kuning tengah melangkah menuju tempat yang tidak diketahui, banyak pasang mata yang mengintai pergerakan sang pemuda tersebut. Tapi sang pemuda hanya menghiraukannya, hingga langkahnya berhenti disebuah kursi kebersaran.

"Untuk seorang iblis rendahan berani - beraninya datang ke tempatku" ucap seseorang bersayap gagak , lalu iapun melempar tombak cahaya kearah pemuda tersebut.

Syuuuutt

Tapi dengan reflek yang bagus sang pemuda dapat menghindari tombak cahaya tersebut.

Dhuuuaaarrrr

Tombak cahayapun meledak di tempat pemuda tadi berdiri sehingga menghasilkan kawah sedang.

"Ma..ma...ma apakah ini sebuah sambutan untuku?"

"Grrr mau apa kau kesini bocah?"

"Ma... santai saja, aku kesini untul berkerja sama denganmu" ucap pemuda kuning yang menawarkan sesuatu, pria bersayap gagakpun sedikit tertarik mendengar sebuah kerja sama tersebut.

"Hm jadi apa yang kau inginkan?"

"Aku ingin kau membawa mereka kepadaku dalam keadaan hidup" ucap pemuda pirang sambil menyerahkan dua buah foto, sedangkan sang pria bersayap gagak terlihat bingung tidak mengenal mereka berdua.

"Siapa mereka berdua?"

"Mereka adalah Uzumaki bersaudara dan mereka pula adalah budakku, aku ingin kau mencari mereka dan membawa mereka hidup - hidup kepadaku, tapi ingat kau jangan sampai membunuhnya!" Ucap sang pemuda diakhiri kalimat ancaman.

"Baiklah, lalu apa imbalan yang kau berikan kepadaku?" Tanya pria bersayap gagak.

Sang pemuda sedang berpikir dengan imbalan apa yang ia berikan kepada pria bersayap gagak.

"Hm kalau begitu? Apa yang kau mau pasti akan ku kabulkan"

"Kalau begitu bagaimana dengan kedua adik Maou kau bawa kesini"

"Baiklah kalau begitu kita deal" ucap pemuda menyeringai dan merekapun tertawa senang.

《《《《《《《%%%%%》》》》》》》

Setelah bertempuh beberapa lama perjalanan akhirnya mereka berdua sampai di kota Kuoh pada malam hari, Naruto dan Mitopun senang melihat peradaban didepannya.

"Akhirnya sampai juga kita di kota Kuoh"

"Fufufu kau benar Naruto-kun"

"Yosh saatnya kita mencari makan"

Mereka berduapun pergi untuk mencari makan, didepan sana terlihat sebuah kedai merekapun memasuki sebuah kedai yang bernama Ichiraku.

"Selamat datang" ucap wanita penjaga kedai, ia melihat Naruto terpesona ketampanannya terdapa rona merah di kedua pipinya , Mito yang melihat gelagat sang pelayan pun langsung memeluk lengan Naruto dengan erat, Naruto melihat tingkah Mito terheran - heran iapun duduk disebuah kursi begitu pun Mito yang masih memeluk lengan Naruto.

"A-ano a-anda ingin pesan apa Tuan?" Ucap sang pelayan gugup melihat Naruto.

"Ah aku ingin ramen jumbo ekstra pedas, bagaimana denganmu Mito-chan?"

"Ya aku juga ingin itu!" Ucap Mito dengan nada dingin sambil menatap tajam kepada pelayan tersebut.

"H-haii tunggulah beberapa menit"

SKIP

Setelah pesanan datang Naruto memakan Ramen dengan lahap karena ia kelaparan sementara Mito makan dengan santainya beberapa menit kemudian Naruto dan Mito pergi meninggalkan kedai Ramen dan tak lupa ia membayar ramen tersebut.

"Hm setelah ini kita mau kemana Naruto- kun?"

"Sebaiknya kita mencari toko pakaian dulu"

"Baiklah, kalau itu mau Naruto-kun"

Mereka berduapun pergi menuju toko pakaian setelah memasuki toko Mito dan Narutopun memilih pakaian mereka, untuk Mito memakai celana jeans ( celana dan sepatu Nami sesudah afterskip) memakai baju merah dan memakai jaket hitam dan tak lupa kacamata hitam bertengger di matanya, untuk Naruto memakai celana jeans hitam, sepatu putih, baju kaos berwarna putih polos dengan kemeja warna biru tanpa dikancing, ia juga memakai sarung tangan hitam tanpa jari memakai jaket hitam(Abaikan kalau jelek). Setelah membayar merekapun pergi keluar toko.

"Selanjutnya kita mau kemana lagi?"

"Sekarang kita akan kerumah teman Tsunade yaitu Jiraiya"

Merekapun pergi menuju rumah Jiraiya dengan alamat disebuah foto yang diberikan oleh Tsunade, setelah sekian lama mencari akhirnya mereka berdua menemukan alamat rumah yang di cari.

"Jadi ini rumahnya? Baiklah akan kucoba" ucap Naruto sambil memencet bel di pinggir pintu.

Ning nong

Ning nong

Ning nong

Cklek

Suara pintupun terbuka menampilkan seorang pria paruh baya bersurai putih panjang.

"Siapa kau?"

.

.

.

TBC

Bagaimana ceritanya? Menarik tidak atau bagaimana?

Oke sebelum membahas sesuatau ane ingin mengucapkan terima kasih sebanyak - banyaknya kepada kalian yang telah riview , fav/ follow atau cuman baca doang cerita ane.

Oh iya ane ingin minta saran kepada agan sekalian, bolehkah ane menambahkan Naruto 1 buah iblis lagi menjadi 3 buah iblis atau bagaimana? Ditunggu jawaban agan. Yah kalau misalkan 2 ya 2 kalau nambah pokoknya ane tunggu jawaban agan chapter depan OK !

Kalau masalah umur chara

Naruto : 21

Mito : 20

Kushina : 19

Sakura : 18

Tsunade dan Jiraiya : 50

Titoallstar: sebenarnya ane udah periksa bolak balik tapi ya begitulah heheeh jadi maafkan saya

Yosh kalo ada kekurangan mohon di dimaafkan kalau ada apa - apa tinggal PM aja ok sekian dan terima kasih sampai jumpa di chapter depan.

GA27