"Byunie, I love you."
"hm? Kkk~ I love you too, Kris ge. Always."
"no no no. cinta yang kumaksud, bukan cinta sebagai teman, Byunie. Tapi…."
"…"
"ku tau? Sebagai… kekasih. Aku… aku ingin kau menjadi kekasihku, Byunie."
"ta-tapi, ge. Aku masih_"
"iya, Byunie. Kau kelas 2 JHS dan umurmu 15 tahun. Sedangkan aku sudah kuliah dan umurku 19 tahun. Tapi Byunie, aku memang sudah mencintaimu. Apa aku salah?"
"ti-tidak, ge! Aku.. aku hanya…"
"I'll waiting for the answer, Byunnie."
.
..
…
"Byunbaek?! kuickly, baby!"
"wait a minute, bibi Tiffany!"
"akhirnya kau selesai juga. Kau siap memulai SHS angkatan 2 mu di Korea, baby?"
"ne, aku siap! Kkk~"
"eh, tapi tunggu. Kau.. sudah pamit pada Kris, kan?"
"…"
"seolma…"
"ne, bibi. Aku takut dia akan menagih jawaban lagi. Jadi…"
"eoh, jadi, kau belum menjawabnya?"
"dia sepupuku, bi. Aku tak mugkin memacari sepupuku yang paling dekat."
"no, baby. Dia bukan sepupu aslimu. Orang tua Kris bersahabat denganku, bukan keluarga."
"tetap saja, bi. Aku sudah menganggapnya sebagai keluarga."
"baiklah, baby. Jadi, kita berangkat sekarang?"
"iya, bi. Aku sudah siap. Nanti beritahukan Kris ge setelah aku pergi, oke?"
"oke. Ayo berangkat. Soal Kris, biar jadi urusanku."
.
..
…
Hellohh. Carla balik lagi, mempersembahkan/?/ update dari chapter sebelumnya~ :'v haduhhh maap baru update, krna kga bisa buka , yahh internet sehat~~~
Tapi skrg Carla udah tau cara membobol dindingnyahh~:'v lanjott chapter berikutnyahhh~~~
mungkin chap ini dan chap depan bakal jadi satu, kek satu tema/bab gitu. ^^
Big thanks for everyone, yg udah review. Maaf kali ini gk ditulis namanya, soalnya bingung. :'v pokoknya big thanks yang udah review, ngasih saran, dan lain lain. Gomaptah~
Silahkan, dinikmati/?/ :v semoga kaga bosan-bosan ama ff gaje ini:''
Typo always be with you, beib..
Story by CarlaChoi02
Happy reading~
Chapter 5: 'now i know about them.'
.
..
…
"it.. itu…dia…"
Belum juga Baekhyun menjawab, Chanyeol sudah mendaratkan bibirnya tepat dibibir kissable Baekhyun. Hanya kecupan, tapi efeknya amat manis.
"setelah kau yakin 100%, Baek."
"n-ne?"
Chanyeol merasakannya. Ada aura keraguan disetiap nafas Baekhyun saat ini. Dan Chanyeol tau. Itu hal yang tidak bagus. Bagi Baekhyun, Chanyeol, dan bagi… 'mereka'.
"aku bersedia mendengarkannya kapanpun, Baek. Yang penting kau siap menceritakannya padaku. Semuanya, tanpa rekayasa."
"gomawo, Chan."
"baiklah, sekarang ayo tidur."
Dan mereka menuju alam mimpi dengan berpelukan.
.
..
…
Kini SW SHS tengah gempar dengan datangnya siswa baru dari kanada.
"Byun Baekhyun ssi?"
"eh? Ne? n-nuguseyo?"
Baekhyun terdiam gugup. Dari mana namja yang notabene adalah siswa baru ini, tau namanya?
"wah… wajahmu tak berubah. Masih tetap secantik dulu." Kekeh namja tan barusan.
"maksudmu?"
"kim jongin, kai, kkamjong, orang terhitam dari kawan kawanmu di Kanada." Jelas namja tadi sarkastik, sembari memutarkan bola matanya jengah.
Baekhyun sempat berfikir sebentar. Tapi, kemudian mata bulan sabitnya membulat.
"k-kamjongie? I-itu benar kau?" lirih baekhyun.
""ne, princess~"
"omo, mian, Kkamjongie! Soalnya kau pindah ke Jepang 1 tahun sebelum aku pindah ke Korea. Jadi, aku sedikit lupa wajahmu. Akhirnya kita bertemu disini. Welcome, Kkam!" ujar Baekhyun dengan keriangannya.
"ne, Baekki. Gwenchana. Eh, omong omong, selamat atas pernikahanmu." Sindir kai sembari celingukan, untunglah suasana amat sepi. Walaupun mereka kini ada di kantin.
"eih? Tau dari mana?" kaget Baek, hampir seperti lirihan.
"kris hyung."
"ouh."
"kau amat tak adil, Baek. orang yang sudah bertahun-tahun menyukaimu, tak kau terima. Tapi sekarang, orang yang baru beberapa hari bertemu denganmu, langsung kau nikahi saja." Cicit kai, dengan balasan kekehan dari Baekhyun.
Tak mereka sadari, seseorang tengah menguping pembicaraan mereka berdua dari awal sampai akhir.
…
"ada apa dengan Kris dan Baekhyun?"
…
.
..
…
.
..
"ada apa kau memanggilku ke ruanganmu?"
"sopanlah sedikit, Kai haksaeng."
"cih, sopan dahi lebarmu. Untuk apa aku sopan pada suami Baekki ku?"
"untuk itulah aku memanggilmu kemari."
"untuk?"
"disini, aku sebagai suami Baekhyun. Aku ingin bertanya padamu tentang hubungan Kris dan Baekhyun. Awalnya, kukira mereka sepupu."
"sepupu? Sialan, saem! Itu penipuan besar namanya."
"huh?"
"biar ku perjelas ya, saem?!"
Kai mulai mencondongkan tubuhnya, mendekati Chanyeol.
"Kris itu, termasuk cinta pertamanya Baekhyun." Bisik Kai sok misterius.
"…" yah, sepertinya cukup berpengaruh untuk Chanyeol.
"Park Chanyeol?"
"ceritakanlah semuanya." Lirih Chanyeol sembari menatap mata Kai dengan tatapan menusuknya.
.
FLASHBACK ON
Ditengah lapangan berumput hijau, dimusim semi yang menawan.
Tampak 3 orang sedang berkumpul menatap birunya langit, sembari memakan makanan yang mereka bawa.
Gadis kecil sepantaran kelas 2 JHS dengan lollipop susu vanilla berry diapit jari lentiknya, namja kecil sumuran gadis tadi dengan cokelat batangan ditangannya, dan namja kuliahan dengan se cup coffe latte ice di tangannya.
"kalian berdua sudah pacaran?."
.
.
"sudah"
"tidak"
Namja cilik yg barusan bertanya hanya memutar bola matanya jengah. Labil sekali, batinnya.
"belum, sih. Tapi, sedikit lagi. Iya kan, Baek?"
"Kris ge~" lirih gadis cilik tadi, sembari mengeratkan genggamannya pada gagang lollipop.
"ish! Terserah kalian, ah! Kenapa malah aku yang gemas sendiri?!" decak namja mungil ini sembari memakan cokelatnya dengan gemas.
"aku sudah membawanya kerumahku. Sedikitttt lagi, tapi dia sudah menangis duluan." Bisik namja kuliahan tadi.
"Kris hyung! Kau mesum!"
"ini jalan alternatif, Kai~"
.
FLASHBACK OFF
"sialan! Jadi, dia pernah melecehkan Baekhyun?!" geram Chanyeol cukup lirih.
"tidak, hyung! Tepatnya, belum. Karena setiap dia akan menyerang Baekki, Baekki langsung menangis!"
.
..
…
..
.
"Kris, aku butuh bicara."
"hey, Chan. Ada apa datang ke lapangan basket saat kau sendiri kelihatan cukup sibuk? Tumben sekali."
"ini tentang Baekhyun." Lirih Chanyeol. Untunglah lapangan dalam keadaan kosong.
"?"
"berhati-hatilah."
"hey, dude. Tunggu dulu! Pelan-pelan, kawan~"
Chanyeol yang sudah terlanjur geram, mulai mendekati Kris. Ia menarik kerah Kris, mendekatkan wajahnya.
"jangan ganggu Baekhyun lagi. Dia milikku sekarang. Sah sebagai istri seorang Park Chanyeol. Park Baekhyun."
Dan setelahnya, Chanyeol pergi. Meninggalkan Kris yang diam mematung.
.
..
…
..
.
'BRRRUUUKKK'
"akkkhhh… luhan eonni?! Gwenchana?"
"aissshhh, jinjja!"
Oh, segeralah meminta maaf, pelaku. Sebelum kau menjadi bahan amukan princess luhan.
"hey, kau! Meminta maaflah pada lulu eonni!"
"minta maaf? Untuk apa?"
Sialan.
"hey, hitam! Aku memang tidak tau siapa kau! Tapi aku tau, kalau kau murid baru, dan adik kelasku! Sopanlah sedikit, sialan!"
"arraseo ahjumma. Jangan marah-marah."
"mwo?! Yak, wajah tembok! Bosan hidup, eoh?!"
Ribut sekali, ya tuhan~
"siapa kau?" ketus kyungsoo dengan kilatan matanya yang khas.
"hm? Aku? Kim Jongin. Orang orang tertentu memanggilku Kai. Kau juga bisa memanggilku Kai, manis."
Sialan namja hitam ini. -_-+
"kau mau cari masalah, eoh?! Berani kau?! Mau cari mati?! Kau_"
'chu'
dengan satu kecupan dibibir, yeoja bermata belo ini menghentikan kegiatannya. Diam tak berkutik. Pelakunya? Tentu saja si mesum Kai.
"k-kau…"
"maaf, soalnya kau berisik sekali. Aku jadi gemas sendiri. Asal kau tau, itu first kiss ku, lho. Jadi, kau harus bangga pada dirimu sendiri. Kkk~" kekeh kai sembari mencubit pipi Kyungsoo gemas.
"omong-omong, kita belum saling kenal satu sama lain. Mau minum orange juice?" bisik Kai cukup lirih tepat di teinga kiri Kyungsoo. Sekali tarikan, Kai sukses membawa tubuh Kyungsoo menuju kearah kantin. Meninggalkan Sehun dan Luhan dengan tatapan sulit ditebak mereka.
"ehm. Hei..sunbae? dimana Baekki? Tumben dia tidak bersamamu."tanya sehun, menghilangkan keterdiaman yang tercipta.
"entahlah. Dia sedang bersama coach Kris, mungkin. Atau Park saem. Aku juga tidak tau." Jawab luhan asal.
"sunbae. Apakah…..Baekhyun sudah punya kekasih?"
"huh?"
"yaaa, kau tau. Aku…menyukainya."
"kau masih bisa suka pada orang lagi, ternyata. Cepat sekali kau move on."
"jangan ungkit masa lalu, sunbae." Ujar sehun, sembari menghembuskan nafas jengahnya.
"yap, kau benar. Kita sudah putus. Cih.."
"sunbae…."
"apa yang kalian bicarakan?
.
.
.
.
TeBeCeh~
Cielahhhh, part 1 nya di TBC in. :'v soalnya perkiraan, ini bakalan jadi bab terpanjang dari bab lain. Karena di bab ini, rahasia-rahasia mulai terbongkar. Dan, otak author juga tiba-tiba blank. Semuanya kan, butuh feel gitu yahhh~ :'v
Silahkan kalau mau ngasih ide cerita buat author. :'v
Pendapat, saran, komentar, bakalan author tampung dah…
Review juseyo~
Review kalian adalah sumber energi author buat publish lagi! So, review juseyo~
Buat siders, author juga berterimakasih, kok. Karena, dengan menambahnya jumlah readers, author jadi tambah semangat buat publish lagi. Walaupun sedikit kecewa, sih. Tapi, gomapta, neh~ :'v
Dan doakan, semoga Carla gak kena internet sehat lagihh:"
See you next chapter! :'v
