SMASH BORDER EVENT why we should join this event? Mendokusei!

Part 2: Narasaka Toru.

Sudah 2 hari lebih sejak event ini berjalan, tentu saja membuat anggota yang lain gusar. Mereka sepertinya tak punya muka untuk sekedar mejeng di depan rank solo. Hanya orang yang bermuka tebal yang akan berkosplay layaknya wanita di situ. Perlu di ingatkan kalau member border kebanyakan adalah laki-laki.

"Kau tidak malu latihan sniper dengan kostum seperti itu?" ujar Narasaka Toru, sniper skuad Miwa. Ia berdiri di depan senpainya yang sedang duduk ngangkang layaknya wanita nakal. Wajahnya menunjukkan rasa heran kok bisa dia mendapatkan kostum memalukan itu layaknya kaptennya.

"Harus di syukuri Narasaka. Kau harusnya yang mendapatkan kostum itu. Biar bisa gabung dengan kami."

"Tidak terima kasih." Tolaknya. Dia sudah mual melihat teman-temannya berkosplay layaknya polwan. Narasaka lalu menghela napasnya ketika melihat kouhai-nya datang.

"Sepertinya, Hiura-chan tidak seperti yang kau harapkan ya."

"Diam kau Touma-san." Narasaka dapat merasakan kalau kouhainya menarik bajunya. Ia melihat ke arah gadis itu dengan senyumnya.

"Hei, Hiura. Kau tahu? Narasaka kecewa kau tidak memakai kostum sama denganku." Ucapan Touma membuat Hiura sedikit panik, ia melihat kearah senpainya. Tentu saja lelaki berambut jamur itu tidak menyukainya.

"Senpai, benarkah?" tanyanya ke arah pemuda itu.

"Tidak, kupikir kau cocok saja." Jawabnya, padahal dalam hati meringis.

"Be-begitu, aku kalah undian dengan Nasu-senpai. Maafkan aku."

"Tidak perlu." Ah, dirinya membuat kouhai kesayanganya meminta maaf berkali-kali dirinya. Kalau saja event ini tidak berlaku untuk skuad perempuan, mungkin saat ini sudah bahagia melihat kouhainya memakai baju polwan. Tentu saja, Hiura pasti lebih manis dari biasanya. Mungkin juga Narasaka berpikir 'tangkap saja aku sekarang' denial kamu Narasaka!