WARNING : Typo bertebaran. harap maklum karna ini tanpa revisi.
Incheon International Airport
Seorang gadis dengan kacamata hitam dan setelan khas musim panas sedang berjalan keluar dari bandara. Dia menghirup banyak-banyak udara Negara kelahirannya yang sudah lama ia tinggalkan. Lalu, dia mengedarkan pandangan ke sekeliling dan terlihat mencari sesuatu oh bukan tapi seseorang. Seseorang yang akan menjemputnya.
"Aishh, dimana bocah menyebalkan itu? Dia bilang akan menjemput, harusnya dia sudah ada disini kan?", kesalnya. Tak lama ponselnya berbunyi dan menunjukkan ada pesan masuk.
From : Rin
"Mian eonni, aku tidak jadi menjemputmu. Tiba-tiba saja ada tes. Kau bisa naik taxi, itu sih kalau kau mau. Datanglah ke apartemen Yeonhwa lantai 4 nomor 720 B. Kau bisa langsung istirahat, gunakanlah kamar tamu. Ah ya, di kulkas masih ada beberapa bahan makanan kau bisa memasaknya atau kau juga bisa delivery kalau tidak mau repot. Sudah ya, hati-hati eonni."
"WHAT THE..?? DASAR ADIK SIALAN, MATI SAJA KAU PARK HWA RIN !!!" Hyunyoung mengumpat kesal pada ponsel yang masih menunjukkan pesan dari sang adik. Walaupun dengan berat hati dan sedikit kesal, akhirnya dia berjalan menuju tempat penghentian taxi bandara dan pergi ke alamat yang diberitahukan oleh Hwarin.
Imperial Luxury Hotel
Pemuda tinggi dan berwajah dingin memasuki sebuah hotel Bintang 5 itu. Seluruh orang yang dilewatinya menunduk hormat padanya.
Dia adalah Jung Hoseok, CEO hotel tersebut.
Muda, tampan, berkharisma, dan kaya. Hanya saja dia tidak memiliki seorang wanita dalam naskah kehidupannya kecuali Ibu dan kakak perempuannya.
Dia tidak pernah memikirkan tentang sebuah pernikahan. Bahkan didesak ibunya berapa kali pun dia tidak bergeming.
Dia langsung menuju keruangan kerjanya dan langsung meneliti beberapa dokumen yang ada dimejanya. "Taehyung-ah, meeting dengan Tn. Nashimara sudah kau siapkan?" tanya nya pada Taehyung, sekretaris sekaligus teman dekatnya.
"Sudah kusiapkan, kau tinggal berangkat saja." jawab pemuda itu. Antara Hoseok dan Taehyung memang tidak ada kata atasan dan bawahan. Ya karena mereka memang teman.
Yeonhwa Apartement
45 menit waktu yang dibutuhkan Hyunyoung dari Incheon ke Seoul. Setelah sampai didepan gedung apartemen dia langsung bergegas menuju lantai 4, dimana apartemen adiknya berada. Sesampainya disana, karena tidak tahu password pintu apartemen dan ponselnya mati akhirnya dia harus menunggu seperti orang gila di depan pintu apartemen adiknya.
Hyun young POV
Ohh astaga, kenapa aku begitu sial hari ini. Ini semua gara-gara bocah menyebalkan itu. Kalau saja dia jadi menjemputku aku tidak akan terlantar disini. Kenapa dia tidak memberi password nya juga saat dia memberiku alamat? Dan bodohnya, aku juga tidak bertanya. Ponselku juga sekarang mati. Aarrghh, awas saja kau Park Hwa Rin.
Author POV
Hwarin baru pulang kuliah saat hari sudah senja oh bukan tapi sudah hampir malam. Harusnya Hwarin sudah pulang seusai tes jam 4 sore tadi, tapi karena ada sedikit masalah dengan sang "Pangeran kampus" akhirnya Hwarin terpaksa harus tinggal dan baru pulang jam 7 malam. Turun dihalte dekat apartemen, Hwarin baru ingat kalau kakaknya baru pulang dari Amerika dan dia lupa tidak memberi password pintu apartementnya. Dan kakaknya pasti sudah menunggu lama.
"Aahh, ini semua gara-gara Jung kook sialan. Harusnya dia tidak mengikut sertakan namaku. Aah, anak itu benar-benar." kesal Hwarin.
Dengan langkah cepat dia menuju lift dan langsung menekan angka 4. Melangkah buru-buru ke tempat tinggalnya dan menemukan sang kakak tertidur sambil bersandar dipintu. Hwarin berusaha membangunkan sang kakak dan langsung mendapat makian begitu Hyunyoung membuka mata. Tak ingin menimbulkan keributan dan malu dengan tetangga, Hwarin mengajak Hyunyoung masuk dan menyuruhnya istirahat dikamar tamu. Sementara itu, Hwarin pergi kedapur dan menyiapkan cemilan untuknya dan seseorang yang akan datang untuk mengerjakan tugas bersama.
Mansion keluarga Jung
Hari masih pagi, namun keluarga Jung sudah memulai aktivitas kecuali Hoseok yang masih setia dengan selimut tebal miliknya. Oh siapapun tolong ingatkan dia bahwa ini musim panas.
Tuan dan Nyonya Jung tengah berada diruang keluarga. Mereka sedang membahas tentang sebuah pernikahan atau lebih tepatnya rencana perjodohan Hoseok dengan wanita pilihan mereka.
Hoseok baru turun dari kamarnya dan terpaksa ikut membahas hal itu diruang keluarga. Dia tidak menolak atau menyetujui rencana itu. Dari percakapan itu Hoseok hanya tahu bahwa gadis itu berusia 23 tahun, dia baru pulang dari Amerika, cantik, mandiri dan bertanggung jawab juga saat ini sedang bekerja sama dengan kakak perempuannya sebagai designer mode. Memang terdengar menarik bagi sebagian pria, tapi tidak bagi Hoseok. Entah bagaiman kriteria wanita idaman Hoseok.
Athena Boutique
Pagi itu Hyunyoung langsung menuju ke Athena Boutique. Dia ingin membahas tentang kerja samanya dengan Jung Hyeri. Disana, Hyunyoung disambut hangat dan ramah oleh para pegawai. Namun, satu hal yang membuatnya bingung. Kenapa ada orangtua Hyeri disana? dan kenapa mereka terlihat serius?. Mereka akhirnya menyampaikan maksud untuk melamar Hyunyoung. Kaget, tentu saja. Dia tidak habis pikir kalu kepulangannya ke Korea malah menjadi akhir masa lajangnya. Entah apa yang dipikirkan Hyunyoung sampai akhirnya dia menyetujui nya.
Memang dia hanya akan menyampaikan itu pada adiknya saja karena orangtuanya sudah meninggal 5 tahun lalu karena kecelakaan pesawat di LA.
Dan Hyunyoung pasrah dengan takdir yang akan ia jalani setelah ini.
Karena dia tau bahwa yang akan menikahinya adalah Jung Hoseok, teman masa kecil dan juga Cinta pertama Hyunyoung
TBC...
