Our BabyKyu

"Babyyyyyyyyyyyy! Hyung pulang!" Teriakan Park Donghae mengusik ketenangan rumah keluarga Park sesaat setelah Kyuhyun pergi ke taman bersama ke dua maidnya. Leeteuk dan Siwon yang mendengar hanya bisa menggelengkan kepala, terkadang Donghae tidak ada bedanya dengan adik mereka yang paling kecil.

Ketiga bersaudara Park ini sudah pulang, senang karena bertemu kembali dengan Kyuhyun dan bermain dengan bayi gembul itu. Hari sekolah adalah hari yang berat bagi mereka, karena pada pagi hari Kyuhyun belum bangun, jadi mereka hanya bisa memandangi wajah lucu Kyuhyun yang masih tertidur dan bergiliran menciumi pipi adik kesayangan mereka itu, melewatkan ocehan cadel menggemaskan Kyuhyun.

Donghae sudah masuk kerumah terlebih dahulu, diikuti Siwon dan Leeteuk.

"Babyyy! Dimana kamu, uri chagi?" tanya Donghae lagi, bingung melihat suasana rumah yang sepi tanpa teriakan adiknya. Biasanya Kyuhyun akan menyambut mereka di depan pintu, dan minta untuk digendong. Leeteuk dan Siwon juga mengedarkan pandangannya, mencari sosok mungil kesayangan mereka.

Siwon melihat seorang maid berjalan mendekati mereka dengan membawa selimut doraemon Kyuhyun, "Nonna, Kyuhyun, eodie?"

"Ah, Tuan Muda Kyuhyun sedang ditaman. Bermain bola bersama Daerim dan Hee Ji" balas maid itu

"Mwo? Ditaman? Sudah berapa lama?" tanya Leeteuk

"Sudah 15 menit yang lalu Tuan Muda"

"Aish! Itu sudah lama, seharusnya mereka sudah pulang" kesal Donghae, tidak terima adiknya bermain keluar tanpa dirinya. Jadi ia berbalik, berniat ke taman menyusul Kyuhyun. Leeteuk dan Siwon juga mengekor dari belakang.

Namun belum sempat mereka keluar dari pintu, muncul 2 maid yang tadi menemani Kyuhyun, dan salah satunya mengendong Kyuhyun. Mereka dapat dengan jelas mendengar suara tangisan Kyuhyun, membuat rasa khawatir naik kepermukaan. Dengan berlari, ketiga anak tampan itu menuju adik mereka.

"Nonna! Kyunie kenapa? Kenapa menangis?" tanya Leeteuk

"Kyunie, kamu kenapa sayang? ada yang sakit? Ada yang luka?" Siwon menimpali pertanyaan Leeteuk

"Baby kamu kenapa? Ada yang sakit? hiks Kyunie kenapa, noonaaaaaaa?" itu sudah pasti pertanyaan dari Donghae

Kedua maid itu bingung, sudah dipastikan ketiga pengawal Kyuhyun ini akan memarahi mereka. Tidak mengerti harus menjelaskan seperti apa, karena yang terlibat juga masih seorang anak kecil.

Sementara itu Kyuhyun yang mendengar suara ketiga hyung-nya, mengangkat kepala. Mata dan hidungnya memerah, dengan suara serak ia mengadu "Hiks yungggggg~~ tadi ada tluk hiks, telus ada tiang, telus pipi Kyunie ditalik hiks"

"Pipi Kyu dicubit? Siapa yang berani mencubit Kyu? Sini bilang sama hyung!" kali ini Siwon yang emosi, tidak terima sembarang orang mencubit pipi kenyal kesukaanya.

"Aku"

Mereka semua mengarahkan kepala kearah pagar begitu mendengar suara asing menyapa indra pendengaran. Melihat sosok kurus tinggi menatap Kyuhyun dengan berbinar-binar.

'Yak! Kau! Nugu?!" teriak Donghae, sepertinya anak tinggi ini yang menyebabkan adik gembulnya menangis, mengingat tadi Kyuhyun menyebut 'tiang'

Anak tinggi itu kaget mendengar teriakan Donghae, tapi bukannya takut, dia malah tersenyum lebar "Shim Changmin imnida. Aku baru pindah kesini. Rumahku berjarak 3 rumah dari sini"

"Apa peduliku?! Kau apakan adik-ku, hah?"

"Donghae tenanglah. Dia juga anak kecil. Jangan bersikap seperti itu" ujar Leeteuk tenang. Mengelus punggung Donghae agar amarahnya sedikit berkurang.

Leeteuk maju selangkah kearah Changmin, tersenyum menenangkan "Nah Changmin.. Apa yang kau lakukan kepada Kyuhyun? Adik kami sampai menangis seperti itu"

"Aku tidak sengaja hyung. Aku pikir dia boneka, makanya aku cubit. Mianhae" sesal Changmin. Dia sendiri juga kaget ketika sosok yang dia bikir boneka ternyata bisa menangis, dan memiliki nama Kyuhyun, seperti yang ia dengar sedari tadi melalui orang-orang dihadapannya ini.

"Ish! Benar-benar! Lihat! Pipi babykyu samapai merah seperti itu" kesal Donghae. "Kyunie, mani appo?" tanyanya

"Ne yung, cakit cekali hiks. Pipi kyunie cepelti teltimpa tluk hiks" jawab Kyuhyun berlebihan. Padahal liat truk saja baru pertama kali.

"Mianhae Kyunie, aku tidak akan melakukannya lagi" balas Changmin sok akrab

"Yak! Siapa kau? Jangan memanggil babykyu seperti itu!"

"Ck! Donghae tenanglah!" tanpa sadar Leeteuk meninggikan suaranya, pusing mendengar Donghae yang sedari tadi berteriak tidak jelas.

"Baiklah, tidak apa Changmin. Pulanglah, pasti orangtuamu mencari mu. Mau aku antar?" tawar anak sulung keluarga Park itu.

"Tidak usah hyung. Aku bisa sendiri. Besok aku datang lagi ya? Mau main sama boneka, eh maksudku Kyunie"

"Tidak boleh!" sahut Donghae cepat.

Leeteuk memandang tajam Donghae "Jangan dengarkan dia. Tentu saja boleh. Sekarang pulanglah"

Changmin mengangguk senang "Pai pai Kyunie, sampai ketemu besok!" ujarnya semangat

Setelah Changmin pergi, isakan masih terus terdengar dari adik kecil mereka.

"Baby, kita masuk ke rumah dulu ya?" ajak Leeteuk

Kyuhyun memandang sekeliling, mata berairnya melihat Siwon yang sedari tadi diam menatap dirinya. Kyuhyun merentangkan tangganya kearah Siwon "Ciwon yung~~" tanda ia ingin digendong oleh Siwon.

Siwon dengan cepat menuju kearah Kyuhyun, mengambil alih tubuh berisi itu dari maid yang mengendongnya. Menepuk-nepuk pelan punggung sempit Kyuhyun.

Mereka semua masuk kedalam rumah, kedua maid itu pergi kearah dapur sedangakan Leeteuk, Siwon, dan Donghae mengantar Kyuhyun kekamarnya.

.

.

.

Dengan perlahan Siwon meletakkan Kyuhyun diranjang biru doraemonnya. Mengambil tisu dan mengusap pelan airmata serta ingus Kyuhyun yang masih keluar.

"Kyunie jangan nangis lagi, oke? Nanti hyung akan membalas bocah tiang itu. Hyung juga akan mencubitnya" kata Donghae geram

Kyuhyun menatap Donghae bingung "hiks yung, tapi kata eomma jangan membalas pelbuatan tidak baik dengan tidak baik yung. Kita halus memaapkan hiks"

Donghae diam, tidak menyangka akan mendapat ceramah dari adik kesayangannya.

"Dengar Donghae, babyKyu lebih baik daripada kau" sewot Leeteuk

Siwon dengan telaten mengusap wajah Kyuhyun hingga bersih, mengganti baju adiknya itu dan memberikan minuman agar Kyuhyun lebih tenang.

"Pipi Kyunie masih sakit?" tanya Siwon

"Ne yung, tapi tinggal cedikit lagi" jawab Kyuhyun sambil mengusap-usap kedua pipinya.

Siwon ikut mengusap pipi Kyuhyun "Pipi, jangan sakit lagi ne. Nanti uri-Kyunie tidak bisa tidur"

Kyuhyun memandang Siwon tidak berkedip "Pipi mau dicium yung" kata Kyuhyun polos

Ketiga kakaknya memandang Kyuhyun tidak percaya, selama ini Kyuhyun tidak pernah minta untuk dicium. Mereka semualah yang akan berusaha mencium Kyuhyun meskipun terkadang Kyuhyun tidak ingin dicium.

Anak kedua keluarga Park itu tersenyum lebar "Arraso. Sini hyung cium"

Siwon mencium pipi sebelah kanan Kyuhyun.

"Catu lagi yung" kata Kyuhyun sambil menujuk pipi sebelah kirinya

Donghae cemburu, dengan sigap ia mendekat ke arah Kyuhyun "Baby, hyung yang cium sebelah kiri ya?"

"Ani! Hyung dalitadi belicik cekali. Ciwong yung caja yang cium. Ciwon yungg~~~ cium"

Siwon menjulurkan lidahnya ke arah Donghae. Mencium pipi Kyuhyun gemas hingga kedua pipi tembem Kyuhyun terangkat.

"Hihihi cudah tidak cakit lagi yung" tawa bayi gembul itu

Leeteuk yang melihat hanya menggelengkan kepalanya. Adik terakhirnya itu sudah bisa jahil sepertinya.

Mata Donghae berkaca-kaca, padahal tadi ia yang paling membela Kyuhyun tapi adiknya malah mengatainya berisik. Hatinya sungguh sangat sakit.

Tiba-tiba Kyuhyun meletakkan kedua lengan mungil di leher Siwon, memeluknya "Yung ayo tidul, Kyunie lelah cetelah main bola"

Siwon kaget, ada apa dengan adiknya ini? Tumben sekali sangat manja kepadanya. Tapi tidak mengapa, ia justru senang. Kalau bisa Kyuhyun setiap hari hanya manja kepadanya hehe

"Baiklah ayo kita tidur" jawab Siwon senang, ia bahkan belum mengganti seragamnya

"Hyung juga tidur sama Kyunie ne?" tanya pecinta ikan itu tidak mau kalah, berharap Kyuhyun akan mengiyakan permintaanya.

"Ani! Kyu mau cama ciwon yung caja. Yung pelgi sana" sahut Kyuhyun sadis

Park Leeteuk hampir saja tertawa keras jika tidak melihat tampang menyedihkan Donghae. Ia memegang lengan adik ketiganya, membimbing Donghae keluar kamar sebelum Kyuhyun mengeluarkan kata-kata yang lebih menghancurkan hati Donghae.

Setelah Leeteuk dan Donghae pergi, Kyuhyun menggesek-gesekan kepalanya ke dada kakak keduanya itu. Membuat Siwon tersenyum gemas, ingin sekali menggigit salah satu bagian dari tubuh Kyuhyun.

"Hum yungg halum cekali. Kyunie cuka" ujar Kyuhyun sambil tersenyum

"Baby juga harum sekali. Hyung suka" balas Siwon sambil menciumi puncuk kepala adiknya

Keduanya tertidur sambil berpelukan, meninggalkan Donghae yang mengintip dari balik pintu dengan wajah berhias airmata.

.

.

TBC

.

.

Duh Kyunie manja banget sama Siwon.

Sepertinya Kyunie tau kalau Siwon ulangtahun ya?

Yeey, celamat ulangtaun ciwon-yung~~~

.

.

.

.

.

Terimakasih sudah review, favorite, dan follow cerita saya

Sampai jumpa di chapter dan cerita lainnya :)

Feel free to review ^^