Chapter 3
(Tentang Sasuke)
Sasuke mengajak dirinya sendiri saat masih muda untuk menginap bersamanya. Sepanjang jalan, Sasuke muda tidak bisa berkata2.
Sesampainya di rumah.
"Karin, aku pulang." Sasuke dewasa teriak.
"Papa!" anaknya lari untuk memeluknya.
"Selamat datang Sasuke." Karin membalas.
Dia terkaget-kaget bahwa dia melihat Sasuke 2 orang. "Kenapa kamu ada 2 orang Sasuke ?"
"Aku akan menjelaskan nanti. Tapi bisa tolong persiapan kamar tamu untuknya ? Sekalian piring untuk dia makan."
Karin mengganggukkan kepala dan pergi mempersiapkannya. Anaknya, Uchiha Sarada bertanya," Kamu siapa ?"
Sasuke dewasa menjawab," Dia aku pada saat masih muda Sarada."
"Ooo jadi kamu merupakan papa saat masih muda... tampannya..." Sarada membalas.
Dalam pikiran Sasuke junior 'arrggghhhh kenapa ada fans girls lagi... tapi... bukanlah ia anakku nanti ? Aku bisa melihat diriku dalam anak ini... walau tampangnya sangat mirip dengan Karin ?'
Sebelum Sasuke junior menjawab, Sasuke senior menyela dan mengatakan," Jangan begitu Sarada. Dia tidak akan lama di sini. Lagipula kau kan ada aku." Sasuke tersenyum.
Sarada tersenyum dan mengatakan,"Aku hanya menggodamu... lagipula aku senang papa pulang." dan memeluk papanya.
Sasuke senior tersenyum dan memeluknya sembari mengkode Sasuke junior 'aku akan ceritakan yang kau mau tahu nanti, sekarang kamu diam dulu'.
Sasuke junior terdiam melihat hal itu dan mengganggukkan kepala sembari tersenyum. 'Oh bukan fan girl, tapi anak yang kangen sama papanya... dimana itu adalah aku.'
45 menit kemudian.
Selesai makan.
Sasuke dewasa menyuruh Karin untuk menemani Sarada ke kamarnya dan meminta tolong jangan menguping, karena ada hal penting yang dia harus ceritakan agar dirinya saat masih muda tidak mengalami kejadian yang tidak ingin dia alami lagi. Ia juga mengatakan agar nanti besok Karin bisa menceritakan dimana ia berada sebelum bertemu dirinya di markas Orochimaru. Karin terdiam sebentar lalu mengganggukkan kepala dan membereskan dapur serta mengajak Sarada ke kamar.
'klik!'
Sasuke dewasa mengeluarkan gelas dan juice dari kulkas dan menuangkan untuk dirinya dan Sasuke junior.
"Oke. Apa yang kau ingin tahu ?"
"Aku ingin mengetahui apa aku berhasil membunuh kakakku ?"
Sasuke menghela napas dan mengatakan," Itu adalah salah satu kesedihan dan penyesalanku yang mendalam."
"Kenapa kau menyesal ? Bukankah ia telah membunuh seluruh klan kita ?" Sasuke dewasa rada meredam kemarahan.
"Sasuke... kamu tidak mengetahui secara total fakta yang akan terjadi di zamanmu." Sasuke genin terkejut mendengar itu dari dirinya sendiri.
Sasuke senior menengak juicenya dan melanjutkan," Itachi tidaklah membunuh semua klan kita. Itu yang pertama."
"APPPAAAA aku melihatnya dia memegang pedang dengan darah ayah ibu."
Sasuke menghela napas dan mengatakan," Dia membunuh ayah ibu karena ayah ibu yang mengizinkan karena tahu akan takdir klan. Aku akan memperlihatkan gambaran tentang itu. Itachi memberitahukan hal itu saat aku bertanya tentang hal itu. Sekarang lihat mataku Sasuke."
Sasuke melotot ke mata dirinya versi dewasa. Dia terkaget-kaget karena mata dirinya versi dewasa bukanlah sharingan biasa dan tersedot untuk melihat bayangan gambaran yang ingin di tampilkan.
Setelah 25 menit.
Sasuke junior terkaget-kaget akan peristiwa itu. Dia tidak percaya bahwa klan-nyalah yang merencanakan pemberontakan dan Itachi berusaha mempertahankan Konoha.
Sasuke dewasa tersenyum dan berkata," Apa kau tahu sejarah klan uchiha, Sasuke ? "
Sasuke junior menggelengkan kepala dan mengatakan," Tidak tahu."
"Kita dulunya merupakan bagian dari klan Hyuga. Tapi pada keturunan Madara dan papanya, mereka tidak bisa menggunakan byakugan dan diusir dari klan Hyuga. Setelah itu dia menjadi mendendam terhadap klan Hyuga. Tapi karena perbedaan kekuatan pada saat berdiri, Madara tidak bisa berbuat apa-apa."
"Ternyata Madara berhasil menciptakan sharingan yang sampai sekarang dipakai oleh klan Uchiha. Dan itu dipakai untuk mengendalikan hewan-hewan liar perusak untuk membuat kacau."
Sasuke junior terkaget-kaget dan tidak bisa berkata apapun. Setelah beberapa saat, Sasuke junior berkata," Jadi... kehancuran klan Uchiha bukan karena kakak tapi karena Madara ?"
Sasuke dewasa tersenyum kecut dan mengatakan," Ya Madara membunuh klan kita karena dia merasa bahwa resolusi klan sudah tidak sesuai dengan dirinya."
"Tapi... kenapa dia membunuh penerusnya ? Bukankah tadi dibilang klan merencanakan pemberontakan ?"
Sasuke dewasa menghela napas dan berkata," Tidak semua klan bersedia untuk melakukan pemberontakan. Mayoritas branch family yang mempunyai toko tidak mau, karena mereka mendapat keuntungan dari Konoha. Kita mendapat keuntungan financial dari berdagang. Apa kau tahu organisasi Akatsuki ?"
Sasuke junior menggelengkan kepala.
"Oh ya jelas kamu belum tahu. Aku masih ingat pada saat itu fokusnya adalah membunuh kakak." Sasuke dewasa tersenyum. Sementara Sasuke genin hanya bisa tertawa kecil akan tingkah dirinya yang dewasa.
"Itu merupakan organisasi kejahatan utama. Kelompok itu terdiri dari beberapa penjahat kelas berat. Itachi berada di situ untuk mencari informasi untuk melindungi Konoha. Setiap beberapa saat sekali, dia memberitahukan informasi yang dia dapat untuk diberitahu kepada Hokage. Biasanya dia memberitahu kepada salah satu sannin, Jiraiya."
"Aku menyesal karena telah membunuh kakakku, dia sudah meminta maaf pada saat dia membantuku untuk menghancurkan Kabuto."
"Dia memberitahuku bahwa dialah yang meminta agar aku tidak dibunuh. Dia juga meminta perlindungan Hokage untuk melindungimu. Dia menyukai kedamaian dan kebahagian yang diciptakan oleh Hokage. Aku juga sudah mendengar cerita awal mula Konoha dari hokage pertama saat seseorang mensummonnya. Dan aku mengambil keputusan untuk melindungi Konoha ini. Yang harus kamu bunuh bukanlah Itachi tapi Danzo. Ialah salah satu biang kerok dari kehancuran Uchiha selain Madara."
Sasuke junior bingung lalu mengatakan," D..Danzo ?"
Sasuke senior menganggukkan kepala dan menceritakan apa yang telah Danzo lakukan kepada klan Uchiha dan kepada teman Uchiha karibnya. Ia juga menceritakan bahwa Itachi mendapat kemampuan sharingan lebih tinggi karena pengorbanan dari Shisui Uchiha, teman karibnya yang salah satu matanya dicongkel oleh Danzo.
Sasuke genin benar-benar marah dan ingin membunuh saat itu juga, tapi Sasuke senior mengatakan untuk menahan nafsunya.
Sasuke genin berusaha mengontrol emosinya. Ia tahu bahwa dirinya yang dewasa telah membunuh Danzo.
Sasuke senior la mengatakan," Kau membutuhkan kekuatan lebih agar dapat membunuh Danzo. Aku akan memberikan gambaran, sekarang lihat lagi mataku lagi."
Setelah 25 Menit
Sasuke junior merenung tentang apa yang telah dilihatnya. Ia membutuhkan kekuatan melebihi kakaknya supaya bisa menandingi Danzo. Ia juga menduga 2 orang dengan jubah hitam dan terdapat gambaran awan merupakan anggota akatsuki. Ia juga melihat Karin ada didekatnya dan menyuruh dirinya menggigit lengannya dan saat itu juga luka yang dia alami sembuh. Kemudian, Sasuke junior bertanya," Jadi.. dimana aku bisa bertemu Karin pada masaku ?"
Sasuke dewasa, " Kalau tidak salah, kamu belum test chuunin kan ?"
Sasuke junior menganggukkan kepala.
Sembari minum, "Pada saat ujian chuunin, aku kena kutukan dari Orochimaru. Seseorang maniac yang terobsesi pada penelitian sadis. Dia membuatku menjadi seperti setan. Kakashi-sensei membuat semacam seal kepadaku, tapi itu tidak membuat kutukan itu hilang. Kakashi-sensei mengatakan bahwa dia tidak mempunyai chakra yang cukup untuk benar-benar menghapus kutukan itu. Dan dari pengalamanku bersamanya, dia jujur soal chakra walau tidak bisa dipercaya soal waktu."
Sasuke tertawa kecil akan hal itu. Dia juga sebal kalau teringat soal menunggu. Apalagi janji waktu suka molor lama.
"Tak lama setelah itu, aku menerima takdir akan kutukan itu dan kutukan itu membuat aku seperti setan pada saat aku ingin menggunakan kekuatanku secara maksimal."
"Aku kemudian meninggalkan Konoha untuk mengejar Orochimaru, walaupun tidak mulus. Aku diputuskan jadi ninja hilang. Tapi karena Kakashi sensei, dan Naruto, hokage tidak menaruhnya di daftar kriminal berbahaya. Tidak lama setelah itu, Naruto pergi berlatih bersama Jiraiya dan Sakura tetap di Konoha berlatih bersama Tsunade. Sebelum itu, Sandaime hokage meninggal karena pertarungan handicap yang tidak adil oleh Orochimaru pada saat test chuunin."
Sasuke junior menganggukkan kepala tanda dia mengerti akan hal itu. Dia belum pernah dengar akan Orochimaru, Jiraiya dan Tsunade, tapi dia meyakini bahwa mereka bertiga lebih hebat dari dirinya yang dapat membuat dia mencapai tujuannya. Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk mencari informasi tentang mereka saat kembali ke zamannya.
"Itu salah satu penyesalanku. Sandaime hokage tidak pantas meninggal dengan cara itu. Aku ingin ia meninggal sesudah mewariskan ilmunya kepada seseorang. Ia terlalu sempurna. Aku meyakini bahwa kalau dia masih muda, aku yakin ia akan menang. Aku bertemu Karin tidak lama setelah aku mengikuti Orochimaru. Dia kubebaskan pada waktu aku berhasil membunuh Orochimaru. Akan tetapi, dia memilih untuk mengikutiku dimana dia berperan penting dalam menyelamatkanku."
"Menyelamatkan ?"
Sasuke dewasa menganggukkan kepala dan mengatakan," Dia mempunyai kemampuan penyembuhan yang hebat, tapi aku harus mengigitnya. Kau sudah melihatnya bukan ?"
"APPPAAAA ?"
"Sasuke... ingat pada saat itu, kita terobsesi untuk membunuh kakak dimana sampai hari ini aku rada menyesal telah membunuhnya."
Sasuke junior terdiam akan hal itu. Kakashi sensei telah beberapa kali memperingatkan dia akan hal itu tapi dia tidak percaya. Dia jadi merenung apa yang telah dikatakan oleh dirinya sendiri yang ada dihadapannya.
"Itachi bersikap begitu agar kau menjadi kuat Sasuke."
"Maksudnya ?"
"Dia memberitahuku maksud sebenarnya pada saat dia membantuku untuk membunuh Kabuto. Dia ingin agar kau lepas dari bayang-bayang dia dan menjadi kuat karena akan adanya bahaya yang harus dihadapi oleh klan Uchiha. Dia tidak ingin kau mati sia-sia. Selain karena permintaan ayah dan ibu. Dialah yang berhasil menghapus kutukan Orochimaru pada diriku. Sebuah ironi bukan ?"
Sasuke junior tertawa kecil dan mengganggukkan kepala.
"Kakak tampaknya tidak begitu mempercayaiku."
"Kenapa ?"
"Pada saat aku berhasil membunuh kakak, salah satu partner kakak berusaha menemui Kakashi."
"Menemui K...Kakashi sensei ?"
Sasuke dewasa menganggukkan kepala dan mengatakan," Ternyata kakak mempunyai anak."
"APPPAAAA!"
"Di wasiatnya, ia ingin agar Hatake Kakashilah yang merawatnya daripada aku. Aku mengetahui hal itu saat Kakashi menjadi hokage, dan aku melihat seseorang dengan simbol Uchiha pada saat aku menemuinya dan memanggilnya sebagai 'ayah' dan aku meminta penjelasan dimana Kakashi memintaku bersabar sebelum menjelaskannya. Sesudah seseorang Uchiha itu pergi, ia memperlihatkan surat itu kepadaku."
"Aku tidak menyadari, tapi sepertinya panutan kakak adalah Kakashi. Aku menangis melihat hal itu karena aku tidak begitu percaya kepadanya dulu. Kemudian aku bertanya banyak hal tentang Itachi kepada Kakashi, dimana ia bercerita bahwa saat ia memutuskan kembali jadi jonin, ialah yang merekomendasikan Itachi untuk menjadi komandan di salah satu divisi anbu."
Sasuke genin shock mendengar hal tersebut. Ia kaget sekali mendengar bahwa kakaknya lebih mempercayai Kakashi-sensei daripada adiknya sendiri.
Kemudian, Sasuke dewasa melihat waktu dan mengatakan bahwa dia (Sasuke junior) harus istirahat, dia soalnya juga ingin istirahat. Ia berjanji untuk mengajari beberapa jurus klan Uchiha yang ia pelajari dari Itachi besoknya dan beberapa jurus extra. Ia mengatakan bahwa besok istrinya ingin bicara kepadanya.
Sasuke junior mengganggukkan kepala. Dia ke kamar yang telah dipersiapkan untuknya. Kemudian sambil merenung apa yang akan dilakukannya. Dia berpikir dirinya yang sekarang bahagia walaupun ada rasa kecewa dan sedih karena ada yang disembunyikan oleh klannya. Keinginan membunuh kakaknya menjadi goyah mengenai hal itu. Ia bertekad untuk mempelajari dengan giat apa yang diajarkan oleh Kakashi-sensei.
chapter end
