"Aku menyesal," gumam Ichigo sambil bertopang dagu.

Ggio yang tadi sedang asyik menyantap makanannya segera menoleh ke arah sang kekasihnya sambil mengerutkan kening. "Karena?"

"Pacaran denganmu."

"Kenapa? Apa aku melakukan kesalahan kepadamu? Apa kau tidak sayang lagi kepadaku?" Ggio yang terkejut dengan pernyataan sang Berry barusan langsung menggenggam tangan Ichigo.

"Tuh liat aja di depan pintu kantin," jawab Ichigo malas.

Kontan Ggio menoleh dan mendapati gadis-gadis yang mengaku sebagai penggemar Ggio sedang berdiri di depan kantin memandangi dirinya dan Ichigo. Mereka langsung berteriak histeris ketika pujaan mereka menoleh. Ggio awalnya masih bingung kenapa sang kekasih mempermasalahkan hal ini. Tapi kemudian dia mulai mengerti maksudnya.

"Jangan-jangan kau iri ya?" goda Ggio sambil mulai menyeringai.

Ichigo hanya dapat memalingkan wajah.

Seringai Ggio semakin melebar ketika mendapat reaksi yang menurutnya lucu tersebut.

"Tenang saja, my love! Di hati mereka aku yang nomor satu. Tapi di hatiku kamulah yang nomor satu."

"Bullshit," balas Ichigo. Yah, tetapi masih bisa nampak semu merah di pipinya.

~end~

A/N: Perbanyak review dan Saichi akan semakin cepat update. Dan maaf untuk karena Saichi lama gak update. Soalnya sibuk. Ini sebagai permintaan maaf Saichi. Update 2 chapter.

See u.