"Kenapa kau suka banget menggunakan topi itu sih?"

"Memangnya kenapa?"

"Kelihatan norak banget tahu," ucap Ichigo dengan menekankan kata 'norak'.

"Terus? Khan yang mau aku, bukan kamu, Ichigo-koi," balas Urahara sesabar mungkin. Wajahnya melembut.

"Uuuhhh...Kenapa kau suka?"

"Gak tahu. Gak ada alasannya. Aku hanya suka aja."

"Ya sudahlah terserah kamu." Ichigo pun kemudian mengambil langkah di depan Urahara. Terlihat dia memang tidak ingin melanjutkan pembicaraan.

Urahara nampak berpikir sejenak. Sejurus kemudian seringaian khasnya muncul di wajahnya tersebut.

"Tenang saja, Ichi!" tukas Urahara yang membuat Ichigo menghentikan langkah dan berbalik kepada Urahara dengan ekspresi bertanya-tanya.

"Kau tetap menjadi hal yang paling kusukai. Gak bakal tergantikan oleh topi ini sekalipun."

1 detik...2 detik…3 detik…

"Kau gila!" Dia mengucapkannya dengan rona merah di pipinya.

~end~

A/N: Kali pertama bikin tentang pair ini. Semoga puas.

See u.