Pada suatu waktu, Tensa memanggil Ichigo—sang kekasih—dan menanyakan beberapa hal.
"Aku bingung kepadamu," ujar Tensa membuka pembicaraan.
"Bingung bagaimana?"
"Kenapa kau masih memanggilku Zangetsu? Padahal aku khan adalah Tensa Zangetsu."
"Tapi intinya khan tetap sama, koibito! I mean, namamu juga masih terkandung unsur Zangetsu," jawab Ichigo sedikit gemas.
"Tapi 'Zangetsu' sendiri khan adalah si old man itu."
"Kenapa kau masih mempermasalahkan hal ini?" Akhirnya sang Berry menyerah dan mencoba mencari tahu penyebabnya.
"Seolah kau menyamakan aku dengannya."
"Oh man...Just that? Okay, okay, if you say so, I'll call you Tensa. Good enough?"
"No."
Ichigo kembali menatap sang kekasih dengan kening mengernyit. "What else?"
"Tensa-koi," jawab Tensa.
"Yeah, yeah, Tensa-koi!"
~end~
A/N: Maaf. Sepertinya kali ini kesannya Tensa yang uke ya? Hehehe. Terus mungkin kurang lucu dan menarik. Gomen. Munculnya ide kayak gini ini dah. Oke, review please?
See u.
