"Hei! Lepaskan aku, Szayel!"
Nampak seorang pemuda tampan yang terkenal di sekolah Karakura itu ditarik-tarik oleh seorang pria berkacamata dengan rambut merah mudanya yang norak.
"Diamlah! Ini sudah saatnya untuk medical check-up bagimu!"
"Apa katamu?! Aku sehat! Aku tidak perlu diperiksa oleh dirimu!" ronta sang pemuda tampan. Ichigo Kurosaki.
"Kalau begitu kenapa kemarin kau pergi ke dokter Uryuu bodoh itu?" tanya Szayel sambil berbalik badan. Menghentikan kegiatan tarik-menariknya sejenak.
"Ukh, itu karena..."
"Karena apa?"
"Karena kalau aku diperiksa olehmu, ujung-ujungnya malah aku tidak bisa berjalan!"
"Memang begitulah yang dilakukan oleh kekasih khan?"
"Tapi kenapa harus selalu di laboratorium?! Kita bisa melakukannya di tempat yang lebih baik!"
"Disana lebih banyak 'peralatan' yang berguna," jawab Szayel sarkatis.
"Ukh, menyebalkan!"
"Hm, berarti sebenarnya kau mau khan asal tidak di laboratorium? Baik, kita ke UKS!"
"Hei!" Ichigo hanya berblushing-ria tidak bisa membalas perkataan Szayel barusan. Yah, memang sebenarnya Ichigo sedikit menyukainya. Ah, tidak, dia SANGAT menyukainya.
~end~
A/N: Entah mengapa, belakangan yang keluar selalu pikiran mesum melulu. Maafkan author yang sedikit pervert ini ya!
See u.
