"KYAA! HASCHWALTH-SAMA!" teriakan dari anak-anak cewek di kampus itu cukup memekakkan telinga. Seorang cowok tampan berambut panjang kekuningan itulah yang merupakan pusat dari kegirangan para anak cewek-cewek tersebut. Jugram Haschwalth.
Tetapi cowok tersebut berjalan dengan tetap memasang muka tanpa ekspresinya−yang menurut kamus cewek itu adalah cowok dengan wajah yang cool−dan seperti tidak menghiraukan teriakan-teriakan yang sangat mengganggu tersebut.
Tetapi hal itu tidak sama dengan cowok yang juga tidak kalah tampannya dan berjalan di sebelahnya. Dia adalah Ichigo Kurosaki yang juga sekaligus kekasih cowok berambut panjang tersebut. Walaupun mereka tidak pernah mempublikasikan hubungan mereka kepada orang-orang. Makanya cewek-cewek itu bisa berlaku seperti itu tanpa ada kontrol. Dan cowok berambut orange tersebut memang harus selalu sabar-sabar jika berjalan dengan sang pacar.
"Mereka berisik sekali. Kenapa sih mereka sangat tergila-gila padamu?" ucap Ichigo kemudian setelah mereka bisa menemukan tempat yang lebih tenang.
"Dunno, ask them. Not me," jawab Haschwalth dengan santainya sambil membaca buku yang dibawanya.
"Hmm, cowok tanpa ekspresi sepertimu harusnya memberikan kesan cowok yang berbahaya dan tidak ramah. Itu juga yang menjadi first impression ku ketika bertemu denganmu."
"Hmm... Lalu apa yang membuatmu menyukai diriku?" tanya cowok yang lebih tua itu secara tiba-tiba−jika dibilang−, sambil tetap fokus dengan bukunya.
Ichigo terlihat berpikir sejenak lalu menjawab, "Ya ternyata kau adalah cowok yang baik walaupun dengan penampilanmu yang seperti itu."
Haschwalth kemudian menutup bukunya dan menoleh ke samping menatap cowok yang menjadi pacarnya saat ini.
"Wha-!"
Belum selesai Ichigo menyelesaikan kalimatnya, dengan tiba-tiba Haschwalth menutup jarak diantara mereka dan mencium bibir sang cowok berambut oranye itu. Tapi itu hanya ciuman singkat karena Haschwalth sadar bahwa mereka sedang berada dimana.
Ichigo terkejut akibat kecupan tersebut, beberapa detik kemudian dia tersadar dan berseru dengan heboh, "HEI!"
"Tidak ada yang melihat," seringai Haschwalth.
"Tetap saja! Tapi itu juga salah satu hal yang membuatku menyukaimu. Penuh kejutan."
"Thank you for the compliment," kata cowok berambut panjang tersebut sambil tersenyum dengan tulus.
~end~
A/N (Author's Note): Mumpung lagi niat nih. Bakalan ada satu update an lagi sekaligus. Sebagai ganti karena sudah lama sekali tidak mengupdate cerita ini. Review please? Thank you!
Next chapter: Muguruma Kensei
See ya in the next chapter!
