Disclaimer : Masashi Kisimoto

Genre : Adventure, Family (mudah mudahan bisa romance)

Rate : T semi M

Pair : Naruto x ...

Warning : ooc, oc, gakjelas, Jelek, gaknyambung, alurberantakan, typo, idepasaran, authornewbie, ETC

Strong!naru, smart!naru, overpower!naru, godlike!naru, fiveElement!naru, mokuton!naru, cotrolchakra!naru

Doujutsu!naru, live!MinaKushi, live!Shisui.

DON'T LIKE DON'T READ

"Pringatan keras ...!"

TIDAK SUKA GAK USAH BACA

tekan tombol back ok!

Hari dari ke hari naruto terus berlatih dengan di bawah bimbingan Uchiha Shisui tentang chakra control, naruto ingin membuktikan kepada keluarga yang telah mengacuhkannya itu ia bisa menjadi seorang shinobi yang hebat tanpa bimbingan mereka. Naruto sekarang sadar bahwa keluarganya sudah membuangnya, itu terbukti sudah 2 bulan ia tidak pernah pulang kerumahnya tapi keluarganya itu tidak pernah menghawatirkannya apalagi mencarinya, mereka itu seolah olah menganggap naruto itu bukan lagi bagian dari mereka, mereka juga tidak pernah merasa kehilangan anggota keluarga lainnya hanya terus pokus tertuju pada anak emas mereka (Menma), semua itu dikarnakan perkatan seorang sannin (Jiraya) yang merupakan guru dari ayah naruto (Minato) yang mengatakan bahwa salah satu anak mereka itu anak yang di ramalkan karna memiliki kekuatan yang besar.

Keluarga naruto beranggapan bapan bahwa yang memiliki kekuatan besar itu adalah putera bungsu mereka yaitu Menma karna ia memiliki kyubi, karna kyubi itu memiliki kekutan besar dan mengerikan. Jiraya sudah menegaskan jangan terlalu menyimpulkan dengan pasti bahwa anak Menma bisa saja bukan dan mungkin berubah dan masih samar samar tapi tetap saja Keluarga naruto terutama ayahnya (Minato) tidak mendengarkan perkataan jiraya sehingga narutolah yang kena imbasnya (jadi tidak diperdulian). Kejadian itu saat naruto berada di dalam kamarnya dan tidak sengaja mendengarnya.

Flash back : ON (sebelum naruto bertemu dengan ANBU taka/shisui)

Diruang tamu tampaknya Minato dan Kushina sedang bersantai di sore hari ini karna pekerjaan mereka tampaknya sudah selesai seperti halnya minato sang yondaime hokage kini tengah membaca koran di temani teh hangat, sedangkan sang istri hanya duduk menikmati tehnya saja.

"Yo. Minato, Kushina" sapa Jiraya yang kini memasuki ruang tamu dimana tempat Minato dan kushina berada

"Yo. Sensei/erro-sannin" sapa balik Minato dan Kushina bersamaan.

"Tumben sensei mampir ke tempat kami. Tidak melakukan pemcarian?" Tambah minato. Sambil Melipat koran yang ia baca. Jiraya hanya menyeringai. Kemudian duduk di salah satu kursi di hadapan pasangan suami istri tersebut.

"Mah... mah... apa aku tidak boleh mampir untuk melihat bocah bocahku" koment jiraya dengan senyum lebarnya.

"Ku harap kau tidak mengajarkan hal hal aneh pada bocah 3 tahun. Tebane..." ucap kushina bercanda dengan mengeluarkan sedikit aura horrornya.

"Ha.. ha.. ha.. mana mungkin si hebat gamma sannin jiraya melakukan hal aneh. Kushina" jawab cepat jiraya dengan tawa garingnya dan sedikit nerves. 'Aku tetap tidak mengerti bagaimana bisa melewati hal ini" pikir jiraya yang merasakan aura horor kushina sambil mnatap muridnya yang tersenyum changgung.

"Apa ada kabar baru sensei?" Tanya minato dengan serius.

"Ini tentang bocah yang diramalkan" kali ini jiraya serius. Kembali ke topic permasalahan yang sesungguhnya

"Apa kau sudah menemukannya sensei" tanya minato penasaran

"Bukan tapi ini pengelihatan baru tetua kodok agung Gamamaru-sama. Kalu ia (anak ramalan) telah lahir dengan kekuatan yang besar tapi biasa juga di anggap kutukan akan menentukan nasib masa depan dunia menuju kedaimaian tau kehancuran nantinya" jelas jiraya tapi percaya kalo menma adalah orangnya yang menyelamatkan dunia menuju kedamaian" lanjutnya serius.

"Ba-bagai mana kau bisa seyakin itu erro sannin?" Tanya kushina sedikit gelagapan.

"Kalau kekuatan yang besar itu jelas kyubi yang ada di tubuh menma. Jika dihubungkan dengan kejadian waktu minato bilang pernah melawan sosok bertopeng itu kalo ia akan datang kembali untuk mengambil kyubi karna ia membutuhkan kekuatannya yang besar untuk melaksanakan tujuannya. Maka sudah jelas kyubi adalah kuncinya. Mungkin juga orang yang menjadi jinchuriki kyubilah akan menjadi penyelamat dan menggagalkan sekaligus mengalahkan orang bertopeng itu yang menjadi anak dalam ramalannya" jelas jiraya panjang lebar

"Jika seperti itu maka kita harus fokus pada menma kemudian melatihnya" ucap minato tiba tiba mengutarakan pendapatnya dengan tegas.

"Tapi tunggu dulu minato jangan menyimpulkan terlalu cepat. Karna tetua agung itu masih belum jelas melihatnya karna masih samar samar" jelas lagi jiraya dengan tegas dan melarang muridnya menyimpulkannya dengan pasti.

"Memangnya kenapa sensei. Bukannya sudah jelas tadi sensei mengatakan soal kekuatan yang besar itu kyubi. Dan berarti menma juga mempunyai kekuatan yang besar karna ia jinchuriki kyubi. Jadi semuanya sudah jelas bahwa menma itu anak yang di ranalkan" ucap minato yang masih kukuh dengan pendapatnya itu.

"Aku juga setuju dengan apa yang di katakan oleh Minato-kun. Bahwa Menma itu anak yang diramalkan" timpal kushina yang juga setuju dengan pendapat sang suami

"Tapi Minato kushina..."

"Sudahlah sensei tidak ada tapi tapian karna semuanya sudah jelas. Aku yakin dengan hal itu dan mulai besok aku akan mulai melatih menma" ucap kembali dan memotong perkataan senseinya itu. Ia sudah yakin dengan perkataannya itu apa lagi sang istri juga mendukungnya.

"Hahh... terserah padamulah" ucap jiraya sambil menghela nafas pasrah. "Tapi kalau ada sesuatu yang terjadi dengan keluarga ini aku tidak akan bertanggung jawab" lanjut jiraya karna merasakan firasat buruk tentang ini kedepannya.

"Tentu saja tidak akan sensei/erro sannin" ucap Minato dan Kushina bersamaan dengan sangat yakin.

Tanpa mereka sadari naruto yang berada di dalam kamarnya tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka dan mulai menitikan air matanya dan juga saat itulah firasat jiraya terbukti naruto yang kena imbasnya dan naruto mulai di abaikan dan di acuhkan oleh keluarganya.

Flashback : OF

Itulah sekilas tentang naruto yang tidak pernah pulang kerumahnya sampai saat ini. Ia hanya terus terus dan terus berlatih dengan keras untuk melupakan kepedihan hatinya saat ini

Bagaimanakah latihan naruto selanjutnya?

Apakah naruto mampu untuk melatih chakra controlnya hingga mencapai level chakra controlnya Tsunade Senju?

Nantikan jawabannya di chapter 3

"TBC"